Lompat ke isi

Penelitian kearsipan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29478709; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Baris 1: Baris 1:
'''Penelitian arsip''' adalah jenis penelitian yang melibatkan pencarian dan penggalian bukti dari catatan arsip. Arsip-arsip ini dapat disimpan di lembaga-lembaga pengumpul,seperti perpustakaan dan museum, atau dalam pengawasan organisasi (baik badan pemerintah, bisnis, keluarga, atau lembaga lain) yang awalnya menghasilkan atau mengumpulkannya, atau dalam pengawasan badan penerus (pemindahan, atau arsip internal).
'''Penelitian arsip''' adalah jenis penelitian yang melibatkan pencarian dan penggalian bukti dari catatan arsip. Arsip-arsip ini dapat disimpan di lembaga-lembaga pengumpul,<ref>International Council on Archives. [http://www.ciscra.org/mat/mat/term/64 Multilingual Archival Terminology]. ''International Council on Archives''.</ref>seperti perpustakaan dan museum, atau dalam pengawasan organisasi (baik badan pemerintah, bisnis, keluarga, atau lembaga lain) yang awalnya menghasilkan atau mengumpulkannya, atau dalam pengawasan badan penerus (pemindahan, atau arsip internal).<ref>Society of American Archivists. [https://www2.archivists.org/glossary/terms/i/institutional-archives A glossary of archival and records terminology].</ref>


== Sejarah organisasi kearsipan ==
== Sejarah organisasi kearsipan ==
Arsip tertua telah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Misalnya, Arsip Rahasia Vatikan dimulai pada abad ke-17 Masehi dan berisi surat-surat negara, buku-buku rekening kepausan, dan korespondensi kepausan yang berasal dari abad ke-8. Sebagian besar arsip yang masih ada tidak mengklaim koleksi yang berasal dari abad ke-8 seperti Arsip Vatikan. Archives Nationales di Prancis didirikan pada tahun 1790 selama [[Revolusi Prancis]] dan memiliki koleksi yang berasal dari tahun 625 Masehi, dan arsip-arsip Eropa lainnya juga memiliki asal-usul yang sama. Arsip di dunia modern, meskipun berasal dari masa yang lebih baru, mungkin juga menyimpan materi yang berasal dari beberapa abad yang lalu, misalnya, Administrasi Arsip dan Rekaman Nasional [[Amerika Serikat]] yang didirikan pada tahun 1934.
Arsip tertua telah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Misalnya, Arsip Rahasia Vatikan dimulai pada abad ke-17 Masehi dan berisi surat-surat negara, buku-buku rekening kepausan, dan korespondensi kepausan yang berasal dari abad ke-8.<ref>Patricia C. Franks. [https://www.google.co.id/books/edition/The_International_Directory_of_National/M35fDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Vatican+Secret+Archives+which+were+started+in+the+17th+century&pg=PA158&printsec=frontcover The International Directory of National Archives]. Rowman & Littlefield. 2018-08-10. ISBN 978-1-4422-7743-4.</ref> Sebagian besar arsip yang masih ada tidak mengklaim koleksi yang berasal dari abad ke-8 seperti Arsip Vatikan. Archives Nationales di Prancis didirikan pada tahun 1790 selama [[Revolusi Prancis]] dan memiliki koleksi yang berasal dari tahun 625 Masehi,<ref>[https://www.historyofinformation.com/detail.php?id=2243 Foundation of the Archives nationales de France : History of Information]. ''www.historyofinformation.com''.</ref> dan arsip-arsip Eropa lainnya juga memiliki asal-usul yang sama. Arsip di dunia modern, meskipun berasal dari masa yang lebih baru, mungkin juga menyimpan materi yang berasal dari beberapa abad yang lalu, misalnya, Administrasi Arsip dan Rekaman Nasional [[Amerika Serikat]] yang didirikan pada tahun 1934.<ref>Archive.gov. National Records and Archive Administration, 1 December 2009. Web. 5 December 2009 .</ref>


== Metodologi penelitian arsip ==
== Metodologi penelitian arsip ==
Penelitian arsip merupakan inti dari sebagian besar penelitian akademis dan bentuk-bentuk penelitian sejarah orisinal lainnya; namun penelitian ini juga sering dilakukan (bersama dengan metodologi penelitian paralel) dalam disiplin ilmu lain dalam bidang [[humaniora]] dan ilmu-ilmu sosial, termasuk studi sastra dan retorika, arkeologi, [[sosiologi]], geografi manusia, [[antropologi]], psikologi, dan studi organisasi. Selain disiplin ilmu, jenis metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian arsip dapat bervariasi, tergantung pada organisasi dan materinya. Sebagai contoh, dalam arsip yang memiliki sejumlah besar materi yang masih belum diproses, seorang peneliti mungkin akan merasa bahwa berkonsultasi langsung dengan staf arsip yang memiliki pemahaman yang jelas mengenai koleksi dan organisasinya akan berguna karena mereka dapat menjadi sumber informasi mengenai materi yang belum diproses atau materi yang terkait di arsip dan repositori lain.
Penelitian arsip merupakan inti dari sebagian besar penelitian akademis dan bentuk-bentuk penelitian sejarah orisinal lainnya; namun penelitian ini juga sering dilakukan (bersama dengan metodologi penelitian paralel) dalam disiplin ilmu lain dalam bidang [[humaniora]] dan ilmu-ilmu sosial, termasuk studi sastra dan retorika,<ref>Barbara E. L'Eplattenier. [https://archive.org/details/sim_college-english_2009-09_72_1/page/67 An Argument for Archival Research Methods: Thinking Beyond Methodology]. ''College English''. 2009. Vol. 72 (1). hlm. 67–79.</ref> arkeologi, [[sosiologi]], geografi manusia, [[antropologi]], psikologi, dan studi organisasi.<ref>Catherine Welch. [https://doi.org/10.1080/0965254X.2000.10815560 The archaeology of business networks: the use of archival records in case study research]. ''Journal of Strategic Marketing''. 2000-01-01. Vol. 8 (2). hlm. 197–208. doi:10.1080/0965254X.2000.10815560.</ref> Selain disiplin ilmu, jenis metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian arsip dapat bervariasi, tergantung pada organisasi dan materinya. Sebagai contoh, dalam arsip yang memiliki sejumlah besar materi yang masih belum diproses, seorang peneliti mungkin akan merasa bahwa berkonsultasi langsung dengan staf arsip yang memiliki pemahaman yang jelas mengenai koleksi dan organisasinya akan berguna karena mereka dapat menjadi sumber informasi mengenai materi yang belum diproses atau materi yang terkait di arsip dan repositori lain.<ref>[https://archive.org/details/workinginarchive0000unse Working in the archives : practical research methods for rhetoric and composition]. Southern Illinois University Press. 2010. hlm. [https://archive.org/details/workinginarchive0000unse/page/82 82]–83. ISBN 9781441645975.</ref>


Ketika sebuah arsip tidak sepenuhnya berorientasi pada satu atau relevan dengan satu disiplin ilmu, para peneliti, misalnya ahli silsilah, dapat mengandalkan jaringan formal atau informal untuk mendukung penelitian dengan berbagi informasi tentang organisasi dan koleksi arsip tertentu satu sama lain.
Ketika sebuah arsip tidak sepenuhnya berorientasi pada satu atau relevan dengan satu disiplin ilmu, para peneliti, misalnya ahli silsilah, dapat mengandalkan jaringan formal atau informal untuk mendukung penelitian dengan berbagi informasi tentang organisasi dan koleksi arsip tertentu satu sama lain.<ref>Wendy Duff. ''Where Is the List with All the Names? Information-Seeking Behavior of Genealogists''. ''The American Archivist''. January 2003. Vol. 66 (1). hlm. 79–95. doi:10.17723/aarc.66.1.l375uj047224737n.</ref><ref>Elizabeth Yakel. [http://informationr.net/ir/10-1/paper205 Seeking Information, Seeking Connections, Seeking Meaning: Genealogists and Family Historians]. ''Information Research''. 2004. Vol. 10 (1).</ref>


