Leenawaty Limantara: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28930088; atribusi sumber disertakan. |
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula |
||
| Baris 8: | Baris 8: | ||
Leenawaty Limantara lahir di Teluk Betung, [[Lampung]] pada tanggal 24 Juni. Ayahnya bernama Indra Gunawan Limantara dan ibunya bernama Susy L. Lena. Ia adalah bungsu dari 6 bersaudara, 4 kakak laki-laki dan yang bersangkutan adalah kembar identik. Leenawaty Limantara menikah dengan [[Tatas Brotosudarmo]]. | Leenawaty Limantara lahir di Teluk Betung, [[Lampung]] pada tanggal 24 Juni. Ayahnya bernama Indra Gunawan Limantara dan ibunya bernama Susy L. Lena. Ia adalah bungsu dari 6 bersaudara, 4 kakak laki-laki dan yang bersangkutan adalah kembar identik. Leenawaty Limantara menikah dengan [[Tatas Brotosudarmo]]. | ||
=== Kiprah Penelitian === | === Kiprah Penelitian === | ||
| Baris 19: | Baris 17: | ||
=== Pemimpin Perempuan di Institusi Pendidikan Tinggi === | === Pemimpin Perempuan di Institusi Pendidikan Tinggi === | ||
=== Trainer Pengembangan Kapasitas Pendidikan Tinggi === | === Trainer Pengembangan Kapasitas Pendidikan Tinggi === | ||
| Baris 36: | Baris 33: | ||
* Rektor Periode 2 [[Universitas Ma Chung]], Malang (2011 – 2015) | * Rektor Periode 2 [[Universitas Ma Chung]], Malang (2011 – 2015) | ||
* Rektor Periode 1 [[Universitas Ma Chung]], Malang (2007 – 2011) | * Rektor Periode 1 [[Universitas Ma Chung]], Malang (2007 – 2011) | ||
* Guru SMA Regina Pacis, Surakarta (1989 – 1990) | * Guru SMA Regina Pacis, Surakarta (1989 – 1990) | ||
| Baris 73: | Baris 68: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.42
Leenawaty Limantara (nama dan gelar: Dra. Leenawaty Limantara, M.Sc., Ph.D; nama panggilan: Shinta) merupakan ilmuwan perempuan Indonesia dan pemimpin perempuan institusi pendidikan tinggi Indonesia. Sebagai ilmuwan ia dikenal di masyarakat fotosintesis dunia sebagai ahli pigmen klorofil dan aplikasinya dalam fotodinamika terapi.
Dr. Limantara adalah rektor pendiri Universitas Ma Chung, Malang dan memimpin universitas tersebut hingga dua (2) periode (2007 – 2015), membawa Universitas Ma Chung berhasil diakui sebagai lima universitas swasta terbaik di Jawa Timur. Ia kemudian menjadi rektor di Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), Bintaro, Tangerang Selatan sejak tahun 2015.
Berbagai penghargaan prestisius baik sebagai ilmuwan maupun sebagai pendidik telah ia dapatkan antara lain Dosen Berprestasi Peringkat 1 Provinsi Jawa Tengah tahun 2004, Dosen Berprestasi Nasional Peringkat ke-2 tahun 2004, Science and Technology Award tahun 2005 dari Indonesia Toray Science Foundation (2005), dan the Humboldt Alumni Award tahun 2018 dari the Alexander von Humboldt Foundation, Jerman.
Riwayat Hidup
Leenawaty Limantara lahir di Teluk Betung, Lampung pada tanggal 24 Juni. Ayahnya bernama Indra Gunawan Limantara dan ibunya bernama Susy L. Lena. Ia adalah bungsu dari 6 bersaudara, 4 kakak laki-laki dan yang bersangkutan adalah kembar identik. Leenawaty Limantara menikah dengan Tatas Brotosudarmo.
Kiprah Penelitian
Leenawaty Limantara dikenal oleh masyarakat fotosintesis dunia sebagai penemu pertama kation radikal molekul bakterioklorofil a di dalam kompleks antena penangkap cahaya dari bakteri mutan Rhodobacter sphaeroides. Selain itu ia menemukan beberapa konsep dan teori, antara lain teori resonansi struktur baktrioklorofil a berdasarkan pendekatan simetri D2h dari kondisi keadaan pada keempat atom nitrogennya dengan menggunakan spektroskopi Resonansi Magnet Inti. Ia penemu teori aturan ikatan pada gugus makrosiklik bakterioklorofil a sehingga memengaruhi keadaan tereksitasi dari molekul tersebut dengan pengamatannya melalui spektroskopi resonansi Raman. Dari kedua temuan tersebut struktur resonansi dan keadaan eksitasi dari molekul bakterioklorofil a ditetapkan. Ketika Postdoctoral di Universitas Ludwig Maximillians München, ia bekerja bersama Professor Hugo Scheer menggunakan molekul bakterioklorofil a dan derivatifnya sebagai sensitizer dalam terapi tumor dengan metode fotodinamika.
Di Indonesia dikenal sebagai "ibu klorofil Indonesia" yang mengangkat riset di bidang pigmen klorofil untuk kesehatan, nutrasetikal, dan sebagai sensitizer untuk terapi kanker. Hasil riset-risetnya telah menghantarnya memperoleh penghargaan prestisius dari Indonesia Toray Science Foundation berupa Science and Technology Award. Bersama dengan suaminya, Tatas Brotosudarmo, pada tahun 2011 ia mendirikan Ma Chung Research Center for Photosynthetic Pigments (MRCPP) di Universitas Ma Chung. Suatu pusat penelitian yang fokus di bidang pigmen fotosintesis, di mana Dr. Limantara menjadi peneliti utama bidang pigmen klorofil dan aplikasinya bagi kesehatan.
