Lompat ke isi

Logika pass-transistor: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29387514; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam bidang [[elektronika]], '''Logika pass-transistor''' atau pass-transistor logic (PTL) adalah salah satu jenis logika [[rangkaian elektronik]] yang digunakan dalam suatu desain [[sirkuit terpadu]]. Penggunaan dari rangkaian ini dapat mengurangi jumlah [[transistor]] yang dipakai untuk merealisasikan berbagai [[gerbang logika]], serta dapat menghilangkan bagian transistor yang tidak diperlukan. Kebanyakan [[transistor]] digunakan sebagai saklar dalam menyatakan level logika (1 atau 0) di antara simpul-simpul sebuah sirkuit,  tetapi pemakaian transistor ini memiliki kelemahan bahwa perbedaan tegangan antara level logika tinggi (1) dan logika rendah (0) akan semakin berkurang pada setiap tahap (misalnya yang terjadi pada [[Logika diode–transistor]]). Karena alasan ini, maka pemakaian transistor konvensional beralih ke komponen [[CMOS]] dengan bagian output terhubung secara langsung ke catu daya, sehingga tingkat tegangan Vdd dalam rantai logika yang berurutan tidak akan turun atau berkurang.
[[File:SRAM_Cell_(6_Transistors).svg|thumb|right|280px|SRAM Cell (6 Transistors)]]
 
== Rujukan ==


Dalam bidang [[elektronika]], '''Logika pass-transistor''' atau pass-transistor logic (PTL) adalah salah satu jenis logika [[rangkaian elektronik]] yang digunakan dalam suatu desain [[sirkuit terpadu]]. Penggunaan dari rangkaian ini dapat mengurangi jumlah [[transistor]] yang dipakai untuk merealisasikan berbagai [[gerbang logika]], serta dapat menghilangkan bagian transistor yang tidak diperlukan. Kebanyakan [[transistor]] digunakan sebagai saklar dalam menyatakan level logika (1 atau 0) di antara simpul-simpul sebuah sirkuit,  tetapi pemakaian transistor ini memiliki kelemahan bahwa perbedaan tegangan antara level logika tinggi (1) dan logika rendah (0) akan semakin berkurang pada setiap tahap (misalnya yang terjadi pada [[Logika diode–transistor]]). Karena alasan ini, maka pemakaian transistor konvensional beralih ke komponen [[CMOS]] dengan bagian output terhubung secara langsung ke catu daya, sehingga tingkat tegangan Vdd dalam rantai logika yang berurutan tidak akan turun atau berkurang.<ref>Automatic Design of Minimum Pass-transistor Realizations of Switching Functions, Hary Gunarto, Master Research Report, Univ. of Wisconsin-Madison, US, 1984.</ref>


== Lihat Pula ==
== Lihat Pula ==
Baris 13: Baris 12:
* [http://www.cs.tufts.edu/comp/103/notes/Lecture07(PassTransistorLogic).pdf  PTL, Tufts Univ.]
* [http://www.cs.tufts.edu/comp/103/notes/Lecture07(PassTransistorLogic).pdf  PTL, Tufts Univ.]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Logika+pass-transistor&oldid=29387514 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29387514 (2026-06-26T00:47:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Logika+pass-transistor&oldid=29387514 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29387514 (2026-06-26T00:47:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 14.02

SRAM Cell (6 Transistors)

Dalam bidang elektronika, Logika pass-transistor atau pass-transistor logic (PTL) adalah salah satu jenis logika rangkaian elektronik yang digunakan dalam suatu desain sirkuit terpadu. Penggunaan dari rangkaian ini dapat mengurangi jumlah transistor yang dipakai untuk merealisasikan berbagai gerbang logika, serta dapat menghilangkan bagian transistor yang tidak diperlukan. Kebanyakan transistor digunakan sebagai saklar dalam menyatakan level logika (1 atau 0) di antara simpul-simpul sebuah sirkuit, tetapi pemakaian transistor ini memiliki kelemahan bahwa perbedaan tegangan antara level logika tinggi (1) dan logika rendah (0) akan semakin berkurang pada setiap tahap (misalnya yang terjadi pada Logika diode–transistor). Karena alasan ini, maka pemakaian transistor konvensional beralih ke komponen CMOS dengan bagian output terhubung secara langsung ke catu daya, sehingga tingkat tegangan Vdd dalam rantai logika yang berurutan tidak akan turun atau berkurang.[1]

Lihat Pula

Pranala luar

Referensi

  1. Automatic Design of Minimum Pass-transistor Realizations of Switching Functions, Hary Gunarto, Master Research Report, Univ. of Wisconsin-Madison, US, 1984.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29387514 (2026-06-26T00:47:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.