== Melakukan penelitian di arsip ==
== Melakukan penelitian di arsip ==
Sebelum adanya pencarian daring, katalog serikat (''union catalog'') merupakan alat penting untuk menemukan bahan-bahan di perpustakaan dan arsip. Di Amerika Serikat, ''National Union Catalog'' serta ''National Union Catalog of Manuscript Collections'' telah digunakan oleh para peneliti untuk melacak lokasi arsip, meskipun sebagian besar informasinya kini telah dimigrasikan ke sistem daring.
Sebelum adanya pencarian daring, katalog serikat (''union catalog'') merupakan alat penting untuk menemukan bahan-bahan di perpustakaan dan arsip.<ref>[https://www.sciencedirect.com/topics/computer-science/union-catalogue Union Catalogue - an overview ScienceDirect Topics]. ''www.sciencedirect.com''.</ref> Di Amerika Serikat, ''National Union Catalog'' serta ''National Union Catalog of Manuscript Collections'' telah digunakan oleh para peneliti untuk melacak lokasi arsip, meskipun sebagian besar informasinya kini telah dimigrasikan ke sistem daring.<ref>Fred Burchsted. [https://guides.library.harvard.edu/archives/us Research Guides: Library Research Guide for Finding Manuscripts and Archival Collections: Finding Collections in U.S. Repositories]. ''guides.library.harvard.edu''.</ref><ref>[https://www.loc.gov/coll/nucmc/ National Union Catalog of Manuscript Collections (NUCMC), Celebrating Fifty Years, 1959-2009, Library of Congress]. ''www.loc.gov''.</ref><ref>[https://ask.loc.gov/faq/399464 What is a union catalog? - Ask a Librarian]. ''ask.loc.gov''.</ref>


Saat ini, semakin banyak institusi kearsipan yang dapat ditemukan melalui pencarian daring. Selain itu, berbagai portal seperti [[Europeana]], ''Digital Public Library of America'', dan [[Trove]] milik ''National Library of Australia'' menyediakan akses berupa tautan ke institusi-institusi anggota mereka.
Saat ini, semakin banyak institusi kearsipan yang dapat ditemukan melalui pencarian daring.<ref>Tanya Zanish-Belcher. [https://crln.acrl.org/index.php/crlnews/article/view/22162/28173 INTERNET RESOURCES: Archives and special collections: A guide to resources on the Web]. ''College & Research Libraries News''. 2019-08-06. Vol. 64 (3).</ref> Selain itu, berbagai portal seperti [[Europeana]], ''Digital Public Library of America'', dan [[Trove]] milik ''National Library of Australia'' menyediakan akses berupa tautan ke institusi-institusi anggota mereka.<ref>[https://pursuit.unimelb.edu.au/articles/treasuring-trove-why-australia-s-digital-heritage-platform-is-so-special Treasuring Trove: Why Australia’s digital heritage platform is so special]. ''Pursuit''.</ref><ref>Donna Davey. [https://libguides.gc.cuny.edu/background/digital Research Guides: Beyond Wikipedia: Background & Reference Sources: Digitized Texts]. ''libguides.gc.cuny.edu''.</ref><ref>Casper Hvenegaard Rasmussen. [http://www.emerald.com/jd/article/75/6/1258-1273/206962 Is digitalization the only driver of convergence? Theorizing relations between libraries, archives, and museums]. ''Journal of Documentation''. 2019-09-26. Vol. 75 (6). hlm. 1258–1273. doi:10.1108/JD-02-2019-0025.</ref>


Di Inggris, JISC mengelola ArchivesHub, sementara ArchiveGrid milik OCLC menyediakan portal internasional yang terutama berisi institusi berbasis perpustakaan yang menggunakan MARC sebagai alat pengatalogan untuk koleksi mereka. ''Association of Canadian Archivists'' (ACA) telah bermitra dengan perusahaan perangkat lunak Artefactual untuk mengembangkan ArchivesCanada, sedangkan ''Australian Society of Archivists'' menggunakan perangkat lunak yang sama untuk ''Directory of Archives in Australia''. Selain itu, berbagai alat pencarian daring lainnya juga telah dikembangkan untuk memfasilitasi penelusuran dan penemuan arsip, termasuk ''Location Register of English Literary Manuscripts and Letters'', ''ArchiveSearch'' sebagai panduan bahan arsip di institusi-institusi di Cambridge, Inggris, serta ''CARTOMAC: Archives littéraires d'Afrique'' yang merupakan proyek pemetaan digital dan penelitian berfokus pada warisan sastra Afrika serta kawasan Karibia.
Di Inggris, JISC mengelola ArchivesHub,<ref>[https://archiveshub.jisc.ac.uk/ Home - Archives Hub]. ''archiveshub.jisc.ac.uk''.</ref> sementara ArchiveGrid milik OCLC menyediakan portal internasional yang terutama berisi institusi berbasis perpustakaan yang menggunakan MARC sebagai alat pengatalogan untuk koleksi mereka.<ref>[https://researchworks.oclc.org/archivegrid/ ArchiveGrid]. ''researchworks.oclc.org''.</ref> ''Association of Canadian Archivists'' (ACA) telah bermitra dengan perusahaan perangkat lunak Artefactual untuk mengembangkan ArchivesCanada,<ref>[https://archivists.ca/Latest-News-Announcements/13345053 Association of Canadian Archivists - Artefactual Systems and ACA Foundation: Joint Statement Announcing Sponsorship Agreement]. ''archivists.ca''.</ref><ref>[https://www.sfu.ca/archives/archives-program/latest-updates/partnerships.html Partnerships]. ''www.sfu.ca''.</ref> sedangkan ''Australian Society of Archivists'' menggunakan perangkat lunak yang sama untuk ''Directory of Archives in Australia''.<ref>[https://directory.archivists.org.au/ Directory of Archives in Australia - Directory of Archives in Australia]. ''directory.archivists.org.au''.</ref> Selain itu, berbagai alat pencarian daring lainnya juga telah dikembangkan untuk memfasilitasi penelusuran dan penemuan arsip, termasuk ''Location Register of English Literary Manuscripts and Letters'',<ref>[https://collections.reading.ac.uk/research/projects-and-opportunities/location-register/ Location Register]. ''Museums and Collections''.</ref> ''ArchiveSearch'' sebagai panduan bahan arsip di institusi-institusi di Cambridge, Inggris,<ref>Lihua Zhu. [https://www.lib.cam.ac.uk/stories/archivesearch-new-discovery-platform-archives ArchiveSearch - a new discovery platform for archives]. ''www.lib.cam.ac.uk''. 2021-09-16.</ref> serta ''CARTOMAC: Archives littéraires d'Afrique'' yang merupakan proyek pemetaan digital dan penelitian berfokus pada warisan sastra Afrika serta kawasan Karibia.<ref>[https://eman.hypotheses.org/134 Cartomac : Archives littéraires d'Afrique et de la Caraïbe]. ''eman.hypotheses.org''.</ref>


