Multimedia interaktif: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28601157; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Multimedia interaktif''' adalah bentuk dari konten multimedia yang memungkinkan pengguna untuk lebih interaktif berkontribusi dalam konten multimedia tersebut. Interaktif disini adalah pengguna dapat mengontrol, mengomentari dan menambahkan elemen-elemen yang ada di dalam sebuah konten Multimedia tersebut menggunakan manipulasi digital. | '''Multimedia interaktif''' adalah bentuk dari konten multimedia yang memungkinkan pengguna untuk lebih interaktif berkontribusi dalam konten multimedia tersebut. Interaktif disini adalah pengguna dapat mengontrol, mengomentari dan menambahkan elemen-elemen yang ada di dalam sebuah konten Multimedia tersebut menggunakan manipulasi digital.<ref>Tay Vaughan. ''Multimedia: Make it Works''. Andi. 2004. hlm. 3. ISBN 979-763-353-5.</ref> | ||
Bentuk lain dari Multimedia Interaktif adalah '''''Hypermedia''''', ''Hypermedia'' adalah bentuk lanjut dari Multimedia Interaktif. Perbedaanya dengan Multimedia Interaktif biasa adalah ''Hypermedia'' memungkinkan penggunaannya untuk dapat lebih berkontribusi di dalam konten Multimedia tersebut. Jika bentuk Multimedia Interaktif biasa, pengguna hanya dapat berkontribusi lewat kontrol, mengomentari dan menambahkan elemen-elemen tertentu. Maka ''Hypermedia'' memperbolehkan penggunanya untuk lebih bebas mengubah dan menambahkan elemen dalam suatu konten apapun bentuk elemennya. | Bentuk lain dari Multimedia Interaktif adalah '''''Hypermedia''''',<ref>Tay Vaughan. ''Multimedia: Make it Works''. Andi. 2004. hlm. 3. ISBN 979-763-353-5.</ref> ''Hypermedia'' adalah bentuk lanjut dari Multimedia Interaktif. Perbedaanya dengan Multimedia Interaktif biasa adalah ''Hypermedia'' memungkinkan penggunaannya untuk dapat lebih berkontribusi di dalam konten Multimedia tersebut. Jika bentuk Multimedia Interaktif biasa, pengguna hanya dapat berkontribusi lewat kontrol, mengomentari dan menambahkan elemen-elemen tertentu. Maka ''Hypermedia'' memperbolehkan penggunanya untuk lebih bebas mengubah dan menambahkan elemen dalam suatu konten apapun bentuk elemennya. | ||
== Elemen-elemen multimedia interaktif == | == Elemen-elemen multimedia interaktif == | ||
Elemen yang terdapat di dalam multimedia Interaktif tidak berbeda jauh dengan elemen multimedia biasa. Elemen-elemen multimedia interaktif meliputi tulisan, suara, gambar, [[animasi]] atau video. | Elemen yang terdapat di dalam multimedia Interaktif tidak berbeda jauh dengan elemen multimedia biasa. Elemen-elemen multimedia interaktif meliputi tulisan, suara, gambar, [[animasi]] atau video.<ref>Tay Vaughan. ''Multimedia: Make it Works''. Andi. 2004. hlm. 3. ISBN 979-763-353-5.</ref> | ||
== Kriteria penilaian == | == Kriteria penilaian == | ||
Kriteria penilaian untuk suatu multimedia interaktfi meliputi kemudahan navigasi, dan kandungan kognisi. Penilaian lainnya berkaitan dengan presentasi informasi, integrasi media dan tingkat artistik dan estetika. Jenis kriteria penilaiannya juga berdasarkan fungsi multimedia interaktif secara keseluruhan. | Kriteria penilaian untuk suatu multimedia interaktfi meliputi kemudahan navigasi, dan kandungan kognisi. Penilaian lainnya berkaitan dengan presentasi informasi, integrasi media dan tingkat artistik dan estetika. Jenis kriteria penilaiannya juga berdasarkan fungsi multimedia interaktif secara keseluruhan.<ref>[http://stiki-indonesia.ac.id/wp-content/uploads/2019/03/modul/MODUL_TI/MODUL%20MULTIMEDIA%20INTERAKTIF%202017.pdf Modul Pembelajaran Multimedia Interaktif. Denpasar: Program Studi Teknik Informatika STMIK STIKOM Indonesia Revisi 2017].</ref> | ||
== Manfaat multimedia interaktif == | == Manfaat multimedia interaktif == | ||
Menurut Daryanto (2013), multimedia interaktif dapat bermanfaat bagi guru dan siswa karena membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik, lebih interaktif, kualitas belajar siswa semakin meningkat, dan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. | Menurut Daryanto (2013), multimedia interaktif dapat bermanfaat bagi guru dan siswa karena membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik, lebih interaktif, kualitas belajar siswa semakin meningkat, dan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. | ||
Menurut Purnama (dalam Adnyana, 2017), multimedia interaktif akan memudahkan pengguna, interface yang intuitif, memberikan pengalaman yang nyata, dan tentunya lebih menyenangkan. | Menurut Purnama (dalam Adnyana, 2017), multimedia interaktif akan memudahkan pengguna, interface yang intuitif, memberikan pengalaman yang nyata, dan tentunya lebih menyenangkan.<ref>[http://stiki-indonesia.ac.id/wp-content/uploads/2019/03/modul/MODUL_TI/MODUL%20MULTIMEDIA%20INTERAKTIF%202017.pdf Modul Pembelajaran Multimedia Interaktif. Denpasar: Program Studi Teknik Informatika STMIK STIKOM Indonesia Revisi 2017].</ref> | ||
