Al-Qalqasyandi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28784103; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Ṣihāb al-Dīn Aḥmad bin 'Alī bin Aḥmad al-Qalqasyandī al-Miṣrī''' (Arab: شهاب الدين أحمد بن علي بن أحمد القلقشندي المصري) atau lebih dikenal dengan nama '''al-Qalqasyandī''' adalah seorang [[sekretaris]] kerajaan Dinasti [[Mamluk|Mamalik]] di [[Mesir]]. Nama tersebut disebutkan oleh Jurji Zaidan melalui pernyataan pengarang [[ensiklopedia]] ''Syażarāt al-Żahab'' yaitu Ibn al-'Imād al-'Akarī''.'' Salah satu karyanya yang berjudul ''Qalāid al-Jumān fī al-Ta'rīf bi Qabāil al-'Urbān'' menyebutkan nama yang lebih lengkap yaitu Ṣihāb al-Dīn Abū al-'Abbās Aḥmad bin Abdullāh bin Aḥmad bin Abdullāh bin Sulaimān bin Ismāīl al-Qalqasyandī al-Miṣrī al-Syāfi'ī, lebih dikenal dengan Ibn Abī Gudah. [[Khairuddin az-Zarkali|Al-Zarkalī]] menuliskan nama al-Qalqasyandī dengan menambahkan nama [[Bani Fazarah|al-Fazarī]], secara lengkap namanya adalah Aḥmad bin 'Alī bin Aḥmad al-Fazarī al-Qalqasyandī al-Qāhirī. Nama al-Qalqasyandī adalah nisbah terhadap sebuah desa yang berada di dekat Qalyub. Ia dapat dikategorikan sebagai [[kriptolog]] karena perannya memecahkan pesan rahasia dalam surat penguasa [[Tunisia]] Faraj bin Barquq yang ditujukan kepada Sultan Malik al-Nāṣir. | '''Ṣihāb al-Dīn Aḥmad bin 'Alī bin Aḥmad al-Qalqasyandī al-Miṣrī''' (Arab: شهاب الدين أحمد بن علي بن أحمد القلقشندي المصري) atau lebih dikenal dengan nama '''al-Qalqasyandī''' adalah seorang [[sekretaris]] kerajaan Dinasti [[Mamluk|Mamalik]] di [[Mesir]]. Nama tersebut disebutkan oleh Jurji Zaidan melalui pernyataan pengarang [[ensiklopedia]] ''Syażarāt al-Żahab'' yaitu Ibn al-'Imād al-'Akarī''.'' Salah satu karyanya yang berjudul ''Qalāid al-Jumān fī al-Ta'rīf bi Qabāil al-'Urbān'' menyebutkan nama yang lebih lengkap yaitu Ṣihāb al-Dīn Abū al-'Abbās Aḥmad bin Abdullāh bin Aḥmad bin Abdullāh bin Sulaimān bin Ismāīl al-Qalqasyandī al-Miṣrī al-Syāfi'ī, lebih dikenal dengan Ibn Abī Gudah. [[Khairuddin az-Zarkali|Al-Zarkalī]] menuliskan nama al-Qalqasyandī dengan menambahkan nama [[Bani Fazarah|al-Fazarī]], secara lengkap namanya adalah Aḥmad bin 'Alī bin Aḥmad al-Fazarī al-Qalqasyandī al-Qāhirī.<ref>Khoir al-Din Al-Zarkali. ''Al-A'lam''. Dar al-Ilm li al-Malayin. 2002. Vol. I. hlm. 177.</ref> Nama al-Qalqasyandī adalah nisbah terhadap sebuah desa yang berada di dekat Qalyub.<ref>Jurji Zaidan. ''Tarikh al-Adab al-Lugah al-Arabiyyah''. Dar al-Fikr. 2005. Vol. II. hlm. 152.</ref> Ia dapat dikategorikan sebagai [[kriptolog]] karena perannya memecahkan pesan rahasia dalam surat penguasa [[Tunisia]] Faraj bin Barquq yang ditujukan kepada Sultan Malik al-Nāṣir.<ref>Salamah Muhammad Al-Harafi. ''Buku Pintar Sejarah dan Peradaban Islam''. Pustaka Al-Kautsar. 2016. hlm. 647-649. ISBN 978-979-592-753-2.</ref> | ||
