Kritik sumber: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29478803; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Peace_rumor,_New_York._Crowd_at_Times_Square_holding_up_Extras_telling_about_the_signing_of_the_Armistice._The..._-_NARA_-_533477.tif|thumb|right|280px|Peace rumor, New York. Crowd at Times Square holding up Extras telling about the signing of the Armistice. The... - NARA - 533477]] | |||
'''Kritik sumber''' (atau '''pengujian informasi''') adalah proses menguji naskah sumber, seperti dokumen, narasumber, pidato, [[sidik jari]], foto, pengamatan, atau apa pun yang menjadi sumber pengetahuan. Kritik sumber dimaksudkan untuk menentukan otentisitas dan kredibilitas dari bahan-bahan sumber tersebut. Secara umum, kritik sumber adalah studi [[Antardisiplin|interdisipliner]] tentang bagaimana sumber informasi diuji untuk tugas yang diberikan. | '''Kritik sumber''' (atau '''pengujian informasi''') adalah proses menguji naskah sumber, seperti dokumen, narasumber, pidato, [[sidik jari]], foto, pengamatan, atau apa pun yang menjadi sumber pengetahuan. Kritik sumber dimaksudkan untuk menentukan otentisitas dan kredibilitas dari bahan-bahan sumber tersebut. Secara umum, kritik sumber adalah studi [[Antardisiplin|interdisipliner]] tentang bagaimana sumber informasi diuji untuk tugas yang diberikan. | ||
| Baris 7: | Baris 9: | ||
Pada awal abad ke-20, kritik sumber merupakan bidang yang sedang tumbuh di antara banyak bidang lain, dalam [[ilmu perpustakaan dan informasi]]. Dalam konteks ini, sumber kritik dipelajari dari perspektif yang lebih luas dari sakedar, misalnya, studi sejarah atau [[Alkitab]]. | Pada awal abad ke-20, kritik sumber merupakan bidang yang sedang tumbuh di antara banyak bidang lain, dalam [[ilmu perpustakaan dan informasi]]. Dalam konteks ini, sumber kritik dipelajari dari perspektif yang lebih luas dari sakedar, misalnya, studi sejarah atau [[Alkitab]]. | ||
== Daftar pustaka == | == Daftar pustaka == | ||
* Hardtwig, W. (2001). Ranke, Leopold von (1795–1886). IN: Smelser, N. J. & Baltes, P. B. (eds.) ''International Encyclopedia of the Social and Behavioral Sciences''. Amsterdam: Elsevier. (12738–12741). | * Hardtwig, W. (2001). Ranke, Leopold von (1795–1886). IN: Smelser, N. J. & Baltes, P. B. (eds.) ''International Encyclopedia of the Social and Behavioral Sciences''. Amsterdam: Elsevier. (12738–12741). | ||
* Hjørland, Birger (2012). Methods for evaluating information sources: An annotated catalogue. ''Journal of Information Science'' 38(3). | * Hjørland, Birger (2012). Methods for evaluating information sources: An annotated catalogue. ''Journal of Information Science'' 38(3). | ||
* Balin, A. & Grafstein, A. (2010). The critical assessment of research: Traditional and new methods of evaluation. Oxford: Chandos Publishing. | * Balin, A. & Grafstein, A. (2010). The critical assessment of research: Traditional and new methods of evaluation. Oxford: Chandos Publishing. | ||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kritik+sumber&oldid=29478803 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29478803 (2026-07-20T06:42:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi per 23 Agustus 2026 04.11

Kritik sumber (atau pengujian informasi) adalah proses menguji naskah sumber, seperti dokumen, narasumber, pidato, sidik jari, foto, pengamatan, atau apa pun yang menjadi sumber pengetahuan. Kritik sumber dimaksudkan untuk menentukan otentisitas dan kredibilitas dari bahan-bahan sumber tersebut. Secara umum, kritik sumber adalah studi interdisipliner tentang bagaimana sumber informasi diuji untuk tugas yang diberikan.
Arti
Proses mengkritik sumber dikenal sebagai quellenkritik dalam bahasa Jerman, yang sama dengan kata kildekritik dalam bahasa Denmark atau kildekritikk dalam bahasa Norwegia. Kata quelinkritik terkait erat dengan sejarawan Jerman Leopold von Ranke (1795–1886). Sejawaran Wolfgang Hardtwig menulis:
Karya pertamanya [Leopold von Ranke] berjudul Geschichte der romanischen und germanischen Völker von 1494–1514 (History of the Latin and Teutonic Nations from 1494 to 1514) (1824) meraup sukses besar. Karya tersebut telah menunjukkan beberapa karakteristik dasar dari konsepsinya tentang Eropa, dan menjadi penting secara historiografis karena Ranke membuat contoh dalam analisis kritis sumber-sumbernya dalam volume terpisah, Zur Kritik neuerer Geschichtsschreiber (On the Critical Methods of Recent Historians). Dalam karyanya ini, ia mengangkat metode kritik teks yang digunakan pada akhir abad kedelapan belas, khususnya dalam filologi klasik menjadi metode standar penulisan sejarah ilmiah..
Pada awal abad ke-20, kritik sumber merupakan bidang yang sedang tumbuh di antara banyak bidang lain, dalam ilmu perpustakaan dan informasi. Dalam konteks ini, sumber kritik dipelajari dari perspektif yang lebih luas dari sakedar, misalnya, studi sejarah atau Alkitab.
Daftar pustaka
- Hardtwig, W. (2001). Ranke, Leopold von (1795–1886). IN: Smelser, N. J. & Baltes, P. B. (eds.) International Encyclopedia of the Social and Behavioral Sciences. Amsterdam: Elsevier. (12738–12741).
- Hjørland, Birger (2012). Methods for evaluating information sources: An annotated catalogue. Journal of Information Science 38(3).
- Balin, A. & Grafstein, A. (2010). The critical assessment of research: Traditional and new methods of evaluation. Oxford: Chandos Publishing.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29478803 (2026-07-20T06:42:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.