== Software yang dapat digunakkan untuk membuat multimedia interaktif == | == Software yang dapat digunakkan untuk membuat multimedia interaktif == | ||
* [[Adobe Director]] | * [[Adobe Director]] | ||
* [[Microsoft PowerPoint|Microsoft Office PowerPoint]] | * [[Microsoft PowerPoint|Microsoft Office PowerPoint]] | ||
Microsoft Office Power Point merupakan salah satu program komputer yang dimanfaatkan untuk keperluan presentasi. Aplikasi ini sangat ramah dimanfaatkan di berbagai kalangan masyarakat terutama yang bekerja di perkantoran, pendidikan, pebisnis, dan trainer. | Microsoft Office Power Point merupakan salah satu program komputer yang dimanfaatkan untuk keperluan presentasi. Aplikasi ini sangat ramah dimanfaatkan di berbagai kalangan masyarakat terutama yang bekerja di perkantoran, pendidikan, pebisnis, dan trainer.<ref>[http://stiki-indonesia.ac.id/wp-content/uploads/2019/03/modul/MODUL_TI/MODUL%20MULTIMEDIA%20INTERAKTIF%202017.pdf Modul Pembelajaran Multimedia Interaktif. Denpasar: Program Studi Teknik Informatika STMIK STIKOM Indonesia Revisi 2017].</ref> | ||
* [[Adobe Flash]] | * [[Adobe Flash]] | ||
Dahulu bernama Macromedia Flash, sekarang dikenal dengan Adobe Flash yakin sebuah software dari komputer yang dimanfaatkan untuk menciptakan gambar animasi dan vektor. Adobe Flash memang secara khusus dirancang oleh Adobe untuk memenuhi standar authoring tools professional untuk mengoptimalkan kepentingan pembangunan situs web yang dinamis dan interaktif. | Dahulu bernama Macromedia Flash, sekarang dikenal dengan Adobe Flash yakin sebuah software dari komputer yang dimanfaatkan untuk menciptakan gambar animasi dan vektor. Adobe Flash memang secara khusus dirancang oleh Adobe untuk memenuhi standar authoring tools professional untuk mengoptimalkan kepentingan pembangunan situs web yang dinamis dan interaktif.<ref>[http://stiki-indonesia.ac.id/wp-content/uploads/2019/03/modul/MODUL_TI/MODUL%20MULTIMEDIA%20INTERAKTIF%202017.pdf Modul Pembelajaran Multimedia Interaktif. Denpasar: Program Studi Teknik Informatika STMIK STIKOM Indonesia Revisi 2017].</ref> | ||
* [[Autodesk 3ds Max|3D Studio Max]] | * [[Autodesk 3ds Max|3D Studio Max]] | ||
* [[Adobe After Effects]] | * [[Adobe After Effects]] | ||
* Mohive | * Mohive | ||
* Lectora | * Lectora | ||
* Komposer FX | * Komposer FX<ref>[http://stiki-indonesia.ac.id/wp-content/uploads/2019/03/modul/MODUL_TI/MODUL%20MULTIMEDIA%20INTERAKTIF%202017.pdf Modul Pembelajaran Multimedia Interaktif. Denpasar: Program Studi Teknik Informatika STMIK STIKOM Indonesia Revisi 2017].</ref> | ||
== Kelebihan dan Kekurangan == | == Kelebihan dan Kekurangan == | ||
| Baris 37: | Baris 36: | ||
* Perlunya kerja sama tim untuk mengembangkan. | * Perlunya kerja sama tim untuk mengembangkan. | ||
* Proses pengembangan memakan waktu yang cukup lama. | * Proses pengembangan memakan waktu yang cukup lama.<ref>Sadam Husein. [https://jurnalfkip.unram.ac.id/index.php/JPFT/article/view/262/258 Pengaruh Penggunaan Multimedia Interaktif Terhadap Penguasaan Konsep dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Suhu dan Kalori]. ''Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi''. 2015. Vol. 1 (3). hlm. 222.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Multimedia+interaktif&oldid=28601157 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28601157 (2025-11-22T07:37:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Multimedia+interaktif&oldid=28601157 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28601157 (2025-11-22T07:37:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 04.12
Multimedia interaktif adalah bentuk dari konten multimedia yang memungkinkan pengguna untuk lebih interaktif berkontribusi dalam konten multimedia tersebut. Interaktif disini adalah pengguna dapat mengontrol, mengomentari dan menambahkan elemen-elemen yang ada di dalam sebuah konten Multimedia tersebut menggunakan manipulasi digital.[1]
Bentuk lain dari Multimedia Interaktif adalah Hypermedia,[2] Hypermedia adalah bentuk lanjut dari Multimedia Interaktif. Perbedaanya dengan Multimedia Interaktif biasa adalah Hypermedia memungkinkan penggunaannya untuk dapat lebih berkontribusi di dalam konten Multimedia tersebut. Jika bentuk Multimedia Interaktif biasa, pengguna hanya dapat berkontribusi lewat kontrol, mengomentari dan menambahkan elemen-elemen tertentu. Maka Hypermedia memperbolehkan penggunanya untuk lebih bebas mengubah dan menambahkan elemen dalam suatu konten apapun bentuk elemennya.