Menurut penuturan [[C. E. Bosworth]], al-Qalqasyandī lahir pada tahun 756 H/1355M di sebuah daerah bernama Qalqasyandah yang berdekatan dengan [[Kairo]] dan meninggal pada tahun 821 H/1418 M di Kairo. Ia bekerja sebagai petugas pengarsipan di kantor administrasi Dinasti Mamluk di Kairo, Mesir yang berada di bawah kantor sekretaris utama untuk sultan dari keluarga Faḍlullah. Al-Qalqasyandī mendapat gelar kehormatan ''maqāma'' (pangkat mulia) dalam bidang kesekretariatan. | Menurut penuturan [[C. E. Bosworth]], al-Qalqasyandī lahir pada tahun 756 H/1355M di sebuah daerah bernama Qalqasyandah yang berdekatan dengan [[Kairo]] dan meninggal pada tahun 821 H/1418 M di Kairo. Ia bekerja sebagai petugas pengarsipan di kantor administrasi Dinasti Mamluk di Kairo, Mesir yang berada di bawah kantor sekretaris utama untuk sultan dari keluarga Faḍlullah. Al-Qalqasyandī mendapat gelar kehormatan ''maqāma'' (pangkat mulia) dalam bidang kesekretariatan.<ref>''Encyclopedia of Arabic Literature''. Routledge. 1998. Vol. II. hlm. 629. ISBN 0-415-18572-6.</ref> <ref>Khoir al-Din Al-Zarkali. ''Al-A'lam''. Dar al-Ilm li al-Malayin. 2002. Vol. I. hlm. 177.</ref> Ia memiliki daya ingat yang kuat dan telah menghafal ilmu-ilmu kesastraan dan adab yang ada pada zamannya.<ref>Jurji Zaidan. ''Tarikh al-Adab al-Lugah al-Arabiyyah''. Dar al-Fikr. 2005. Vol. II. hlm. 152.</ref> Ia adalah seorang [[sejarawan]], [[sastrawan]] dan [[sarjana]] [[polimatik]].<ref>Khoir al-Din Al-Zarkali. ''Al-A'lam''. Dar al-Ilm li al-Malayin. 2002. Vol. I. hlm. 177.</ref> Dalam disiplin [[fiqih]], ia menulis beberapa kitab ''syarḥ'' (elaborasi/komentar) terhadap hukum-hukum fiqih mazhab [[Mazhab Syafi'i|Syafi'i]]. Dalam bidang sastra, al-Qalqasyandī menulis beberapa [[karya]] [[sastra]]. Akan tetapi, fokus keilmuannya lebih mengarah kepada disiplin korespondensi (''insyā'') dan seluk beluknya.<ref>''Encyclopedia of Arabic Literature''. Routledge. 1998. Vol. II. hlm. 629. ISBN 0-415-18572-6.</ref> | ||
== Kriptografi Arab == | == Kriptografi Arab == | ||
Menurut Lennon, fragmen pembahasan tentang kriptologi di dalam tradisi Arab diuraikan secara lengkap dalam salah satu bab ''Ṣubḥ al-A'syā fī Ṣināah al-Insyā.'' Kahn menduga seperti yang diucapkan Lennon, deskripsi seputar teknik penyandian ini dibahas pertama kali oleh al-Qalqasyandī dengan menujukkan contoh penyandingan transposisi dan subtitusi Ibn al-Duraihim. Selain itu al-Harafi menjelaskan bahwa kasus [[kriptografi]] yang terkenal dalam tradisi Arab diantaranya melibatkan al-Qalqasyandī. Al-Qalqasyandī berhasil memecahkan pesan rahasia yang ingin disampaikan oleh penguasan Tunisia, Faraj bin Barquq kepada Sultan Malik al-Nāṣir melalui surat yang ia kirimkan. Kutipan surat tersebut adalah 'Dan atas kebaikan Anda yang diharapkan benar-benar terwujud, sementara sebuah bait syair al-Tugrai dalam Lāmiyah al-'Ajam tidak perlu interpretasi'. Al-Qalqasyandī menemukan suatu petunjuk dalam surat itu. Ia mempelajari bait-bait puisi dalam antologi puisi al-Tugrai, Lāmiyah al-'Ajam, dengan tujuan mengetahui maksud pengirim surat. Ia menemukan