Pemimpin Perempuan di Institusi Pendidikan Tinggi
Trainer Pengembangan Kapasitas Pendidikan Tinggi
Sejak tahun 2013, Leenawaty Limantara terjun sebagai trainer tingkat internasional untuk pengembangan kapasitas peneliti muda di ASEAN, khususnya dalam program ProGRANT. ProGRANT, Proposal Writing for Research Grants, yaitu program DIES (Dialogue on Innovative Higher Education Strategies) yang didukung oleh DAAD dan the German Rectors’ Conference (HRK). Program ProGRANT tersebut memberi pelatihan bagi para peneliti dan pemegang PhD yang masih muda (hingga 40 tahun) dari negara-negara Amerika Latin, Afrika, Timur Tengah dan Asia Tenggara untuk mengembangkan keterampilan menulis proposal sesuai dengan standar internasional dan untuk merancang, menulis dan menganggarkan proposal yang menjanjikan untuk pendanaan penelitian nasional dan internasional.
Duta Besar Ilmuwan Humboldt untuk Indonesia
Dalam tugasnya sebagai duta besar ilmuwan Alexander von Humboldt untuk Indonesia, Leenawaty Limantara menyelenggarakan tiga Humboldt Kolleg tahun 2011, 2014, dan 2017 yang menghimpun peneliti-peneliti dari Indonesia dan Asia Tenggara. Tujuan dari Humboldt Kolleg adalah membangun jejaring ilmuwan berprestasi khususnya di Indonesia untuk mempersiapkan mereka menjadi Humboldt Fellow. Dalam perannya, ia banyak menjadi nara hubung menyampaikan berbagai program dari Alexander von Humboldt Foundation bersama dengan Kedutaan Besar Jerman, DAAD, dan aktivitas pameran bersama universitas dan lembaga terkait dari Uni Eropa.
Humboldt Kolleg 2011, Leenawaty Limantara menggagas adanya tindaklanjut Malang Humboldt Resolution yang kemudian dicanangkan tahun 2011 oleh Ketua Divisi Asia Alexander von Humboldt, Dr Klaus Manderla, yang dilanjutkan dengan pembentukan konsorsium dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antar peneliti Humboldt Fellows di Asia. Salah satu tindak lanjut dari Malang Humboldt Resolution adalah ditemukannya para ilmuwan dari 15 negara pada pertemuan “International Conference on Natural Sciences” di Kota Batu tahun 2014.
Karier Sampai 2019
Berikut karier Leenawaty Limantara sampai dengan 2019:
- Rektor Periode 2 Universitas Pembangunan Jaya, Bintaro, Tangerang Selatan (2019 – 2023)
- Rektor Periode 1 Universitas Pembangunan Jaya, Bintaro, Tangerang Selatan (2015 – 2019)
- Peneliti Utama Ma Chung Research Center for Photosynthetic Pigments (MRCPP), Universitas Ma Chung (2011 – Sekarang)
- Rektor Periode 2 Universitas Ma Chung, Malang (2011 – 2015)
- Rektor Periode 1 Universitas Ma Chung, Malang (2007 – 2011)
- Guru SMA Regina Pacis, Surakarta (1989 – 1990)
Penghargaan Terpilih
Penghargaan yang ia peroleh sampai dengan tahun 2019 antara lain:
- 2019 – Outstanding Humboldt Award, Humboldt-Club Southeast Asia
- 2018 – Humboldt Alumni Award, the Alexander von Humboldt Foundation
- 2005 – Science and Technology Award, Indonesia Toray Science Foundation
- 2004 – Grant Award, Organization of the International Chemical Weapon Prohibition (ICWP) Netherland
- 2004 – Georg Foster Fellow, the Alexander von Humboldt Foundation
- 2004 – Dosen Berprestasi Nasional Peringkat 2
- 2004 – Dosen Berprestasi Peringkat 1, Kopertis Wilayah VI, Jawa Tengah
- 2001 – Bioscience Special Fellowship, DAAD
- 1994 – Lulusan Terbaik S-2 Universitas Kwansei Gakuin
Organisasi
- Trainer dan tim ahli DIES ProGRANT workshop for capacity building in ASEAN countries (2013 – Sekarang)
- Dewan Pengurus Wilayah Banten Bidang Konferensi Internasional, Asosiasi Dosen Indonesia ADI (2019 – 2024)
- Koordinator Bidang Tridarma Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia APTISI Cabang Benten (2019 – 2022)
- Asesor ASEAN University Network Quality Assurance AUN-QA (2012 – 2013)
- Presidium INDOSTAFF (2018 – 2021)
- Duta Besar Ilmuwan (Ambassador Scientist) Alexander von Humbodt Foundation untuk Indonesia (2011 – 2017)
- Ketua bidang manajemen pusat dan pengabdian masyarakat Ikatan Alumni Satya Wacana (IKASATYA) (2018 – 2023)
- Pendiri Himpunan Peneliti Pigmen Indonesia HP2I
- Anggota International Carotenoid Society
Pranala luar
- Website Universitas Pembangunan Jaya, https://www.upj.ac.id/
- Website Universitas Ma Chung, https://www.machung.ac.id/
- Website Kwansei Gakuin University, https://www.kwansei.ac.jp/index.html
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28930088 (2026-02-05T02:19:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.