Lompat ke isi

Notasi Hermann–Mauguin: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29002744; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Notasi Hermann–Mauguin''', ''''Notasi H-M''', '''Notasi Kristalografi Internasional''' adalah sistem kristalografi untuk mendeskripsikan elemen simetri dari [[grup titik]], [[grup ruang]], dan [[Grup kertas dinding|grup bidang]]. Sistem ini menggunakan angka untuk menyatakan sumbu rotasi 2,3,4,6, huruf "m" untuk bidang cermin, serta simbol tambahan untuk sumbu ulir, bidang geser, dan tipe kisi. Notasi ini merepresentasikan 32 grup titik kristalografi dan 230 grup ruang dengan menentukan operasi simetri utama sepanjang sumbu kristal.
'''Notasi Hermann–Mauguin''', ''''Notasi H-M''', '''Notasi Kristalografi Internasional''' adalah sistem kristalografi untuk mendeskripsikan elemen simetri dari [[grup titik]], [[grup ruang]], dan [[Grup kertas dinding|grup bidang]]. Sistem ini menggunakan angka untuk menyatakan sumbu rotasi 2,3,4,6, huruf "m" untuk bidang cermin, serta simbol tambahan untuk sumbu ulir, bidang geser, dan tipe kisi. Notasi ini merepresentasikan 32 grup titik kristalografi dan 230 grup ruang dengan menentukan operasi simetri utama sepanjang sumbu kristal.  


== Grup Titik ==
== Grup Titik ==
Sumbu rotasi dilambangkan dengan angka n – 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, ... (sudut rotasi ). Untuk [[rotasi tak-sejati]], notasi Hermann-Mauguin menunjukkan sumbu rotasi-inversi, berbeda dengan notasi [[Notasi Schoenflies|Schoenflies]] dan [[Alexei Vasilievich Shubnikov|Shubnikov]] yang menunjukkan sumbu rotasi-refleksi. Sumbu rotasi-inversi direpresentasikan dengan angka yang diberi tanda [[Makron (diakritik)|makron]],  – , , , , , , , , ... .  setara dengan bidang cermin dan dinotasikan dengan '''m'''. Arah bidang cermin didefinisikan sebagai arah yang tegak lurus terhadapnya (arah sumbu ).
Sumbu rotasi dilambangkan dengan angka n – 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, ... (sudut rotasi ). Untuk [[rotasi tak-sejati]], notasi Hermann-Mauguin menunjukkan sumbu rotasi-inversi, berbeda dengan notasi [[Notasi Schoenflies|Schoenflies]] dan [[Alexei Vasilievich Shubnikov|Shubnikov]] yang menunjukkan sumbu rotasi-refleksi. Sumbu rotasi-inversi direpresentasikan dengan angka yang diberi tanda [[Makron (diakritik)|makron]],  – , , , , , , , , ... .  setara dengan bidang cermin dan dinotasikan dengan '''m'''. Arah bidang cermin didefinisikan sebagai arah yang tegak lurus terhadapnya (arah sumbu ).


Baris 15: Baris 14:


=== Grup dengan satu sumbu orde-tinggi ===
=== Grup dengan satu sumbu orde-tinggi ===
* Posisi pertama – arah primer: Ditetapkan untuk sumbu utama (sumbu-z), yaitu sumbu dengan orde tertinggi.
* Posisi pertama – arah primer: Ditetapkan untuk sumbu utama (sumbu-z), yaitu sumbu dengan orde tertinggi.


* Posisi kedua – arah sekunder: Mewakili arah-arah yang setara secara simetris dan tegak lurus terhadap sumbu-z. Elemen simetri pada arah ini dapat berupa sumbu putar biner (2), bidang cermin (m), atau kombinasi keduanya  .
* Posisi kedua – arah sekunder: Mewakili arah-arah yang setara secara simetris dan tegak lurus terhadap sumbu-z. Elemen simetri pada arah ini dapat berupa sumbu putar biner (2), bidang cermin (m), atau kombinasi keduanya  .


* Posisi ketiga – arah tersier: Mewakili arah-arah diagonal yang setara secara simetris dan terletak di antara arah-arah sekunder. Sebagai contoh, dalam sistem kristal kubik, arah tersier ini merujuk pada diagonal ruang.nPada arah diagonal ini, elemen simetri yang mungkin ditemukan umumnya adalah 2, m, atau  .
* Posisi ketiga – arah tersier: Mewakili arah-arah diagonal yang setara secara simetris dan terletak di antara arah-arah sekunder. Sebagai contoh, dalam sistem kristal kubik, arah tersier ini merujuk pada diagonal ruang.nPada arah diagonal ini, elemen simetri yang mungkin ditemukan umumnya adalah 2, m, atau &nbsp;.<ref>[https://www.ebsco.com/research-starters/geology/hot-spots-island-chains-and-intraplate-volcanism?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc&_x_tr_hist=true Crystallographic Point Group Notations/Description : Practical Electron Microscopy and Database].</ref>


