Lompat ke isi

Asam borat: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29612563; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Boric_acid.jpg|thumb|right|280px|Boric acid]]
'''Asam borat''', juga disebut '''hidrogen borat''', '''asam boraks''', '''asam ortoborat''' dan , adalah monobasa [[asam Lewis]] [[boron]] lemah yang sering digunakan sebagai [[antiseptik]], [[insektisida]], [[penghambat nyala]], [[penyerap neutron]], atau prekursor untuk senyawa kimia lainnya. Senyawa ini memiliki [[rumus kimia]] [[Hidrogen|H]]<sub>3</sub>[[boron|B]][[oksigen|O]]<sub>3</sub> (kadang-kadang ditulis [[boron|B]]([[oksigen|O]][[hidrogen|H]])<sub>3</sub>), dan ada dalam bentuk kristal tidak berwarna atau serbuk putih yang larut dalam [[air]]. Ketika berbentuk [[mineral]], senyawa ini disebut [[sasolit]].
'''Asam borat''', juga disebut '''hidrogen borat''', '''asam boraks''', '''asam ortoborat''' dan , adalah monobasa [[asam Lewis]] [[boron]] lemah yang sering digunakan sebagai [[antiseptik]], [[insektisida]], [[penghambat nyala]], [[penyerap neutron]], atau prekursor untuk senyawa kimia lainnya. Senyawa ini memiliki [[rumus kimia]] [[Hidrogen|H]]<sub>3</sub>[[boron|B]][[oksigen|O]]<sub>3</sub> (kadang-kadang ditulis [[boron|B]]([[oksigen|O]][[hidrogen|H]])<sub>3</sub>), dan ada dalam bentuk kristal tidak berwarna atau serbuk putih yang larut dalam [[air]]. Ketika berbentuk [[mineral]], senyawa ini disebut [[sasolit]].


== Keberadaan ==
== Keberadaan ==
Asam borat, atau sasolit, ditemukan dalam keadaan bebas di beberapa distrik vulkanik, misalnya, di wilayah [[Tuscany]] Italia, [[Kepulauan Lipari]] dan negara bagian Amerika Serikat [[Nevada]]. Dalam pengaturan vulkanik terjadi masalah, tercampur dengan uap, dari celah di dalam tanah. Hal ini juga ditemukan sebagai konstituen dari banyak mineral alami, seperti boraks, [[borasit]], boronatrokaisit dan kolemanit. Asam borat dan garamnya ditemukan dalam air laut. Senyawa ini juga ditemukan pada tumbuhan, termasuk hampir semua buah-buahan.
Asam borat, atau sasolit, ditemukan dalam keadaan bebas di beberapa distrik vulkanik, misalnya, di wilayah [[Tuscany]] Italia, [[Kepulauan Lipari]] dan negara bagian Amerika Serikat [[Nevada]]. Dalam pengaturan vulkanik terjadi masalah, tercampur dengan uap, dari celah di dalam tanah. Hal ini juga ditemukan sebagai konstituen dari banyak mineral alami, seperti boraks, [[borasit]], boronatrokaisit dan kolemanit. Asam borat dan garamnya ditemukan dalam air laut. Senyawa ini juga ditemukan pada tumbuhan, termasuk hampir semua buah-buahan.<ref>Allen, A. H.; Tankard, A. R. ''The Determination of Boric Acid in Cider, Fruits, etc''. ''Analyst''. 1904. Vol. 29 (October). hlm. 301–304. doi:10.1039/an9042900301.</ref>


Asam borat pertama kali disusun oleh [[Wilhelm Homberg]] (1652-1715) dari boraks, oleh aksi asam mineral, dan diberi nama  ("garam penenang dari Homberg"). Namun borat, termasuk asam borat, telah digunakan sejak [[Yunani Kuno]] untuk membersihkan, menjaga makanan, dan kegiatan lainnya.
Asam borat pertama kali disusun oleh [[Wilhelm Homberg]] (1652-1715) dari boraks, oleh aksi asam mineral, dan diberi nama  ("garam penenang dari Homberg"). Namun borat, termasuk asam borat, telah digunakan sejak [[Yunani Kuno]] untuk membersihkan, menjaga makanan, dan kegiatan lainnya.
Baris 11: Baris 13:
: Na<sub>2</sub>B<sub>4</sub>O<sub>7</sub>·10H<sub>2</sub>O + 2 HCl → 4 B(OH)<sub>3</sub> [or H<sub>3</sub>BO<sub>3</sub>] + 2 NaCl + 5 H<sub>2</sub>O
: Na<sub>2</sub>B<sub>4</sub>O<sub>7</sub>·10H<sub>2</sub>O + 2 HCl → 4 B(OH)<sub>3</sub> [or H<sub>3</sub>BO<sub>3</sub>] + 2 NaCl + 5 H<sub>2</sub>O


Zat ini juga terbentuk sebagai produk hidrolisis trihalides boron dan [[diborana]]:
Zat ini juga terbentuk sebagai produk hidrolisis trihalides boron dan [[diborana]]:<ref>Housecroft, C. E. ''Inorganic Chemistry''. Pearson. 2008. hlm. 340. ISBN 978-0-13-175553-6.</ref>


: B<sub>2</sub>H<sub>6</sub> + 6 H<sub>2</sub>O → 2 B(OH)<sub>3</sub> + 6 H<sub>2</sub>
: B<sub>2</sub>H<sub>6</sub> + 6 H<sub>2</sub>O → 2 B(OH)<sub>3</sub> + 6 H<sub>2</sub>
Baris 30: Baris 32:
: H<sub>2</sub>B<sub>4</sub>O<sub>7</sub> → 2 B<sub>2</sub>O<sub>3</sub> + H<sub>2</sub>O
: H<sub>2</sub>B<sub>4</sub>O<sub>7</sub> → 2 B<sub>2</sub>O<sub>3</sub> + H<sub>2</sub>O


Ada pertentangan mengenai interpretasi asal-usul keasaman larutan asam borat cair. [[Spektroskopi Raman]] dalam larutan basa kuat menunjukkan adanya ion B(OH), sehingga beberapa penelitian menyimpulkan bahwa keasaman secara eksklusif karena abstraksi OH<sup>–</sup> dari air:
Ada pertentangan mengenai interpretasi asal-usul keasaman larutan asam borat cair. [[Spektroskopi Raman]] dalam larutan basa kuat menunjukkan adanya ion B(OH),<ref>Jolly, W. L. [https://archive.org/details/trent_0116300649799 Modern Inorganic Chemistry]. McGraw-Hill. 1984. hlm. [https://archive.org/details/trent_0116300649799/page/198 198].</ref> sehingga beberapa penelitian menyimpulkan bahwa keasaman secara eksklusif karena abstraksi OH<sup>–</sup> dari air:<ref>Jolly, W. L. [https://archive.org/details/trent_0116300649799 Modern Inorganic Chemistry]. McGraw-Hill. 1984. hlm. [https://archive.org/details/trent_0116300649799/page/198 198].</ref><ref>Housecroft, C.E. and Sharpe A.G. ''Inorganic Chemistry (2nd ed.)''. Pearson Prentice-Hall. 2005. hlm. 314–5.</ref><ref>[http://books.google.com/books?id=BcF_AQAAQBAJ&pg=RA12-PA5&dq=boric-acid+%22monobasic+acid%22&hl=en&sa=X&ei=MiRQU8WyF-ar2QW3yIBI&ved=0CEQQ6AEwBQ#v=onepage&q=boric-acid%20%22monobasic%20acid%22&f=false Comprehensive Chemistry for JEE Advanced 2014, p15.5]</ref><ref>[http://books.google.com/books?id=NegDAAAAMBAJ&pg=PA339&dq=boric-acid+%22monobasic+acid%22&hl=en&sa=X&ei=MiRQU8WyF-ar2QW3yIBI&ved=0CCsQ6AEwAA#v=onepage&q=boric-acid%20%22monobasic%20acid%22&f=false Competition Science Vision]</ref>
:B(OH)<sub>3</sub> + H<sub>2</sub>O  B(OH) + H<sup>+</sup> (''K'' = 7.3x10<sup>−10</sup>; p''K'' = 9.14)
:B(OH)<sub>3</sub> + H<sub>2</sub>O  B(OH) + H<sup>+</sup> (''K'' = 7.3x10<sup>−10</sup>; p''K'' = 9.14)
atau lebih tepat dinyatakan dalam larutan:
atau lebih tepat dinyatakan dalam larutan:
:B(OH)<sub>3</sub> + 2 H<sub>2</sub>O  B(OH) + H<sub>3</sub>O<sup>+</sup>
:B(OH)<sub>3</sub> + 2 H<sub>2</sub>O  B(OH) + H<sub>3</sub>O<sup>+</sup>


Hal ini dapat dikarakterisasi sebagai [[asam Lewis]] boron terhadap OH<sup>–</sup>, bukan sebagai [[asam Brønsted]].
Hal ini dapat dikarakterisasi<ref>Housecroft, C.E. and Sharpe A.G. ''Inorganic Chemistry (2nd ed.)''. Pearson Prentice-Hall. 2005. hlm. 314–5.</ref><ref>[http://books.google.com/books?id=BcF_AQAAQBAJ&pg=RA12-PA5&dq=boric-acid+%22monobasic+acid%22&hl=en&sa=X&ei=MiRQU8WyF-ar2QW3yIBI&ved=0CEQQ6AEwBQ#v=onepage&q=boric-acid%20%22monobasic%20acid%22&f=false Comprehensive Chemistry for JEE Advanced 2014, p15.5]</ref><ref>[http://books.google.com/books?id=NegDAAAAMBAJ&pg=PA339&dq=boric-acid+%22monobasic+acid%22&hl=en&sa=X&ei=MiRQU8WyF-ar2QW3yIBI&ved=0CCsQ6AEwAA#v=onepage&q=boric-acid%20%22monobasic%20acid%22&f=false Competition Science Vision]</ref> sebagai [[asam Lewis]] boron terhadap OH<sup>–</sup>, bukan sebagai [[asam Brønsted]].


