Lompat ke isi

Tabung sinar katode: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29154785; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Cathode_ray_Tube.PNG|thumb|right|280px|Cathode ray tube]]
'''Tabung sinar katode''' ([[bahasa Inggris]]: ''cathode ray tube'' atau ''CRT''), ditemukan oleh [[Karl Ferdinand Braun]], merupakan sebuah tabung penampilan yang banyak digunakan dalam [[layar komputer]], [[televisi]] dan [[oskiloskop]]. CRT dikembangkan dari hasil kerja [[Philo Farnsworth]] yang dipakai dalam seluruh pesawat televisi sampai akhir [[abad 20]], dan merupakan dasar perkembangan dari [[layar plasma]], [[televisi liquid crystal display|LCD]] dan bentuk teknologi [[TV]] lainnya.
'''Tabung sinar katode''' ([[bahasa Inggris]]: ''cathode ray tube'' atau ''CRT''), ditemukan oleh [[Karl Ferdinand Braun]], merupakan sebuah tabung penampilan yang banyak digunakan dalam [[layar komputer]], [[televisi]] dan [[oskiloskop]]. CRT dikembangkan dari hasil kerja [[Philo Farnsworth]] yang dipakai dalam seluruh pesawat televisi sampai akhir [[abad 20]], dan merupakan dasar perkembangan dari [[layar plasma]], [[televisi liquid crystal display|LCD]] dan bentuk teknologi [[TV]] lainnya.


== Penjelasan perangkat ==
== Penjelasan perangkat ==
Baris 10: Baris 11:


Sebelum elektron ini menyentuh fosfor, dilayar tabung kaca elektron-elektron itu menembus pelat yang sangat tipis yang berlobang-lubang disebut skrin yang hampir sama luasnya dengan lebar layar tabung untuk memfokuskan tiga bintik warna RGB ( Red, Green, Blue ) untuk tabung layar warna. Pelat logam ini sangat tipis dan peka terhadap magnet, jika magnet kuat akan mengubah bentuk pelat ini sehingga tidak rata dan terjadilah warna yang semburat dan acak kerena tembakan elektron tidak terfokus pada ketiga titik bintik-bintik RGB, dan kejadian ini disebut degausing.
Sebelum elektron ini menyentuh fosfor, dilayar tabung kaca elektron-elektron itu menembus pelat yang sangat tipis yang berlobang-lubang disebut skrin yang hampir sama luasnya dengan lebar layar tabung untuk memfokuskan tiga bintik warna RGB ( Red, Green, Blue ) untuk tabung layar warna. Pelat logam ini sangat tipis dan peka terhadap magnet, jika magnet kuat akan mengubah bentuk pelat ini sehingga tidak rata dan terjadilah warna yang semburat dan acak kerena tembakan elektron tidak terfokus pada ketiga titik bintik-bintik RGB, dan kejadian ini disebut degausing.


Secara teori, CRT dan [[LCD]] memiliki perbedaan di mana CRT menggunakan elektron yang ditembakkan ke layar sehingga mewarnai menjadi suatu gambar. LCD memiliki cahaya di belakang yang konstan di mana intensitas kecerahan menjadi berbeda karena adanya penutupan/penghalangan dari molekul untuk sinar yang melewati panel.
Secara teori, CRT dan [[LCD]] memiliki perbedaan di mana CRT menggunakan elektron yang ditembakkan ke layar sehingga mewarnai menjadi suatu gambar. LCD memiliki cahaya di belakang yang konstan di mana intensitas kecerahan menjadi berbeda karena adanya penutupan/penghalangan dari molekul untuk sinar yang melewati panel.
Baris 26: Baris 26:


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://electronics-computers.net/zenith.shtml Zenith creates flat screen crt with 'flat tension mask'.]
* [http://electronics-computers.net/zenith.shtml Zenith creates flat screen crt with 'flat tension mask'.]  
* [http://www.matino.com matino: world wide supplier for metal parts used in CRT]
* [http://www.matino.com matino: world wide supplier for metal parts used in CRT]  
* [https://tinkom.balbol.com/2019/09/penjelasan-cara-kerja-monitor-crt-lcd.html PENJELASAN CARA KERJA MONITOR CRT, LCD, LED, PLASMA, DAN OLED LENGKAP] Diakses pada 14 September 2019.
* [https://tinkom.balbol.com/2019/09/penjelasan-cara-kerja-monitor-crt-lcd.html PENJELASAN CARA KERJA MONITOR CRT, LCD, LED, PLASMA, DAN OLED LENGKAP] Diakses pada 14 September 2019.
*  [http://www.infoservistv.co.cc/prinsip-kerja-crt-tv-dan-cara-memperbaiki-crt.html Cara Kerja CRT]
*  [http://www.infoservistv.co.cc/prinsip-kerja-crt-tv-dan-cara-memperbaiki-crt.html Cara Kerja CRT]  
*  [http://www.infoservistv.co.cc/tips-ukur-crt-tv.html Cara Test Baik Tidaknya CRT]
*  [http://www.infoservistv.co.cc/tips-ukur-crt-tv.html Cara Test Baik Tidaknya CRT]