puisi yang dimaksud oleh Faraj bin Barquq dalam suratnya sehingga ia dapat mengetahui pesan sebenarnya yang ingin disampaikan oleh pengirim surat itu. | Menurut Lennon, fragmen pembahasan tentang kriptologi di dalam tradisi Arab diuraikan secara lengkap dalam salah satu bab ''Ṣubḥ al-A'syā fī Ṣināah al-Insyā.'' Kahn menduga seperti yang diucapkan Lennon, deskripsi seputar teknik penyandian ini dibahas pertama kali oleh al-Qalqasyandī dengan menujukkan contoh penyandingan transposisi dan subtitusi Ibn al-Duraihim.<ref>Brian Lennon. [https://books.google.co.id/books?id=jbpTDwAAQBAJ&pg=PT26&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false Passwords: Philology, Security, Authentication]. Harvard University Press. 2018-02-26. ISBN 978-0-674-98537-7.</ref> Selain itu al-Harafi menjelaskan bahwa kasus [[kriptografi]] yang terkenal dalam tradisi Arab diantaranya melibatkan al-Qalqasyandī. Al-Qalqasyandī berhasil memecahkan pesan rahasia yang ingin disampaikan oleh penguasan Tunisia, Faraj bin Barquq kepada Sultan Malik al-Nāṣir melalui surat yang ia kirimkan. Kutipan surat tersebut adalah 'Dan atas kebaikan Anda yang diharapkan benar-benar terwujud, sementara sebuah bait syair al-Tugrai dalam Lāmiyah al-'Ajam tidak perlu interpretasi'. Al-Qalqasyandī menemukan suatu petunjuk dalam surat itu. Ia mempelajari bait-bait puisi dalam antologi puisi al-Tugrai, Lāmiyah al-'Ajam, dengan tujuan mengetahui maksud pengirim surat. Ia menemukan puisi yang dimaksud oleh Faraj bin Barquq dalam suratnya sehingga ia dapat mengetahui pesan sebenarnya yang ingin disampaikan oleh pengirim surat itu.<ref>Salamah Muhammad Al-Harafi. ''Buku Pintar Sejarah dan Peradaban Islam''. Pustaka Al-Kautsar. 2016. hlm. 647-649. ISBN 978-979-592-753-2.</ref> | ||
== Karya Tulis == | == Karya Tulis == | ||
# ''Ṣubḥ al-A'syā fī Ṣināah al-Insyā,'' adalah sebuah ensiklopedia yang terdiri atas 14 jilid buku tentang berbagai disiplin keilmuan semisal sejarah, sastra, tata kota, kerajaan-kerajaan,<ref>Khoir al-Din Al-Zarkali. ''Al-A'lam''. Dar al-Ilm li al-Malayin. 2002. Vol. I. hlm. 177.</ref> sejarah politik, [[sejarah alam]], [[zoologi]], mineralogi, kosmografi dan penghitungan waktu.<ref>[https://www.britannica.com/topic/encyclopaedia/History-of-encyclopaedias Encyclopaedia - History of encyclopaedias Britannica]. ''www.britannica.com''.</ref> Bosworth menambahkan bahwa ensiklopedia tersebut mencakup juga pengetahuan paramasastra/gramatika. Selain pengetahuan teoretis, buku tersebut menyediakan pembahasan praktis semisal praktik menulis indah aksara Arab (''khaṭ''), sekelumit tentang persuratan dan pembahasan lainnya.<ref>''Encyclopedia of Arabic Literature''. Routledge. 1998. Vol. II. hlm. 629. ISBN 0-415-18572-6.</ref> Ada beberapa kitab yang memuat pembahasan sejenis yang dikarang lebih awal diantaranya kitab ''al-Ta'rīf bi al-Muṣṭalah al-Syarīf'' karya Ibn Faḍlullah al-'Umarī dan kitab pelengkap atas kitab tersebut yaitu ''Taṡqīf al-Ta'rīf'' yang ditulis oleh Ibn Nāẓir al-Jaisy.