Lompat ke isi

Kalium ferosianida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26994822; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Structure_of_potassium_ferrocyanide.png|thumb|right|280px|Structure of potassium ferrocyanide]]
'''Kalium ferosianida''' adalah [[senyawa organik]] dengan rumus K<sub>4</sub>[Fe(CN)<sub>6</sub>]. Ia adalah garam kalium dari [[Kompleks (kimia)|kompleks koordinasi]] [Fe(CN)<sub>6</sub>]<sup>4−</sup>. Garam ini berbentuk [[kristal]] [[monoklinik]] berwarna kuning lemon.
'''Kalium ferosianida''' adalah [[senyawa organik]] dengan rumus K<sub>4</sub>[Fe(CN)<sub>6</sub>]. Ia adalah garam kalium dari [[Kompleks (kimia)|kompleks koordinasi]] [Fe(CN)<sub>6</sub>]<sup>4−</sup>. Garam ini berbentuk [[kristal]] [[monoklinik]] berwarna kuning lemon.


== Sintesis ==
== Sintesis ==
Pada tahun 1752, kimiawan Perancis [[Pierre Macquer|Pierre Joseph Macquer]] (1718–1784) melaporkan untuk pertama kalinya preparasi kalium ferosianida, yang diperolehnya melalui reaksi antara [[biru Prusia]] (besi(III) ferosianida) dengan [[kalium karbonat]].
Pada tahun 1752, kimiawan Perancis [[Pierre Macquer|Pierre Joseph Macquer]] (1718–1784) melaporkan untuk pertama kalinya preparasi kalium ferosianida, yang diperolehnya melalui reaksi antara [[biru Prusia]] (besi(III) ferosianida) dengan [[kalium karbonat]].<ref>Macquer. [https://www.biodiversitylibrary.org/item/88112#page/250/mode/1up Éxamen chymique de bleu de Prusse]. ''Histoire de l'Académie royale des sciences … , § Mémoires de l'Académie royale des Sciences''. 1752. hlm. 60–77. From pp. 63-64: ''"Après avoir essayé ainsi inutilement de décomposer le bleu de Prusse par les acides, … n'avoit plus qu'une couleur jaune un peu rousse."'' (After having tried so vainly to decompose Prussian blue by acids, I made recourse to alkalies. I put a half ounce of this [Prussian] blue in a flask, and I poured on it ten ounces of a solution of nitre fixed by tartar [i.e., potassium nitrate (''nitre'') which is mixed with crude cream of tartar and then ignited, producing potassium carbonate]. As soon as these two substances had been mixed together, I saw with astonishment that, without the aid of heat, the blue color had entirely disappeared; the powder [i.e., precipitate] at the bottom of the flask had only a rather gray color: having put this vessel on a sand bath in order to heat the solution until it simmered, this gray color also disappeared entirely, and all that was contained in the flask, both the powder [i.e., precipitate] and the solution, had only a yellow color [that was] a little red.)</ref><ref>Charles E. Munroe. [https://books.google.com/books?id=8UIUAQAAMAAJ&pg=RA1-PA31#v=onepage&q&f=false Manufactures: Chemicals and Allied Products]. ''Twelfth Census of the United States: Bulletins''. 1902. hlm. 1–306.; see p. 31.</ref>


=== Produksi modern ===
=== Produksi modern ===
Kalium ferosianida dibuat dalam skala industri dari [[hidrogen sianida]], [[fero klorida]], dan [[kalsium hidroksida]], yang reaksinya menghasilkan Ca<sub>2</sub>[Fe(CN)<sub>6</sub>]. Larutan ini kemudian diberi perlakuan dengan garam kalium untuk mengendapkan campuran garam kalsium-kalium CaK<sub>2</sub>[Fe(CN)<sub>6</sub>], yang kemudian diberi perlakuan dengan [[kalium karbonat]] untuk menghasilkan garam tetrakaliumnya.
Kalium ferosianida dibuat dalam skala industri dari [[hidrogen sianida]], [[fero klorida]], dan [[kalsium hidroksida]], yang reaksinya menghasilkan Ca<sub>2</sub>[Fe(CN)<sub>6</sub>]. Larutan ini kemudian diberi perlakuan dengan garam kalium untuk mengendapkan campuran garam kalsium-kalium CaK<sub>2</sub>[Fe(CN)<sub>6</sub>], yang kemudian diberi perlakuan dengan [[kalium karbonat]] untuk menghasilkan garam tetrakaliumnya.<ref>Gail, E. ''Cyano Compounds, Inorganic''. Wiley-VCH. October 2011. doi:10.1002/14356007.a08_159.pub3.</ref>


