Polonium diklorida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27485970; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Polonium-dichloride-xtal-2x2x2-1955-3D-balls.png|thumb|right|280px|Polonium-dichloride-xtal-2x2x2-1955-3D-balls]] | |||
'''Polonium diklorida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dari [[metaloid]] [[peluruhan radioaktif|radioaktif]], [[polonium]] dan [[klorin]]. [[Rumus kimia]]nya adalah . Senyawa ini merupakan garam ionik. | '''Polonium diklorida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dari [[metaloid]] [[peluruhan radioaktif|radioaktif]], [[polonium]] dan [[klorin]]. [[Rumus kimia]]nya adalah . Senyawa ini merupakan garam ionik. | ||
==Struktur== | ==Struktur== | ||
Polonium diklorida tampaknya mengkristal dengan [[sel unit]] [[sistem kristal ortorombik|ortorombik]] baik dalam [[grup ruang]] ''P''222, ''P''mm2, atau ''Pmmm'', meskipun ini kemungkinan merupakan sel semu. Atau, grup ruang sebenarnya dapat berupa [[sistem kristal monoklinik|monoklinik]] atau [[sistem kristal triklinik|triklinik]], dengan satu atau lebih sudut sel mendekati 90°. Dengan asumsi grup ruangnya adalah ''P''222, struktur tersebut menunjukkan koordinasi kubik terdistorsi dari Po sebagai dan koordinasi bidang persegi terdistorsi dari Cl sebagai . | Polonium diklorida tampaknya mengkristal dengan [[sel unit]] [[sistem kristal ortorombik|ortorombik]] baik dalam [[grup ruang]] ''P''222, ''P''mm2, atau ''Pmmm'', meskipun ini kemungkinan merupakan sel semu. Atau, grup ruang sebenarnya dapat berupa [[sistem kristal monoklinik|monoklinik]] atau [[sistem kristal triklinik|triklinik]], dengan satu atau lebih sudut sel mendekati 90°.<ref>K. W. Bagnall. ''The polonium halides. Part I. Polonium chlorides''. ''Journal of the Chemical Society (Resumed)''. 1955. hlm. 2320. doi:10.1039/JR9550002320.</ref> Dengan asumsi grup ruangnya adalah ''P''222, struktur tersebut menunjukkan koordinasi kubik terdistorsi dari Po sebagai dan koordinasi bidang persegi terdistorsi dari Cl sebagai . | ||
==Pembuatan== | ==Pembuatan== | ||
dapat diperoleh baik melalui [[halogenasi]] logam polonium atau melalui dehalogenasi [[polonium tetraklorida]], . Metode untuk dehalogenasi meliputi [[dekomposisi termal]] pada suhu 300 °C, reduksi dingin dan sedikit lembap dengan [[belerang dioksida]]; dan memanaskan dalam aliran [[karbon monoksida]] atau [[hidrogen sulfida]] pada suhu 150 °C. | dapat diperoleh baik melalui [[halogenasi]] logam polonium atau melalui dehalogenasi [[polonium tetraklorida]], .<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Polonium+diklorida&oldid=27485970 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Metode untuk dehalogenasi meliputi [[dekomposisi termal]] pada suhu 300 °C, reduksi dingin dan sedikit lembap dengan [[belerang dioksida]]; dan memanaskan dalam aliran [[karbon monoksida]] atau [[hidrogen sulfida]] pada suhu 150 °C.<ref>K. W. Bagnall. ''The polonium halides. Part I. Polonium chlorides''. ''Journal of the Chemical Society (Resumed)''. 1955. hlm. 2320. doi:10.1039/JR9550002320.</ref> | ||
==Reaksi== | ==Reaksi== | ||