Namun sumber lain mengatakan bahwa asam borat ''juga'' merupakan tribasa asam Brønsted, dengan langkah-langkah ionisasi berturut-turut:
Namun sumber lain<ref>Yu. P. Perelygin. [http://link.springer.com/content/pdf/10.1134%2FS1070427206120305.pdf Boric acid]. ''Russian Journal of Applied Chemistry''. Pleiades Publishing. 2006. Vol. 79 (12). hlm. 2041–2042. doi:10.1134/S1070427206120305.</ref> mengatakan bahwa asam borat ''juga'' merupakan tribasa asam Brønsted, dengan langkah-langkah ionisasi berturut-turut:
:B(OH)<sub>3</sub>  BO(OH) + H<sup>+</sup> (''K''<sub>a1</sub> = 5.8x10<sup>−10</sup>; p''K''<sub>a1</sub> = 9.24)
:B(OH)<sub>3</sub>  BO(OH) + H<sup>+</sup> (''K''<sub>a1</sub> = 5.8x10<sup>−10</sup>; p''K''<sub>a1</sub> = 9.24)
:BO(OH)  BO<sub>2</sub>(OH)<sup>2−</sup> + H<sup>+</sup> (''K''<sub>a2</sub> = 4x10<sup>−13</sup>; p''K''<sub>a2</sub> = 12.4)
:BO(OH)  BO<sub>2</sub>(OH)<sup>2−</sup> + H<sup>+</sup> (''K''<sub>a2</sub> = 4x10<sup>−13</sup>; p''K''<sub>a2</sub> = 12.4)
:BO<sub>2</sub>(OH)<sup>2−</sup>  BO + H<sup>+</sup> (''K''<sub>a3</sub> = 4x10<sup>−14</sup>; p''K''<sub>a3</sub> = 13.3)
:BO<sub>2</sub>(OH)<sup>2−</sup>  BO + H<sup>+</sup> (''K''<sub>a3</sub> = 4x10<sup>−14</sup>; p''K''<sub>a3</sub> = 13.3)


Karena nilai K<sub>a1</sub> sebanding dengan reaksi dengan OH<sup>–</sup>, konsentrasi BO(OH) dan B(OH) serupa.
Karena nilai K<sub>a1</sub> sebanding dengan reaksi dengan OH<sup>–</sup>, konsentrasi BO(OH) dan B(OH) serupa.<ref>Yu. P. Perelygin. [http://link.springer.com/content/pdf/10.1134%2FS1070427206120305.pdf Boric acid]. ''Russian Journal of Applied Chemistry''. Pleiades Publishing. 2006. Vol. 79 (12). hlm. 2041–2042. doi:10.1134/S1070427206120305.</ref>


Anion [[Borat|Poliborat]] terbentuk pada pH 7-10 jika konsentrasi boron lebih tinggi sekitar 0,025&nbsp;mol/L. Yang paling terkenal di antaranya adalah ion ''tetraborat'', ditemukan pada mineral boraks:
Anion [[Borat|Poliborat]] terbentuk pada pH 7-10 jika konsentrasi boron lebih tinggi sekitar 0,025&nbsp;mol/L. Yang paling terkenal di antaranya adalah ion ''tetraborat'', ditemukan pada mineral boraks:
Baris 48: Baris 50:
:4[B(OH)<sub>4</sub>]<sup>−</sup> + 2H<sup>+</sup>  [B<sub>4</sub>O<sub>5</sub>(OH)<sub>4</sub>]<sup>2−</sup> + 7H<sub>2</sub>O
:4[B(OH)<sub>4</sub>]<sup>−</sup> + 2H<sup>+</sup>  [B<sub>4</sub>O<sub>5</sub>(OH)<sub>4</sub>]<sup>2−</sup> + 7H<sub>2</sub>O


Asam borat membuat kontribusi penting untuk penyerapan bunyi frekuensi rendah dalam air laut.
Asam borat membuat kontribusi penting untuk penyerapan bunyi frekuensi rendah dalam air laut.<ref>[http://resource.npl.co.uk/acoustics/techguides/seaabsorption/physics.html Underlying Physics and Mechanisms for the Absorption of Sound in Seawater]. National Physical Laboratory.</ref>


== Reaksi ==
== Reaksi ==
Dengan alkohol polihidrat seperti [[gliserol]] dan [[manitol]], keasaman asam borat meningkat. Dengan manitol misalnya pK menurun menjadi 5,15. Hal ini disebabkan pembentukan kelat, [((OH)<sub>4</sub>C<sub>6</sub>H<sub>8</sub>O<sub>2</sub>)<sub>2</sub>B]<sup>−</sup>, dan fitur ini digunakan dalam kimia analitik.
Dengan alkohol polihidrat seperti [[gliserol]] dan [[manitol]], keasaman asam borat meningkat. Dengan manitol misalnya pK menurun menjadi 5,15. Hal ini disebabkan pembentukan kelat, [((OH)<sub>4</sub>C<sub>6</sub>H<sub>8</sub>O<sub>2</sub>)<sub>2</sub>B]<sup>−</sup>, dan fitur ini digunakan dalam kimia analitik.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+borat&oldid=29612563 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


Asam borat larut dalam asam sulfat anhidrat dan bersifat asam kuat:
Asam borat larut dalam asam sulfat anhidrat dan bersifat asam kuat:<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+borat&oldid=29612563 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>
:B(OH)<sub>3</sub> + 6H<sub>2</sub>SO<sub>4</sub> → 3H<sub>3</sub>O<sup>+</sup> + 2HSO<sub>4</sub><sup>−</sup> + B(HSO<sub>4</sub>)<sub>4</sub><sup>−</sup>
:B(OH)<sub>3</sub> + 6H<sub>2</sub>SO<sub>4</sub> → 3H<sub>3</sub>O<sup>+</sup> + 2HSO<sub>4</sub><sup>−</sup> + B(HSO<sub>4</sub>)<sub>4</sub><sup>−</sup>


Asam borat bereaksi dengan alkohol membentuk [[Borat|ester borat]], B(OR)<sub>3</sub> dimana R merupakan [[alkil]] atau [[aril]]. Suatu agen dehidrasi, seperti [[asam sulfat]] pekat biasanya ditambahkan:
Asam borat bereaksi dengan alkohol membentuk [[Borat|ester borat]], B(OR)<sub>3</sub> dimana R merupakan [[alkil]] atau [[aril]]. Suatu agen dehidrasi, seperti [[asam sulfat]] pekat biasanya ditambahkan:<ref>Herbert C. Brown. ''Convenient Procedures for the Preparation of Alkyl Borate Esters''. ''J. Am. Chem. Soc''. 1956. Vol. 78 (15). hlm. 3613–3614. doi:10.1021/ja01596a015.</ref>
:B(OH)<sub>3</sub> + 3 ROH → B(OR)<sub>3</sub> +3 H<sub>2</sub>O
:B(OH)<sub>3</sub> + 3 ROH → B(OR)<sub>3</sub> +3 H<sub>2</sub>O


== Struktur kristal ==
== Struktur kristal ==
Kristal asam borat terdiri dari lapisan molekul B(OH)<sub>3</sub> yang terbentuk bersama oleh ikatan hidrogen. Panjang ikatan B-O 136 pm dan O-H 97 pm dengan ikatan hidrogen 272pm. Jarak antara dua lapisan yang berdekatan 318 pm.
Kristal asam borat terdiri dari lapisan molekul B(OH)<sub>3</sub> yang terbentuk bersama oleh ikatan hidrogen. Panjang ikatan B-O 136 pm dan O-H 97 pm dengan ikatan hidrogen 272pm. Jarak antara dua lapisan yang berdekatan 318 pm.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+borat&oldid=29612563 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


{| style="margin:auto;" class="wikitable"
|||
|-
|[[struktur kristal|Sel satuan]] asam borat||[[Ikatan hidrogen]] (garis putus-putus)<br>memungkinkan molekul asam borat untuk membentuk<br>lapisan paralel dalam keadaan padat
|}