<ref>Jurji Zaidan. ''Tarikh al-Adab al-Lugah al-Arabiyyah''. Dar al-Fikr. 2005. Vol. II. hlm. 152.</ref> | |||
# ''Ṣubḥ al-A'syā fī Ṣināah al-Insyā,'' adalah sebuah ensiklopedia yang terdiri atas 14 jilid buku tentang berbagai disiplin keilmuan semisal sejarah, sastra, tata kota, kerajaan-kerajaan, sejarah politik, [[sejarah alam]], [[zoologi]], mineralogi, kosmografi dan penghitungan waktu. Bosworth menambahkan bahwa ensiklopedia tersebut mencakup juga pengetahuan paramasastra/gramatika. Selain pengetahuan teoretis, buku tersebut menyediakan pembahasan praktis semisal praktik menulis indah aksara Arab (''khaṭ''), sekelumit tentang persuratan dan pembahasan lainnya. Ada beberapa kitab yang memuat pembahasan sejenis yang dikarang lebih awal diantaranya kitab ''al-Ta'rīf bi al-Muṣṭalah al-Syarīf'' karya Ibn Faḍlullah al-'Umarī dan kitab pelengkap atas kitab tersebut yaitu ''Taṡqīf al-Ta'rīf'' yang ditulis oleh Ibn Nāẓir al-Jaisy. | |||
# ''Ḍau' al-Ṣubḥ al-Musfir wa Jani al-Dauḥ al-Muṡmir'' | # ''Ḍau' al-Ṣubḥ al-Musfir wa Jani al-Dauḥ al-Muṡmir'' | ||
# ''Nihāyah al-Arab fī Ma'rifah Qabāil al-'Arab'', yaitu sebuah kamus tentang nasab-nasab. | # ''Nihāyah al-Arab fī Ma'rifah Qabāil al-'Arab'', yaitu sebuah kamus tentang nasab-nasab. | ||
| Baris 17: | Baris 16: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Al-Qalqasyandi&oldid=28784103 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28784103 (2026-01-06T03:43:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Al-Qalqasyandi&oldid=28784103 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28784103 (2026-01-06T03:43:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 14.08
Ṣihāb al-Dīn Aḥmad bin 'Alī bin Aḥmad al-Qalqasyandī al-Miṣrī (Arab: شهاب الدين أحمد بن علي بن أحمد القلقشندي المصري) atau lebih dikenal dengan nama al-Qalqasyandī adalah seorang sekretaris kerajaan Dinasti Mamalik di Mesir. Nama tersebut disebutkan oleh Jurji Zaidan melalui pernyataan pengarang ensiklopedia Syażarāt al-Żahab yaitu Ibn al-'Imād al-'Akarī. Salah satu karyanya yang berjudul Qalāid al-Jumān fī al-Ta'rīf bi Qabāil al-'Urbān menyebutkan nama yang lebih lengkap yaitu Ṣihāb al-Dīn Abū al-'Abbās Aḥmad bin Abdullāh bin Aḥmad bin Abdullāh bin Sulaimān bin Ismāīl al-Qalqasyandī al-Miṣrī al-Syāfi'ī, lebih dikenal dengan Ibn Abī Gudah. Al-Zarkalī menuliskan nama al-Qalqasyandī dengan menambahkan nama al-Fazarī, secara lengkap namanya adalah Aḥmad bin 'Alī bin Aḥmad al-Fazarī al-Qalqasyandī al-Qāhirī.[1] Nama al-Qalqasyandī adalah nisbah terhadap sebuah desa yang berada di dekat Qalyub.[2] Ia dapat dikategorikan sebagai kriptolog karena perannya memecahkan pesan rahasia dalam surat penguasa Tunisia Faraj bin Barquq yang ditujukan kepada Sultan Malik al-Nāṣir.[3]
