Lompat ke isi

OVO (pembayaran): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29074981; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''OVO''' (PT Visionet Internasional) adalah sebuah layanan [[dompet elektronik]] yang memiliki fitur penyimpan [[uang elektronik]], serta untuk pembayaran transaksi di [[Indonesia]].
'''OVO''' (PT Visionet Internasional) adalah sebuah layanan [[dompet elektronik]] yang memiliki fitur penyimpan [[uang elektronik]], serta untuk pembayaran transaksi di [[Indonesia]].<ref>[https://www.thejakartapost.com/news/2019/10/08/ovo-becomes-indonesias-fifth-unicorn-startup-rudiantara-says.html OVO becomes Indonesia's fifth unicorn startup, Rudiantara says]. ''The Jakarta Post''.</ref><ref>[https://boku.mobilewallet.report/ The 2021 Mobile Wallets Report from Boku]. ''boku.mobilewallet.report''.</ref><ref>[https://www.techinasia.com/ovo-leads-gopay-shopeepay-indonesia-digital-payment-war Tech in Asia - Connecting Asia's startup ecosystem]. ''www.techinasia.com''.</ref>


== Sejarah ==
== Sejarah ==
OVO awalnya didirikan oleh [[Lippo Group]], dan mulai dijalankan serta mendapat izin e-money dari [[Bank Indonesia]] sebagai perusahaan [[fintech|fintek]] di seluruh Indonesia pada [[25 September]] [[2017]].
OVO awalnya didirikan oleh [[Lippo Group]], dan mulai dijalankan serta mendapat izin e-money dari [[Bank Indonesia]] sebagai perusahaan [[fintech|fintek]] di seluruh Indonesia pada [[25 September]] [[2017]].<ref>[http://www.theasianbanker.com/updates-and-articles/ovo%E2%80%99s-thompson:-%E2%80%9Cwe%E2%80%99re-moving-forward-from-payments-into-financial-services%E2%80%9D OVO’s Thompson: “We’re moving forward from payments into financial services”]. ''The Asian Banker''.</ref><ref>Khadijatul Musanna. [https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/asy-syariah/article/view/18073 Penggunaan E-Wallet OVO Perspektif Ulama Syafi'iyah]. ''Asy-Syari'ah''. 2022-06-30. Vol. 24 (1). hlm. 109–120. doi:10.15575/as.v24i1.18073.</ref>


Pada Desember 2017, diumumkan bahwa [https://www.tokyocentury.co.jp/en/ Tokyo Century Corporation] menginvestasikan dananya sekitar 116 juta [[Dolar Amerika Serikat|Dolar AS]], untuk 20 persen saham di [[Perusahaan rintisan|startup]] tersebut.
Pada Desember 2017, diumumkan bahwa [https://www.tokyocentury.co.jp/en/ Tokyo Century Corporation] menginvestasikan dananya sekitar 116 juta [[Dolar Amerika Serikat|Dolar AS]], untuk 20 persen saham di [[Perusahaan rintisan|startup]] tersebut.<ref>[https://m2insights.com/the-2020-indonesian-ewallet-race The 2020 Indonesian E-wallet Race]. ''M2 Insights''.</ref>


Pada bulan Juli 2018 menjalin kemitraan dengan [[Bank Mandiri]] dan [[Moka (perusahaan)]].
Pada bulan Juli 2018 menjalin kemitraan dengan [[Bank Mandiri]] dan [[Moka (perusahaan)]].<ref>Yenny Yusra. [https://hybrid.co.id/post/ovo-tegaskan-kemitraan-dengan-bank-mandiri-grab-alfamart-dan-moka/ OVO Tegaskan Kemitraan dengan Bank Mandiri, Grab, Alfamart, dan MOKA]. ''Hybrid.co.id''. 2018-07-05.</ref>