Ini adalah grup-grup kristalografi 3, 32, 3m, , dan  ([[sistem kristal trigonal]]), 4, 422, 4mm, , 2m, , dan  ([[sistem kristal tetragonal|tetragonal]]), serta 6, 622, 6mm, , m2, , dan  ([[sistem kristal heksagonal|heksagonal]]). Secara analog, simbol grup non-kristalografi (dengan sumbu orde 5, 7, 8, 9, ...) dapat dikonstruksi. Grup-grup ini disusun dalam tabel berikut:
Ini adalah grup-grup kristalografi 3, 32, 3m, , dan  ([[sistem kristal trigonal]]), 4, 422, 4mm, , 2m, , dan  ([[sistem kristal tetragonal|tetragonal]]), serta 6, 622, 6mm, , m2, , dan  ([[sistem kristal heksagonal|heksagonal]]). Secara analog, simbol grup non-kristalografi (dengan sumbu orde 5, 7, 8, 9, ...) dapat dikonstruksi. Grup-grup ini disusun dalam tabel berikut:
  {|  class="wikitable"
  |- align=center
  ! [[Notasi Schoenflies|Schoenflies]]!! Simbol H–M !! style="width: 40px;"| 3 !! style="width: 40px;"| 4 !! style="width: 40px;"| 5 !! style="width: 40px;"| 6 !! style="width: 40px;"| 7 !! style="width: 40px;"| 8 !! style="width: 40px;"| 9 !! style="width: 50px;"| 10 !! style="width: 40px;"| 11 !! style="width: 50px;"| 12 !! ... !! style="width: 40px;"| ∞
  |- align=center
  | C<sub>''n''</sub>|| ''n''|| 3 || 4 || 5 || 6 || 7 || 8 || 9 || 10 || 11 || 12 ||rowspan=13|...|| ∞
  |- align=center
  |rowspan=2| C<sub>''n''v</sub>|| ''n''m || 3m || || 5m || || 7m || || 9m|| || 11m || ||rowspan=2| ∞m
  |- align=center
  | ''nmm''|| || 4mm|| || 6mm|| || 8mm|| || 10mm || || 12mm
  |- align=center
  | S<sub>2''n''</sub>|| rowspan=3| || || || || || || || || ||  || ||rowspan=4|
  |- align=center
  | S<sub>''n''</sub>|| || || || || || || || || || 
  |- align=center


| C<sub>h</sub>|| |||| || || || || |||| ||
|- align=center
| C<sub>''n''h</sub>|| || |||| || || || || |||| ||
|- align=center
|rowspan=2| D<sub>''n''</sub>|| ''n''2|| 32|| || 52|| || 72|| || 92|| || (11)2 ||  ||rowspan=2| ∞2
|- align=center
| ''n''22|| || 422|| || 622|| || 822|| || (10)22 || || (12)22
|- align=center
| D<sub>''nd''</sub>|| || || |||| || || |||| ||()|| ||rowspan=4| m
|- align=center
| D<sub>d</sub>||rowspan=2|2m = m2|| || 2m|| || || || 2m|| || || || ()2m
|- align=center
| D<sub>h</sub>|| |||| || m2|| || || ||()m2|| ||
|- align=center
| D<sub>''n''h</sub>|| || |||| || || || || |||| ||
|}


Dapat diamati bahwa dalam grup dengan sumbu orde-ganjil n dan , posisi ketiga dalam simbol selalu tidak ada, karena semua arah n, yang tegak lurus terhadap sumbu orde-tinggi, setara secara simetris. Sebagai contoh, pada gambar segitiga, ketiga bidang cermin (''S''<sub>0</sub>, ''S''<sub>1</sub>, ''S''<sub>2</sub>) adalah setara – semuanya melewati satu titik sudut dan pusat sisi di hadapannya.
Dapat diamati bahwa dalam grup dengan sumbu orde-ganjil n dan , posisi ketiga dalam simbol selalu tidak ada, karena semua arah n, yang tegak lurus terhadap sumbu orde-tinggi, setara secara simetris. Sebagai contoh, pada gambar segitiga, ketiga bidang cermin (''S''<sub>0</sub>, ''S''<sub>1</sub>, ''S''<sub>2</sub>) adalah setara – semuanya melewati satu titik sudut dan pusat sisi di hadapannya.
Baris 40: Baris 69:
Semua simbol Hermann-Mauguin yang disajikan di atas disebut '''simbol lengkap'''. Untuk banyak grup, simbol-simbol ini dapat disederhanakan dengan menghilangkan sumbu rotasi n-fold pada posisi . Hal ini dapat dilakukan jika sumbu rotasi dapat diperoleh secara tak-ambigu dari kombinasi elemen simetri yang ada dalam simbol. Sebagai contoh, '''simbol pendek''' untuk  adalah mmm, untuk  adalah mm, dan untuk  adalah mm. Dalam grup yang mengandung satu sumbu orde-tinggi, sumbu orde-tinggi ini tidak dapat dihilangkan. Sebagai contoh, simbol  dan  dapat disederhanakan menjadi 4/mmm (atau mm) dan 6/mmm (atau mm), tetapi tidak menjadi mmm; simbol pendek untuk  adalah m. Simbol lengkap dan pendek untuk semua 32 grup titik kristalografi diberikan di halaman [[grup titik kristalografi#Korespondensi antara berbagai notasi|grup titik kristalografi]].
Semua simbol Hermann-Mauguin yang disajikan di atas disebut '''simbol lengkap'''. Untuk banyak grup, simbol-simbol ini dapat disederhanakan dengan menghilangkan sumbu rotasi n-fold pada posisi . Hal ini dapat dilakukan jika sumbu rotasi dapat diperoleh secara tak-ambigu dari kombinasi elemen simetri yang ada dalam simbol. Sebagai contoh, '''simbol pendek''' untuk  adalah mmm, untuk  adalah mm, dan untuk  adalah mm. Dalam grup yang mengandung satu sumbu orde-tinggi, sumbu orde-tinggi ini tidak dapat dihilangkan. Sebagai contoh, simbol  dan  dapat disederhanakan menjadi 4/mmm (atau mm) dan 6/mmm (atau mm), tetapi tidak menjadi mmm; simbol pendek untuk  adalah m. Simbol lengkap dan pendek untuk semua 32 grup titik kristalografi diberikan di halaman [[grup titik kristalografi#Korespondensi antara berbagai notasi|grup titik kristalografi]].


