TempleOS: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27036522; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:TempleOS_logo.png|thumb|right|280px|TempleOS logo]] | |||
'''TempleOS''' (sebelumnya '''J Operating System''', '''SparrowOS''', dan '''LoseThos''') adalah [[sistem operasi]] ringan bertema [[alkitab]]iah yang dirancang untuk menjadi [[Bait Ketiga|Bait Suci Ketiga]] yang dinubuatkan dalam Alkitab. TempleOS dibuat oleh pemrogram Amerika, [[Terry A. Davis|Terry Davis]]. Ia yang mengembangkannya sendiri selama satu dekade setelah serangkaian peristiwa yang kemudian ia gambarkan sebagai [[wahyu]] dari [[Tuhan]]. | '''TempleOS''' (sebelumnya '''J Operating System''', '''SparrowOS''', dan '''LoseThos''') adalah [[sistem operasi]] ringan bertema [[alkitab]]iah yang dirancang untuk menjadi [[Bait Ketiga|Bait Suci Ketiga]] yang dinubuatkan dalam Alkitab. TempleOS dibuat oleh pemrogram Amerika, [[Terry A. Davis|Terry Davis]]. Ia yang mengembangkannya sendiri selama satu dekade setelah serangkaian peristiwa yang kemudian ia gambarkan sebagai [[wahyu]] dari [[Tuhan]]. | ||
Sistemnya dicirikan sebagai [[Commodore 64]] [[x86-64]] yang modern, menggunakan antarmuka yang mirip dengan campuran [[DOS]] dan [[Turbo C]]. Terry menyatakan bahwa fitur sistem seperti resolusi 640x480, layar 16 warna, dan suara audio tunggal, secara eksplisit diperintahkan kepadanya oleh Tuhan. TempleOS ditulis dengan variasi asli bahasa pemrograman [[C (bahasa pemrograman)|C]] (bernama HolyC) menggantikan [[BASIC]], dan di dalamnya telah terpasang [[simulasi penerbangan]] asli, [[kompilator]], dan [[kernel]]. | Sistemnya dicirikan sebagai [[Commodore 64]] [[x86-64]] yang modern, menggunakan antarmuka yang mirip dengan campuran [[DOS]] dan [[Turbo C]]. Terry menyatakan bahwa fitur sistem seperti resolusi 640x480, layar 16 warna, dan suara audio tunggal, secara eksplisit diperintahkan kepadanya oleh Tuhan.<ref>Jesse Hicks. [https://www.vice.com/en_us/article/wnj43x/gods-lonely-programmer God's Lonely Programmer]. ''VICE Motherboard''.</ref> TempleOS ditulis dengan variasi asli bahasa pemrograman [[C (bahasa pemrograman)|C]] (bernama HolyC) menggantikan [[BASIC]], dan di dalamnya telah terpasang [[simulasi penerbangan]] asli, [[kompilator]], dan [[kernel]]. | ||
TempleOS dirilis pada tahun 2013 dan terakhir diperbarui pada tahun 2017. TempleOS diterima dengan ulasan yang sangat baik di komunitas teknologi dan Terry mengumpulkan pengikut daring berskala kecil. Ia meninggal pada tanggal 11 Agustus 2018. | TempleOS dirilis pada tahun 2013 dan terakhir diperbarui pada tahun 2017. TempleOS diterima dengan ulasan yang sangat baik di komunitas teknologi dan Terry mengumpulkan pengikut daring berskala kecil. Ia meninggal pada tanggal 11 Agustus 2018.<ref>Neita Cecil. [http://www.thedalleschronicle.com/news/2018/sep/07/man-killed-train-had-tech-following/ Man killed by train had tech following]. ''The Dalles Chronicle''. September 7, 2018.</ref> | ||
== Latar belakang == | == Latar belakang == | ||
Terry A. Davis (1969–2018) mulai mengalami gangguan bipolar reguler pada tahun 1996, menyebabkannya untuk dibawa ke banyak rumah sakit jiwa. Awalnya didiagnosis dengan [[gangguan bipolar]], ia kemudian dinyatakan menderita [[skizofrenia]] dan tetap menganggur selama sisa hidupnya.<ref>Jesse Hicks. [https://www.vice.com/en_us/article/wnj43x/gods-lonely-programmer God's Lonely Programmer]. ''VICE Motherboard''.</ref> Ia menderita delusi alien dari luar angkasa dan agen pemerintah yang membuatnya dirawat sebentar karena masalah kesehatan mentalnya.<ref>Jesse Hicks. [https://www.vice.com/en_us/article/wnj43x/gods-lonely-programmer God's Lonely Programmer]. ''VICE Motherboard''.</ref><ref>Quentin Bruet-Ferréol. [http://www.slate.fr/story/86549/temple-os-systeme-exploitation-parler-dieu Temple OS, un système d'exploitation pour parler à Dieu codé par un fou génial]. ''Slate.fr''.</ref> Setelah mengalami "wahyu" yang digambarkannya sendiri, ia menyatakan bahwa ia berkomunikasi langsung dengan Tuhan, dan Tuhan memberitahunya bahwa sistem operasinya adalah untuk [[Bait Ketiga|bait suci ketiga Tuhan]].<ref>Jesse Hicks. [https://www.vice.com/en_us/article/wnj43x/gods-lonely-programmer God's Lonely Programmer]. ''VICE Motherboard''.</ref> | |||