Penelitian arsip umumnya lebih kompleks dan memakan waktu lebih lama dibandingkan penelitian sekunder, sehingga menghadirkan tantangan dalam mengidentifikasi, menemukan, dan menafsirkan dokumen yang relevan. Meskipun arsip memiliki fitur dan karakteristik yang sama, arsip juga dapat bervariasi dalam berbagai hal. Sementara arsip yang didanai publik mungkin memiliki mandat yang mengharuskannya untuk dapat diakses semaksimal mungkin, jenis arsip lainnya, seperti arsip perusahaan, keagamaan, atau pribadi, akan memiliki tingkat akses dan penemuan yang berbeda-beda.Beberapa materi mungkin dibatasi dengan cara lain, seperti materi yang mengandung informasi sensitif atau rahasia, karya yang tidak dipublikasikan, atau diberlakukan oleh perjanjian dengan donor materi.
Penelitian arsip umumnya lebih kompleks dan memakan waktu lebih lama dibandingkan penelitian sekunder, sehingga menghadirkan tantangan dalam mengidentifikasi, menemukan, dan menafsirkan dokumen yang relevan. Meskipun arsip memiliki fitur dan karakteristik yang sama, arsip juga dapat bervariasi dalam berbagai hal.<ref>Catherine Welch. ''The archaeology of business networks: the use of archival records in case study research''. ''Journal of Strategic Marketing''. January 2000. Vol. 8 (2). hlm. 197–208. doi:10.1080/0965254x.2000.10815560.</ref> Sementara arsip yang didanai publik mungkin memiliki mandat yang mengharuskannya untuk dapat diakses semaksimal mungkin, jenis arsip lainnya, seperti arsip perusahaan, keagamaan, atau pribadi, akan memiliki tingkat akses dan penemuan yang berbeda-beda.<ref>Catherine Welch. ''The archaeology of business networks: the use of archival records in case study research''. ''Journal of Strategic Marketing''. January 2000. Vol. 8 (2). hlm. 197–208. doi:10.1080/0965254x.2000.10815560.</ref>Beberapa materi mungkin dibatasi dengan cara lain, seperti materi yang mengandung informasi sensitif atau rahasia, karya yang tidak dipublikasikan, atau diberlakukan oleh perjanjian dengan donor materi.<ref>Anonymous. [https://siarchives.si.edu/what-we-do/collections-access-policies#policies Collections Access Policies]. ''Smithsonian Institution Archives''. 2012-04-26.</ref><ref>[https://www.archives.gov/declassification/ndc/restricted-records.html General Information about Restricted Records]. ''National Archives''. 2016-08-15.</ref><ref>[https://www2.archivists.org/publications/brochures/copyright-and-unpublished-material Copyright and Unpublished Material Society of American Archivists]. ''www2.archivists.org''.</ref>


=== Menemukan koleksi arsip ===
=== Menemukan koleksi arsip ===
Jika arsip tidak dapat ditemukan melalui pencarian online atau koleksi yang terdaftar secara publik, seorang peneliti mungkin harus melacak keberadaannya melalui cara lain, seperti mengikuti kutipan dan referensi dari peneliti lain. Hal ini terutama berlaku untuk materi yang dimiliki oleh perusahaan atau organisasi lain yang mungkin tidak mempekerjakan arsiparis dan dengan demikian tidak mengetahui luas atau isi materi mereka.
Jika arsip tidak dapat ditemukan melalui pencarian online atau koleksi yang terdaftar secara publik, seorang peneliti mungkin harus melacak keberadaannya melalui cara lain, seperti mengikuti kutipan dan referensi dari peneliti lain. Hal ini terutama berlaku untuk materi yang dimiliki oleh perusahaan atau organisasi lain yang mungkin tidak mempekerjakan arsiparis dan dengan demikian tidak mengetahui luas atau isi materi mereka.<ref>Hill, Michael R. [https://archive.org/details/archivalstrategi0000hill Archival strategies and techniques]. Sage Publications. 1993. ISBN 978-0803948242.</ref>


Pada arsip yang sangat terbatas, akses dapat dibatasi hanya untuk individu yang memiliki kredensial atau afiliasi tertentu dengan lembaga seperti universitas dan hanya untuk mereka yang berada di tingkat tertentu. Mereka yang tidak memiliki kredensial yang diperlukan mungkin perlu meminta surat pengantar dari individu atau lembaga untuk diberikan kepada arsip.
Pada arsip yang sangat terbatas, akses dapat dibatasi hanya untuk individu yang memiliki kredensial atau afiliasi tertentu dengan lembaga seperti universitas dan hanya untuk mereka yang berada di tingkat tertentu. Mereka yang tidak memiliki kredensial yang diperlukan mungkin perlu meminta surat pengantar dari individu atau lembaga untuk diberikan kepada arsip.<ref>Hill, Michael R. [https://archive.org/details/archivalstrategi0000hill Archival strategies and techniques]. Sage Publications. 1993. ISBN 978-0803948242.</ref>


=== Menemukan materi di dalam arsip ===
=== Menemukan materi di dalam arsip ===
Arsip biasanya berisi materi yang unik dan pengorganisasiannya mungkin juga sepenuhnya unik atau khas bagi lembaga atau organisasi yang mengelolanya. Ini adalah salah satu perbedaan penting dengan perpustakaan yang mengatur materi menurut sistem klasifikasi standar. Secara tradisional, arsip mengikuti prinsip respect des fonds di mana asal-usul dan tatanan aslinya dipertahankan meskipun beberapa penataan ulang, baik secara fisik maupun intelektual, dapat dilakukan oleh arsiparis untuk memfasilitasi penggunaannya.
Arsip biasanya berisi materi yang unik dan pengorganisasiannya mungkin juga sepenuhnya unik atau khas bagi lembaga atau organisasi yang mengelolanya. Ini adalah salah satu perbedaan penting dengan perpustakaan yang mengatur materi menurut sistem klasifikasi standar. Secara tradisional, arsip mengikuti prinsip respect des fonds di mana asal-usul dan tatanan aslinya dipertahankan meskipun beberapa penataan ulang, baik secara fisik maupun intelektual, dapat dilakukan oleh arsiparis untuk memfasilitasi penggunaannya.<ref>[https://www.archives.gov/research/alic/reference/archives-resources/principles-of-arrangement.html Archives and Records Management Resources]. ''National Archives''. 2016-08-15.</ref><ref>[http://scaa.usask.ca/rad/section1.htm 1. What are Arrangement and Description?]. ''scaa.usask.ca''.</ref>


Pedoman dasar untuk deskripsi arsip adalah Standar Internasional Deskripsi Arsip (Umum) (ISAD/G atau ISAD), yang dibuat oleh Dewan Arsip Internasional (ICA). Lembaga-lembaga di Amerika Serikat juga dapat dipandu oleh ''[http://files.archivists.org/pubs/DACS2E-2013_v0315.pdf Describing Archives: a content standard]'' (DACS) dan di Kanada oleh Rules of Archival Description Diarsipkan tanggal 16 Mei 2017 di Wayback Machine (RAD). Memahami bagaimana deskripsi arsip dan alat bantu temu balik dibuat dikenal sebagai kecerdasan kearsipan.
Pedoman dasar untuk deskripsi arsip adalah Standar Internasional Deskripsi Arsip (Umum) (ISAD/G atau ISAD), yang dibuat oleh Dewan Arsip Internasional (ICA). Lembaga-lembaga di Amerika Serikat juga dapat dipandu oleh ''[http://files.archivists.org/pubs/DACS2E-2013_v0315.pdf Describing Archives: a content standard]'' (DACS) dan di Kanada oleh Rules of Archival Description Diarsipkan tanggal 16 Mei 2017 di Wayback Machine (RAD). Memahami bagaimana deskripsi arsip dan alat bantu temu balik dibuat dikenal sebagai kecerdasan kearsipan.<ref>[https://blog.nationalarchives.gov.uk/blog/do-you-have-archival-intelligence/ Do you have archival intelligence].</ref><ref>Elizabeth Yakel. [https://archive.org/details/sim_american-archivist_spring-summer-2003_66_1/page/51 AI: Archival Intelligence and User Expertise]. ''The American Archivist''. January 2003. Vol. 66 (1). hlm. 51–78. doi:10.17723/aarc.66.1.q022h85pn51n5800.</ref>