Menurut penuturan C. E. Bosworth, al-Qalqasyandī lahir pada tahun 756 H/1355M di sebuah daerah bernama Qalqasyandah yang berdekatan dengan Kairo dan meninggal pada tahun 821 H/1418 M di Kairo. Ia bekerja sebagai petugas pengarsipan di kantor administrasi Dinasti Mamluk di Kairo, Mesir yang berada di bawah kantor sekretaris utama untuk sultan dari keluarga Faḍlullah. Al-Qalqasyandī mendapat gelar kehormatan maqāma (pangkat mulia) dalam bidang kesekretariatan.[4] [5] Ia memiliki daya ingat yang kuat dan telah menghafal ilmu-ilmu kesastraan dan adab yang ada pada zamannya.[6] Ia adalah seorang sejarawan, sastrawan dan sarjana polimatik.[7] Dalam disiplin fiqih, ia menulis beberapa kitab syarḥ (elaborasi/komentar) terhadap hukum-hukum fiqih mazhab Syafi'i. Dalam bidang sastra, al-Qalqasyandī menulis beberapa karya sastra. Akan tetapi, fokus keilmuannya lebih mengarah kepada disiplin korespondensi (insyā) dan seluk beluknya.[8]
Kriptografi Arab
Menurut Lennon, fragmen pembahasan tentang kriptologi di dalam tradisi Arab diuraikan secara lengkap dalam salah satu bab Ṣubḥ al-A'syā fī Ṣināah al-Insyā. Kahn menduga seperti yang diucapkan Lennon, deskripsi seputar teknik penyandian ini dibahas pertama kali oleh al-Qalqasyandī dengan menujukkan contoh penyandingan transposisi dan subtitusi Ibn al-Duraihim.[9] Selain itu al-Harafi menjelaskan bahwa kasus kriptografi yang terkenal dalam tradisi Arab diantaranya melibatkan al-Qalqasyandī. Al-Qalqasyandī berhasil memecahkan pesan rahasia yang ingin disampaikan oleh penguasan Tunisia, Faraj bin Barquq kepada Sultan Malik al-Nāṣir melalui surat yang ia kirimkan. Kutipan surat tersebut adalah 'Dan atas kebaikan Anda yang diharapkan benar-benar terwujud, sementara sebuah bait syair al-Tugrai dalam Lāmiyah al-'Ajam tidak perlu interpretasi'. Al-Qalqasyandī menemukan suatu petunjuk dalam surat itu. Ia mempelajari bait-bait puisi dalam antologi puisi al-Tugrai, Lāmiyah al-'Ajam, dengan tujuan mengetahui maksud pengirim surat. Ia menemukan puisi yang dimaksud oleh Faraj bin Barquq dalam suratnya sehingga ia dapat mengetahui pesan sebenarnya yang ingin disampaikan oleh pengirim surat itu.[10]
Karya Tulis
- Ṣubḥ al-A'syā fī Ṣināah al-Insyā, adalah sebuah ensiklopedia yang terdiri atas 14 jilid buku tentang berbagai disiplin keilmuan semisal sejarah, sastra, tata kota, kerajaan-kerajaan,[11] sejarah politik, sejarah alam, zoologi, mineralogi, kosmografi dan penghitungan waktu.[12] Bosworth menambahkan bahwa ensiklopedia tersebut mencakup juga pengetahuan paramasastra/gramatika. Selain pengetahuan teoretis, buku tersebut menyediakan pembahasan praktis semisal praktik menulis indah aksara Arab (khaṭ), sekelumit tentang persuratan dan pembahasan lainnya.[13] Ada beberapa kitab yang memuat pembahasan sejenis yang dikarang lebih awal diantaranya kitab al-Ta'rīf bi al-Muṣṭalah al-Syarīf karya Ibn Faḍlullah al-'Umarī dan kitab pelengkap atas kitab tersebut yaitu Taṡqīf al-Ta'rīf yang ditulis oleh Ibn Nāẓir al-Jaisy.[14]
- Ḍau' al-Ṣubḥ al-Musfir wa Jani al-Dauḥ al-Muṡmir
- Nihāyah al-Arab fī Ma'rifah Qabāil al-'Arab, yaitu sebuah kamus tentang nasab-nasab.