== Toksikologi ==
== Toksikologi ==
Berdasarkan [[median dosis letal]] mamalia (LD<sub>50</sub>) nilai 2.660&nbsp;mg/kg massa tubuh, asam borat beracun jika diambil secara internal atau terhirup dalam jumlah besar. [[Indeks Merck]] Edisi Ketigabelas menunjukkan bahwa LD<sub>50</sub> asam borat adalah 5,14&nbsp;g/kg untuk dosis oral yang diberikan kepada tikus, dan bahwa 5 sampai 20&nbsp;g/kg telah menghasilkan kematian pada manusia dewasa. Demi perbandingan, LD<sub>50</sub> [[garam]] dilaporkan 3,75&nbsp;g/kg pada tikus menurut Indeks Merck. Tapi hal ini sangat menyesatkan, manusia telah diketahui meninggal dari jumlah hanya sebagian kecil dari LD<sub>50</sub>. "Dosis letal minimal tertelan boron (sebagai asam borat) dilaporkan menjadi 2-3&nbsp;g pada bayi, 5-6&nbsp;g pada anak-anak, dan 15-20&nbsp;g pada orang dewasa", menurut [[Badan Pendaftaran Zat Beracun dan Penyakit]].
Berdasarkan [[median dosis letal]] mamalia (LD<sub>50</sub>) nilai 2.660&nbsp;mg/kg massa tubuh, asam borat beracun jika diambil secara internal atau terhirup dalam jumlah besar. [[Indeks Merck]] Edisi Ketigabelas menunjukkan bahwa LD<sub>50</sub> asam borat adalah 5,14&nbsp;g/kg untuk dosis oral yang diberikan kepada tikus, dan bahwa 5 sampai 20&nbsp;g/kg telah menghasilkan kematian pada manusia dewasa. Demi perbandingan, LD<sub>50</sub> [[garam]] dilaporkan 3,75&nbsp;g/kg pada tikus menurut Indeks Merck. Tapi hal ini sangat menyesatkan, manusia telah diketahui meninggal dari jumlah hanya sebagian kecil dari LD<sub>50</sub>. "Dosis letal minimal tertelan boron (sebagai asam borat) dilaporkan menjadi 2-3&nbsp;g pada bayi, 5-6&nbsp;g pada anak-anak, dan 15-20&nbsp;g pada orang dewasa", menurut [[Badan Pendaftaran Zat Beracun dan Penyakit]].<ref>HHS, Public Health Service, Agency for Toxic Substances and Disease Registry. [http://www.atsdr.cdc.gov/toxprofiles/tp26.pdf Toxicological Profile for Boron]. November 2010. hlm. 11.</ref>


Paparan jangka panjang untuk asam borat mungkin lebih mengkhawatirkan, menyebabkan kerusakan ginjal dan pada akhirnya gagal ginjal (lihat link di bawah). Meskipun tidak tampak [[karsinogenik]], studi pada anjing telah dilaporkan menyebabkan [[atrofi testis]] setelah terpapar 32&nbsp;mg/kg berat badan/hari selama 90 hari. Tingkat ini jauh lebih rendah dari LD<sub>50</sub>.
Paparan jangka panjang untuk asam borat mungkin lebih mengkhawatirkan, menyebabkan kerusakan ginjal dan pada akhirnya gagal ginjal (lihat link di bawah). Meskipun tidak tampak [[karsinogenik]], studi pada anjing telah dilaporkan menyebabkan [[atrofi testis]] setelah terpapar 32&nbsp;mg/kg berat badan/hari selama 90 hari. Tingkat ini jauh lebih rendah dari LD<sub>50</sub>.<ref>Office of Prevention, Pesticides and Toxic Substances. [http://www.epa.gov/oppsrrd1/REDs/boric_acid_tred.pdf Report of the Food Quality Protection Act (FQPA) Tolerance Reassessment Eligibility Decision (TRED) for Boric Acid/Sodium Borate Salts]. United States Environmental Protection Agency. 2006.</ref>


Menurut IUCLID Dataset yang diterbitkan oleh Komisi Eropa, asam borat dalam dosis tinggi menunjukkan perkembangan toksisitas yang signifikan dan bersifat [[teratogenik]] pada kelinci, tikus, dan janin tikus serta cacat jantung, variasi rangka, lesi ginjal ringan. Sebagai akibatnya, pada bulan Agustus 2008, pada perintah ATP ke Uni Eropa ke-30 67/548/EEC, Komisi Eropa memutuskan untuk mengubah klasifikasi sebagai reprotoksik kategori 2 dan menerapkan [[Pernyataan Risiko dan Keselamatan|pernyataan risiko]] R60 (dapat menurunkan kesuburan) dan R61 (dapat menyebabkan bahaya bagi anak dalam kandungan).
Menurut IUCLID Dataset yang diterbitkan oleh Komisi Eropa, asam borat dalam dosis tinggi menunjukkan perkembangan toksisitas yang signifikan dan bersifat [[teratogenik]] pada kelinci, tikus, dan janin tikus serta cacat jantung, variasi rangka, lesi ginjal ringan.<ref>ECB. [http://ecb.jrc.ec.europa.eu/IUCLID-DataSheets/10043353.pdf Boric Acid IUCLID Dataset]. European Commission.</ref> Sebagai akibatnya, pada bulan Agustus 2008, pada perintah ATP ke Uni Eropa ke-30 67/548/EEC, Komisi Eropa memutuskan untuk mengubah klasifikasi sebagai reprotoksik kategori 2 dan menerapkan [[Pernyataan Risiko dan Keselamatan|pernyataan risiko]] R60 (dapat menurunkan kesuburan) dan R61 (dapat menyebabkan bahaya bagi anak dalam kandungan).<ref>[http://lifesciences.byu.edu/Portals/6/docs/BoricAcid.pdf Boric acid, ACC# 03260 MSDS]. 11 February 2008.</ref><ref>Y. Ishii. ''A Fatal Case of Acute Boric Acid Poisoning''. ''Clinical Toxicology''. 1993. Vol. 31 (2). hlm. 345–352. doi:10.3109/15563659309000402.</ref><ref>A. = Restuccio. ''Fatal Ingestion of Boric Acid in an Adult''. ''American Journal of Emergency Medicine''. 1992. Vol. 10 (6). hlm. 545–547. doi:10.1016/0735-6757(92)90180-6.</ref><ref>J. E. Duldner. [http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/002485.htm Boric Acid Poisoning]. MedLine Plus. 30 January 2009.</ref><ref>NSW Food Authority. [http://www.foodauthority.nsw.gov.au/consumers/other-food-topics/borax-and-boric-acid/ Borax and Boric Acid]. New South Wales Government.</ref>


Pada Pertemuan Asosiasi Manufaktur Diagnostik Eropa (EDMA) terakhir, terdapat beberapa tambahan daftar calon baru ke dalam Substansi Kepedulian Sangat Tinggi (SVHC) sehubungan dengan Peraturan Pendaftaran, Evaluasi, Otorisasi dan Pembatasan Bahan Kimia 2007 (REACH) yang dibahas. Pendaftaran dan tinjauan diselesaikan sebagai bagian dari REACH yang memiliki arti bahwa klasifikasi asam borat saat ini CAS 10043-35-3 / 11113-50-1 per 1 Desember 2010 terdaftar sebagai ''H360FD (Dapat mengganggu kesuburan. Dapat membahayakan janin)''.
Pada Pertemuan Asosiasi Manufaktur Diagnostik Eropa (EDMA) terakhir, terdapat beberapa tambahan daftar calon baru ke dalam Substansi Kepedulian Sangat Tinggi (SVHC) sehubungan dengan Peraturan Pendaftaran, Evaluasi, Otorisasi dan Pembatasan Bahan Kimia 2007 (REACH) yang dibahas. Pendaftaran dan tinjauan diselesaikan sebagai bagian dari REACH yang memiliki arti bahwa klasifikasi asam borat saat ini CAS 10043-35-3 / 11113-50-1 per 1 Desember 2010 terdaftar sebagai ''H360FD (Dapat mengganggu kesuburan. Dapat membahayakan janin)''.<ref>[http://echa.europa.eu/doc/candidate_list/svhc_supdoc_boric_acid_publication.pdf Document library - ECHA]. Echa.europa.eu.</ref><ref>http://www.deti.ie/employment/chemicalspolicy/clpregulation1272.pdf</ref>