Pada 2018, perusahaan transportasi [[Grab (perusahaan)|Grab]], juga berinvestasi di OVO. Lalu pada 2019, media mengumumkan bahwa pelantar [[perdagangan elektronik]] dari Indonesia, [[Tokopedia]], ikut berinvestasi di OVO.
Pada 2018, perusahaan transportasi [[Grab (perusahaan)|Grab]], juga berinvestasi di OVO. Lalu pada 2019, media mengumumkan bahwa pelantar [[perdagangan elektronik]] dari Indonesia, [[Tokopedia]], ikut berinvestasi di OVO.<ref>Anisa Maulani. [https://e27.co/tokopedia-reportedly-invest-into-e-wallet-platform-ovo-20190315 Tokopedia reportedly invests in e-wallet platform OVO]. ''E27''. 15 March 2019.</ref>


Pada Oktober 2021, Grab meningkatkan kepemilikannya di OVO. Grab dan sejumlah investor setempat membeli saham OVO dari Tokopedia dan Lippo Group. Kepemilikan Grab dilaporkan sebesar 79,5 persen dengan sisanya dimiliki oleh [[investor]] setempat.
Pada Oktober 2021, Grab meningkatkan kepemilikannya di OVO. Grab dan sejumlah investor setempat membeli saham OVO dari Tokopedia dan Lippo Group. Kepemilikan Grab dilaporkan sebesar 79,5 persen dengan sisanya dimiliki oleh [[investor]] setempat.<ref>[https://dailysocial.id/post/grab-akuisisi-saham-ovo-dari-tokopedia-dan-lippo Grab Akuisisi Saham OVO dari Tokopedia dan Lippo, Kini Kuasai Sekitar 90% Kepemilikan DailySocial.id]. ''dailysocial.id''.</ref>


Sebagai pelantar pembayaran digital, OVO pada September 2023 diberitakan telah tersedia di 600 kota dan kabupaten di Indonesia dengan total pengguna sebesar 1,5 juta.
Sebagai pelantar pembayaran digital, OVO pada September 2023 diberitakan telah tersedia di 600 kota dan kabupaten di Indonesia dengan total pengguna sebesar 1,5 juta.<ref>Pernita Hestin Untari. [https://finansial.bisnis.com/read/20230924/563/1698027/dikendalikan-grab-intip-capaian-merchant-ovo Dikendalikan Grab, Intip Capaian Merchant OVO]. ''Bisnis.com''. 2023-09-24.</ref>


== Produk dan layanan ==
== Produk dan layanan ==
Selain layanan pembayaran digital yang dihadirkan sebagai bisnis inti, OVO juga telah masuk ke layanan keuangan, yaitu pinjaman, [[investasi]] dan [[asuransi]]. Layanan pinjaman dihadirkan melalui [[Taralite]], salah satu layanan P2P yang diperoleh OVO pada 2019.
Selain layanan pembayaran digital yang dihadirkan sebagai bisnis inti, OVO juga telah masuk ke layanan keuangan, yaitu pinjaman, [[investasi]] dan [[asuransi]]. Layanan pinjaman dihadirkan melalui [[Taralite]], salah satu layanan P2P yang diperoleh OVO pada 2019.<ref>[https://www.cnbcindonesia.com/tech/20191114115420-37-115214/bakar-uang-us-50-juta-bulan-ovo-ditinggal-lippo-group (cnbcindonesia.com) OVO ditinggal lippo group]</ref>
 
Kemudian, pada akhir tahun 2020, OVO memperkenalkan layanan baru yang dinamakan OVO ''Proteksi''. Layanan ini menghadirkan berbagai produk asuransi yang dapat diakses melalui aplikasi OVO, berkat kolaborasi dengan berbagai mitra. Langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan finansial yang lebih baik kepada para pengguna OVO. Tak berhenti di situ, pada awal tahun 2021, OVO kembali meluncurkan layanan inovatif lainnya yang diberi nama OVO Invest. Layanan ini difokuskan pada produk-produk investasi, memungkinkan para pengguna untuk berinvestasi secara mudah dan aman melalui aplikasi OVO. Dengan hadirnya OVO ''Proteksi'' dan OVO Invest, OVO semakin memperluas cakupan layanannya, memberikan berbagai solusi finansial yang komprehensif kepada para penggunanya.
 