Terry memulai mengembangkan TempleOS sekitar tahun 2003.<ref>David Cassel. [https://thenewstack.io/the-troubled-legacy-of-terry-davis-gods-lonely-programmer/ The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer']. ''The New Stack''. September 23, 2018.</ref> Salah satu nama awalnya adalah "J Operating System" sebelum mengubah namanya menjadi "LoseThos", referensi ke adegan dari film ''[[Platoon]]'' tahun 1986.<ref>Jesse Hicks. [https://www.vice.com/en_us/article/wnj43x/gods-lonely-programmer God's Lonely Programmer]. ''VICE Motherboard''.</ref> Pada tahun 2008, Terry menulis bahwa LoseThos "tujuan utamanya untuk membuat permainan video. LoseThos tidak memiliki dukungan jaringan ataupun Internet. Sejauh yang kuketahui, itu akan menciptakan kembali roda".<ref>Terry A. Davis. [http://www.losethos.com The LoseThos IBM PC Operating System]. ''LoseThos''. 2008.</ref> Nama lain yang ia gunakan adalah "SparrowOS", sebelum akhirnya memilih "TempleOS".<ref>James Sanders. [http://www.techrepublic.com/blog/software-engineer/templeos-an-educational-tool-for-programming-experiments/ TempleOS: an educational tool for programming experiments]. ''TechRepublic''.</ref> Pada pertengahan tahun 2013, ia mengumumkan di situs webnya: "Bait Suci Tuhan telah selesai. Sekarang, Tuhan membunuh [[CIA]] sampai habis."<ref>Terry A. Davis. [http://www.templeos.org The Temple Operating System]. ''TempleOS''. 2013.</ref> Terry meninggal setelah ditabrak oleh kereta api pada tanggal 11 Agustus 2018.<ref>Neita Cecil. [http://www.thedalleschronicle.com/news/2018/sep/07/man-killed-train-had-tech-following/ Man killed by train had tech following]. ''The Dalles Chronicle''. September 7, 2018.</ref> | |||
Terry | |||
== Ikhtisar sistem == | == Ikhtisar sistem == | ||
TempleOS adalah sistem [[64-bit]], [[tugas ganda kooperatif]], [[prosesor multi-core]], [[domain publik]], [[sumber terbuka]], [[Cincin pelindung|cincin 0]], tanpa jaringan, sistem operasi komputer pribadi untuk rekreasi pemrograman. SO ini menjalankan [[ASCII]] 8 bit dengan grafik dalam kode sumber dan memiliki pustaka grafik 2D dan 3D yang berjalan pada [[VGA]] 640x480 dengan 16 warna. Seperti kebanyakan sistem operasi modern, TempleOS memiliki dukungan papan tombol dan tetikus. Dan juga mendukung sistem berkas [[ISO 9660]], [[FAT32]], dan RedSea (yang terakhir dibuat oleh Terry) dengan dukungan untuk mengompresi berkas. Menurut Terry, banyak spesifikasi seperti resolusi 640x480, layar 16 warna, dan suara audio tunggal diperintahkan kepadanya oleh Tuhan. Ia menjelaskan bahwa resolusi yang terbatas adalah untuk memudahkan anak-anak menggambar ilustrasi untuk Tuhan. | TempleOS adalah sistem [[64-bit]], [[tugas ganda kooperatif]],<ref>Terry A. Davis. [http://www.templeos.org/Wb/Kernel/Sched.html Scheduler]. ''The TempleOS Source Code''. n.d.</ref> [[prosesor multi-core]], [[domain publik]], [[sumber terbuka]], [[Cincin pelindung|cincin 0]], tanpa jaringan, sistem operasi komputer pribadi untuk rekreasi pemrograman.<ref>Bruno Mathieu. [http://www.tomsguide.fr/actualite/templeos-systeme-exploitation-parler-dieu,45703.html TempleOS : le système d'exploitation qui parle à Dieu]. ''Tom's Guide''.</ref> SO ini menjalankan [[ASCII]] 8 bit dengan grafik dalam kode sumber dan memiliki pustaka grafik 2D dan 3D yang berjalan pada [[VGA]] 640x480 dengan 16 warna.