== Penggunaan ==
== Penggunaan ==
=== Medis ===
=== Medis ===
Asam borat dapat digunakan sebagai [[antiseptik]] untuk luka bakar ringan atau luka dan kadang-kadang digunakan dalam pembalut atau salep. Asam borat diterapkan dalam larutan yang sangat encer sebagai pencuci mata. Asam borat encer dapat digunakan sebagai penyemprot vagina untuk mengobati [[vaginosis bakteri]] yang disebabkan oleh alkalinitas berlebihan, serta [[kandidiasis]] yang disebabkan oleh kandida non albikan. Sebagai senyawa [[antibakteri]], asam borat juga dapat digunakan sebagai pengobatan [[jerawat]]. Senyawa ini juga digunakan untuk mencegah penyakit [[Tinea pedis|kaki atlet]], dengan memasukkan serbuk asam borat ke dalam kaus kaki atau stoking, dan dalam larutan alkohol dapat digunakan untuk mengobati beberapa jenis ''[[radang telinga luar|otitis externa]]'' (infeksi telinga) baik pada manusia maupun hewan. Asam borat juga digunakan sebagai pengawet dalam botol sampel [[urin]] di Inggris.
Asam borat dapat digunakan sebagai [[antiseptik]] untuk luka bakar ringan atau luka dan kadang-kadang digunakan dalam pembalut atau salep. Asam borat diterapkan dalam larutan yang sangat encer sebagai pencuci mata. Asam borat encer dapat digunakan sebagai penyemprot vagina untuk mengobati [[vaginosis bakteri]] yang disebabkan oleh alkalinitas berlebihan,<ref>P. Abercrombie. [https://archive.org/details/integrativewomen0000unse Integrative Women's Health]. Oxford University Press. 2010. hlm. [https://archive.org/details/integrativewomen0000unse/page/192 192]. ISBN 978-0-19-537881-8.</ref> serta [[kandidiasis]] yang disebabkan oleh kandida non albikan.<ref>Iavazzo C, Gkegkes ID, Zarkada IM, Falagas ME. ''Boric acid for recurrent vulvovaginal candidiasis: the clinical evidence''. ''J Womens Health (Larchmt)''. August 2011. Vol. 20 (8). hlm. 1245–55. doi:10.1089/jwh.2010.2708.</ref> Sebagai senyawa [[antibakteri]], asam borat juga dapat digunakan sebagai pengobatan [[jerawat]]. Senyawa ini juga digunakan untuk mencegah penyakit [[Tinea pedis|kaki atlet]], dengan memasukkan serbuk asam borat ke dalam kaus kaki atau stoking, dan dalam larutan alkohol dapat digunakan untuk mengobati beberapa jenis ''[[radang telinga luar|otitis externa]]'' (infeksi telinga) baik pada manusia maupun hewan. Asam borat juga digunakan sebagai pengawet dalam botol sampel [[urin]] di Inggris.


Larutan asam borat yang digunakan sebagai pencuci mata atau pada kulit terkelupas diketahui menjadi racun, terutama bagi bayi, penggunaan terutama setelah berulang; hal ini dikarenakan tingkat penghilangan yang lambat.
Larutan asam borat yang digunakan sebagai pencuci mata atau pada kulit terkelupas diketahui menjadi racun, terutama bagi bayi, penggunaan terutama setelah berulang; hal ini dikarenakan tingkat penghilangan yang lambat.<ref>S. C. Harvey. ''Goodman & Gillman's The Pharmacological Basis of Therapeutics''. 1980. hlm. [https://archive.org/details/goodmangilmansphe6good/page/971 971]. ISBN 978-0-02-344720-4.</ref>


=== Insektisida ===
=== Insektisida ===
Asam borat pertama kali terdaftar di Amerika Serikat sebagai insektisida pada tahun 1948 untuk mengendalikan [[kecoa]], [[rayap]], [[semut api]], [[kutu]], [[gegat]], dan banyak serangga lainnya. Produk ini umumnya dianggap aman untuk digunakan di dapur rumah tangga untuk mengendalikan kecoa dan semut. Asam borat ini bertindak sebagai racun perut yang mempengaruhi [[metabolisme]] serangga, dan serbuk kering [[abrasif]] untuk serangga [[eksoskeleton]].
Asam borat pertama kali terdaftar di Amerika Serikat sebagai insektisida pada tahun 1948 untuk mengendalikan [[kecoa]], [[rayap]], [[semut api]], [[kutu]], [[gegat]], dan banyak serangga lainnya. Produk ini umumnya dianggap aman untuk digunakan di dapur rumah tangga untuk mengendalikan kecoa dan semut.<ref>Office of Prevention, Pesticides and Toxic Substances. [http://www.epa.gov/oppsrrd1/REDs/factsheets/0024fact.pdf R.E.D. Facts: Boric Acid]. United States Environmental Protection Agency. 1993.</ref> Asam borat ini bertindak sebagai racun perut yang mempengaruhi [[metabolisme]] serangga, dan serbuk kering [[abrasif]] untuk serangga [[eksoskeleton]].


=== Pengawetan ===
=== Pengawetan ===
Baris 88: Baris 94:


=== Penyangga pH ===
=== Penyangga pH ===
 
Asam borat dalam kesetimbangan dengan basa konjugasinya ion borat banyak digunakan (dalam rentang konsentrasi 50-100 ppm setara boron) sebagai sistem penyangga pH primer atau tambahan dalam [[kolam renang]]. Asam borat merupakan asam lemah, dengan pKa (pH di mana penyangga terkuat karena asam borat bebas dan ion dalam konsentrasi yang sama) mulai dari 9,24 dalam air murni pada suhu 25&nbsp;°C. Namun jelas bahwa pKa secara substansial lebih rendah di kolam renang atau laut perairan karena interaksi dengan berbagai molekul lain dalam larutan. Hal ini menyebabkan larutan akan menjadi sekitar 9,0 di kolam air asin. Tidak peduli yang ditambahkan boron bentuk larut, dalam rentang yang dapat diterima dari pH dan konsentrasi boron untuk kolam renang, asam borat adalah bentuk dominan dalam larutan air, seperti yang ditunjukkan pada gambar terlampir. Asam borat - sistem borat dapat berguna sebagai sistem penyangga utama (menggantikan sistem [[bikarbonat]] dengan pKa1 = 6,0 dan pKa2 = 9,4 dalam kondisi kolam renang air asin khas) di kolam dengan generator klorin air garam yang cenderung menunjukkan pergeseran pH ke atas dari berbagai kerja pH 7,5-8,2. [[Larutan penyangga|Kapasitas penyangga]] yang lebih besar terhadap kenaikan pH (menuju pKa sekitar 9,0), seperti yang digambarkan dalam grafik yang terlampir. Penggunaan asam borat dalam kisaran konsentrasi ini tidak memungkinkan pengurangan konsentrasi [[asam hipoklorit|HOCl]] bebas yang dibutuhkan untuk sanitasi kolam renang, tetapi dapat menambahkan sedikit efek foto-protektif [[asam sianurat]] dan memberikan manfaat lain melalui kegiatan anti-korosif atau dirasakan kelembutan air, tergantung pada komposisi air kolam terlarut secara keseluruhan.<ref>Robert G Birch. [http://members.iinet.net.au/~jorobbirch/Boric_acid.pdf Boric acid as a swimming pool buffer]. The University of Queensland. 2013.</ref>
 
Asam borat dalam kesetimbangan dengan basa konjugasinya ion borat banyak digunakan (dalam rentang konsentrasi 50-100 ppm setara boron) sebagai sistem penyangga pH primer atau tambahan dalam [[kolam renang]]. Asam borat merupakan asam lemah, dengan pKa (pH di mana penyangga terkuat karena asam borat bebas dan ion dalam konsentrasi yang sama) mulai dari 9,24 dalam air murni pada suhu 25&nbsp;°C. Namun jelas bahwa pKa secara substansial lebih rendah di kolam renang atau laut perairan karena interaksi dengan berbagai molekul lain dalam larutan. Hal ini menyebabkan larutan akan menjadi sekitar 9,0 di kolam air asin. Tidak peduli yang ditambahkan boron bentuk larut, dalam rentang yang dapat diterima dari pH dan konsentrasi boron untuk kolam renang, asam borat adalah bentuk dominan dalam larutan air, seperti yang ditunjukkan pada gambar terlampir. Asam borat - sistem borat dapat berguna sebagai sistem penyangga utama (menggantikan sistem [[bikarbonat]] dengan pKa1 = 6,0 dan pKa2 = 9,4 dalam kondisi kolam renang air asin khas) di kolam dengan generator klorin air garam yang cenderung menunjukkan pergeseran pH ke atas dari berbagai kerja pH 7,5-8,2. [[Larutan penyangga|Kapasitas penyangga]] yang lebih besar terhadap kenaikan pH (menuju pKa sekitar 9,0), seperti yang digambarkan dalam grafik yang terlampir. Penggunaan asam borat dalam kisaran konsentrasi ini tidak memungkinkan pengurangan konsentrasi [[asam hipoklorit|HOCl]] bebas yang dibutuhkan untuk sanitasi kolam renang, tetapi dapat menambahkan sedikit efek foto-protektif [[asam sianurat]] dan memberikan manfaat lain melalui kegiatan anti-korosif atau dirasakan kelembutan air, tergantung pada komposisi air kolam terlarut secara keseluruhan.