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tabung+sinar+katode&oldid=29154785 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29154785 (2026-04-22T16:19:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tabung+sinar+katode&oldid=29154785 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29154785 (2026-04-22T16:19:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 23.03

Berkas:Cathode ray Tube.PNG
Cathode ray tube

Tabung sinar katode (bahasa Inggris: cathode ray tube atau CRT), ditemukan oleh Karl Ferdinand Braun, merupakan sebuah tabung penampilan yang banyak digunakan dalam layar komputer, televisi dan oskiloskop. CRT dikembangkan dari hasil kerja Philo Farnsworth yang dipakai dalam seluruh pesawat televisi sampai akhir abad 20, dan merupakan dasar perkembangan dari layar plasma, LCD dan bentuk teknologi TV lainnya.

Penjelasan perangkat

Versi paling awal CRT adalah sebuah diode katode-dingin, sebuah modifikasi dari tabung Crookes (lihat sinar-X) dengan layar dilapisi fosfor, kadang kala dinamakan tabung Braun. Versi pertama yang menggunakan kathoda panas dikembangkan oleh J.B. Johnson (yang merupakan asal istilah noise Johnson) dan H.W. Weinhart dari Western Electric dan menjadi produk komersial pada 1922.

Sinar katode adalah aliran elektron kecepatan tinggi yang dipancarkan dari katode yang dipanasi oleh elemen pemanas (heater) di dalam sebuah tabung vakum.

Dalam tabung sinar katode, elektron-elektron secara terarah, diarahkan menjadi pancaran elektron, dan pancaran elektron ini difokuskan dengan alat "defleksi yoke" oleh medan magnetik untuk diarahkan kearah posisi Horisontal dan Vertikal untuk men"scan" permukaan di ujung pandang (anode), yang sebaris dengan bahan berfosfor (biasanya berdasar atas logam transisi atau rare earth. Ketika elektron menyentuh material pada layar ini, maka elektron akan menyebabkan timbulnya cahaya. Untuk keperluan layar CRT ini supaya fosfor berpendar atau bercahaya diperlukan tegangan tinggi yaitu sekitar 25 Kilo Volt sampai 27 Kilo Volt dibangkitkan oleh alat yang bernama Flyback.

Sebelum elektron ini menyentuh fosfor, dilayar tabung kaca elektron-elektron itu menembus pelat yang sangat tipis yang berlobang-lubang disebut skrin yang hampir sama luasnya dengan lebar layar tabung untuk memfokuskan tiga bintik warna RGB ( Red, Green, Blue ) untuk tabung layar warna. Pelat logam ini sangat tipis dan peka terhadap magnet, jika magnet kuat akan mengubah bentuk pelat ini sehingga tidak rata dan terjadilah warna yang semburat dan acak kerena tembakan elektron tidak terfokus pada ketiga titik bintik-bintik RGB, dan kejadian ini disebut degausing.

Secara teori, CRT dan LCD memiliki perbedaan di mana CRT menggunakan elektron yang ditembakkan ke layar sehingga mewarnai menjadi suatu gambar. LCD memiliki cahaya di belakang yang konstan di mana intensitas kecerahan menjadi berbeda karena adanya penutupan/penghalangan dari molekul untuk sinar yang melewati panel.

Cara kerja

Elektron ditembakkan dari belakang tabung gambar menuju bagian dalam tabung yang dilapis elemen yang terbuat dari bagian yang memiliki kemampuan untuk memendarkan cahaya. Sinar elektron tersebut melewati serangkaian magnet kuat yang membelok-belokkan sinar menuju bagian-bagian tertentu dari tabung bagian dalam.

Begitu sinar tersebut sampai ke bagian kaca tabung TV atau monitor, dia akan menyinari lapisan berpendar, menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpendar secara temporer.

Setiap tempat tertentu mewakili "pixel" tertentu. Dengan mengontrol tegangan dari sinar tersebut, terciptalah teknologi yang mampu mengatur berbagai pixel tersebut untuk berpendar dengan intensitas cahaya tertentu.

Lihat pula

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29154785 (2026-04-22T16:19:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.