<ref>James Sanders. [http://www.techrepublic.com/blog/software-engineer/templeos-an-educational-tool-for-programming-experiments/ TempleOS: an educational tool for programming experiments]. ''TechRepublic''.</ref> Seperti kebanyakan sistem operasi modern, TempleOS memiliki dukungan papan tombol dan tetikus. Dan juga mendukung sistem berkas [[ISO 9660]], [[FAT32]], dan RedSea (yang terakhir dibuat oleh Terry) dengan dukungan untuk mengompresi berkas.<ref>Terry A. Davis. [http://www.templeos.org/Wb/Doc/Features.html#l1 The Temple Operating System]. ''www.templeos.org''. n.d.</ref> Menurut Terry, banyak spesifikasi seperti resolusi 640x480, layar 16 warna, dan suara audio tunggal diperintahkan kepadanya oleh Tuhan. Ia menjelaskan bahwa resolusi yang terbatas adalah untuk memudahkan anak-anak menggambar ilustrasi untuk Tuhan.<ref>Jesse Hicks. [https://www.vice.com/en_us/article/wnj43x/gods-lonely-programmer God's Lonely Programmer]. ''VICE Motherboard''.</ref> | ||
Sistem operasinya telah terpasang [[simulasi penerbangan]] asli, [[kompilator]], dan [[kernel]]. Satu program yang dibundel, "After Egypt" (setelah Mesir), | Sistem operasinya telah terpasang [[simulasi penerbangan]] asli, [[kompilator]], dan [[kernel]].<ref>David Cassel. [https://thenewstack.io/the-troubled-legacy-of-terry-davis-gods-lonely-programmer/ The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer']. ''The New Stack''. September 23, 2018.</ref> Satu program yang dibundel, "After Egypt" (setelah Mesir), | ||
adalah sebuah permainan di mana pemain melakukan perjalanan ke [[semak duri berapi]] untuk menggunakan "jam sukat berkecepatan tinggi". [[Jam sukat]] dimaksudkan untuk bertindak sebagai [[orakel]] yang menghasilkan teks semu secara acak, sesuatu yang Terry samakan dengan papan [[Ouija]] dan [[glossolalia]]. Contoh teks yang dihasilkan seperti berikut: | adalah sebuah permainan di mana pemain melakukan perjalanan ke [[semak duri berapi]] untuk menggunakan "jam sukat berkecepatan tinggi". [[Jam sukat]] dimaksudkan untuk bertindak sebagai [[orakel]] yang menghasilkan teks semu secara acak, sesuatu yang Terry samakan dengan papan [[Ouija]] dan [[glossolalia]].<ref>James Sanders. [http://www.techrepublic.com/blog/software-engineer/templeos-an-educational-tool-for-programming-experiments/ TempleOS: an educational tool for programming experiments]. ''TechRepublic''.</ref> Contoh teks yang dihasilkan seperti berikut: | ||
TempleOS ditulis dalam bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Terry dalam [[C (bahasa pemrograman)|C]] dan [[C++]], yang disebut "HolyC".<ref>James Sanders. [http://www.techrepublic.com/blog/software-engineer/templeos-an-educational-tool-for-programming-experiments/ TempleOS: an educational tool for programming experiments]. ''TechRepublic''.</ref> HolyC adalah variasi dari C yang dikembangkan oleh Terry sebagai bahasa pemrograman TempleOS. TempleOS bisa digunakan untuk berinteraksi dengan [[Shell Unix|shell]], dan untuk menulis dan menjalankan seluruh aplikasi dari shell. [[IDE]] yang menyertai TempleOS mendukung beberapa fitur, seperti menyematkan gambar dalam kode. Ini menggunakan format teks non-standar (dikenal sebagai DolDoc) yang memiliki dukungan untuk pranala, gambar, dan sambungan 3D untuk disatukan ke dalam berkas ASCII. Sebuah berkas dapat memiliki model tangki 3D yang berputar sebagai komentar dalam kode sumber. Kode dapat [[kompilasi tepat waktu|dikompilasi tepat waktu]].<ref>Richard Mitton. [http://www.codersnotes.com/notes/a-constructive-look-at-templeos/ A Constructive Look At TempleOS]. ''www.codersnotes.com''. June 8, 2015.</ref> Terry menulis lebih dari 100.000 baris kode untuk sistem operasi tersebut.<ref>David Cassel. [https://thenewstack.io/the-troubled-legacy-of-terry-davis-gods-lonely-programmer/ The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer']. ''The New Stack''. September 23, 2018.</ref> | |||