=== Pelumasan ===
=== Pelumasan ===
Suspensi koloid nanopartikel asam borat terlarut dalam minyak bumi atau minyak sayur dapat membentuk pelumas yang luar biasa pada permukaan keramik atau logam dengan koefisien gesekan yang menurun dengan meningkatnya tekanan dengan nilai luncur berkisar 0,10-0,02. Film swapelumas H<sub>3</sub>BO<sub>3</sub> hasil dari reaksi kimia spontan antara molekul air dan salutan B<sub>2</sub>O<sub>3</sub> dalam lingkungan yang lembap. Dalam jumlah besar-besaran, terdapat hubungan terbalik antara koefisien gesekan dan tekanan kontak Hertzian disebabkan oleh beban yang diterapkan.
Suspensi koloid nanopartikel asam borat terlarut dalam minyak bumi atau minyak sayur dapat membentuk pelumas yang luar biasa pada permukaan keramik atau logam<ref>H. Düzcükoğlu. ''Lubrication Properties of Vegetable Oils Combined with Boric Acid and Determination of Their Effects on Wear''. ''Energy Sources, Part A: Recovery, Utilization, and Environmental Effects''. 2009. Vol. 32 (3). hlm. 275–285. doi:10.1080/15567030802606053.</ref> dengan koefisien gesekan yang menurun dengan meningkatnya tekanan dengan nilai luncur berkisar 0,10-0,02. Film swapelumas H<sub>3</sub>BO<sub>3</sub> hasil dari reaksi kimia spontan antara molekul air dan salutan B<sub>2</sub>O<sub>3</sub> dalam lingkungan yang lembap. Dalam jumlah besar-besaran, terdapat hubungan terbalik antara koefisien gesekan dan tekanan kontak Hertzian disebabkan oleh beban yang diterapkan.


Asam borat digunakan untuk melumasi papan [[karambol]] dan [[novuss]], memungkinkan untuk bermain lebih cepat.
Asam borat digunakan untuk melumasi papan [[karambol]] dan [[novuss]], memungkinkan untuk bermain lebih cepat.<ref>Harpreet Singh. [http://pscamohali.googlepages.com/standardequipments Standard equipments]. Punjab State Carrom Association.</ref>


=== Tenaga nuklir ===
=== Tenaga nuklir ===
Baris 101: Baris 105:


=== Industri ===
=== Industri ===
Penggunaan industri utama asam borat dalam pembuatan [[serat kaca]] monofilamen biasanya disebut sebagai serat kaca tekstil. Serat kaca tekstil ini digunakan untuk memperkuat plastik dalam aplikasi yang berkisar dari kapal, hingga pipa industri untuk papan sirkuit komputer.
Penggunaan industri utama asam borat dalam pembuatan [[serat kaca]] monofilamen biasanya disebut sebagai serat kaca tekstil. Serat kaca tekstil ini digunakan untuk memperkuat plastik dalam aplikasi yang berkisar dari kapal, hingga pipa industri untuk papan sirkuit komputer.<ref>R. B. Kistler. ''Industrial Minerals and Rocks''. SME. 1994. hlm. 171–186.</ref>


Dalam industri perhiasan, asam borat sering digunakan dalam kombinasi dengan [[spirtus]] untuk mengurangi [[oksidasi]] permukaan dan [[pewarnaan api]] dari pembentukan pada logam selama proses [[pelunakan]] dan [[pematri]].
Dalam industri perhiasan, asam borat sering digunakan dalam kombinasi dengan [[spirtus]] untuk mengurangi [[oksidasi]] permukaan dan [[pewarnaan api]] dari pembentukan pada logam selama proses [[pelunakan]] dan [[pematri]].
Baris 109: Baris 113:
Dalam penyepuhan elektrik, asam borat digunakan sebagai bagian dari beberapa rumus milik perorangan. Salah satu rumus yang dikenal seperti sebutan untuk rasio sekitar 1 hingga 10  hingga [[Nikel(II) sulfat|Nikel(II) sulfat]], sebagian kecil dari [[natrium lauril sulfat]] dan sebagian kecil dari [[Asam sulfat|Asam sulfat]].
Dalam penyepuhan elektrik, asam borat digunakan sebagai bagian dari beberapa rumus milik perorangan. Salah satu rumus yang dikenal seperti sebutan untuk rasio sekitar 1 hingga 10  hingga [[Nikel(II) sulfat|Nikel(II) sulfat]], sebagian kecil dari [[natrium lauril sulfat]] dan sebagian kecil dari [[Asam sulfat|Asam sulfat]].


Asam borat, dicampur dengan boraks (natrium tetraborat dekahidrat) pada perbandingan berat 4:5, merupakan larutan yang sangat larut dalam air, meskipun keduanya tidak begitu larut secara terpisah. Larutan ini digunakan untuk penghambat api pada bahan kayu dengan impregnasi.
Asam borat, dicampur dengan boraks (natrium tetraborat dekahidrat) pada perbandingan berat 4:5, merupakan larutan yang sangat larut dalam air, meskipun keduanya tidak begitu larut secara terpisah.<ref>I. Tsuyumoto. ''Preparation of Highly Concentrated Aqueous Solution of Sodium Borate''. ''Inorganic Chemistry Communications''. 2007. Vol. 10 (1). hlm. 20–22. doi:10.1016/j.inoche.2006.08.019.</ref> Larutan ini digunakan untuk penghambat api pada bahan kayu dengan impregnasi.<ref>I. Tsuyumoto. ''Development of Fire Resistant Laminated Wood Using Concentrated Sodium Polyborate Aqueous Solution''. ''Journal of Wood Chemistry and Technology''. 2009. Vol. 29 (4). hlm. 277–285. doi:10.1080/02773810903033721.</ref>


Senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan cetak-tekan massa, [[silika]] yang mengandung serbuk halus yang digunakan untuk memproduksi lapisan [[tungku induksi]] dan [[keramik]].
Senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan cetak-tekan massa, [[silika]] yang mengandung serbuk halus yang digunakan untuk memproduksi lapisan [[tungku induksi]] dan [[keramik]].


Asam borat merupakan salah satu substansi yang paling umum digunakan yang dapat menetralisir [[asam hidrofluorat]] aktif (HF). Senyawa ini bekerja dengan memaksa anion F<sup>-</sup> bebas dalam garam kompleks. Proses ini mengalahkan sifat racun asam hidrofluorat, terutama kemampuannya untuk menyerap ion kalsium dari serum darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan dekomposisi tulang; peristiwa tersebut dapat terjadi akibat hanya kontak kulit sedikit dengan HF.
Asam borat merupakan salah satu substansi yang paling umum digunakan yang dapat menetralisir [[asam hidrofluorat]] aktif (HF). Senyawa ini bekerja dengan memaksa anion F<sup>-</sup> bebas dalam garam kompleks. Proses ini mengalahkan sifat racun asam hidrofluorat, terutama kemampuannya untuk menyerap ion kalsium dari serum darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan dekomposisi tulang; peristiwa tersebut dapat terjadi akibat hanya kontak kulit sedikit dengan HF.<ref>[http://www.epa.gov/epawaste/hazard/testmethods/sw846/pdfs/3052.pdf Method 3052 microwave assisted acid digestion of siliceous and organically based matrices]. US EPA.</ref>


Asam borat ditambahkan ke [[boraks]] untuk digunakan sebagai pengelasan [[Fluks (metalurgi)|fluks]] oleh [[pandai besi]].
Asam borat ditambahkan ke [[boraks]] untuk digunakan sebagai pengelasan [[Fluks (metalurgi)|fluks]] oleh [[pandai besi]].<ref>Jock Dempsey. [http://www.anvilfire.com/21centbs/material/borax01.htm BORAX]. Dempsey's Forge. 2009.</ref>


Asam borat, dalam kombinasi dengan [[minyak silikon]], digunakan untuk memproduksi [[Silly Putty]].
Asam borat, dalam kombinasi dengan [[minyak silikon]], digunakan untuk memproduksi [[Silly Putty]].<ref>Felice Prager. [http://www.loti.com/silly_putty.htm Science Becomes a Toy - Silly Putty]. ''Loti.com''. Rewind the Fifites.</ref>


Asam borat, dapat digunakan pada peretakan hidraulis [[Serpihan Marcellus]], di negara bagian [[Pennsylvania]].
Asam borat, dapat digunakan pada peretakan hidraulis [[Serpihan Marcellus]], di negara bagian [[Pennsylvania]].<ref>[http://files.dep.state.pa.us/OilGas/BOGM/BOGMPortalFiles/MarcellusShale/Frac%20list%206-30-2010.pdf Chemicals Used by Hydraulic Fracturing Companies in Pennsylvania for Surface and Hydraulic Fracturing Activities]. Pennsylvania Department of Environmental Protection, Bureau of Oil and Gas Management. 30 June 2010.</ref>


=== Piroteknik ===
=== Piroteknik ===
Baris 125: Baris 129:


Asam borat dapat digunakan sebagai pewarna untuk membuat api berwarna hijau. Misalnya, ketika dilarutkan dalam [[metanol]] yang populer digunakan oleh akrobat api dan pemutar api untuk membuat api berwarna hijau tua.
Asam borat dapat digunakan sebagai pewarna untuk membuat api berwarna hijau. Misalnya, ketika dilarutkan dalam [[metanol]] yang populer digunakan oleh akrobat api dan pemutar api untuk membuat api berwarna hijau tua.
== Referensi ==