larut dalam [[asam klorida]] encer menghasilkan larutan merah muda, yang mengalami [[otoksidasi]] menjadi Po(IV). cepat teroksidasi oleh [[hidrogen peroksida]] atau air klorin. Penambahan [[kalium hidroksida]] ke dalam larutan merah muda akan menghasilkan endapan berwarna cokelat tua – kemungkinan [[Polonium monoksida|PoO]] terhidrasi atau – yang cepat teroksidasi menjadi Po(IV). Dengan [[asam nitrat]] encer, membentuk larutan merah tua yang diikuti oleh endapan putih seperti kepingan dengan komposisi yang tidak diketahui. | larut dalam [[asam klorida]] encer menghasilkan larutan merah muda, yang mengalami [[otoksidasi]] menjadi Po(IV). cepat teroksidasi oleh [[hidrogen peroksida]] atau air klorin. Penambahan [[kalium hidroksida]] ke dalam larutan merah muda akan menghasilkan endapan berwarna cokelat tua – kemungkinan [[Polonium monoksida|PoO]] terhidrasi atau – yang cepat teroksidasi menjadi Po(IV). Dengan [[asam nitrat]] encer, membentuk larutan merah tua yang diikuti oleh endapan putih seperti kepingan dengan komposisi yang tidak diketahui.<ref>K. W. Bagnall. ''The polonium halides. Part I. Polonium chlorides''. ''Journal of the Chemical Society (Resumed)''. 1955. hlm. 2320. doi:10.1039/JR9550002320.</ref> | ||
==Lihat pula== | ==Lihat pula== | ||
* [[Polonium tetraklorida]] | * [[Polonium tetraklorida]] | ||
==Referensi== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Polonium+diklorida&oldid=27485970 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27485970 (2025-07-01T16:33:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.11
Polonium diklorida adalah sebuah senyawa anorganik dari metaloid radioaktif, polonium dan klorin. Rumus kimianya adalah . Senyawa ini merupakan garam ionik.
Struktur
Polonium diklorida tampaknya mengkristal dengan sel unit ortorombik baik dalam grup ruang P222, Pmm2, atau Pmmm, meskipun ini kemungkinan merupakan sel semu. Atau, grup ruang sebenarnya dapat berupa monoklinik atau triklinik, dengan satu atau lebih sudut sel mendekati 90°.[1] Dengan asumsi grup ruangnya adalah P222, struktur tersebut menunjukkan koordinasi kubik terdistorsi dari Po sebagai dan koordinasi bidang persegi terdistorsi dari Cl sebagai .
Pembuatan
dapat diperoleh baik melalui halogenasi logam polonium atau melalui dehalogenasi polonium tetraklorida, .[2] Metode untuk dehalogenasi meliputi dekomposisi termal pada suhu 300 °C, reduksi dingin dan sedikit lembap dengan belerang dioksida; dan memanaskan dalam aliran karbon monoksida atau hidrogen sulfida pada suhu 150 °C.[3]
Reaksi
larut dalam asam klorida encer menghasilkan larutan merah muda, yang mengalami otoksidasi menjadi Po(IV). cepat teroksidasi oleh hidrogen peroksida atau air klorin. Penambahan kalium hidroksida ke dalam larutan merah muda akan menghasilkan endapan berwarna cokelat tua – kemungkinan PoO terhidrasi atau – yang cepat teroksidasi menjadi Po(IV). Dengan asam nitrat encer, membentuk larutan merah tua yang diikuti oleh endapan putih seperti kepingan dengan komposisi yang tidak diketahui.[4]
Lihat pula
Referensi
- ↑ K. W. Bagnall. The polonium halides. Part I. Polonium chlorides. Journal of the Chemical Society (Resumed). 1955. hlm. 2320. doi:10.1039/JR9550002320.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ K. W. Bagnall. The polonium halides. Part I. Polonium chlorides. Journal of the Chemical Society (Resumed). 1955. hlm. 2320. doi:10.1039/JR9550002320.
- ↑ K. W. Bagnall. The polonium halides. Part I. Polonium chlorides. Journal of the Chemical Society (Resumed). 1955. hlm. 2320. doi:10.1039/JR9550002320.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27485970 (2025-07-01T16:33:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.