TempleOS ditulis dalam bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Terry dalam [[C (bahasa pemrograman)|C]] dan [[C++]], yang disebut "HolyC". HolyC adalah variasi dari C yang dikembangkan oleh Terry sebagai bahasa pemrograman TempleOS. TempleOS bisa digunakan untuk berinteraksi dengan [[Shell Unix|shell]], dan untuk menulis dan menjalankan seluruh aplikasi dari shell. [[IDE]] yang menyertai TempleOS mendukung beberapa fitur, seperti menyematkan gambar dalam kode. Ini menggunakan format teks non-standar (dikenal sebagai DolDoc) yang memiliki dukungan untuk pranala, gambar, dan sambungan 3D untuk disatukan ke dalam berkas ASCII. Sebuah berkas dapat memiliki model tangki 3D yang berputar sebagai komentar dalam kode sumber. Kode dapat [[kompilasi tepat waktu|dikompilasi tepat waktu]]. Terry menulis lebih dari 100.000 baris kode untuk sistem operasi tersebut. | |||
== Respon kritik == | == Respon kritik == | ||
TempleOS sebagian besar menerima ulasan yang baik. Jurnalis teknologi, David Cassel berpendapat bahwa "situs web pemrograman berusaha mencari kesabaran dan pemahaman yang diperlukan untuk menolong Davis". TechRepublic dan OSNews menerbitkan artikel positif tentang karya Terry, meskipun Terry di-''ban'' karena berkomentar kasar yang menargetkan pembaca dan stafnya. Dalam ulasannya untuk TechRepublic, James Sanders menyimpulkan bahwa "TempleOS adalah bukti dedikasi dan hasrat seseorang untuk menunjukkan kehebatan teknologinya. Tidak perlu untuk menjadi sesuatu yang lebih." Editor OSNews, Kroc Camen menulis bahwa sistem operasinya "menunjukkan komputasi masih bisa menjadi hobi; mengapa semua orang begitu serius akhir-akhir ini? Jika saya ingin membuat kode sistem operasi yang menggunakan tarian interpretatif sebagai metode input, saya bebas untuk melakukannya, perusahaan seperti Apple akan kesal." Pada tahun 2017, sistem operasinya ditampilkan sebagai bagian dari pameran [[seni orang luar]] di [[Bourogne]], Prancis. | TempleOS sebagian besar menerima ulasan yang baik. Jurnalis teknologi, David Cassel berpendapat bahwa "situs web pemrograman berusaha mencari kesabaran dan pemahaman yang diperlukan untuk menolong Davis".<ref>David Cassel. [https://thenewstack.io/the-troubled-legacy-of-terry-davis-gods-lonely-programmer/ The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer']. ''The New Stack''. September 23, 2018.</ref> TechRepublic dan OSNews menerbitkan artikel positif tentang karya Terry, meskipun Terry di-''ban'' karena berkomentar kasar yang menargetkan pembaca dan stafnya.<ref>David Cassel. [https://thenewstack.io/the-troubled-legacy-of-terry-davis-gods-lonely-programmer/ The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer']. ''The New Stack''. September 23, 2018.</ref> Dalam ulasannya untuk TechRepublic, James Sanders menyimpulkan bahwa "TempleOS adalah bukti dedikasi dan hasrat seseorang untuk menunjukkan kehebatan teknologinya. Tidak perlu untuk menjadi sesuatu yang lebih."<ref>James Sanders. [http://www.techrepublic.com/blog/software-engineer/templeos-an-educational-tool-for-programming-experiments/ TempleOS: an educational tool for programming experiments]. ''TechRepublic''.</ref> Editor OSNews, Kroc Camen menulis bahwa sistem operasinya "menunjukkan komputasi masih bisa menjadi hobi; mengapa semua orang begitu serius akhir-akhir ini? Jika saya ingin membuat kode sistem operasi yang menggunakan tarian interpretatif sebagai metode input, saya bebas untuk melakukannya, perusahaan seperti Apple akan kesal."<ref>David Cassel. [https://thenewstack.io/the-troubled-legacy-of-terry-davis-gods-lonely-programmer/ The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer']. ''The New Stack''. September 23, 2018.</ref> Pada tahun 2017, sistem operasinya ditampilkan sebagai bagian dari pameran [[seni orang luar]] di [[Bourogne]], Prancis.<ref>Philippe Godin. [http://diagonaledelart.blogs.liberation.fr/2017/01/13/art-brut-20/ la Diagonale de l’art - ART BRUT 2.0]. ''Libération''. 2017-01-13.</ref> | ||