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
*
*  
*
*  
* Cordia JA, Bal EA, Mak WA and Wils ERJ (2003), ''Determination of some physico-chemical properties of Optibor'' EP. Rijswijk, The Netherlands: TNO Prins Maurits Laboratory, report PML 2002-C42rr, GLP, Unpublished, confidential data provided by Bor ax Europe Limited
* Cordia JA, Bal EA, Mak WA and Wils ERJ (2003), ''Determination of some physico-chemical properties of Optibor'' EP. Rijswijk, The Netherlands: TNO Prins Maurits Laboratory, report PML 2002-C42rr, GLP, Unpublished, confidential data provided by Bor ax Europe Limited


Baris 139: Baris 140:
* [http://www.inchem.org/documents/icsc/icsc/eics0991.htm International Chemical Safety Card 0991]
* [http://www.inchem.org/documents/icsc/icsc/eics0991.htm International Chemical Safety Card 0991]
* [http://www.epa.gov/oppsrrd1/REDs/factsheets/0024fact.pdf US EPA Pesticide Reregistration Eligibility Decision]
* [http://www.epa.gov/oppsrrd1/REDs/factsheets/0024fact.pdf US EPA Pesticide Reregistration Eligibility Decision]
* [http://www.npi.gov.au/database/substance-info/profiles/15.html National Pollutant Inventory - Boron and compounds]
* [http://www.npi.gov.au/database/substance-info/profiles/15.html National Pollutant Inventory - Boron and compounds]  
* [http://www.chemicalland21.com/arokorhi/industrialchem/inorganic/BORIC%20ACID.htm Boric acid at ChemicalLand21]
* [http://www.chemicalland21.com/arokorhi/industrialchem/inorganic/BORIC%20ACID.htm Boric acid at ChemicalLand21]  
* [http://echa.europa.eu/doc/press/pr_10_03_svhc_consultation_20100308.pdf European Chemicals Agency (ECHA)"New Public Consultation on Eight Potential Substances of Very High Concern" - includes Boric Acid. Closes 22nd April 2010]
* [http://echa.europa.eu/doc/press/pr_10_03_svhc_consultation_20100308.pdf European Chemicals Agency (ECHA)"New Public Consultation on Eight Potential Substances of Very High Concern" - includes Boric Acid. Closes 22nd April 2010]  
* [http://chemsub.online.fr/name/Boric_acid.html ChemSub Online: Boric acid]
* [http://chemsub.online.fr/name/Boric_acid.html ChemSub Online: Boric acid]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+borat&oldid=29612563 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29612563 (2026-08-22T00:21:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+borat&oldid=29612563 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29612563 (2026-08-22T00:21:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 03.57

Boric acid

Asam borat, juga disebut hidrogen borat, asam boraks, asam ortoborat dan , adalah monobasa asam Lewis boron lemah yang sering digunakan sebagai antiseptik, insektisida, penghambat nyala, penyerap neutron, atau prekursor untuk senyawa kimia lainnya. Senyawa ini memiliki rumus kimia H3BO3 (kadang-kadang ditulis B(OH)3), dan ada dalam bentuk kristal tidak berwarna atau serbuk putih yang larut dalam air. Ketika berbentuk mineral, senyawa ini disebut sasolit.

Keberadaan

Asam borat, atau sasolit, ditemukan dalam keadaan bebas di beberapa distrik vulkanik, misalnya, di wilayah Tuscany Italia, Kepulauan Lipari dan negara bagian Amerika Serikat Nevada. Dalam pengaturan vulkanik terjadi masalah, tercampur dengan uap, dari celah di dalam tanah. Hal ini juga ditemukan sebagai konstituen dari banyak mineral alami, seperti boraks, borasit, boronatrokaisit dan kolemanit. Asam borat dan garamnya ditemukan dalam air laut. Senyawa ini juga ditemukan pada tumbuhan, termasuk hampir semua buah-buahan.[1]

Asam borat pertama kali disusun oleh Wilhelm Homberg (1652-1715) dari boraks, oleh aksi asam mineral, dan diberi nama ("garam penenang dari Homberg"). Namun borat, termasuk asam borat, telah digunakan sejak Yunani Kuno untuk membersihkan, menjaga makanan, dan kegiatan lainnya.

Pembuatan

Asam borat dapat dibuat dengan mereaksikan boraks (sodium tetraborat dekahidrat) dengan asam mineral, seperti asam klorida:

Na2B4O7·10H2O + 2 HCl → 4 B(OH)3 [or H3BO3] + 2 NaCl + 5 H2O

Zat ini juga terbentuk sebagai produk hidrolisis trihalides boron dan diborana:[2]

B2H6 + 6 H2O → 2 B(OH)3 + 6 H2
BX3 + 3 H2O → B(OH)3 + 3 HX (X = Cl, Br, I)

Sifat

Asam borat larut dalam air mendidih. Ketika dipanaskan di atas 170 °C, asam borat akan terdehidrasi, membentuk asam metaborat (HBO2):

H3BO3 → HBO2 + H2O

Asam metaborat berwarna putih, berbentuk kristal kubik padat dan hanya sedikit larut dalam air. Asam metaborat mencair pada suhu sekitar 236 °C, dan ketika dipanaskan di atas 300 °C akan terdehidrasi lebih lanjut, membentuk asam tetraborat atau asam piroborat (H2B4O7):

4 HBO2 → H2B4O7 + H2O

Istilah asam borat kadang-kadang mengacu pada senyawa ini. Pemanasan lebih lanjut akan membentuk boron trioksida.

H2B4O7 → 2 B2O3 + H2O

Ada pertentangan mengenai interpretasi asal-usul keasaman larutan asam borat cair. Spektroskopi Raman dalam larutan basa kuat menunjukkan adanya ion B(OH),[3] sehingga beberapa penelitian menyimpulkan bahwa keasaman secara eksklusif karena abstraksi OH dari air:[4][5][6][7]

B(OH)3 + H2O B(OH) + H+ (K = 7.3x10−10; pK = 9.14)

atau lebih tepat dinyatakan dalam larutan:

B(OH)3 + 2 H2O B(OH) + H3O+

Hal ini dapat dikarakterisasi[8][9][10] sebagai asam Lewis boron terhadap OH, bukan sebagai asam Brønsted.

Namun sumber lain[11] mengatakan bahwa asam borat juga merupakan tribasa asam Brønsted, dengan langkah-langkah ionisasi berturut-turut:

B(OH)3 BO(OH) + H+ (Ka1 = 5.8x10−10; pKa1 = 9.24)
BO(OH) BO2(OH)2− + H+ (Ka2 = 4x10−13; pKa2 = 12.4)
BO2(OH)2− BO + H+ (Ka3 = 4x10−14; pKa3 = 13.3)

Karena nilai Ka1 sebanding dengan reaksi dengan OH, konsentrasi BO(OH) dan B(OH) serupa.[12]

Anion Poliborat terbentuk pada pH 7-10 jika konsentrasi boron lebih tinggi sekitar 0,025 mol/L. Yang paling terkenal di antaranya adalah ion tetraborat, ditemukan pada mineral boraks:

4[B(OH)4] + 2H+ [B4O5(OH)4]2− + 7H2O

Asam borat membuat kontribusi penting untuk penyerapan bunyi frekuensi rendah dalam air laut.[13]

Reaksi

Dengan alkohol polihidrat seperti gliserol dan manitol, keasaman asam borat meningkat. Dengan manitol misalnya pK menurun menjadi 5,15. Hal ini disebabkan pembentukan kelat, [((OH)4C6H8O2)2B], dan fitur ini digunakan dalam kimia analitik.[14]

Asam borat larut dalam asam sulfat anhidrat dan bersifat asam kuat:[15]

B(OH)3 + 6H2SO4 → 3H3O+ + 2HSO4 + B(HSO4)4

Asam borat bereaksi dengan alkohol membentuk ester borat, B(OR)3 dimana R merupakan alkil atau aril. Suatu agen dehidrasi, seperti asam sulfat pekat biasanya ditambahkan:[16]

B(OH)3 + 3 ROH → B(OR)3 +3 H2O

Struktur kristal

Kristal asam borat terdiri dari lapisan molekul B(OH)3 yang terbentuk bersama oleh ikatan hidrogen. Panjang ikatan B-O 136 pm dan O-H 97 pm dengan ikatan hidrogen 272pm. Jarak antara dua lapisan yang berdekatan 318 pm.[17]

Sel satuan asam borat Ikatan hidrogen (garis putus-putus)
memungkinkan molekul asam borat untuk membentuk
lapisan paralel dalam keadaan padat

Toksikologi

Berdasarkan median dosis letal mamalia (LD50) nilai 2.660 mg/kg massa tubuh, asam borat beracun jika diambil secara internal atau terhirup dalam jumlah besar. Indeks Merck Edisi Ketigabelas menunjukkan bahwa LD50 asam borat adalah 5,14 g/kg untuk dosis oral yang diberikan kepada tikus, dan bahwa 5 sampai 20 g/kg telah menghasilkan kematian pada manusia dewasa. Demi perbandingan, LD50 garam dilaporkan 3,75 g/kg pada tikus menurut Indeks Merck. Tapi hal ini sangat menyesatkan, manusia telah diketahui meninggal dari jumlah hanya sebagian kecil dari LD50. "Dosis letal minimal tertelan boron (sebagai asam borat) dilaporkan menjadi 2-3 g pada bayi, 5-6 g pada anak-anak, dan 15-20 g pada orang dewasa", menurut Badan Pendaftaran Zat Beracun dan Penyakit.[18]