Selain lima grup kubik, terdapat dua grup ikosahedral non-kristalografi lagi (''I'' dan ''I''<sub>h</sub> dalam [[notasi Schoenflies]]) dan dua grup batas (''K'' dan ''K''<sub>h</sub> dalam [[notasi Schoenflies]]). Simbol Hermann-Mauguin tidak dirancang untuk grup non-kristalografi, sehingga simbolnya bersifat nominal dan didasarkan pada kemiripan dengan simbol grup kristalografi dari sistem kristal kubik. Grup ''I'' dapat dilambangkan sebagai 235, 25, 532, 53. Simbol pendek yang mungkin untuk ''I''<sub>h</sub> adalah m, m, mm, m. Simbol yang mungkin untuk grup batas ''K'' adalah ∞∞ atau 2∞, dan untuk ''K''<sub>h</sub> adalah ∞ atau m atau ∞∞m.
Selain lima grup kubik, terdapat dua grup ikosahedral non-kristalografi lagi (''I'' dan ''I''<sub>h</sub> dalam [[notasi Schoenflies]]) dan dua grup batas (''K'' dan ''K''<sub>h</sub> dalam [[notasi Schoenflies]]). Simbol Hermann-Mauguin tidak dirancang untuk grup non-kristalografi, sehingga simbolnya bersifat nominal dan didasarkan pada kemiripan dengan simbol grup kristalografi dari sistem kristal kubik.<ref>[http://it.iucr.org/Ab/ch10o1v0001/%23table10o1o4o3 (International Tables) Abstract]. ''it.iucr.org''.</ref><ref>Petr Zorky. [http://www.chem.msu.su/rus/cryst/cryschem/semeystv.htm Семейства точечных групп]. ''www.chem.msu.su''.</ref><ref>Vainshtein, Boris K., Modern Crystallography 1: Fundamentals of Crystals. Symmetry, and Methods of Structural Crystallography, Springer. 1994, page 93.</ref><ref>Grup titik dalam tiga dimensi</ref><ref>Shubnikov, A.V., Belov, N.V. & others, ''Simetri Berwarna'', Oxford: Pergamon Press. 1964, page 70.</ref> Grup ''I'' dapat dilambangkan sebagai 235, 25, 532, 53. Simbol pendek yang mungkin untuk ''I''<sub>h</sub> adalah m, m, mm, m. Simbol yang mungkin untuk grup batas ''K'' adalah ∞∞ atau 2∞, dan untuk ''K''<sub>h</sub> adalah ∞ atau m atau ∞∞m.


== Grup Bidang ==
== Grup Bidang ==
Baris 46: Baris 75:


== Grup Ruang ==
== Grup Ruang ==
 
Simbol dari sebuah [[grup ruang]] (space group) didefinisikan dengan menggabungkan huruf kapital yang mendeskripsikan [[Kisi Bravais#Kisi Bravais dalam 3 dimensi|tipe kisi]] dengan simbol-simbol yang menentukan elemen simetri. Elemen-elemen simetri tersebut diurutkan dengan cara yang sama seperti dalam simbol grup titik yang bersesuaian (grup yang diperoleh jika semua komponen translasi dikeluarkan dari grup ruang). Simbol untuk elemen simetri lebih beragam karena selain sumbu rotasi dan bidang cermin, grup ruang dapat memuat elemen simetri yang lebih kompleks – sumbu ulir (kombinasi rotasi dan translasi) dan bidang geser (kombinasi refleksi cermin dan translasi). Akibatnya, banyak grup ruang yang berbeda dapat berkorespondensi dengan grup titik yang sama. Sebagai contoh, dengan memilih tipe kisi dan bidang geser yang berbeda, kita dapat menghasilkan 28 grup ruang yang berbeda dari grup titik mmm, misalnya Pmmm, Pnnn, Pccm, Pban, Cmcm, Ibam, Fmmm, Fddd, dan seterusnya. Dalam beberapa kasus, sebuah grup ruang dihasilkan ketika translasi hanya ditambahkan ke sebuah grup titik.<ref>Donald Sands. [https://www.geokniga.org/bookfiles/geokniga-introduction-crystallography.pdf Introduction to Crystallography]. Courier Corporation. 1975. hlm. 72. ISBN 0-486-67839-3.</ref> Dalam kasus lain, tidak ada titik di mana grup titik tersebut berlaku. Notasinya agak ambigu, tanpa sebuah tabel yang memberikan informasi lebih lanjut. Sebagai contoh, grup ruang I23 dan I23 (No. 197 dan 199) keduanya mengandung sumbu rotasi dwiputaran serta sumbu ulir dwiputaran. Pada grup pertama, sumbu dwiputaran berpotongan dengan sumbu tigaputaran, sedangkan pada grup kedua tidak demikian halnya.<ref>Bandingkan [http://img.chem.ucl.ac.uk/sgp/large/197az3.htm operasi simetri untuk grup ruang 197] dengan [http://img.chem.ucl.ac.uk/sgp/large/199az3.htm untuk grup ruang 199].</ref>
Simbol dari sebuah [[grup ruang]] (space group) didefinisikan dengan menggabungkan huruf kapital yang mendeskripsikan [[Kisi Bravais#Kisi Bravais dalam 3 dimensi|tipe kisi]] dengan simbol-simbol yang menentukan elemen simetri. Elemen-elemen simetri tersebut diurutkan dengan cara yang sama seperti dalam simbol grup titik yang bersesuaian (grup yang diperoleh jika semua komponen translasi dikeluarkan dari grup ruang). Simbol untuk elemen simetri lebih beragam karena selain sumbu rotasi dan bidang cermin, grup ruang dapat memuat elemen simetri yang lebih kompleks – sumbu ulir (kombinasi rotasi dan translasi) dan bidang geser (kombinasi refleksi cermin dan translasi). Akibatnya, banyak grup ruang yang berbeda dapat berkorespondensi dengan grup titik yang sama. Sebagai contoh, dengan memilih tipe kisi dan bidang geser yang berbeda, kita dapat menghasilkan 28 grup ruang yang berbeda dari grup titik mmm, misalnya Pmmm, Pnnn, Pccm, Pban, Cmcm, Ibam, Fmmm, Fddd, dan seterusnya. Dalam beberapa kasus, sebuah grup ruang dihasilkan ketika translasi hanya ditambahkan ke sebuah grup titik. Dalam kasus lain, tidak ada titik di mana grup titik tersebut berlaku. Notasinya agak ambigu, tanpa sebuah tabel yang memberikan informasi lebih lanjut. Sebagai contoh, grup ruang I23 dan I23 (No. 197 dan 199) keduanya mengandung sumbu rotasi dwiputaran serta sumbu ulir dwiputaran. Pada grup pertama, sumbu dwiputaran berpotongan dengan sumbu tigaputaran, sedangkan pada grup kedua tidak demikian halnya.


=== Tipe Kisi ===
=== Tipe Kisi ===
Baris 60: Baris 88:
· '''R''' – Rombohedral
· '''R''' – Rombohedral


{| style="margin:1em auto"
|-
!width="160" |
!width="160" |
!width="160" |
!width="160" |
!width="180" |
|- align="center"
| Primitif, '''''P'''''|| Berpusat alas, '''''C'''''|| Berpusat muka, '''''F''''' || Berpusat badan,  '''''I'''''|| Rombohedral dalam set heksagonal, '''''R'''''
|}


=== Sumbu Ulir ===
=== Sumbu Ulir ===
Baris 67: Baris 105:
Ada 4 pasang sumbu [[Kiralitas (matematika)|enantiomorfik]]: (3<sub>1</sub> – 3<sub>2</sub>), (4<sub>1</sub> – 4<sub>3</sub>), (6<sub>1</sub> – 6<sub>5</sub>), dan (6<sub>2</sub> – 6<sub>4</sub>). Enantiomorfisme ini menghasilkan 11 pasang grup ruang enantiomorfik, yaitu:
Ada 4 pasang sumbu [[Kiralitas (matematika)|enantiomorfik]]: (3<sub>1</sub> – 3<sub>2</sub>), (4<sub>1</sub> – 4<sub>3</sub>), (6<sub>1</sub> – 6<sub>5</sub>), dan (6<sub>2</sub> – 6<sub>4</sub>). Enantiomorfisme ini menghasilkan 11 pasang grup ruang enantiomorfik, yaitu:


{| class="wikitable"
![[Sistem kristal]]
!colspan=3|[[Sistem kristal tetragonal|Tetragonal]]
!colspan=3|[[Sistem kristal trigonal|Trigonal]]
!colspan=4|[[Sistem kristal heksagonal|Heksagonal]]
![[Sistem kristal kubik|Kubik]]
|- align=center
!Grup pertama<br />Nomor Grup
| width="60px" | P4<sub>1</sub><br />76
| width="60px" | P4<sub>1</sub>22 <br />91
| width="60px" | P4<sub>1</sub>2<sub>1</sub>2 <br />92
| width="60px" | P3<sub>1</sub> <br />144
| width="60px" | P3<sub>1</sub>12 <br />152
| width="60px" | P3<sub>1</sub>21 <br />151
| width="60px" | P6<sub>1</sub> <br />169
| width="60px" | P6<sub>2</sub> <br />171
| width="60px" | P6<sub>1</sub>22 <br />178
| width="60px" | P6<sub>2</sub>22 <br />180
| width="60px" | P4<sub>1</sub>32<br />213
|- align=center
!Grup kedua<br />Nomor Grup
| P4<sub>3</sub><br />78
| P4<sub>3</sub>22 <br />95
| P4<sub>3</sub>2<sub>1</sub>2 <br />96
| P3<sub>2</sub> <br />145
| P3<sub>2</sub>12 <br />154
| P3<sub>2</sub>21 <br />153
| P6<sub>5</sub> <br />170
| P6<sub>4</sub> <br />172
| P6<sub>5</sub>22 <br />179
| P6<sub>4</sub>22 <br />181
| P4<sub>3</sub>32<br />212
|}


=== Bidang Geser ===
=== Bidang Geser ===
Baris 76: Baris 147:
* Geseran ''d'' adalah bidang geser dengan translasi sepanjang seperempat diagonal muka atau diagonal ruang.
* Geseran ''d'' adalah bidang geser dengan translasi sepanjang seperempat diagonal muka atau diagonal ruang.
* Geseran ''e'' adalah dua jenis geseran dengan bidang geser yang sama dan translasi sepanjang dua (berbeda) setengah vektor kisi.
* Geseran ''e'' adalah dua jenis geseran dengan bidang geser yang sama dan translasi sepanjang dua (berbeda) setengah vektor kisi.
== Referensi ==


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 85: Baris 153:
* [[Indeks mineral Hey]]
* [[Indeks mineral Hey]]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Notasi+Hermann%E2%80%93Mauguin&oldid=29002744 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29002744 (2026-03-01T22:21:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Notasi+Hermann%E2%80%93Mauguin&oldid=29002744 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29002744 (2026-03-01T22:21:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 23.07

Notasi Hermann–Mauguin, 'Notasi H-M, Notasi Kristalografi Internasional adalah sistem kristalografi untuk mendeskripsikan elemen simetri dari grup titik, grup ruang, dan grup bidang. Sistem ini menggunakan angka untuk menyatakan sumbu rotasi 2,3,4,6, huruf "m" untuk bidang cermin, serta simbol tambahan untuk sumbu ulir, bidang geser, dan tipe kisi. Notasi ini merepresentasikan 32 grup titik kristalografi dan 230 grup ruang dengan menentukan operasi simetri utama sepanjang sumbu kristal.

Grup Titik

Sumbu rotasi dilambangkan dengan angka n – 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, ... (sudut rotasi ). Untuk rotasi tak-sejati, notasi Hermann-Mauguin menunjukkan sumbu rotasi-inversi, berbeda dengan notasi Schoenflies dan Shubnikov yang menunjukkan sumbu rotasi-refleksi. Sumbu rotasi-inversi direpresentasikan dengan angka yang diberi tanda makron, – , , , , , , , , ... . setara dengan bidang cermin dan dinotasikan dengan m. Arah bidang cermin didefinisikan sebagai arah yang tegak lurus terhadapnya (arah sumbu ).

Simbol Hermann-Mauguin menunjukkan sumbu-sumbu dan bidang-bidang yang tidak setara secara simetris. Arah suatu elemen simetri berkorespondensi dengan posisinya dalam simbol Hermann-Mauguin. Jika sebuah sumbu rotasi n dan bidang cermin m memiliki arah yang sama, maka keduanya dilambangkan sebagai pecahan atau n/m.

Jika terdapat dua atau lebih sumbu simetri dengan arah yang sama, maka yang ditampilkan adalah sumbu dengan orde tertinggi.. Simetri lebih tinggi berarti sumbu tersebut menghasilkan pola dengan lebih banyak titik. Sebagai contoh, sumbu rotasi 3, 4, 5, 6, 7, 8 masing-masing menghasilkan pola 3, 4, 5, 6, 7, 8 titik. Sumbu rotasi tak-sejati , , , , , masing-masing menghasilkan pola 6, 4, 10, 6, 14, 8 titik. Jika sebuah sumbu rotasi dan sumbu rotasi-inversi berada pada arah yang sama dan menghasilkan jumlah titik yang sama, maka representasi ditentukan oleh sistem kristal dan aturan notasi yang berlaku, di mana sumbu rotasi-inversi seperti 4 sering kali dicantumkan karena merupakan elemen simetri yang khas untuk kelas kristal tertentu. Sebagai contoh, kombinasi setara dengan . Karena menghasilkan 6 titik, dan 3 hanya menghasilkan 3, harus ditulis, bukan (bukan , karena sudah mengandung bidang cermin m). Secara analog, jika sumbu 3 dan sama-sama hadir, harus ditulis. Namun kita menulis , bukan , karena baik 4 maupun sama-sama menghasilkan empat titik. Dalam kasus kombinasi , di mana sumbu 2, 3, 6, , dan hadir, sumbu , , dan 6 semuanya menghasilkan pola 6 titik, seperti yang dapat dilihat pada gambar di samping, tetapi sumbu 6 yang harus digunakan karena merupakan sumbu rotasi – simbolnya akan menjadi 