Setelah kematian Terry, editor OSNews, Thom Holwerda menulis: "Davis jelas seorang pemrogram yang berbakat - menulis seluruh sistem operasi bukanlah hal yang mudah - dan sedih melihat dia terkena penyakit mentalnya". Satu penggemar menggambarkan Terry sebagai "legenda pemrograman", sementara yang lain, seorang insinyur komputer, membandingkan pembangunan TempleOS dengan pembangunan gedung pencakar langit yang hanya dibangun oleh satu orang. Insinyur tersebut sebelumnya berbicara panjang lebar dengan Terry dan percaya bahwa Terry bisa menjadi "[[Steve Jobs]]" atau "[[Steve Wozniak]]" kalau bukan karena penyakitnya. Ia menambahkan bahwa "benar-benar mengejutkanku bahwa satu orang menulis semua itu" dan "sulit bagi orang awam untuk memahami betapa sebuah pencapaian yang luar biasa" untuk menulis seluruh sistem operasi sendirian. Insinyur komputer lain mengatakan bahwa TempleOS berisi inovasi yang belum pernah dilakukan pengembang lain, terutama yang dijalankan pada bagian tertentu dari prosesor komputer untuk menjaga kecepatan "sangat cepat"-nya. | Setelah kematian Terry, editor OSNews, Thom Holwerda menulis: "Davis jelas seorang pemrogram yang berbakat - menulis seluruh sistem operasi bukanlah hal yang mudah - dan sedih melihat dia terkena penyakit mentalnya".<ref>Thom Holwerda. [https://www.osnews.com/story/30710/creator-of-templeos-terry-davis-has-passed-away/ Creator of TempleOS, Terry Davis, has passed away]. ''OSNews''. September 8, 2018.</ref> Satu penggemar menggambarkan Terry sebagai "legenda pemrograman", sementara yang lain, seorang insinyur komputer, membandingkan pembangunan TempleOS dengan pembangunan gedung pencakar langit yang hanya dibangun oleh satu orang.<ref>Neita Cecil. [http://www.thedalleschronicle.com/news/2018/sep/07/man-killed-train-had-tech-following/ Man killed by train had tech following]. ''The Dalles Chronicle''. September 7, 2018.</ref> Insinyur tersebut sebelumnya berbicara panjang lebar dengan Terry dan percaya bahwa Terry bisa menjadi "[[Steve Jobs]]" atau "[[Steve Wozniak]]" kalau bukan karena penyakitnya.<ref>David Cassel. [https://thenewstack.io/the-troubled-legacy-of-terry-davis-gods-lonely-programmer/ The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer']. ''The New Stack''. September 23, 2018.</ref> Ia menambahkan bahwa "benar-benar mengejutkanku bahwa satu orang menulis semua itu" dan "sulit bagi orang awam untuk memahami betapa sebuah pencapaian yang luar biasa" untuk menulis seluruh sistem operasi sendirian.<ref>Neita Cecil. [http://www.thedalleschronicle.com/news/2018/sep/07/man-killed-train-had-tech-following/ Man killed by train had tech following]. ''The Dalles Chronicle''. September 7, 2018.</ref> Insinyur komputer lain mengatakan bahwa TempleOS berisi inovasi yang belum pernah dilakukan pengembang lain, terutama yang dijalankan pada bagian tertentu dari prosesor komputer untuk menjaga kecepatan "sangat cepat"-nya.<ref>Neita Cecil. [http://www.thedalleschronicle.com/news/2018/sep/07/man-killed-train-had-tech-following/ Man killed by train had tech following]. ''The Dalles Chronicle''. September 7, 2018.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 30: | Baris 29: | ||
* [[Software Alkitab|Perangkat lunak Alkitab]] | * [[Software Alkitab|Perangkat lunak Alkitab]] | ||
* [[Komposisi algoritme]] | * [[Komposisi algoritme]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 39: | Baris 35: | ||
* [https://archive.org/details/TempleOS_Website_Archive Arsip situs web dan sistem operasi TempleOS] | * [https://archive.org/details/TempleOS_Website_Archive Arsip situs web dan sistem operasi TempleOS] | ||