Alat bantu temu balik adalah alat bantu referensi umum yang dibuat oleh arsiparis untuk menemukan materi. Alat bantu ini tersedia dalam berbagai bentuk, seperti daftar, katalog kartu, atau inventaris.Banyak alat bantu temu balik untuk dokumen arsip yang sekarang dihosting secara online sebagai halaman web atau diunggah sebagai dokumen, seperti di Rare Book & Special Collections [[Perpustakaan Kongres Amerika Serikat|Perpustakaan Kongres]]. Tingkat kerincian dalam alat bantu temu balik dapat bervariasi, mulai dari deskripsi tingkat item yang terperinci hingga deskripsi tingkat koleksi yang kasar.Jika sebuah arsip memiliki tumpukan besar materi yang belum diproses, mungkin tidak ada alat bantu pencarian sama sekali.
Alat bantu temu balik adalah alat bantu referensi umum yang dibuat oleh arsiparis untuk menemukan materi. Alat bantu ini tersedia dalam berbagai bentuk, seperti daftar, katalog kartu, atau inventaris.<ref>[https://www2.archivists.org/glossary/terms/f/finding-aid finding aid Society of American Archivists]. ''www2.archivists.org''.</ref>Banyak alat bantu temu balik untuk dokumen arsip yang sekarang dihosting secara online sebagai halaman web atau diunggah sebagai dokumen, seperti di Rare Book & Special Collections [[Perpustakaan Kongres Amerika Serikat|Perpustakaan Kongres]]. Tingkat kerincian dalam alat bantu temu balik dapat bervariasi, mulai dari deskripsi tingkat item yang terperinci hingga deskripsi tingkat koleksi yang kasar.<ref>[https://archiveshub.jisc.ac.uk/guides/archivedescriptions/ Archive Descriptions - Archives Hub]. ''archiveshub.jisc.ac.uk''.</ref><ref>[https://www2.archivists.org/glossary/terms/l/level-of-description level of description Society of American Archivists]. ''www2.archivists.org''.</ref>Jika sebuah arsip memiliki tumpukan besar materi yang belum diproses, mungkin tidak ada alat bantu pencarian sama sekali.<ref>[https://archive.org/details/workinginarchive0000unse Working in the archives : practical research methods for rhetoric and composition]. Southern Illinois University Press. 2010. hlm. [https://archive.org/details/workinginarchive0000unse/page/81 81]. ISBN 9781441645975.</ref>


Sejak sekitar tahun 2005, sebuah ideologi yang dikenal sebagai "Lebih Banyak Produk, Lebih Sedikit Proses", atau MPLP, telah diadopsi oleh banyak lembaga pengumpul arsip di Amerika Utara yang berusaha mengurangi waktu pemrosesan atau mengurangi penumpukan arsip agar dapat mengakses materi lebih cepat, yang hasilnya dapat berupa alat bantu temu balik yang dapat dideskripsikan secara minimal.
Sejak sekitar tahun 2005, sebuah ideologi yang dikenal sebagai "Lebih Banyak Produk, Lebih Sedikit Proses", atau MPLP, telah diadopsi oleh banyak lembaga pengumpul arsip di Amerika Utara yang berusaha mengurangi waktu pemrosesan atau mengurangi penumpukan arsip agar dapat mengakses materi lebih cepat, yang hasilnya dapat berupa alat bantu temu balik yang dapat dideskripsikan secara minimal.<ref>[https://archive.org/details/workinginarchive0000unse Working in the archives : practical research methods for rhetoric and composition]. Southern Illinois University Press. 2010. hlm. [https://archive.org/details/workinginarchive0000unse/page/65 65]–66. ISBN 9781441645975.</ref>


=== Konsultasi materi arsip ===
=== Konsultasi materi arsip ===
==== Di tempat ====
==== Di tempat ====
Bahan arsip biasanya disimpan dalam tumpukan tertutup dan tidak bersirkulasi.Pengguna meminta untuk melihat materi tertentu dari arsip dan hanya dapat berkonsultasi di tempat.Setelah menemukan lokasi arsip yang relevan dengan menggunakan alat bantu pencarian atau alat bantu penemuan lainnya, pengguna mungkin harus mengajukan permintaan ke bagian arsip, misalnya dengan menggunakan formulir permintaan.Jika arsip memiliki sebagian dari kepemilikannya yang berada di gedung atau fasilitas terpisah, maka diperlukan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk mengambil materi, sehingga mengharuskan pengguna untuk mengajukan permintaan mereka sebelum konsultasi di tempat.
Bahan arsip biasanya disimpan dalam tumpukan tertutup dan tidak bersirkulasi.<ref>Hill, Michael R. [https://archive.org/details/archivalstrategi0000hill Archival strategies and techniques]. Sage Publications. 1993. hlm. [https://archive.org/details/archivalstrategi0000hill/page/24 24]. ISBN 978-0803948242.</ref>Pengguna meminta untuk melihat materi tertentu dari arsip dan hanya dapat berkonsultasi di tempat.<ref>[https://archives.library.ubc.ca/access-and-use-of-archival-materials/ Using the Archives University Archives Blog]. ''archives.library.ubc.ca''.</ref><ref>[https://library.harvard.edu/collections/archive-world-music Archive of World Music]. ''Harvard Library''.</ref>Setelah menemukan lokasi arsip yang relevan dengan menggunakan alat bantu pencarian atau alat bantu penemuan lainnya, pengguna mungkin harus mengajukan permintaan ke bagian arsip, misalnya dengan menggunakan formulir permintaan.<ref>[http://www.nids.mod.go.jp/english/military_archives/index.html Military Archives - The National Institute for Defense Studies]. ''nids.mod.go.jp''.</ref>Jika arsip memiliki sebagian dari kepemilikannya yang berada di gedung atau fasilitas terpisah, maka diperlukan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk mengambil materi, sehingga mengharuskan pengguna untuk mengajukan permintaan mereka sebelum konsultasi di tempat.<ref>[https://www.archives.gov/research/start/research-visit-faqs.html Research Visit FAQs]. ''National Archives''. 2016-02-11.</ref>