Format penulisan simbol Hermann-Mauguin bergantung pada tipe grup simetri yang dijelaskan. Untuk grup titik (32 kelas kristal), simbol hanya mencantumkan elemen simetri makroskopik. Sementara itu, untuk grup ruang (230 tipe), simbolnya diperluas dengan mencantumkan huruf yang melambangkan tipe kisi Bravais di awal notasi.

Grup tanpa sumbu orde-tinggi

Grup-grup ini hanya boleh mengandung sumbu ganda, bidang cermin, dan/atau pusat inversi. Ini adalah grup titik kristalografi 1 dan (sistem kristal triklinik), 2, m, dan (monoklinik), serta 222, , dan mm2 (ortorombik). (Bentuk pendek dari adalah mmm.) Jika simbol mengandung tiga posisi, maka posisi-posisi tersebut masing-masing melambangkan elemen simetri dalam arah x, y, z.

Grup dengan satu sumbu orde-tinggi

  • Posisi pertama – arah primer: Ditetapkan untuk sumbu utama (sumbu-z), yaitu sumbu dengan orde tertinggi.
  • Posisi kedua – arah sekunder: Mewakili arah-arah yang setara secara simetris dan tegak lurus terhadap sumbu-z. Elemen simetri pada arah ini dapat berupa sumbu putar biner (2), bidang cermin (m), atau kombinasi keduanya  .
  • Posisi ketiga – arah tersier: Mewakili arah-arah diagonal yang setara secara simetris dan terletak di antara arah-arah sekunder. Sebagai contoh, dalam sistem kristal kubik, arah tersier ini merujuk pada diagonal ruang.nPada arah diagonal ini, elemen simetri yang mungkin ditemukan umumnya adalah 2, m, atau  .[1]

Ini adalah grup-grup kristalografi 3, 32, 3m, , dan (sistem kristal trigonal), 4, 422, 4mm, , 2m, , dan (tetragonal), serta 6, 622, 6mm, , m2, , dan (heksagonal). Secara analog, simbol grup non-kristalografi (dengan sumbu orde 5, 7, 8, 9, ...) dapat dikonstruksi. Grup-grup ini disusun dalam tabel berikut:

Schoenflies Simbol H–M 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ...
Cn n 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ...
Cnv nm 3m 5m 7m 9m 11m ∞m
nmm 4mm 6mm 8mm 10mm 12mm
S2n
Sn
Ch
Cnh
Dn n2 32 52 72 92 (11)2 ∞2
n22 422 622 822 (10)22 (12)22
Dnd () m
Dd 2m = m2 2m 2m ()2m
Dh m2 ()m2
Dnh

Dapat diamati bahwa dalam grup dengan sumbu orde-ganjil n dan , posisi ketiga dalam simbol selalu tidak ada, karena semua arah n, yang tegak lurus terhadap sumbu orde-tinggi, setara secara simetris. Sebagai contoh, pada gambar segitiga, ketiga bidang cermin (S0, S1, S2) adalah setara – semuanya melewati satu titik sudut dan pusat sisi di hadapannya. Untuk sumbu orde-genap n dan , terdapat arah sekunder dan arah tersier. Sebagai contoh, pada gambar segienam beraturan, dapat dibedakan dua himpunan bidang cermin – tiga bidang melalui dua titik sudut yang berhadapan, dan tiga bidang lainnya melalui pusat sisi-sisi yang berhadapan. Dalam kasus ini, salah satu dari dua himpunan tersebut dapat dipilih sebagai arah sekunder, dan himpunan sisanya akan menjadi arah tersier. Oleh karena itu, grup 2m, 2m, 2m, ... dapat ditulis sebagai m2, m2, m2, ... . Untuk simbol grup titik, urutan ini biasanya tidak penting; namun, ini akan menjadi penting untuk simbol Hermann-Mauguin dari grup ruang yang berkorespondensi, di mana arah sekunder adalah arah elemen simetri sepanjang translasi sel satuan b dan c, sementara arah tersier berkorespondensi dengan arah di antara translasi sel satuan b dan c. Sebagai contoh, simbol Pm2 dan P2m melambangkan dua grup ruang yang berbeda. Hal ini juga berlaku untuk simbol grup ruang dengan sumbu orde-ganjil 3 dan . Elemen simetri yang tegak lurus dapat berada sepanjang translasi sel satuan b dan c atau di antaranya. Grup ruang P321 dan P312 masing-masing adalah contoh dari kasus pertama dan kedua.