=== Produksi dalam sejarah ===
=== Produksi dalam sejarah ===
Secara historis, senyawa ini dibuat dari senyawa organik yang mengandung nitrogen, besi, dan kalium karbonat. Sumber [[nitrogen]] dan [[karbon]] yang umum adalah tanduk, limbah kulit hewan, [[jeroan]], atau darah kering.
Secara historis, senyawa ini dibuat dari senyawa organik yang mengandung nitrogen, besi, dan kalium karbonat.<ref>Rudolf Von Wagner. [http://babel.hathitrust.org/cgi/pt?id=uc2.ark:/13960/t3tt4gz1p;view=1up;seq=502 Manual of chemical technology]. D. Appleton & Co. 1897. hlm. 474 & 477.</ref> Sumber [[nitrogen]] dan [[karbon]] yang umum adalah tanduk, limbah kulit hewan, [[jeroan]], atau darah kering.


== Reaksi kimia ==
== Reaksi kimia ==
Perlakuan kalium ferosianida dengan [[asam nitrat]] menghasilkan H<sub>2</sub>[Fe(NO)(CN)<sub>5</sub>]. Setelah netralisasi zat antara ini dengan [[natrium karbonat]], terbentuk kristal merah [[natrium nitroprusida]] yang dapat dikristalkan secara selektif.
Perlakuan kalium ferosianida dengan [[asam nitrat]] menghasilkan H<sub>2</sub>[Fe(NO)(CN)<sub>5</sub>]. Setelah netralisasi zat antara ini dengan [[natrium karbonat]], terbentuk kristal merah [[natrium nitroprusida]] yang dapat dikristalkan secara selektif.<ref>Seel, F. [https://www.scribd.com/doc/27443280/Handbook-of-Preparative-Inorganic-Chemistry-Vol-2-2d-Ed-George-Brauer Sodium Nitrosyl Cyanoferrate]. Academic Press. 1965. Vol. 2. hlm. 1768.</ref>


Pada saat perlakuan dengan gas [[klorin]], kalium ferosianida berubah menjadi [[kalium ferisianida]]:
Pada saat perlakuan dengan gas [[klorin]], kalium ferosianida berubah menjadi [[kalium ferisianida]]:
Baris 22: Baris 24:


== Aplikasi ==
== Aplikasi ==
Kalium ferosianida menemukan banyak aplikasi ceruk di dunia industri. Ia dan [[Natrium ferosianida|garam natriumnya]] banyak digunakan sebagai anti kempal baik untuk garam teknis maupun garam meja. Kalium dan natrium ferosianida juga digunakan dalam pemurnian timah dan pemisahan tembaga dari bijih molibdenum. Kalium ferosianida digunakan dalam produksi ''wine'' dan [[asam sitrat]].
Kalium ferosianida menemukan banyak aplikasi ceruk di dunia industri. Ia dan [[Natrium ferosianida|garam natriumnya]] banyak digunakan sebagai anti kempal baik untuk garam teknis maupun garam meja. Kalium dan natrium ferosianida juga digunakan dalam pemurnian timah dan pemisahan tembaga dari bijih molibdenum. Kalium ferosianida digunakan dalam produksi ''wine'' dan [[asam sitrat]].<ref>Gail, E. ''Cyano Compounds, Inorganic''. Wiley-VCH. October 2011. doi:10.1002/14356007.a08_159.pub3.</ref>


Di Uni Eropa, ferosianida (E 535–538), per 2018, dijual resmi dalam dua kategori makanan sebagai pengganti garam. Ginjal adalah organ yang terpengaruh oleh toksisitas ferosianida.
Di Uni Eropa, ferosianida (E 535–538), per 2018, dijual resmi dalam dua kategori makanan sebagai pengganti garam. Ginjal adalah organ yang terpengaruh oleh toksisitas ferosianida.<ref>Peter Aggett, Fernando Aguilar, Riccardo Crebelli, Birgit Dusemund, Metka Filipič, Maria Jose Frutos, Pierre Galtier, David Gott, Ursula Gundert‐Remy, Gunter Georg Kuhnle, Claude Lambré, Jean‐Charles Leblanc, Inger Therese Lillegaard, Peter Moldeus, Alicja Mortensen, Agneta Oskarsson, Ivan Stankovic, Ine Waalkens‐Berendsen, Rudolf Antonius Woutersen, Matthew Wright and Maged Younes. [https://www.efsa.europa.eu/en/efsajournal/pub/5374 Re‐evaluation of sodium ferrocyanide (E 535), potassium ferrocyanide (E 536) and calcium ferrocyanide (E 538) as food additives]. ''EFSA Journal''. 2018. Vol. 16 (7). hlm. 5374. doi:10.2903/j.efsa.2018.5374.</ref>