* [https://archive.org/details/TempleOS_ISO_Archive Arsip ISO TempleOS yang bisa dibut langsung] | * [https://archive.org/details/TempleOS_ISO_Archive Arsip ISO TempleOS yang bisa dibut langsung] | ||
* | * | ||
* [https://github.com/minexew/TempleOS Kode sumber TempleOS] | * [https://github.com/minexew/TempleOS Kode sumber TempleOS] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=TempleOS&oldid=27036522 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27036522 (2025-03-15T15:00:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi per 24 Agustus 2026 18.07

TempleOS (sebelumnya J Operating System, SparrowOS, dan LoseThos) adalah sistem operasi ringan bertema alkitabiah yang dirancang untuk menjadi Bait Suci Ketiga yang dinubuatkan dalam Alkitab. TempleOS dibuat oleh pemrogram Amerika, Terry Davis. Ia yang mengembangkannya sendiri selama satu dekade setelah serangkaian peristiwa yang kemudian ia gambarkan sebagai wahyu dari Tuhan.
Sistemnya dicirikan sebagai Commodore 64 x86-64 yang modern, menggunakan antarmuka yang mirip dengan campuran DOS dan Turbo C. Terry menyatakan bahwa fitur sistem seperti resolusi 640x480, layar 16 warna, dan suara audio tunggal, secara eksplisit diperintahkan kepadanya oleh Tuhan.[1] TempleOS ditulis dengan variasi asli bahasa pemrograman C (bernama HolyC) menggantikan BASIC, dan di dalamnya telah terpasang simulasi penerbangan asli, kompilator, dan kernel.
TempleOS dirilis pada tahun 2013 dan terakhir diperbarui pada tahun 2017. TempleOS diterima dengan ulasan yang sangat baik di komunitas teknologi dan Terry mengumpulkan pengikut daring berskala kecil. Ia meninggal pada tanggal 11 Agustus 2018.[2]
Latar belakang
Terry A. Davis (1969–2018) mulai mengalami gangguan bipolar reguler pada tahun 1996, menyebabkannya untuk dibawa ke banyak rumah sakit jiwa. Awalnya didiagnosis dengan gangguan bipolar, ia kemudian dinyatakan menderita skizofrenia dan tetap menganggur selama sisa hidupnya.[3] Ia menderita delusi alien dari luar angkasa dan agen pemerintah yang membuatnya dirawat sebentar karena masalah kesehatan mentalnya.[4][5] Setelah mengalami "wahyu" yang digambarkannya sendiri, ia menyatakan bahwa ia berkomunikasi langsung dengan Tuhan, dan Tuhan memberitahunya bahwa sistem operasinya adalah untuk bait suci ketiga Tuhan.[6]
Terry memulai mengembangkan TempleOS sekitar tahun 2003.[7] Salah satu nama awalnya adalah "J Operating System" sebelum mengubah namanya menjadi "LoseThos", referensi ke adegan dari film Platoon tahun 1986.[8] Pada tahun 2008, Terry menulis bahwa LoseThos "tujuan utamanya untuk membuat permainan video. LoseThos tidak memiliki dukungan jaringan ataupun Internet. Sejauh yang kuketahui, itu akan menciptakan kembali roda".[9] Nama lain yang ia gunakan adalah "SparrowOS", sebelum akhirnya memilih "TempleOS".[10] Pada pertengahan tahun 2013, ia mengumumkan di situs webnya: "Bait Suci Tuhan telah selesai. Sekarang, Tuhan membunuh CIA sampai habis."[11] Terry meninggal setelah ditabrak oleh kereta api pada tanggal 11 Agustus 2018.[12]
Ikhtisar sistem
TempleOS adalah sistem 64-bit, tugas ganda kooperatif,[13] prosesor multi-core, domain publik, sumber terbuka, cincin 0, tanpa jaringan, sistem operasi komputer pribadi untuk rekreasi pemrograman.[14] SO ini menjalankan ASCII 8 bit dengan grafik dalam kode sumber dan memiliki pustaka grafik 2D dan 3D yang berjalan pada VGA 640x480 dengan 16 warna.[15] Seperti kebanyakan sistem operasi modern, TempleOS memiliki dukungan papan tombol dan tetikus. Dan juga mendukung sistem berkas ISO 9660, FAT32, dan RedSea (yang terakhir dibuat oleh Terry) dengan dukungan untuk mengompresi berkas.[16] Menurut Terry, banyak spesifikasi seperti resolusi 640x480, layar 16 warna, dan suara audio tunggal diperintahkan kepadanya oleh Tuhan. Ia menjelaskan bahwa resolusi yang terbatas adalah untuk memudahkan anak-anak menggambar ilustrasi untuk Tuhan.[17]