Ruang baca adalah ruang, biasanya di dalam atau di dekat arsip, di mana pengguna dapat berkonsultasi dengan materi arsip di bawah pengawasan staf. Sifat unik, rapuh, atau sensitif dari beberapa materi terkadang memerlukan pembatasan tertentu dalam penggunaan, penanganan, dan/atau penggandaan. Banyak kantor arsip yang membatasi jenis barang yang boleh dibawa masuk ke ruang baca dari luar, seperti pensil, buku catatan, tas, dan bahkan pakaian, untuk mencegah pencurian atau risiko kerusakan bahan.Pembatasan lebih lanjut dapat dilakukan pada jumlah materi yang dapat dikonsultasikan pada waktu tertentu, seperti membatasi pengguna pada satu kotak dalam satu waktu dan mengharuskan semua materi diletakkan secara datar dan dapat dilihat setiap saat.Beberapa tempat penyimpanan arsip menyediakan perlengkapan dasar, termasuk kertas bekas dan pensil atau irisan busa untuk menopang bahan yang sangat besar.Layanan penggandaan mungkin tersedia di arsip meskipun kebijakan, biaya, dan waktu yang diperlukan dapat bervariasi.Semakin banyak arsip juga memungkinkan pengguna untuk menggunakan perangkat mereka sendiri, seperti kamera genggam, ponsel, dan bahkan pemindai, untuk menduplikasi materi.Penggunaan sarung tangan putih atau sarung tangan lainnya, meskipun populer dalam program televisi, tetapi belum tentu diperlukan untuk menangani dokumen arsip, karena kekhawatiran tentang kerapuhan halaman dan teks.
Ruang baca adalah ruang, biasanya di dalam atau di dekat arsip, di mana pengguna dapat berkonsultasi dengan materi arsip di bawah pengawasan staf. Sifat unik, rapuh, atau sensitif dari beberapa materi terkadang memerlukan pembatasan tertentu dalam penggunaan, penanganan, dan/atau penggandaan. Banyak kantor arsip yang membatasi jenis barang yang boleh dibawa masuk ke ruang baca dari luar, seperti pensil, buku catatan, tas, dan bahkan pakaian, untuk mencegah pencurian atau risiko kerusakan bahan.<ref>The National Archives. [http://nationalarchives.gov.uk/about/visit-us/researching-here/can-take-reading-rooms/ What can I take into the reading rooms? - The National Archives]. ''The National Archives''.</ref>Pembatasan lebih lanjut dapat dilakukan pada jumlah materi yang dapat dikonsultasikan pada waktu tertentu, seperti membatasi pengguna pada satu kotak dalam satu waktu dan mengharuskan semua materi diletakkan secara datar dan dapat dilihat setiap saat.<ref>[https://www.archives.gov/research/start/nara-regulations Regulations for NARA Researchers]. ''National Archives''. 2016-08-15.</ref>Beberapa tempat penyimpanan arsip menyediakan perlengkapan dasar, termasuk kertas bekas dan pensil atau irisan busa untuk menopang bahan yang sangat besar.<ref>[https://archive.org/details/workinginarchive0000unse Working in the archives : practical research methods for rhetoric and composition]. Southern Illinois University Press. 2010. ISBN 9781441645975.</ref>Layanan penggandaan mungkin tersedia di arsip meskipun kebijakan, biaya, dan waktu yang diperlukan dapat bervariasi.<ref>[https://www.historians.org/publications-and-directories/perspectives-on-history/december-2004/a-survival-guide-to-archival-research A Survival Guide to Archival Research: Perspectives on History AHA]. ''historians.org''.</ref><ref>[https://www.hoover.org/library-archives/collections/get-help/duplication-orders Reproduction Orders]. ''Hoover Institution''.</ref>Semakin banyak arsip juga memungkinkan pengguna untuk menggunakan perangkat mereka sendiri, seperti kamera genggam, ponsel, dan bahkan pemindai, untuk menduplikasi materi.<ref>[http://www.nids.mod.go.jp/english/military_archives/index.html Military Archives - The National Institute for Defense Studies]. ''nids.mod.go.jp''.</ref><ref>[https://www.archives.gov/dc/researcher-info Information for Researchers]. ''National Archives''. 2016-08-15.</ref>Penggunaan sarung tangan putih atau sarung tangan lainnya, meskipun populer dalam program televisi, tetapi belum tentu diperlukan untuk menangani dokumen arsip, karena kekhawatiran tentang kerapuhan halaman dan teks.<ref>Cathleen A. Baker. [https://www.loc.gov/preservation/about/faqs/ipnn37.pdf Misperceptions about White Gloves]. ''International Preservation News''. December 2005. Vol. 37. hlm. 4–16.</ref>


Beberapa materi mungkin berisi informasi yang menyangkut privasi dan kerahasiaan individu yang masih hidup, seperti catatan medis dan catatan siswa, dan memerlukan penanganan khusus. Materi yang mungkin berisi informasi yang dapat diidentifikasi secara pribadi, seperti nomor [[jaminan sosial]] atau nama, harus ditangani secara tepat, dan arsip mungkin menyediakan salinan materi yang telah disunting atau menolak akses ke materi sepenuhnya karena masalah privasi atau masalah legislatif lainnya.
Beberapa materi mungkin berisi informasi yang menyangkut privasi dan kerahasiaan individu yang masih hidup, seperti catatan medis dan catatan siswa, dan memerlukan penanganan khusus. Materi yang mungkin berisi informasi yang dapat diidentifikasi secara pribadi, seperti nomor [[jaminan sosial]] atau nama, harus ditangani secara tepat, dan arsip mungkin menyediakan salinan materi yang telah disunting atau menolak akses ke materi sepenuhnya karena masalah privasi atau masalah legislatif lainnya.<ref>Daniel O. Taube. ''Ethical and Legal Risks Associated With Archival Research''. ''Ethics & Behavior''. March 1997. Vol. 7 (1). hlm. 59–67. doi:10.1207/s15327019eb0701_5.</ref><ref>[https://snaproundtable.wordpress.com/2016/02/17/ask-an-archivist-when-to-restrict-personally-identifiable-information-pii/ [Ask an Archivist]: When to Restrict Personally Identifiable Information (PII)]. ''SNAP Section''. 2016-02-17.</ref>


==== Materi di luar lokasi dan elektronik ====
==== Materi di luar lokasi dan elektronik ====
Semakin banyak materi arsip yang didigitalkan atau dibuat dalam bentuk digital yang memungkinkannya untuk diakses di luar kantor melalui internet atau layanan jaringan lainnya. Arsip yang memiliki materi digital yang dapat diakses oleh publik dapat membuat arsipnya dapat ditemukan oleh [[mesin pencari]] internet dengan membagikan atau mengekspos katalog elektronik dan/atau metadata mereka, dengan menggunakan standar seperti Open Archives Initiative Protocol for Metadata Harvesting (OAI-PMH). Beberapa lembaga memiliki portal online di mana pengguna dapat dengan bebas mengakses materi digital yang telah disediakan oleh arsip, seperti Arsip [[Perpustakaan Umum New York]] [http://archives.nypl.org/ Archives of the New York Public Library] atau https://siarchives.si.edu/collections Arsip Lembaga Smithsonian. Pemerintah dan lembaga-lembaga terkait dapat menggunakan ruang baca "elektronik" atau "virtual" ini untuk mengunggah dokumen dan materi yang telah diminta oleh publik, misalnya melalui permintaan FOIA atau sesuai dengan kebijakan pengungkapan arsip.
Semakin banyak materi arsip yang didigitalkan atau dibuat dalam bentuk digital yang memungkinkannya untuk diakses di luar kantor melalui internet atau layanan jaringan lainnya. Arsip yang memiliki materi digital yang dapat diakses oleh publik dapat membuat arsipnya dapat ditemukan oleh [[mesin pencari]] internet dengan membagikan atau mengekspos katalog elektronik dan/atau metadata mereka, dengan menggunakan standar seperti Open Archives Initiative Protocol for Metadata Harvesting (OAI-PMH). Beberapa lembaga memiliki portal online di mana pengguna dapat dengan bebas mengakses materi digital yang telah disediakan oleh arsip, seperti Arsip [[Perpustakaan Umum New York]] [http://archives.nypl.org/ Archives of the New York Public Library] atau https://siarchives.si.edu/collections Arsip Lembaga Smithsonian. Pemerintah dan lembaga-lembaga terkait dapat menggunakan ruang baca "elektronik" atau "virtual" ini untuk mengunggah dokumen dan materi yang telah diminta oleh publik, misalnya melalui permintaan FOIA atau sesuai dengan kebijakan pengungkapan arsip.<ref>[https://www.archives.gov/foia/electronic-reading-room NARA Electronic Reading Room/FOIA Library]. ''National Archives''. 2016-08-31.</ref><ref>[https://www.si.edu/OGC/Records-Reading-Room Records Request Reading Room]. ''Smithsonian Institution''.</ref><ref>[https://www.nps.gov/goga/learn/management/foia-reading.htm FOIA: Reading Room - Golden Gate National Recreation Area (U.S. National Park Service)]. ''nps.gov''.</ref>