Simbol grup titik mungkin membingungkan; simbol Schoenflies yang berkorespondensi adalah D3d, yang berarti grup tersebut terdiri dari sumbu 3-fold, tiga sumbu 2-fold yang tegak lurus, dan 3 bidang diagonal vertikal yang berada di antara sumbu-sumbu 2-fold ini, sehingga tampaknya grup tersebut dapat dilambangkan sebagai 32m atau 3m2. Namun, harus diingat bahwa, tidak seperti notasi Schoenflies, arah suatu bidang dalam simbol Hermann-Mauguin didefinisikan sebagai arah yang tegak lurus terhadap bidang tersebut, dan dalam grup D3d semua bidang cermin tegak lurus terhadap sumbu 2-fold, sehingga bidang-bidang tersebut harus ditulis pada posisi yang sama dengan . Kedua, kompleks ini menghasilkan pusat inversi, yang jika dikombinasikan dengan sumbu rotasi 3-fold menghasilkan sumbu rotasi-inversi . Grup dengan n = ∞ disebut grup batas atau grup Curie.

Grup dengan beberapa sumbu orde-tinggi

Ini adalah grup-grup kristalografi dari sistem kristal kubik: 23, 432, , 3m, dan . Semuanya mengandung empat sumbu 3-fold diagonal. Sumbu-sumbu ini tersusun sebagai sumbu 3-fold dalam sebuah kubus, mengarah sepanjang keempat diagonal ruangnya (kubus memiliki simetri ). Simbol-simbol ini dikonstruksi dengan cara berikut:

  • Posisi pertama – arah-arah yang setara secara simetris dari sumbu koordinat x, y, dan z. Ketiganya setara karena adanya sumbu 3-fold diagonal.
  • Posisi kedua – sumbu 3 atau diagonal.
  • Posisi ketiga – arah diagonal di antara dua dari ketiga sumbu koordinat x, y, dan z. Ini dapat berupa 2, m, atau .

Semua simbol Hermann-Mauguin yang disajikan di atas disebut simbol lengkap. Untuk banyak grup, simbol-simbol ini dapat disederhanakan dengan menghilangkan sumbu rotasi n-fold pada posisi . Hal ini dapat dilakukan jika sumbu rotasi dapat diperoleh secara tak-ambigu dari kombinasi elemen simetri yang ada dalam simbol. Sebagai contoh, simbol pendek untuk adalah mmm, untuk adalah mm, dan untuk adalah mm. Dalam grup yang mengandung satu sumbu orde-tinggi, sumbu orde-tinggi ini tidak dapat dihilangkan. Sebagai contoh, simbol dan dapat disederhanakan menjadi 4/mmm (atau mm) dan 6/mmm (atau mm), tetapi tidak menjadi mmm; simbol pendek untuk adalah m. Simbol lengkap dan pendek untuk semua 32 grup titik kristalografi diberikan di halaman grup titik kristalografi.

Selain lima grup kubik, terdapat dua grup ikosahedral non-kristalografi lagi (I dan Ih dalam notasi Schoenflies) dan dua grup batas (K dan Kh dalam notasi Schoenflies). Simbol Hermann-Mauguin tidak dirancang untuk grup non-kristalografi, sehingga simbolnya bersifat nominal dan didasarkan pada kemiripan dengan simbol grup kristalografi dari sistem kristal kubik.[2][3][4][5][6] Grup I dapat dilambangkan sebagai 235, 25, 532, 53. Simbol pendek yang mungkin untuk Ih adalah m, m, mm, m. Simbol yang mungkin untuk grup batas K adalah ∞∞ atau 2∞, dan untuk Kh adalah ∞ atau m atau ∞∞m.

Grup Bidang

Grup bidang (plane groups) dapat digambarkan menggunakan sistem Hermann–Mauguin. Huruf pertama dalam notasi ini adalah huruf kecil p atau c yang masing-masing melambangkan sel satuan primitif atau terpusat (berpusat muka). Angka berikutnya menunjukkan simetri putaran (rotasi), seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Keberadaan bidang cermin dilambangkan dengan huruf m, sementara refleksi geser (glide reflection) dilambangkan dengan huruf g. Perlu dicatat bahwa sumbu ulir (screw axis) tidak ada dalam ruang dua dimensi.