Ia juga dapat digunakan sebagai pakan hewan.
Ia juga dapat digunakan sebagai pakan hewan.<ref>[https://eusalt.com/events/eusalt-expert-meeting-e-535-and-e-536-feed-additives EuSalt Expert Meeting on E 535 and E 536 as Feed Additives]. EUSalt.</ref>


Dalam skala laboratorium, kalium ferosianida digunakan untuk menentukan konsentrasi [[kalium permanganat]], suatu senyawa yang sering digunakan dalam [[titrasi]] berdasarkan reaksi [[redoks]]. Kalium ferosianida digunakan dalam campuran dengan kalium ferisianida dan larutan dapar fosfat untuk menghasilkan dapar untuk [[beta-galaktosidase]] mengikat targetnya. Jika sireaksikan dengan Fe(III), ia menghasilkan warna biru Prusia. Oleh karena itu pereaksi ini digunakan untuk mengidentifikasi besi di laboratorium.
Dalam skala laboratorium, kalium ferosianida digunakan untuk menentukan konsentrasi [[kalium permanganat]], suatu senyawa yang sering digunakan dalam [[titrasi]] berdasarkan reaksi [[redoks]]. Kalium ferosianida digunakan dalam campuran dengan kalium ferisianida dan larutan dapar fosfat untuk menghasilkan dapar untuk [[beta-galaktosidase]] mengikat targetnya. Jika sireaksikan dengan Fe(III), ia menghasilkan warna biru Prusia. Oleh karena itu pereaksi ini digunakan untuk mengidentifikasi besi di laboratorium.
Baris 32: Baris 34:
Kalium ferosianida dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.
Kalium ferosianida dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.


Sebelum 1900 [[Masehi]], sebelum penemuan [[proses Castner]], kalium ferosianida adalah sumber [[sianida]] [[logam alkali]] yang paling penting. Dalam proses bersejarah ini, [[kalium sianida]] diproduksi dengan mendekomposisi kalium ferosianida:
Sebelum 1900 [[Masehi]], sebelum penemuan [[proses Castner]], kalium ferosianida adalah sumber [[sianida]] [[logam alkali]] yang paling penting.<ref>Gail, E. ''Cyano Compounds, Inorganic''. Wiley-VCH. October 2011. doi:10.1002/14356007.a08_159.pub3.</ref> Dalam proses bersejarah ini, [[kalium sianida]] diproduksi dengan mendekomposisi kalium ferosianida:<ref>Rudolf Von Wagner. [http://babel.hathitrust.org/cgi/pt?id=uc2.ark:/13960/t3tt4gz1p;view=1up;seq=502 Manual of chemical technology]. D. Appleton & Co. 1897. hlm. 474 & 477.</ref>
:<chem>K4[Fe(CN)6] -> 4 KCN + FeC2 + N2</chem>
:<chem>K4[Fe(CN)6] -> 4 KCN + FeC2 + N2</chem>


== Struktur ==
== Struktur ==
Seperti sianida logam lainnya, kalium ferosianida padat, baik sebagai garam hidrat dan anhidrat, memiliki struktur polimer yang rumit. Polimer terdiri dari pusat oktahedral [Fe(CN)<sub>6</sub>]<sup>4−</sup> yang berikatan silang dengan ion K<sup>+</sup> yang terikat pada [[ligan]] CN. Ikatan K<sup>+</sup>---NC pecah ketika padatan dilarutkan dalam air.
Seperti sianida logam lainnya, kalium ferosianida padat, baik sebagai garam hidrat dan anhidrat, memiliki struktur polimer yang rumit. Polimer terdiri dari pusat oktahedral [Fe(CN)<sub>6</sub>]<sup>4−</sup> yang berikatan silang dengan ion K<sup>+</sup> yang terikat pada [[ligan]] CN.<ref>Willans, M.J.; Wasylishen, R.E.; McDonald, R. "Polymorphism of potassium ferrocyanide trihydrate as studied by solid-state multinuclear NMR spectroscopy and X-ray diffraction" Inorganic Chemistry 2009, volume 48, p4342-4353</ref> Ikatan K<sup>+</sup>---NC pecah ketika padatan dilarutkan dalam air.