== Arsip Digital ==
== Arsip Digital ==
Mengikuti perkembangan teknologi, penelitian arsip berkembang menuju arah kegiatan digitalisasi arsip. [[Arsip digital]] sendiri memiliki keunggulan dibanding arsip konvensional, yaitu tersedianya aksesibilitas yang mudah dan cepat.
Mengikuti perkembangan teknologi, penelitian arsip berkembang menuju arah kegiatan digitalisasi arsip. [[Arsip digital]] sendiri memiliki keunggulan dibanding arsip konvensional, yaitu tersedianya aksesibilitas yang mudah dan cepat.<ref>Friska Aldahwa Putri. [https://journal.isi.ac.id/index.php/JAP/article/view/6928/0 Peran Arsiparis dalam Pengelolaan Otomasi Arsip di Era Digital]. ''Abdi Pustaka: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan''. 2022. Vol. 2 (2). hlm. 53-57. doi:10.24821/jap.v2i2.6928.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penelitian+kearsipan&oldid=29478709 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29478709 (2026-07-20T06:14:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penelitian+kearsipan&oldid=29478709 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29478709 (2026-07-20T06:14:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi per 23 Agustus 2026 04.15

Penelitian arsip adalah jenis penelitian yang melibatkan pencarian dan penggalian bukti dari catatan arsip. Arsip-arsip ini dapat disimpan di lembaga-lembaga pengumpul,[1]seperti perpustakaan dan museum, atau dalam pengawasan organisasi (baik badan pemerintah, bisnis, keluarga, atau lembaga lain) yang awalnya menghasilkan atau mengumpulkannya, atau dalam pengawasan badan penerus (pemindahan, atau arsip internal).[2]

Sejarah organisasi kearsipan

Arsip tertua telah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Misalnya, Arsip Rahasia Vatikan dimulai pada abad ke-17 Masehi dan berisi surat-surat negara, buku-buku rekening kepausan, dan korespondensi kepausan yang berasal dari abad ke-8.[3] Sebagian besar arsip yang masih ada tidak mengklaim koleksi yang berasal dari abad ke-8 seperti Arsip Vatikan. Archives Nationales di Prancis didirikan pada tahun 1790 selama Revolusi Prancis dan memiliki koleksi yang berasal dari tahun 625 Masehi,[4] dan arsip-arsip Eropa lainnya juga memiliki asal-usul yang sama. Arsip di dunia modern, meskipun berasal dari masa yang lebih baru, mungkin juga menyimpan materi yang berasal dari beberapa abad yang lalu, misalnya, Administrasi Arsip dan Rekaman Nasional Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 1934.[5]

Metodologi penelitian arsip

Penelitian arsip merupakan inti dari sebagian besar penelitian akademis dan bentuk-bentuk penelitian sejarah orisinal lainnya; namun penelitian ini juga sering dilakukan (bersama dengan metodologi penelitian paralel) dalam disiplin ilmu lain dalam bidang humaniora dan ilmu-ilmu sosial, termasuk studi sastra dan retorika,[6] arkeologi, sosiologi, geografi manusia, antropologi, psikologi, dan studi organisasi.[7] Selain disiplin ilmu, jenis metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian arsip dapat bervariasi, tergantung pada organisasi dan materinya. Sebagai contoh, dalam arsip yang memiliki sejumlah besar materi yang masih belum diproses, seorang peneliti mungkin akan merasa bahwa berkonsultasi langsung dengan staf arsip yang memiliki pemahaman yang jelas mengenai koleksi dan organisasinya akan berguna karena mereka dapat menjadi sumber informasi mengenai materi yang belum diproses atau materi yang terkait di arsip dan repositori lain.[8]

Ketika sebuah arsip tidak sepenuhnya berorientasi pada satu atau relevan dengan satu disiplin ilmu, para peneliti, misalnya ahli silsilah, dapat mengandalkan jaringan formal atau informal untuk mendukung penelitian dengan berbagi informasi tentang organisasi dan koleksi arsip tertentu satu sama lain.[9][10]

Melakukan penelitian di arsip

Sebelum adanya pencarian daring, katalog serikat (union catalog) merupakan alat penting untuk menemukan bahan-bahan di perpustakaan dan arsip.[11] Di Amerika Serikat, National Union Catalog serta National Union Catalog of Manuscript Collections telah digunakan oleh para peneliti untuk melacak lokasi arsip, meskipun sebagian besar informasinya kini telah dimigrasikan ke sistem daring.[12][13][14]

Saat ini, semakin banyak institusi kearsipan yang dapat ditemukan melalui pencarian daring.[15] Selain itu, berbagai portal seperti Europeana, Digital Public Library of America, dan Trove milik National Library of Australia menyediakan akses berupa tautan ke institusi-institusi anggota mereka.[16][17][18]

Di Inggris, JISC mengelola ArchivesHub,[19] sementara ArchiveGrid milik OCLC menyediakan portal internasional yang terutama berisi institusi berbasis perpustakaan yang menggunakan MARC sebagai alat pengatalogan untuk koleksi mereka.[20] Association of Canadian Archivists (ACA) telah bermitra dengan perusahaan perangkat lunak Artefactual untuk mengembangkan ArchivesCanada,[21][22] sedangkan Australian Society of Archivists menggunakan perangkat lunak yang sama untuk Directory of Archives in Australia.[23] Selain itu, berbagai alat pencarian daring lainnya juga telah dikembangkan untuk memfasilitasi penelusuran dan penemuan arsip, termasuk Location Register of English Literary Manuscripts and Letters,[24] ArchiveSearch sebagai panduan bahan arsip di institusi-institusi di Cambridge, Inggris,[25] serta CARTOMAC: Archives littéraires d'Afrique yang merupakan proyek pemetaan digital dan penelitian berfokus pada warisan sastra Afrika serta kawasan Karibia.[26]

Penelitian arsip umumnya lebih kompleks dan memakan waktu lebih lama dibandingkan penelitian sekunder, sehingga menghadirkan tantangan dalam mengidentifikasi, menemukan, dan menafsirkan dokumen yang relevan. Meskipun arsip memiliki fitur dan karakteristik yang sama, arsip juga dapat bervariasi dalam berbagai hal.[27] Sementara arsip yang didanai publik mungkin memiliki mandat yang mengharuskannya untuk dapat diakses semaksimal mungkin, jenis arsip lainnya, seperti arsip perusahaan, keagamaan, atau pribadi, akan memiliki tingkat akses dan penemuan yang berbeda-beda.[28]Beberapa materi mungkin dibatasi dengan cara lain, seperti materi yang mengandung informasi sensitif atau rahasia, karya yang tidak dipublikasikan, atau diberlakukan oleh perjanjian dengan donor materi.[29][30][31]