- Qalāid al-Jumān fī al-Ta'rīf bi Qabāil al-'Urbān
- Qalāid al-Jumān fī Muṣṭalah Mukātabāt Ahl al-Zamān
- Ḥilyah al-Faḍl wa Tarbiyah al-Kiram fī al-Mufākhirah baina al-Saif wa al-Qalam. Buku berisi aturan insyā dan sastra.
- Nihāyah al-Arab fī Ma'rifah Ansāb al-'Arab
Referensi
- ↑ Khoir al-Din Al-Zarkali. Al-A'lam. Dar al-Ilm li al-Malayin. 2002. Vol. I. hlm. 177.
- ↑ Jurji Zaidan. Tarikh al-Adab al-Lugah al-Arabiyyah. Dar al-Fikr. 2005. Vol. II. hlm. 152.
- ↑ Salamah Muhammad Al-Harafi. Buku Pintar Sejarah dan Peradaban Islam. Pustaka Al-Kautsar. 2016. hlm. 647-649. ISBN 978-979-592-753-2.
- ↑ Encyclopedia of Arabic Literature. Routledge. 1998. Vol. II. hlm. 629. ISBN 0-415-18572-6.
- ↑ Khoir al-Din Al-Zarkali. Al-A'lam. Dar al-Ilm li al-Malayin. 2002. Vol. I. hlm. 177.
- ↑ Jurji Zaidan. Tarikh al-Adab al-Lugah al-Arabiyyah. Dar al-Fikr. 2005. Vol. II. hlm. 152.
- ↑ Khoir al-Din Al-Zarkali. Al-A'lam. Dar al-Ilm li al-Malayin. 2002. Vol. I. hlm. 177.
- ↑ Encyclopedia of Arabic Literature. Routledge. 1998. Vol. II. hlm. 629. ISBN 0-415-18572-6.
- ↑ Brian Lennon. Passwords: Philology, Security, Authentication. Harvard University Press. 2018-02-26. ISBN 978-0-674-98537-7.
- ↑ Salamah Muhammad Al-Harafi. Buku Pintar Sejarah dan Peradaban Islam. Pustaka Al-Kautsar. 2016. hlm. 647-649. ISBN 978-979-592-753-2.
- ↑ Khoir al-Din Al-Zarkali. Al-A'lam. Dar al-Ilm li al-Malayin. 2002. Vol. I. hlm. 177.
- ↑ Encyclopaedia - History of encyclopaedias Britannica. www.britannica.com.
- ↑ Encyclopedia of Arabic Literature. Routledge. 1998. Vol. II. hlm. 629. ISBN 0-415-18572-6.
- ↑ Jurji Zaidan. Tarikh al-Adab al-Lugah al-Arabiyyah. Dar al-Fikr. 2005. Vol. II. hlm. 152.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28784103 (2026-01-06T03:43:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.