=== Toksisitas ===
=== Toksisitas ===
Kalium ferosianida tidak beracun, dan tidak terdekomposisi menjadi sianida di dalam tubuh. Toksisitas pada tikus adalah rendah, dengan [[Median dosis letal|dosis letal]] (LD<sub>50</sub>) adalah 6.400&nbsp;mg/kg.
Kalium ferosianida tidak beracun, dan tidak terdekomposisi menjadi sianida di dalam tubuh. Toksisitas pada tikus adalah rendah, dengan [[Median dosis letal|dosis letal]] (LD<sub>50</sub>) adalah 6.400&nbsp;mg/kg.<ref>[http://hazard.com/msds/mf/baker/baker/files/p5763.htm POTASSIUM FERROCYANIDE MSDS Number: P5763 - Effective Date: 12/08/96]. J. T. Baker Inc.</ref>


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
Baris 45: Baris 47:
*[[Kalium ferisianida]]
*[[Kalium ferisianida]]
*[[Ferisianida]]
*[[Ferisianida]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*  
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kalium+ferosianida&oldid=26994822 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26994822 (2025-03-04T23:33:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kalium+ferosianida&oldid=26994822 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26994822 (2025-03-04T23:33:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 03.58

Structure of potassium ferrocyanide

Kalium ferosianida adalah senyawa organik dengan rumus K4[Fe(CN)6]. Ia adalah garam kalium dari kompleks koordinasi [Fe(CN)6]4−. Garam ini berbentuk kristal monoklinik berwarna kuning lemon.

Sintesis

Pada tahun 1752, kimiawan Perancis Pierre Joseph Macquer (1718–1784) melaporkan untuk pertama kalinya preparasi kalium ferosianida, yang diperolehnya melalui reaksi antara biru Prusia (besi(III) ferosianida) dengan kalium karbonat.[1][2]

Produksi modern

Kalium ferosianida dibuat dalam skala industri dari hidrogen sianida, fero klorida, dan kalsium hidroksida, yang reaksinya menghasilkan Ca2[Fe(CN)6]. Larutan ini kemudian diberi perlakuan dengan garam kalium untuk mengendapkan campuran garam kalsium-kalium CaK2[Fe(CN)6], yang kemudian diberi perlakuan dengan kalium karbonat untuk menghasilkan garam tetrakaliumnya.[3]

Produksi dalam sejarah

Secara historis, senyawa ini dibuat dari senyawa organik yang mengandung nitrogen, besi, dan kalium karbonat.[4] Sumber nitrogen dan karbon yang umum adalah tanduk, limbah kulit hewan, jeroan, atau darah kering.

Reaksi kimia

Perlakuan kalium ferosianida dengan asam nitrat menghasilkan H2[Fe(NO)(CN)5]. Setelah netralisasi zat antara ini dengan natrium karbonat, terbentuk kristal merah natrium nitroprusida yang dapat dikristalkan secara selektif.[5]

Pada saat perlakuan dengan gas klorin, kalium ferosianida berubah menjadi kalium ferisianida:

2KA4[Fe(CN)A6]+ClA22KA3[Fe(CN)A6]+2KCl

Reaksi ini dapat digunakan untuk menghilangkan kalium ferosianida dari larutan.

Reaksi yang terkenal melibatkan perlakuan dengan garam besi(III) menghasilkan biru Prusia. Dengan komposisi KFe2(CN)6 yang sesuai, bahan berwarna gelap yang tak larut ini adalah pewarna biru dalam cetak biru.

Aplikasi

Kalium ferosianida menemukan banyak aplikasi ceruk di dunia industri. Ia dan garam natriumnya banyak digunakan sebagai anti kempal baik untuk garam teknis maupun garam meja. Kalium dan natrium ferosianida juga digunakan dalam pemurnian timah dan pemisahan tembaga dari bijih molibdenum. Kalium ferosianida digunakan dalam produksi wine dan asam sitrat.[6]

Di Uni Eropa, ferosianida (E 535–538), per 2018, dijual resmi dalam dua kategori makanan sebagai pengganti garam. Ginjal adalah organ yang terpengaruh oleh toksisitas ferosianida.[7]

Ia juga dapat digunakan sebagai pakan hewan.[8]

Dalam skala laboratorium, kalium ferosianida digunakan untuk menentukan konsentrasi kalium permanganat, suatu senyawa yang sering digunakan dalam titrasi berdasarkan reaksi redoks. Kalium ferosianida digunakan dalam campuran dengan kalium ferisianida dan larutan dapar fosfat untuk menghasilkan dapar untuk beta-galaktosidase mengikat targetnya. Jika sireaksikan dengan Fe(III), ia menghasilkan warna biru Prusia. Oleh karena itu pereaksi ini digunakan untuk mengidentifikasi besi di laboratorium.

Kalium ferosianida dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.