== Referensi ==


Kemudian, pada akhir tahun 2020, OVO memperkenalkan layanan baru yang dinamakan OVO ''Proteksi''. Layanan ini menghadirkan berbagai produk asuransi yang dapat diakses melalui aplikasi OVO, berkat kolaborasi dengan berbagai mitra. Langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan finansial yang lebih baik kepada para pengguna OVO. Tak berhenti di situ, pada awal tahun 2021, OVO kembali meluncurkan layanan inovatif lainnya yang diberi nama OVO Invest. Layanan ini difokuskan pada produk-produk investasi, memungkinkan para pengguna untuk berinvestasi secara mudah dan aman melalui aplikasi OVO.<ref>[https://www.techinasia.com/ovo-launches-instant-redemption-mutual-fund-offering-manulife-tieup Tech in Asia - Connecting Asia's startup ecosystem]. ''www.techinasia.com''.</ref> Dengan hadirnya OVO ''Proteksi'' dan OVO Invest, OVO semakin memperluas cakupan layanannya, memberikan berbagai solusi finansial yang komprehensif kepada para penggunanya.


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=OVO+%28pembayaran%29&oldid=29074981 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29074981 (2026-03-27T01:55:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=OVO+%28pembayaran%29&oldid=29074981 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29074981 (2026-03-27T01:55:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 18.01

OVO (PT Visionet Internasional) adalah sebuah layanan dompet elektronik yang memiliki fitur penyimpan uang elektronik, serta untuk pembayaran transaksi di Indonesia.[1][2][3]

Sejarah

OVO awalnya didirikan oleh Lippo Group, dan mulai dijalankan serta mendapat izin e-money dari Bank Indonesia sebagai perusahaan fintek di seluruh Indonesia pada 25 September 2017.[4][5]

Pada Desember 2017, diumumkan bahwa Tokyo Century Corporation menginvestasikan dananya sekitar 116 juta Dolar AS, untuk 20 persen saham di startup tersebut.[6]

Pada bulan Juli 2018 menjalin kemitraan dengan Bank Mandiri dan Moka (perusahaan).[7]

Pada 2018, perusahaan transportasi Grab, juga berinvestasi di OVO. Lalu pada 2019, media mengumumkan bahwa pelantar perdagangan elektronik dari Indonesia, Tokopedia, ikut berinvestasi di OVO.[8]

Pada Oktober 2021, Grab meningkatkan kepemilikannya di OVO. Grab dan sejumlah investor setempat membeli saham OVO dari Tokopedia dan Lippo Group. Kepemilikan Grab dilaporkan sebesar 79,5 persen dengan sisanya dimiliki oleh investor setempat.[9]

Sebagai pelantar pembayaran digital, OVO pada September 2023 diberitakan telah tersedia di 600 kota dan kabupaten di Indonesia dengan total pengguna sebesar 1,5 juta.[10]

Produk dan layanan

Selain layanan pembayaran digital yang dihadirkan sebagai bisnis inti, OVO juga telah masuk ke layanan keuangan, yaitu pinjaman, investasi dan asuransi. Layanan pinjaman dihadirkan melalui Taralite, salah satu layanan P2P yang diperoleh OVO pada 2019.[11]

Kemudian, pada akhir tahun 2020, OVO memperkenalkan layanan baru yang dinamakan OVO Proteksi. Layanan ini menghadirkan berbagai produk asuransi yang dapat diakses melalui aplikasi OVO, berkat kolaborasi dengan berbagai mitra. Langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan finansial yang lebih baik kepada para pengguna OVO. Tak berhenti di situ, pada awal tahun 2021, OVO kembali meluncurkan layanan inovatif lainnya yang diberi nama OVO Invest. Layanan ini difokuskan pada produk-produk investasi, memungkinkan para pengguna untuk berinvestasi secara mudah dan aman melalui aplikasi OVO.[12] Dengan hadirnya OVO Proteksi dan OVO Invest, OVO semakin memperluas cakupan layanannya, memberikan berbagai solusi finansial yang komprehensif kepada para penggunanya.

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29074981 (2026-03-27T01:55:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.