Sistem operasinya telah terpasang simulasi penerbangan asli, kompilator, dan kernel.[18] Satu program yang dibundel, "After Egypt" (setelah Mesir), adalah sebuah permainan di mana pemain melakukan perjalanan ke semak duri berapi untuk menggunakan "jam sukat berkecepatan tinggi". Jam sukat dimaksudkan untuk bertindak sebagai orakel yang menghasilkan teks semu secara acak, sesuatu yang Terry samakan dengan papan Ouija dan glossolalia.[19] Contoh teks yang dihasilkan seperti berikut:
TempleOS ditulis dalam bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Terry dalam C dan C++, yang disebut "HolyC".[20] HolyC adalah variasi dari C yang dikembangkan oleh Terry sebagai bahasa pemrograman TempleOS. TempleOS bisa digunakan untuk berinteraksi dengan shell, dan untuk menulis dan menjalankan seluruh aplikasi dari shell. IDE yang menyertai TempleOS mendukung beberapa fitur, seperti menyematkan gambar dalam kode. Ini menggunakan format teks non-standar (dikenal sebagai DolDoc) yang memiliki dukungan untuk pranala, gambar, dan sambungan 3D untuk disatukan ke dalam berkas ASCII. Sebuah berkas dapat memiliki model tangki 3D yang berputar sebagai komentar dalam kode sumber. Kode dapat dikompilasi tepat waktu.[21] Terry menulis lebih dari 100.000 baris kode untuk sistem operasi tersebut.[22]
Respon kritik
TempleOS sebagian besar menerima ulasan yang baik. Jurnalis teknologi, David Cassel berpendapat bahwa "situs web pemrograman berusaha mencari kesabaran dan pemahaman yang diperlukan untuk menolong Davis".[23] TechRepublic dan OSNews menerbitkan artikel positif tentang karya Terry, meskipun Terry di-ban karena berkomentar kasar yang menargetkan pembaca dan stafnya.[24] Dalam ulasannya untuk TechRepublic, James Sanders menyimpulkan bahwa "TempleOS adalah bukti dedikasi dan hasrat seseorang untuk menunjukkan kehebatan teknologinya. Tidak perlu untuk menjadi sesuatu yang lebih."[25] Editor OSNews, Kroc Camen menulis bahwa sistem operasinya "menunjukkan komputasi masih bisa menjadi hobi; mengapa semua orang begitu serius akhir-akhir ini? Jika saya ingin membuat kode sistem operasi yang menggunakan tarian interpretatif sebagai metode input, saya bebas untuk melakukannya, perusahaan seperti Apple akan kesal."[26] Pada tahun 2017, sistem operasinya ditampilkan sebagai bagian dari pameran seni orang luar di Bourogne, Prancis.[27]
Setelah kematian Terry, editor OSNews, Thom Holwerda menulis: "Davis jelas seorang pemrogram yang berbakat - menulis seluruh sistem operasi bukanlah hal yang mudah - dan sedih melihat dia terkena penyakit mentalnya".[28] Satu penggemar menggambarkan Terry sebagai "legenda pemrograman", sementara yang lain, seorang insinyur komputer, membandingkan pembangunan TempleOS dengan pembangunan gedung pencakar langit yang hanya dibangun oleh satu orang.[29] Insinyur tersebut sebelumnya berbicara panjang lebar dengan Terry dan percaya bahwa Terry bisa menjadi "Steve Jobs" atau "Steve Wozniak" kalau bukan karena penyakitnya.[30] Ia menambahkan bahwa "benar-benar mengejutkanku bahwa satu orang menulis semua itu" dan "sulit bagi orang awam untuk memahami betapa sebuah pencapaian yang luar biasa" untuk menulis seluruh sistem operasi sendirian.[31] Insinyur komputer lain mengatakan bahwa TempleOS berisi inovasi yang belum pernah dilakukan pengembang lain, terutama yang dijalankan pada bagian tertentu dari prosesor komputer untuk menjaga kecepatan "sangat cepat"-nya.[32]
Lihat pula
Pranala luar
- Situs web resmi
- Arsip komprehensif TempleOS dan Terry A. Davis
- Arsip situs web dan sistem operasi TempleOS
- Arsip ISO TempleOS yang bisa dibut langsung
- Kode sumber TempleOS
Referensi
- ↑ Jesse Hicks. God's Lonely Programmer. VICE Motherboard.