Sebelum 1900 Masehi, sebelum penemuan proses Castner, kalium ferosianida adalah sumber sianida logam alkali yang paling penting.[9] Dalam proses bersejarah ini, kalium sianida diproduksi dengan mendekomposisi kalium ferosianida:[10]

KA4[Fe(CN)A6]4KCN+FeCA2+NA2

Struktur

Seperti sianida logam lainnya, kalium ferosianida padat, baik sebagai garam hidrat dan anhidrat, memiliki struktur polimer yang rumit. Polimer terdiri dari pusat oktahedral [Fe(CN)6]4− yang berikatan silang dengan ion K+ yang terikat pada ligan CN.[11] Ikatan K+---NC pecah ketika padatan dilarutkan dalam air.

Toksisitas

Kalium ferosianida tidak beracun, dan tidak terdekomposisi menjadi sianida di dalam tubuh. Toksisitas pada tikus adalah rendah, dengan dosis letal (LD50) adalah 6.400 mg/kg.[12]

Lihat juga

Pranala luar

Referensi

  1. Macquer. Éxamen chymique de bleu de Prusse. Histoire de l'Académie royale des sciences … , § Mémoires de l'Académie royale des Sciences. 1752. hlm. 60–77. From pp. 63-64: "Après avoir essayé ainsi inutilement de décomposer le bleu de Prusse par les acides, … n'avoit plus qu'une couleur jaune un peu rousse." (After having tried so vainly to decompose Prussian blue by acids, I made recourse to alkalies. I put a half ounce of this [Prussian] blue in a flask, and I poured on it ten ounces of a solution of nitre fixed by tartar [i.e., potassium nitrate (nitre) which is mixed with crude cream of tartar and then ignited, producing potassium carbonate]. As soon as these two substances had been mixed together, I saw with astonishment that, without the aid of heat, the blue color had entirely disappeared; the powder [i.e., precipitate] at the bottom of the flask had only a rather gray color: having put this vessel on a sand bath in order to heat the solution until it simmered, this gray color also disappeared entirely, and all that was contained in the flask, both the powder [i.e., precipitate] and the solution, had only a yellow color [that was] a little red.)
  2. Charles E. Munroe. Manufactures: Chemicals and Allied Products. Twelfth Census of the United States: Bulletins. 1902. hlm. 1–306.; see p. 31.
  3. Gail, E. Cyano Compounds, Inorganic. Wiley-VCH. October 2011. doi:10.1002/14356007.a08_159.pub3.
  4. Rudolf Von Wagner. Manual of chemical technology. D. Appleton & Co. 1897. hlm. 474 & 477.
  5. Seel, F. Sodium Nitrosyl Cyanoferrate. Academic Press. 1965. Vol. 2. hlm. 1768.
  6. Gail, E. Cyano Compounds, Inorganic. Wiley-VCH. October 2011. doi:10.1002/14356007.a08_159.pub3.
  7. Peter Aggett, Fernando Aguilar, Riccardo Crebelli, Birgit Dusemund, Metka Filipič, Maria Jose Frutos, Pierre Galtier, David Gott, Ursula Gundert‐Remy, Gunter Georg Kuhnle, Claude Lambré, Jean‐Charles Leblanc, Inger Therese Lillegaard, Peter Moldeus, Alicja Mortensen, Agneta Oskarsson, Ivan Stankovic, Ine Waalkens‐Berendsen, Rudolf Antonius Woutersen, Matthew Wright and Maged Younes. Re‐evaluation of sodium ferrocyanide (E 535), potassium ferrocyanide (E 536) and calcium ferrocyanide (E 538) as food additives. EFSA Journal. 2018. Vol. 16 (7). hlm. 5374. doi:10.2903/j.efsa.2018.5374.
  8. EuSalt Expert Meeting on E 535 and E 536 as Feed Additives. EUSalt.
  9. Gail, E. Cyano Compounds, Inorganic. Wiley-VCH. October 2011. doi:10.1002/14356007.a08_159.pub3.
  10. Rudolf Von Wagner. Manual of chemical technology. D. Appleton & Co. 1897. hlm. 474 & 477.
  11. Willans, M.J.; Wasylishen, R.E.; McDonald, R. "Polymorphism of potassium ferrocyanide trihydrate as studied by solid-state multinuclear NMR spectroscopy and X-ray diffraction" Inorganic Chemistry 2009, volume 48, p4342-4353
  12. POTASSIUM FERROCYANIDE MSDS Number: P5763 - Effective Date: 12/08/96. J. T. Baker Inc.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26994822 (2025-03-04T23:33:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.