Paparan jangka panjang untuk asam borat mungkin lebih mengkhawatirkan, menyebabkan kerusakan ginjal dan pada akhirnya gagal ginjal (lihat link di bawah). Meskipun tidak tampak karsinogenik, studi pada anjing telah dilaporkan menyebabkan atrofi testis setelah terpapar 32 mg/kg berat badan/hari selama 90 hari. Tingkat ini jauh lebih rendah dari LD50.[19]

Menurut IUCLID Dataset yang diterbitkan oleh Komisi Eropa, asam borat dalam dosis tinggi menunjukkan perkembangan toksisitas yang signifikan dan bersifat teratogenik pada kelinci, tikus, dan janin tikus serta cacat jantung, variasi rangka, lesi ginjal ringan.[20] Sebagai akibatnya, pada bulan Agustus 2008, pada perintah ATP ke Uni Eropa ke-30 67/548/EEC, Komisi Eropa memutuskan untuk mengubah klasifikasi sebagai reprotoksik kategori 2 dan menerapkan pernyataan risiko R60 (dapat menurunkan kesuburan) dan R61 (dapat menyebabkan bahaya bagi anak dalam kandungan).[21][22][23][24][25]

Pada Pertemuan Asosiasi Manufaktur Diagnostik Eropa (EDMA) terakhir, terdapat beberapa tambahan daftar calon baru ke dalam Substansi Kepedulian Sangat Tinggi (SVHC) sehubungan dengan Peraturan Pendaftaran, Evaluasi, Otorisasi dan Pembatasan Bahan Kimia 2007 (REACH) yang dibahas. Pendaftaran dan tinjauan diselesaikan sebagai bagian dari REACH yang memiliki arti bahwa klasifikasi asam borat saat ini CAS 10043-35-3 / 11113-50-1 per 1 Desember 2010 terdaftar sebagai H360FD (Dapat mengganggu kesuburan. Dapat membahayakan janin).[26][27]

Penggunaan

Medis

Asam borat dapat digunakan sebagai antiseptik untuk luka bakar ringan atau luka dan kadang-kadang digunakan dalam pembalut atau salep. Asam borat diterapkan dalam larutan yang sangat encer sebagai pencuci mata. Asam borat encer dapat digunakan sebagai penyemprot vagina untuk mengobati vaginosis bakteri yang disebabkan oleh alkalinitas berlebihan,[28] serta kandidiasis yang disebabkan oleh kandida non albikan.[29] Sebagai senyawa antibakteri, asam borat juga dapat digunakan sebagai pengobatan jerawat. Senyawa ini juga digunakan untuk mencegah penyakit kaki atlet, dengan memasukkan serbuk asam borat ke dalam kaus kaki atau stoking, dan dalam larutan alkohol dapat digunakan untuk mengobati beberapa jenis otitis externa (infeksi telinga) baik pada manusia maupun hewan. Asam borat juga digunakan sebagai pengawet dalam botol sampel urin di Inggris.

Larutan asam borat yang digunakan sebagai pencuci mata atau pada kulit terkelupas diketahui menjadi racun, terutama bagi bayi, penggunaan terutama setelah berulang; hal ini dikarenakan tingkat penghilangan yang lambat.[30]

Insektisida

Asam borat pertama kali terdaftar di Amerika Serikat sebagai insektisida pada tahun 1948 untuk mengendalikan kecoa, rayap, semut api, kutu, gegat, dan banyak serangga lainnya. Produk ini umumnya dianggap aman untuk digunakan di dapur rumah tangga untuk mengendalikan kecoa dan semut.[31] Asam borat ini bertindak sebagai racun perut yang mempengaruhi metabolisme serangga, dan serbuk kering abrasif untuk serangga eksoskeleton.

Pengawetan

Dalam kombinasi dengan penggunaannya sebagai insektisida, asam borat juga mencegah dan menghancurkan busuk basah dan kering pada kayu. Asam borat dapat digunakan dalam kombinasi dengan pembawa glikol etilena untuk merawat kayu eksternal terhadap serangan jamur dan serangga. Hal ini dimungkinkan untuk membeli borat, kemudian diresap ke sebuah tongkat untuk dimasukkan ke dalam kayu melalui lubang bor di mana kelembaban dan lengasan diketahui berkumpul dan berdiam. Asam borat ini tersedia dalam bentuk gel dan bentuk pasta injeksi untuk merawat kayu yang terkena pembusukan tanpa perlu mengganti kayu. Konsentrat perawatan berbasis borat dapat digunakan untuk mencegah lendir, miselium, dan pertumbuhan alga, bahkan dalam lingkungan laut.

Asam borat ditambahkan ke dalam garam untuk mengawetkan kulit sapi, kulit lembu, dan kulit domba. Campuran ini dapat membantu untuk mengontrol perkembangan bakteri, dan membantu untuk mengendalikan serangga.

Penyangga pH

Asam borat dalam kesetimbangan dengan basa konjugasinya ion borat banyak digunakan (dalam rentang konsentrasi 50-100 ppm setara boron) sebagai sistem penyangga pH primer atau tambahan dalam kolam renang. Asam borat merupakan asam lemah, dengan pKa (pH di mana penyangga terkuat karena asam borat bebas dan ion dalam konsentrasi yang sama) mulai dari 9,24 dalam air murni pada suhu 25 °C. Namun jelas bahwa pKa secara substansial lebih rendah di kolam renang atau laut perairan karena interaksi dengan berbagai molekul lain dalam larutan. Hal ini menyebabkan larutan akan menjadi sekitar 9,0 di kolam air asin. Tidak peduli yang ditambahkan boron bentuk larut, dalam rentang yang dapat diterima dari pH dan konsentrasi boron untuk kolam renang, asam borat adalah bentuk dominan dalam larutan air, seperti yang ditunjukkan pada gambar terlampir. Asam borat - sistem borat dapat berguna sebagai sistem penyangga utama (menggantikan sistem bikarbonat dengan pKa1 = 6,0 dan pKa2 = 9,4 dalam kondisi kolam renang air asin khas) di kolam dengan generator klorin air garam yang cenderung menunjukkan pergeseran pH ke atas dari berbagai kerja pH 7,5-8,2. Kapasitas penyangga yang lebih besar terhadap kenaikan pH (menuju pKa sekitar 9,0), seperti yang digambarkan dalam grafik yang terlampir. Penggunaan asam borat dalam kisaran konsentrasi ini tidak memungkinkan pengurangan konsentrasi HOCl bebas yang dibutuhkan untuk sanitasi kolam renang, tetapi dapat menambahkan sedikit efek foto-protektif asam sianurat dan memberikan manfaat lain melalui kegiatan anti-korosif atau dirasakan kelembutan air, tergantung pada komposisi air kolam terlarut secara keseluruhan.[32]

Pelumasan

Suspensi koloid nanopartikel asam borat terlarut dalam minyak bumi atau minyak sayur dapat membentuk pelumas yang luar biasa pada permukaan keramik atau logam[33] dengan koefisien gesekan yang menurun dengan meningkatnya tekanan dengan nilai luncur berkisar 0,10-0,02. Film swapelumas H3BO3 hasil dari reaksi kimia spontan antara molekul air dan salutan B2O3 dalam lingkungan yang lembap. Dalam jumlah besar-besaran, terdapat hubungan terbalik antara koefisien gesekan dan tekanan kontak Hertzian disebabkan oleh beban yang diterapkan.

Asam borat digunakan untuk melumasi papan karambol dan novuss, memungkinkan untuk bermain lebih cepat.[34]

Tenaga nuklir

Asam borat digunakan di beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir sebagai racun neutron. Boron dalam asam borat mengurangi kemungkinan fisi termal dengan menyerap beberapa neutron termal. Reaksi fisi berantai umumnya didorong oleh kemungkinan bahwa neutron bebas akan menghasilkan fisi dan ditentukan oleh bahan dan sifat geometris dari reaktor. Boron alami terdiri dari sekitar 20% boron-10 dan 80% isotop boron-11. Boron-10 memiliki penampang tinggi untuk penyerapan energi rendah (thermal) neutron. Dengan meningkatkan konsentrasi asam borat dalam pendingin reaktor, kemungkinan bahwa neutron akan menyebabkan fisi berkurang. Perubahan konsentrasi asam borat dapat secara efektif mengatur laju fisi yang terjadi di reaktor. Asam borat hanya digunakan dalam reaktor bertekanan air (PWR) (reaktor air mendidih (BWR) menggunakan Natrium Pentaborat untuk tujuan yang sama). Asam borat dapat dilarutkan dalam kolam bahan bakar bekas yang digunakan untuk menyimpan elemen bahan bakar bekas. Konsentrasi cukup tinggi untuk menjaga multiplikasi neutron minimal. Asam borat dibuang dari Reaktor 4 di PLTN Chernobyl setelah krisis untuk mencegah reaksi lain yang terjadi.