Menemukan koleksi arsip

Jika arsip tidak dapat ditemukan melalui pencarian online atau koleksi yang terdaftar secara publik, seorang peneliti mungkin harus melacak keberadaannya melalui cara lain, seperti mengikuti kutipan dan referensi dari peneliti lain. Hal ini terutama berlaku untuk materi yang dimiliki oleh perusahaan atau organisasi lain yang mungkin tidak mempekerjakan arsiparis dan dengan demikian tidak mengetahui luas atau isi materi mereka.[32]

Pada arsip yang sangat terbatas, akses dapat dibatasi hanya untuk individu yang memiliki kredensial atau afiliasi tertentu dengan lembaga seperti universitas dan hanya untuk mereka yang berada di tingkat tertentu. Mereka yang tidak memiliki kredensial yang diperlukan mungkin perlu meminta surat pengantar dari individu atau lembaga untuk diberikan kepada arsip.[33]

Menemukan materi di dalam arsip

Arsip biasanya berisi materi yang unik dan pengorganisasiannya mungkin juga sepenuhnya unik atau khas bagi lembaga atau organisasi yang mengelolanya. Ini adalah salah satu perbedaan penting dengan perpustakaan yang mengatur materi menurut sistem klasifikasi standar. Secara tradisional, arsip mengikuti prinsip respect des fonds di mana asal-usul dan tatanan aslinya dipertahankan meskipun beberapa penataan ulang, baik secara fisik maupun intelektual, dapat dilakukan oleh arsiparis untuk memfasilitasi penggunaannya.[34][35]

Pedoman dasar untuk deskripsi arsip adalah Standar Internasional Deskripsi Arsip (Umum) (ISAD/G atau ISAD), yang dibuat oleh Dewan Arsip Internasional (ICA). Lembaga-lembaga di Amerika Serikat juga dapat dipandu oleh Describing Archives: a content standard (DACS) dan di Kanada oleh Rules of Archival Description Diarsipkan tanggal 16 Mei 2017 di Wayback Machine (RAD). Memahami bagaimana deskripsi arsip dan alat bantu temu balik dibuat dikenal sebagai kecerdasan kearsipan.[36][37]

Alat bantu temu balik adalah alat bantu referensi umum yang dibuat oleh arsiparis untuk menemukan materi. Alat bantu ini tersedia dalam berbagai bentuk, seperti daftar, katalog kartu, atau inventaris.[38]Banyak alat bantu temu balik untuk dokumen arsip yang sekarang dihosting secara online sebagai halaman web atau diunggah sebagai dokumen, seperti di Rare Book & Special Collections Perpustakaan Kongres. Tingkat kerincian dalam alat bantu temu balik dapat bervariasi, mulai dari deskripsi tingkat item yang terperinci hingga deskripsi tingkat koleksi yang kasar.[39][40]Jika sebuah arsip memiliki tumpukan besar materi yang belum diproses, mungkin tidak ada alat bantu pencarian sama sekali.[41]

Sejak sekitar tahun 2005, sebuah ideologi yang dikenal sebagai "Lebih Banyak Produk, Lebih Sedikit Proses", atau MPLP, telah diadopsi oleh banyak lembaga pengumpul arsip di Amerika Utara yang berusaha mengurangi waktu pemrosesan atau mengurangi penumpukan arsip agar dapat mengakses materi lebih cepat, yang hasilnya dapat berupa alat bantu temu balik yang dapat dideskripsikan secara minimal.[42]

Konsultasi materi arsip

Di tempat

Bahan arsip biasanya disimpan dalam tumpukan tertutup dan tidak bersirkulasi.[43]Pengguna meminta untuk melihat materi tertentu dari arsip dan hanya dapat berkonsultasi di tempat.[44][45]Setelah menemukan lokasi arsip yang relevan dengan menggunakan alat bantu pencarian atau alat bantu penemuan lainnya, pengguna mungkin harus mengajukan permintaan ke bagian arsip, misalnya dengan menggunakan formulir permintaan.[46]Jika arsip memiliki sebagian dari kepemilikannya yang berada di gedung atau fasilitas terpisah, maka diperlukan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk mengambil materi, sehingga mengharuskan pengguna untuk mengajukan permintaan mereka sebelum konsultasi di tempat.[47]

Ruang baca adalah ruang, biasanya di dalam atau di dekat arsip, di mana pengguna dapat berkonsultasi dengan materi arsip di bawah pengawasan staf. Sifat unik, rapuh, atau sensitif dari beberapa materi terkadang memerlukan pembatasan tertentu dalam penggunaan, penanganan, dan/atau penggandaan. Banyak kantor arsip yang membatasi jenis barang yang boleh dibawa masuk ke ruang baca dari luar, seperti pensil, buku catatan, tas, dan bahkan pakaian, untuk mencegah pencurian atau risiko kerusakan bahan.[48]Pembatasan lebih lanjut dapat dilakukan pada jumlah materi yang dapat dikonsultasikan pada waktu tertentu, seperti membatasi pengguna pada satu kotak dalam satu waktu dan mengharuskan semua materi diletakkan secara datar dan dapat dilihat setiap saat.[49]Beberapa tempat penyimpanan arsip menyediakan perlengkapan dasar, termasuk kertas bekas dan pensil atau irisan busa untuk menopang bahan yang sangat besar.[50]Layanan penggandaan mungkin tersedia di arsip meskipun kebijakan, biaya, dan waktu yang diperlukan dapat bervariasi.[51][52]Semakin banyak arsip juga memungkinkan pengguna untuk menggunakan perangkat mereka sendiri, seperti kamera genggam, ponsel, dan bahkan pemindai, untuk menduplikasi materi.[53][54]Penggunaan sarung tangan putih atau sarung tangan lainnya, meskipun populer dalam program televisi, tetapi belum tentu diperlukan untuk menangani dokumen arsip, karena kekhawatiran tentang kerapuhan halaman dan teks.[55]

Beberapa materi mungkin berisi informasi yang menyangkut privasi dan kerahasiaan individu yang masih hidup, seperti catatan medis dan catatan siswa, dan memerlukan penanganan khusus. Materi yang mungkin berisi informasi yang dapat diidentifikasi secara pribadi, seperti nomor jaminan sosial atau nama, harus ditangani secara tepat, dan arsip mungkin menyediakan salinan materi yang telah disunting atau menolak akses ke materi sepenuhnya karena masalah privasi atau masalah legislatif lainnya.[56][57]

Materi di luar lokasi dan elektronik

Semakin banyak materi arsip yang didigitalkan atau dibuat dalam bentuk digital yang memungkinkannya untuk diakses di luar kantor melalui internet atau layanan jaringan lainnya. Arsip yang memiliki materi digital yang dapat diakses oleh publik dapat membuat arsipnya dapat ditemukan oleh mesin pencari internet dengan membagikan atau mengekspos katalog elektronik dan/atau metadata mereka, dengan menggunakan standar seperti Open Archives Initiative Protocol for Metadata Harvesting (OAI-PMH). Beberapa lembaga memiliki portal online di mana pengguna dapat dengan bebas mengakses materi digital yang telah disediakan oleh arsip, seperti Arsip Perpustakaan Umum New York Archives of the New York Public Library atau https://siarchives.si.edu/collections Arsip Lembaga Smithsonian. Pemerintah dan lembaga-lembaga terkait dapat menggunakan ruang baca "elektronik" atau "virtual" ini untuk mengunggah dokumen dan materi yang telah diminta oleh publik, misalnya melalui permintaan FOIA atau sesuai dengan kebijakan pengungkapan arsip.[58][59][60]