- ↑ Neita Cecil. Man killed by train had tech following. The Dalles Chronicle. September 7, 2018.
- ↑ Jesse Hicks. God's Lonely Programmer. VICE Motherboard.
- ↑ Jesse Hicks. God's Lonely Programmer. VICE Motherboard.
- ↑ Quentin Bruet-Ferréol. Temple OS, un système d'exploitation pour parler à Dieu codé par un fou génial. Slate.fr.
- ↑ Jesse Hicks. God's Lonely Programmer. VICE Motherboard.
- ↑ David Cassel. The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer'. The New Stack. September 23, 2018.
- ↑ Jesse Hicks. God's Lonely Programmer. VICE Motherboard.
- ↑ Terry A. Davis. The LoseThos IBM PC Operating System. LoseThos. 2008.
- ↑ James Sanders. TempleOS: an educational tool for programming experiments. TechRepublic.
- ↑ Terry A. Davis. The Temple Operating System. TempleOS. 2013.
- ↑ Neita Cecil. Man killed by train had tech following. The Dalles Chronicle. September 7, 2018.
- ↑ Terry A. Davis. Scheduler. The TempleOS Source Code. n.d.
- ↑ Bruno Mathieu. TempleOS : le système d'exploitation qui parle à Dieu. Tom's Guide.
- ↑ James Sanders. TempleOS: an educational tool for programming experiments. TechRepublic.
- ↑ Terry A. Davis. The Temple Operating System. www.templeos.org. n.d.
- ↑ Jesse Hicks. God's Lonely Programmer. VICE Motherboard.
- ↑ David Cassel. The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer'. The New Stack. September 23, 2018.
- ↑ James Sanders. TempleOS: an educational tool for programming experiments. TechRepublic.
- ↑ James Sanders. TempleOS: an educational tool for programming experiments. TechRepublic.
- ↑ Richard Mitton. A Constructive Look At TempleOS. www.codersnotes.com. June 8, 2015.
- ↑ David Cassel. The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer'. The New Stack. September 23, 2018.
- ↑ David Cassel. The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer'. The New Stack. September 23, 2018.
- ↑ David Cassel. The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer'. The New Stack. September 23, 2018.
- ↑ James Sanders. TempleOS: an educational tool for programming experiments. TechRepublic.
- ↑ David Cassel. The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer'. The New Stack. September 23, 2018.
- ↑ Philippe Godin. la Diagonale de l’art - ART BRUT 2.0. Libération. 2017-01-13.
- ↑ Thom Holwerda. Creator of TempleOS, Terry Davis, has passed away. OSNews. September 8, 2018.
- ↑ Neita Cecil. Man killed by train had tech following. The Dalles Chronicle. September 7, 2018.
- ↑ David Cassel. The Troubled Legacy of Terry Davis, 'God's Lonely Programmer'. The New Stack. September 23, 2018.
- ↑ Neita Cecil. Man killed by train had tech following. The Dalles Chronicle. September 7, 2018.
- ↑ Neita Cecil. Man killed by train had tech following. The Dalles Chronicle. September 7, 2018.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27036522 (2025-03-15T15:00:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.