Industri

Penggunaan industri utama asam borat dalam pembuatan serat kaca monofilamen biasanya disebut sebagai serat kaca tekstil. Serat kaca tekstil ini digunakan untuk memperkuat plastik dalam aplikasi yang berkisar dari kapal, hingga pipa industri untuk papan sirkuit komputer.[35]

Dalam industri perhiasan, asam borat sering digunakan dalam kombinasi dengan spirtus untuk mengurangi oksidasi permukaan dan pewarnaan api dari pembentukan pada logam selama proses pelunakan dan pematri.

Asam borat digunakan dalam produksi kaca pada tampilan layar datar LCD.

Dalam penyepuhan elektrik, asam borat digunakan sebagai bagian dari beberapa rumus milik perorangan. Salah satu rumus yang dikenal seperti sebutan untuk rasio sekitar 1 hingga 10 hingga Nikel(II) sulfat, sebagian kecil dari natrium lauril sulfat dan sebagian kecil dari Asam sulfat.

Asam borat, dicampur dengan boraks (natrium tetraborat dekahidrat) pada perbandingan berat 4:5, merupakan larutan yang sangat larut dalam air, meskipun keduanya tidak begitu larut secara terpisah.[36] Larutan ini digunakan untuk penghambat api pada bahan kayu dengan impregnasi.[37]

Senyawa ini juga digunakan dalam pembuatan cetak-tekan massa, silika yang mengandung serbuk halus yang digunakan untuk memproduksi lapisan tungku induksi dan keramik.

Asam borat merupakan salah satu substansi yang paling umum digunakan yang dapat menetralisir asam hidrofluorat aktif (HF). Senyawa ini bekerja dengan memaksa anion F- bebas dalam garam kompleks. Proses ini mengalahkan sifat racun asam hidrofluorat, terutama kemampuannya untuk menyerap ion kalsium dari serum darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan dekomposisi tulang; peristiwa tersebut dapat terjadi akibat hanya kontak kulit sedikit dengan HF.[38]

Asam borat ditambahkan ke boraks untuk digunakan sebagai pengelasan fluks oleh pandai besi.[39]

Asam borat, dalam kombinasi dengan minyak silikon, digunakan untuk memproduksi Silly Putty.[40]

Asam borat, dapat digunakan pada peretakan hidraulis Serpihan Marcellus, di negara bagian Pennsylvania.[41]

Piroteknik

Boron digunakan dalam piroteknik untuk mencegah reaksi amida membentuk antara aluminium dan nitrat. Sejumlah kecil asam borat ditambahkan pada komposisi untuk menetralkan amida alkali yang dapat bereaksi dengan aluminium.

Asam borat dapat digunakan sebagai pewarna untuk membuat api berwarna hijau. Misalnya, ketika dilarutkan dalam metanol yang populer digunakan oleh akrobat api dan pemutar api untuk membuat api berwarna hijau tua.

Bacaan lebih lanjut

  • Cordia JA, Bal EA, Mak WA and Wils ERJ (2003), Determination of some physico-chemical properties of Optibor EP. Rijswijk, The Netherlands: TNO Prins Maurits Laboratory, report PML 2002-C42rr, GLP, Unpublished, confidential data provided by Bor ax Europe Limited

Pranala luar

Referensi

  1. Allen, A. H.; Tankard, A. R. The Determination of Boric Acid in Cider, Fruits, etc. Analyst. 1904. Vol. 29 (October). hlm. 301–304. doi:10.1039/an9042900301.
  2. Housecroft, C. E. Inorganic Chemistry. Pearson. 2008. hlm. 340. ISBN 978-0-13-175553-6.
  3. Jolly, W. L. Modern Inorganic Chemistry. McGraw-Hill. 1984. hlm. 198.
  4. Jolly, W. L. Modern Inorganic Chemistry. McGraw-Hill. 1984. hlm. 198.
  5. Housecroft, C.E. and Sharpe A.G. Inorganic Chemistry (2nd ed.). Pearson Prentice-Hall. 2005. hlm. 314–5.
  6. Comprehensive Chemistry for JEE Advanced 2014, p15.5
  7. Competition Science Vision
  8. Housecroft, C.E. and Sharpe A.G. Inorganic Chemistry (2nd ed.). Pearson Prentice-Hall. 2005. hlm. 314–5.
  9. Comprehensive Chemistry for JEE Advanced 2014, p15.5
  10. Competition Science Vision
  11. Yu. P. Perelygin. Boric acid. Russian Journal of Applied Chemistry. Pleiades Publishing. 2006. Vol. 79 (12). hlm. 2041–2042. doi:10.1134/S1070427206120305.
  12. Yu. P. Perelygin. Boric acid. Russian Journal of Applied Chemistry. Pleiades Publishing. 2006. Vol. 79 (12). hlm. 2041–2042. doi:10.1134/S1070427206120305.
  13. Underlying Physics and Mechanisms for the Absorption of Sound in Seawater. National Physical Laboratory.
  14. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  15. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  16. Herbert C. Brown. Convenient Procedures for the Preparation of Alkyl Borate Esters. J. Am. Chem. Soc. 1956. Vol. 78 (15). hlm. 3613–3614. doi:10.1021/ja01596a015.
  17. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  18. HHS, Public Health Service, Agency for Toxic Substances and Disease Registry. Toxicological Profile for Boron. November 2010. hlm. 11.
  19. Office of Prevention, Pesticides and Toxic Substances. Report of the Food Quality Protection Act (FQPA) Tolerance Reassessment Eligibility Decision (TRED) for Boric Acid/Sodium Borate Salts. United States Environmental Protection Agency. 2006.
  20. ECB. Boric Acid IUCLID Dataset. European Commission.
  21. Boric acid, ACC# 03260 MSDS. 11 February 2008.
  22. Y. Ishii. A Fatal Case of Acute Boric Acid Poisoning. Clinical Toxicology. 1993. Vol. 31 (2). hlm. 345–352. doi:10.3109/15563659309000402.
  23. A. = Restuccio. Fatal Ingestion of Boric Acid in an Adult. American Journal of Emergency Medicine. 1992. Vol. 10 (6). hlm. 545–547. doi:10.1016/0735-6757(92)90180-6.
  24. J. E. Duldner. Boric Acid Poisoning. MedLine Plus. 30 January 2009.
  25. NSW Food Authority. Borax and Boric Acid. New South Wales Government.
  26. Document library - ECHA. Echa.europa.eu.
  27. http://www.deti.ie/employment/chemicalspolicy/clpregulation1272.pdf
  28. P. Abercrombie. Integrative Women's Health. Oxford University Press. 2010. hlm. 192. ISBN 978-0-19-537881-8.
  29. Iavazzo C, Gkegkes ID, Zarkada IM, Falagas ME. Boric acid for recurrent vulvovaginal candidiasis: the clinical evidence. J Womens Health (Larchmt). August 2011. Vol. 20 (8). hlm. 1245–55. doi:10.1089/jwh.2010.2708.
  30. S. C. Harvey. Goodman & Gillman's The Pharmacological Basis of Therapeutics. 1980. hlm. 971. ISBN 978-0-02-344720-4.
  31. Office of Prevention, Pesticides and Toxic Substances. R.E.D. Facts: Boric Acid. United States Environmental Protection Agency. 1993.
  32. Robert G Birch. Boric acid as a swimming pool buffer. The University of Queensland. 2013.
  33. H. Düzcükoğlu. Lubrication Properties of Vegetable Oils Combined with Boric Acid and Determination of Their Effects on Wear. Energy Sources, Part A: Recovery, Utilization, and Environmental Effects. 2009. Vol. 32 (3). hlm. 275–285. doi:10.1080/15567030802606053.
  34. Harpreet Singh. Standard equipments. Punjab State Carrom Association.
  35. R. B. Kistler. Industrial Minerals and Rocks. SME. 1994. hlm. 171–186.
  36. I. Tsuyumoto. Preparation of Highly Concentrated Aqueous Solution of Sodium Borate. Inorganic Chemistry Communications. 2007. Vol. 10 (1). hlm. 20–22. doi:10.1016/j.inoche.2006.08.019.
  37. I. Tsuyumoto. Development of Fire Resistant Laminated Wood Using Concentrated Sodium Polyborate Aqueous Solution. Journal of Wood Chemistry and Technology. 2009. Vol. 29 (4). hlm. 277–285. doi:10.1080/02773810903033721.
  38. Method 3052 microwave assisted acid digestion of siliceous and organically based matrices. US EPA.
  39. Jock Dempsey. BORAX. Dempsey's Forge. 2009.
  40. Felice Prager. Science Becomes a Toy - Silly Putty. Loti.com. Rewind the Fifites.
  41. Chemicals Used by Hydraulic Fracturing Companies in Pennsylvania for Surface and Hydraulic Fracturing Activities. Pennsylvania Department of Environmental Protection, Bureau of Oil and Gas Management. 30 June 2010.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29612563 (2026-08-22T00:21:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.