Antibodi antinukleus: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29590558; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:ANA_Immunofluorescence.png|thumb|right|280px|ANA Immunofluorescence]] | |||
'''Antibodi anti-nukleus''' ('''ANA''', ''Anti-nuclear antibodies'') atau dikenal juga sebagai '''Faktor anti-nukleus''' ('''ANF''', ''Anti-nuclear factor'') adalah [[antibodi]] yang timbul lebih tinggi ketika terjadi [[penyakit autoimun]]. Uji ANA mengukur pola dan jumlah dari autoantibodi yang dapat merusak jaringan tubuh bila jaringan tersebut dianggap sebagai benda asing. Setiap individu memiliki autoantibodi dalam jumlah yang sedikit, tetapi sekitar 5% dari populasi terdapat autoantibodi yang meningkat. Setengah dari 5% tersebut menderita penyakit autoimun. | '''Antibodi anti-nukleus''' ('''ANA''', ''Anti-nuclear antibodies'') atau dikenal juga sebagai '''Faktor anti-nukleus''' ('''ANF''', ''Anti-nuclear factor'') adalah [[antibodi]] yang timbul lebih tinggi ketika terjadi [[penyakit autoimun]]. Uji ANA mengukur pola dan jumlah dari autoantibodi yang dapat merusak jaringan tubuh bila jaringan tersebut dianggap sebagai benda asing. Setiap individu memiliki autoantibodi dalam jumlah yang sedikit, tetapi sekitar 5% dari populasi terdapat autoantibodi yang meningkat. Setengah dari 5% tersebut menderita penyakit autoimun. | ||
| Baris 7: | Baris 9: | ||
Antibodi anti-nukleus adalah antibodi yang tak biasa, dapat dideteksi di darah, memiliki kemampuan untuk mengikat struktur tertentu pada nukleus sel. [[Nukleus]] menganduk [[Asam deoksiribonukleat|DNA]], materi genetika. ANA ditemukan pada pasien dengan sistem imun yang telah tertekan faktor predisposisi dan akhirnya terkena [[radang]] serta merusakan jaringan tubuh sendiri. | Antibodi anti-nukleus adalah antibodi yang tak biasa, dapat dideteksi di darah, memiliki kemampuan untuk mengikat struktur tertentu pada nukleus sel. [[Nukleus]] menganduk [[Asam deoksiribonukleat|DNA]], materi genetika. ANA ditemukan pada pasien dengan sistem imun yang telah tertekan faktor predisposisi dan akhirnya terkena [[radang]] serta merusakan jaringan tubuh sendiri. | ||
Dengan ditemukannya titer ANA yang tinggi (1:160 misalnya), berbagai subtipe ANA dapat dibedakan. Berikut adalah subtipe pada sel ''HEp-2'', misalnya: | Dengan ditemukannya titer ANA yang tinggi (1:160 misalnya), berbagai subtipe ANA dapat dibedakan.<ref>Kavanaugh A, Tomar R, Reveille J, Solomon DH, Homburger HA. ''Guidelines for clinical use of the antinuclear antibody test and tests for specific autoantibodies to nuclear antigens. American College of Pathologists.'' Arch Pathol Lab Med 2000;124:71-81. PMID 10629135.</ref> Berikut adalah subtipe pada sel ''HEp-2'', misalnya: | ||
* Anti-ENA (''Extractable nuclear antigen'') | * Anti-ENA (''Extractable nuclear antigen'') | ||
* [[Antibodi Anti-glycoprotein-210|Anti-gp-210]] ([[glycoprotein-210 pori nuklear|gp-210 pori nuklear]]) | * [[Antibodi Anti-glycoprotein-210|Anti-gp-210]] ([[glycoprotein-210 pori nuklear|gp-210 pori nuklear]]) | ||
| Baris 19: | Baris 21: | ||
* [[Antobodi Anti-centromere|Anti-centromere]] | * [[Antobodi Anti-centromere|Anti-centromere]] | ||
* Anti-Jo | * Anti-Jo | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.antibodypatterns.com Site with unique immunofluorescence images and slides -organ and non-organ specific] | * [http://www.antibodypatterns.com Site with unique immunofluorescence images and slides -organ and non-organ specific] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antibodi+antinukleus&oldid=29590558 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29590558 (2026-08-17T00:41:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.15

Antibodi anti-nukleus (ANA, Anti-nuclear antibodies) atau dikenal juga sebagai Faktor anti-nukleus (ANF, Anti-nuclear factor) adalah antibodi yang timbul lebih tinggi ketika terjadi penyakit autoimun. Uji ANA mengukur pola dan jumlah dari autoantibodi yang dapat merusak jaringan tubuh bila jaringan tersebut dianggap sebagai benda asing. Setiap individu memiliki autoantibodi dalam jumlah yang sedikit, tetapi sekitar 5% dari populasi terdapat autoantibodi yang meningkat. Setengah dari 5% tersebut menderita penyakit autoimun.
Autoimunitas
Titer normal dari ANA adalah 1:40. Titer yang lebih tinggi menandakan sebuah penyakit autoimun. Adanya ANA mengindikasikan lupus erythematosus (terdapat pada 80-90% dari kasus). Hal serupa juga timbul pada 60% kasus sindrom Sjögren, arthritis rheumatoid, hepatitis autoimun, skleroderma, polimiositis, dermatositis, dan berbagai kondisi non-rheumatologis yang berhubungan dengan kerusakan jaringan. ANA juga dirujuk langsung ke kompleks pori nukleus pada sirosis biliaris primer. Kondisi lainnya dengan titer ANA tinggi seperti pada penyakit Addison, purpura trombositopenik primer, penyakit Hashimoto, anemia hemolitik autoimun, diabetes melitus tipe I, kelainan jaringan ikat campuran.
Antibodi anti-nukleus
Antibodi anti-nukleus adalah antibodi yang tak biasa, dapat dideteksi di darah, memiliki kemampuan untuk mengikat struktur tertentu pada nukleus sel. Nukleus menganduk DNA, materi genetika. ANA ditemukan pada pasien dengan sistem imun yang telah tertekan faktor predisposisi dan akhirnya terkena radang serta merusakan jaringan tubuh sendiri.
Dengan ditemukannya titer ANA yang tinggi (1:160 misalnya), berbagai subtipe ANA dapat dibedakan.[1] Berikut adalah subtipe pada sel HEp-2, misalnya:
- Anti-ENA (Extractable nuclear antigen)
- Anti-gp-210 (gp-210 pori nuklear)
- Anti-p62 (Nucleoporin 62)
- Anti-dsDNA (DNA rantai ganda)
- Anti-Ro (SS-A)
- Anti-La (SS-B)
- Anti-Sm (Antigen Smith)
- Anti-nRNP (ribonukleoprotein nukleus)
- Anti Scl-70 (topoisomerase I)
- Anti-centromere
- Anti-Jo
Pranala luar
Referensi
- ↑ Kavanaugh A, Tomar R, Reveille J, Solomon DH, Homburger HA. Guidelines for clinical use of the antinuclear antibody test and tests for specific autoantibodies to nuclear antigens. American College of Pathologists. Arch Pathol Lab Med 2000;124:71-81. PMID 10629135.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29590558 (2026-08-17T00:41:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.