Lompat ke isi

Penipuan bitcoin Twitter 2020: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22351114; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Penipuan bitcoin Twitter 2020''' adalah peretasan besar-besaran akun-akun [[Twitter]] yang dimulai pada 15 Juli 2020, sekitar pukul 20.00 [[Waktu Universal Terkoordinasi|UTC]]. Sejumlah akun Twitter, masing-masing dengan jutaan pengikut, diretas untuk mempromosikan penipuan [[bitcoin]]. Penipuan itu meminta individu untuk mengirim mata uang bitcoin ke [[dompet mata uang kripto]] tertentu, dengan janji bahwa uang yang dikirim akan berlipat ganda dan dikembalikan. Berdasarkan ''Vice'' dan ''[[TechCrunch]]'', para pelaku telah memperoleh akses ke alat administratif Twitter sehingga mereka dapat mengubah akun sendiri dan memposting twit secara langsung, dengan akses yang diperoleh dengan cara membayar karyawan Twitter untuk menggunakan alat tersebut, atau dari akun karyawan yang bekerja sama untuk mengakses alat secara langsung.
[[File:Twitter_bitcoin_spam_apple_2020-_07-15.png|thumb|right|280px|Twitter bitcoin spam apple 2020- 07-15]]


Pada 16 Juli 2020, lebih dari 12 bitcoin (BTC) telah dikirim ke salah satu alamat yang terlibat (setara dengan lebih dari US$110.000). Beberapa menit setelah twit diposting, lebih dari 320 transaksi telah terjadi di salah satu alamat dompet.
'''Penipuan bitcoin Twitter 2020''' adalah peretasan besar-besaran akun-akun [[Twitter]] yang dimulai pada 15 Juli 2020, sekitar pukul 20.00 [[Waktu Universal Terkoordinasi|UTC]].<ref>Rishi Iyengar. [https://www.cnn.com/2020/07/15/tech/twitter-hack-elon-musk-bill-gates/index.html Twitter accounts of Joe Biden, Barack Obama, Elon Musk, Bill Gates, and others apparently hacked]. ''CNN Business''. July 15, 2020.</ref> Sejumlah akun Twitter, masing-masing dengan jutaan pengikut, diretas untuk mempromosikan penipuan [[bitcoin]].<ref>[https://www.bbc.com/news/technology-53425822 Musk and Gates 'hacked' in apparent Bitcoin scam]. ''BBC News''. July 15, 2020.</ref> Penipuan itu meminta individu untuk mengirim mata uang bitcoin ke [[dompet mata uang kripto]] tertentu, dengan janji bahwa uang yang dikirim akan berlipat ganda dan dikembalikan.<ref>Sonam Sheth. [https://www.businessinsider.com/barack-obama-twitter-account-hacked-in-cryptocurrency-scam-2020-7 Former President Barack Obama's Twitter account appears to have been hacked as part of a cryptocurrency scam]. ''Business Insider''. July 15, 2020.</ref> Berdasarkan ''Vice'' dan ''[[TechCrunch]]'', para pelaku telah memperoleh akses ke alat administratif Twitter sehingga mereka dapat mengubah akun sendiri dan memposting twit secara langsung, dengan akses yang diperoleh dengan cara membayar karyawan Twitter untuk menggunakan alat tersebut, atau dari akun karyawan yang bekerja sama untuk mengakses alat secara langsung.<ref>Joseph Cox. [https://www.vice.com/en_us/article/jgxd3d/twitter-insider-access-panel-account-hacks-biden-uber-bezos Hackers Convinced Twitter Employee to Help Them Hijack Accounts]. ''Vice''. July 15, 2020.</ref><ref>Zack Whittaker. [https://techcrunch.com/2020/07/15/twitter-hacker-admin-scam/ A hacker used Twitter’s own ‘admin’ tool to spread cryptocurrency scam]. ''TechCrunch''. July 15, 2020.</ref>


Dmitri Alperovitch, salah satu pendiri CrowdStrike, perusahaan [[Keamanan komputer|keamanan siber]], menggambarkan insiden itu sebagai "peretasan terburuk platform media sosial terkenal."
Pada 16 Juli 2020, lebih dari 12 bitcoin (BTC) telah dikirim ke salah satu alamat yang terlibat (setara dengan lebih dari US$110.000).<ref>Kif Leswing. [https://www.cnbc.com/2020/07/15/hackers-appear-to-target-twitter-accounts-of-elon-musk-bill-gates-others-in-digital-currency-scam.html Hackers appear to target Twitter accounts of Elon Musk, Bill Gates, others in digital currency scam]. ''CNBC''. July 15, 2020.</ref> Beberapa menit setelah twit diposting, lebih dari 320 transaksi telah terjadi di salah satu alamat dompet.<ref>Rishi Iyengar. [https://www.cnn.com/2020/07/15/tech/twitter-hack-elon-musk-bill-gates/index.html Twitter accounts of Joe Biden, Barack Obama, Elon Musk, Bill Gates, and others apparently hacked]. ''CNN Business''. July 15, 2020.</ref>
 
Dmitri Alperovitch, salah satu pendiri CrowdStrike, perusahaan [[Keamanan komputer|keamanan siber]], menggambarkan insiden itu sebagai "peretasan terburuk platform media sosial terkenal."<ref>[https://www.bbc.com/news/technology-53425822 Musk and Gates 'hacked' in apparent Bitcoin scam]. ''BBC News''. July 15, 2020.</ref><ref>[https://www.sbs.com.au/news/twitter-accounts-of-elon-musk-barack-obama-bill-gates-and-more-hacked-in-bitcoin-scam Twitter accounts of Elon Musk, Barack Obama, Bill Gates and more hacked in bitcoin scam]. ''SBS News''. 15 July 2020.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penipuan+bitcoin+Twitter+2020&oldid=22351114 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22351114 (2022-12-18T00:34:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penipuan+bitcoin+Twitter+2020&oldid=22351114 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22351114 (2022-12-18T00:34:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 04.12

Twitter bitcoin spam apple 2020- 07-15

Penipuan bitcoin Twitter 2020 adalah peretasan besar-besaran akun-akun Twitter yang dimulai pada 15 Juli 2020, sekitar pukul 20.00 UTC.[1] Sejumlah akun Twitter, masing-masing dengan jutaan pengikut, diretas untuk mempromosikan penipuan bitcoin.[2] Penipuan itu meminta individu untuk mengirim mata uang bitcoin ke dompet mata uang kripto tertentu, dengan janji bahwa uang yang dikirim akan berlipat ganda dan dikembalikan.[3] Berdasarkan Vice dan TechCrunch, para pelaku telah memperoleh akses ke alat administratif Twitter sehingga mereka dapat mengubah akun sendiri dan memposting twit secara langsung, dengan akses yang diperoleh dengan cara membayar karyawan Twitter untuk menggunakan alat tersebut, atau dari akun karyawan yang bekerja sama untuk mengakses alat secara langsung.[4][5]

Pada 16 Juli 2020, lebih dari 12 bitcoin (BTC) telah dikirim ke salah satu alamat yang terlibat (setara dengan lebih dari US$110.000).[6] Beberapa menit setelah twit diposting, lebih dari 320 transaksi telah terjadi di salah satu alamat dompet.[7]

Dmitri Alperovitch, salah satu pendiri CrowdStrike, perusahaan keamanan siber, menggambarkan insiden itu sebagai "peretasan terburuk platform media sosial terkenal."[8][9]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22351114 (2022-12-18T00:34:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.