Elemen-elemen multimedia interaktif
Elemen yang terdapat di dalam multimedia Interaktif tidak berbeda jauh dengan elemen multimedia biasa. Elemen-elemen multimedia interaktif meliputi tulisan, suara, gambar, animasi atau video.[3]
Kriteria penilaian
Kriteria penilaian untuk suatu multimedia interaktfi meliputi kemudahan navigasi, dan kandungan kognisi. Penilaian lainnya berkaitan dengan presentasi informasi, integrasi media dan tingkat artistik dan estetika. Jenis kriteria penilaiannya juga berdasarkan fungsi multimedia interaktif secara keseluruhan.[4]
Manfaat multimedia interaktif
Menurut Daryanto (2013), multimedia interaktif dapat bermanfaat bagi guru dan siswa karena membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik, lebih interaktif, kualitas belajar siswa semakin meningkat, dan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.
Menurut Purnama (dalam Adnyana, 2017), multimedia interaktif akan memudahkan pengguna, interface yang intuitif, memberikan pengalaman yang nyata, dan tentunya lebih menyenangkan.[5]
Software yang dapat digunakkan untuk membuat multimedia interaktif
Microsoft Office Power Point merupakan salah satu program komputer yang dimanfaatkan untuk keperluan presentasi. Aplikasi ini sangat ramah dimanfaatkan di berbagai kalangan masyarakat terutama yang bekerja di perkantoran, pendidikan, pebisnis, dan trainer.[6]
Dahulu bernama Macromedia Flash, sekarang dikenal dengan Adobe Flash yakin sebuah software dari komputer yang dimanfaatkan untuk menciptakan gambar animasi dan vektor. Adobe Flash memang secara khusus dirancang oleh Adobe untuk memenuhi standar authoring tools professional untuk mengoptimalkan kepentingan pembangunan situs web yang dinamis dan interaktif.[7]
- 3D Studio Max
- Adobe After Effects
- Mohive
- Lectora
- Komposer FX[8]
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
- Dapat dirancang sesuai keinginan individu.
- Dapat digunakan secara mandiri.
- Membantu meningkatkan motivasi belajar.
- Dapat memberikan umpan balik atau respon kepada para pengguna.
Kekurangan :
- Perlunya kerja sama tim untuk mengembangkan.
- Proses pengembangan memakan waktu yang cukup lama.[9]
Referensi
- ↑ Tay Vaughan. Multimedia: Make it Works. Andi. 2004. hlm. 3. ISBN 979-763-353-5.
- ↑ Tay Vaughan. Multimedia: Make it Works. Andi. 2004. hlm. 3. ISBN 979-763-353-5.
- ↑ Tay Vaughan. Multimedia: Make it Works. Andi. 2004. hlm. 3. ISBN 979-763-353-5.
- ↑ Modul Pembelajaran Multimedia Interaktif. Denpasar: Program Studi Teknik Informatika STMIK STIKOM Indonesia Revisi 2017.
- ↑ Modul Pembelajaran Multimedia Interaktif. Denpasar: Program Studi Teknik Informatika STMIK STIKOM Indonesia Revisi 2017.
- ↑ Modul Pembelajaran Multimedia Interaktif. Denpasar: Program Studi Teknik Informatika STMIK STIKOM Indonesia Revisi 2017.
- ↑ Modul Pembelajaran Multimedia Interaktif. Denpasar: Program Studi Teknik Informatika STMIK STIKOM Indonesia Revisi 2017.
- ↑ Modul Pembelajaran Multimedia Interaktif. Denpasar: Program Studi Teknik Informatika STMIK STIKOM Indonesia Revisi 2017.
- ↑ Sadam Husein. Pengaruh Penggunaan Multimedia Interaktif Terhadap Penguasaan Konsep dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Suhu dan Kalori. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi. 2015. Vol. 1 (3). hlm. 222.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28601157 (2025-11-22T07:37:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.