Arsip Digital

Mengikuti perkembangan teknologi, penelitian arsip berkembang menuju arah kegiatan digitalisasi arsip. Arsip digital sendiri memiliki keunggulan dibanding arsip konvensional, yaitu tersedianya aksesibilitas yang mudah dan cepat.[61]

Referensi

  1. International Council on Archives. Multilingual Archival Terminology. International Council on Archives.
  2. Society of American Archivists. A glossary of archival and records terminology.
  3. Patricia C. Franks. The International Directory of National Archives. Rowman & Littlefield. 2018-08-10. ISBN 978-1-4422-7743-4.
  4. Foundation of the Archives nationales de France : History of Information. www.historyofinformation.com.
  5. Archive.gov. National Records and Archive Administration, 1 December 2009. Web. 5 December 2009 .
  6. Barbara E. L'Eplattenier. An Argument for Archival Research Methods: Thinking Beyond Methodology. College English. 2009. Vol. 72 (1). hlm. 67–79.
  7. Catherine Welch. The archaeology of business networks: the use of archival records in case study research. Journal of Strategic Marketing. 2000-01-01. Vol. 8 (2). hlm. 197–208. doi:10.1080/0965254X.2000.10815560.
  8. Working in the archives : practical research methods for rhetoric and composition. Southern Illinois University Press. 2010. hlm. 82–83. ISBN 9781441645975.
  9. Wendy Duff. Where Is the List with All the Names? Information-Seeking Behavior of Genealogists. The American Archivist. January 2003. Vol. 66 (1). hlm. 79–95. doi:10.17723/aarc.66.1.l375uj047224737n.
  10. Elizabeth Yakel. Seeking Information, Seeking Connections, Seeking Meaning: Genealogists and Family Historians. Information Research. 2004. Vol. 10 (1).
  11. Union Catalogue - an overview ScienceDirect Topics. www.sciencedirect.com.
  12. Fred Burchsted. Research Guides: Library Research Guide for Finding Manuscripts and Archival Collections: Finding Collections in U.S. Repositories. guides.library.harvard.edu.
  13. National Union Catalog of Manuscript Collections (NUCMC), Celebrating Fifty Years, 1959-2009, Library of Congress. www.loc.gov.
  14. What is a union catalog? - Ask a Librarian. ask.loc.gov.
  15. Tanya Zanish-Belcher. INTERNET RESOURCES: Archives and special collections: A guide to resources on the Web. College & Research Libraries News. 2019-08-06. Vol. 64 (3).
  16. Treasuring Trove: Why Australia’s digital heritage platform is so special. Pursuit.
  17. Donna Davey. Research Guides: Beyond Wikipedia: Background & Reference Sources: Digitized Texts. libguides.gc.cuny.edu.
  18. Casper Hvenegaard Rasmussen. Is digitalization the only driver of convergence? Theorizing relations between libraries, archives, and museums. Journal of Documentation. 2019-09-26. Vol. 75 (6). hlm. 1258–1273. doi:10.1108/JD-02-2019-0025.
  19. Home - Archives Hub. archiveshub.jisc.ac.uk.
  20. ArchiveGrid. researchworks.oclc.org.
  21. Association of Canadian Archivists - Artefactual Systems and ACA Foundation: Joint Statement Announcing Sponsorship Agreement. archivists.ca.
  22. Partnerships. www.sfu.ca.
  23. Directory of Archives in Australia - Directory of Archives in Australia. directory.archivists.org.au.
  24. Location Register. Museums and Collections.
  25. Lihua Zhu. ArchiveSearch - a new discovery platform for archives. www.lib.cam.ac.uk. 2021-09-16.
  26. Cartomac : Archives littéraires d'Afrique et de la Caraïbe. eman.hypotheses.org.
  27. Catherine Welch. The archaeology of business networks: the use of archival records in case study research. Journal of Strategic Marketing. January 2000. Vol. 8 (2). hlm. 197–208. doi:10.1080/0965254x.2000.10815560.
  28. Catherine Welch. The archaeology of business networks: the use of archival records in case study research. Journal of Strategic Marketing. January 2000. Vol. 8 (2). hlm. 197–208. doi:10.1080/0965254x.2000.10815560.
  29. Anonymous. Collections Access Policies. Smithsonian Institution Archives. 2012-04-26.
  30. General Information about Restricted Records. National Archives. 2016-08-15.
  31. Copyright and Unpublished Material Society of American Archivists. www2.archivists.org.
  32. Hill, Michael R. Archival strategies and techniques. Sage Publications. 1993. ISBN 978-0803948242.
  33. Hill, Michael R. Archival strategies and techniques. Sage Publications. 1993. ISBN 978-0803948242.
  34. Archives and Records Management Resources. National Archives. 2016-08-15.
  35. 1. What are Arrangement and Description?. scaa.usask.ca.
  36. Do you have archival intelligence.
  37. Elizabeth Yakel. AI: Archival Intelligence and User Expertise. The American Archivist. January 2003. Vol. 66 (1). hlm. 51–78. doi:10.17723/aarc.66.1.q022h85pn51n5800.
  38. finding aid Society of American Archivists. www2.archivists.org.
  39. Archive Descriptions - Archives Hub. archiveshub.jisc.ac.uk.
  40. level of description Society of American Archivists. www2.archivists.org.
  41. Working in the archives : practical research methods for rhetoric and composition. Southern Illinois University Press. 2010. hlm. 81. ISBN 9781441645975.
  42. Working in the archives : practical research methods for rhetoric and composition. Southern Illinois University Press. 2010. hlm. 65–66. ISBN 9781441645975.
  43. Hill, Michael R. Archival strategies and techniques. Sage Publications. 1993. hlm. 24. ISBN 978-0803948242.
  44. Using the Archives University Archives Blog. archives.library.ubc.ca.
  45. Archive of World Music. Harvard Library.
  46. Military Archives - The National Institute for Defense Studies. nids.mod.go.jp.
  47. Research Visit FAQs. National Archives. 2016-02-11.
  48. The National Archives. What can I take into the reading rooms? - The National Archives. The National Archives.
  49. Regulations for NARA Researchers. National Archives. 2016-08-15.
  50. Working in the archives : practical research methods for rhetoric and composition. Southern Illinois University Press. 2010. ISBN 9781441645975.
  51. A Survival Guide to Archival Research: Perspectives on History AHA. historians.org.
  52. Reproduction Orders. Hoover Institution.
  53. Military Archives - The National Institute for Defense Studies. nids.mod.go.jp.
  54. Information for Researchers. National Archives. 2016-08-15.
  55. Cathleen A. Baker. Misperceptions about White Gloves. International Preservation News. December 2005. Vol. 37. hlm. 4–16.
  56. Daniel O. Taube. Ethical and Legal Risks Associated With Archival Research. Ethics & Behavior. March 1997. Vol. 7 (1). hlm. 59–67. doi:10.1207/s15327019eb0701_5.
  57. [Ask an Archivist: When to Restrict Personally Identifiable Information (PII)]. SNAP Section. 2016-02-17.
  58. NARA Electronic Reading Room/FOIA Library. National Archives. 2016-08-31.
  59. Records Request Reading Room. Smithsonian Institution.
  60. FOIA: Reading Room - Golden Gate National Recreation Area (U.S. National Park Service). nps.gov.
  61. Friska Aldahwa Putri. Peran Arsiparis dalam Pengelolaan Otomasi Arsip di Era Digital. Abdi Pustaka: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan. 2022. Vol. 2 (2). hlm. 53-57. doi:10.24821/jap.v2i2.6928.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29478709 (2026-07-20T06:14:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.