Grup Ruang

Simbol dari sebuah grup ruang (space group) didefinisikan dengan menggabungkan huruf kapital yang mendeskripsikan tipe kisi dengan simbol-simbol yang menentukan elemen simetri. Elemen-elemen simetri tersebut diurutkan dengan cara yang sama seperti dalam simbol grup titik yang bersesuaian (grup yang diperoleh jika semua komponen translasi dikeluarkan dari grup ruang). Simbol untuk elemen simetri lebih beragam karena selain sumbu rotasi dan bidang cermin, grup ruang dapat memuat elemen simetri yang lebih kompleks – sumbu ulir (kombinasi rotasi dan translasi) dan bidang geser (kombinasi refleksi cermin dan translasi). Akibatnya, banyak grup ruang yang berbeda dapat berkorespondensi dengan grup titik yang sama. Sebagai contoh, dengan memilih tipe kisi dan bidang geser yang berbeda, kita dapat menghasilkan 28 grup ruang yang berbeda dari grup titik mmm, misalnya Pmmm, Pnnn, Pccm, Pban, Cmcm, Ibam, Fmmm, Fddd, dan seterusnya. Dalam beberapa kasus, sebuah grup ruang dihasilkan ketika translasi hanya ditambahkan ke sebuah grup titik.[7] Dalam kasus lain, tidak ada titik di mana grup titik tersebut berlaku. Notasinya agak ambigu, tanpa sebuah tabel yang memberikan informasi lebih lanjut. Sebagai contoh, grup ruang I23 dan I23 (No. 197 dan 199) keduanya mengandung sumbu rotasi dwiputaran serta sumbu ulir dwiputaran. Pada grup pertama, sumbu dwiputaran berpotongan dengan sumbu tigaputaran, sedangkan pada grup kedua tidak demikian halnya.[8]

Tipe Kisi

Berikut adalah tipe-tipe kisi Bravais dalam tiga dimensi:

· P – Primitif · I – Berpusat badan (dari bahasa Jerman "Innenzentriert") · F – Berpusat muka (dari bahasa Jerman "Flächenzentriert") · A – Berpusat alas hanya pada muka A · B – Berpusat alas hanya pada muka B · C – Berpusat alas hanya pada muka C · R – Rombohedral

Primitif, P Berpusat alas, C Berpusat muka, F Berpusat badan, I Rombohedral dalam set heksagonal, R

Sumbu Ulir

Sumbu ulir (screw axis) dinotasikan dengan sebuah angka, n, di mana sudut rotasinya adalah . Besarnya translasi kemudian ditambahkan sebagai subskrip yang menunjukkan seberapa jauh translasi di sepanjang sumbu tersebut, sebagai bagian dari vektor kisi yang sejajar. Sebagai contoh, 21 adalah rotasi 180° (dwiputaran) yang diikuti dengan translasi sebesar dari vektor kisi. 31 adalah rotasi 120° (tigaputaran) yang diikuti dengan translasi sebesar dari vektor kisi.

Sumbu ulir yang mungkin adalah: 21, 31, 32, 41, 42, 43, 61, 62, 63, 64, dan 65. Ada 4 pasang sumbu enantiomorfik: (31 – 32), (41 – 43), (61 – 65), dan (62 – 64). Enantiomorfisme ini menghasilkan 11 pasang grup ruang enantiomorfik, yaitu:

Sistem kristal Tetragonal Trigonal Heksagonal Kubik
Grup pertama
Nomor Grup
P41
76
P4122
91
P41212
92
P31
144
P3112
152
P3121
151
P61
169
P62
171
P6122
178
P6222
180
P4132
213
Grup kedua
Nomor Grup
P43
78
P4322
95
P43212
96
P32
145
P3212
154
P3221
153
P65
170
P64
172
P6522
179
P6422
181
P4332
212

Bidang Geser

Orientasi sebuah bidang geser (glide plane) ditentukan oleh posisi simbol dalam penamaan Hermann–Mauguin, sama seperti pada bidang cermin. Bidang ini dinotasikan dengan a, b, atau c tergantung pada sumbu (arah) mana geseran tersebut terjadi. Ada juga geseran n, yaitu geseran sepanjang setengah dari diagonal sebuah muka, dan geseran d, yaitu geseran sepanjang seperempat dari diagonal muka atau diagonal ruang sel satuan. Geseran d sering disebut sebagai bidang geser intan karena fitur ini terdapat dalam struktur intan. Dalam kasus di mana terdapat dua kemungkinan di antara a, b, dan c (seperti a atau b), huruf e digunakan. (Dalam kasus ini, pemusatan mengakibatkan kedua jenis geseran terjadi.) Ringkasannya:

  • Geseran a, b, atau c adalah translasi sepanjang setengah vektor kisi dari muka tersebut.
  • Geseran n adalah translasi sepanjang setengah diagonal muka.
  • Geseran d adalah bidang geser dengan translasi sepanjang seperempat diagonal muka atau diagonal ruang.
  • Geseran e adalah dua jenis geseran dengan bidang geser yang sama dan translasi sepanjang dua (berbeda) setengah vektor kisi.

Lihat pula

Referensi

  1. Crystallographic Point Group Notations/Description : Practical Electron Microscopy and Database.
  2. (International Tables) Abstract. it.iucr.org.
  3. Petr Zorky. Семейства точечных групп. www.chem.msu.su.
  4. Vainshtein, Boris K., Modern Crystallography 1: Fundamentals of Crystals. Symmetry, and Methods of Structural Crystallography, Springer. 1994, page 93.
  5. Grup titik dalam tiga dimensi
  6. Shubnikov, A.V., Belov, N.V. & others, Simetri Berwarna, Oxford: Pergamon Press. 1964, page 70.
  7. Donald Sands. Introduction to Crystallography. Courier Corporation. 1975. hlm. 72. ISBN 0-486-67839-3.
  8. Bandingkan operasi simetri untuk grup ruang 197 dengan untuk grup ruang 199.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29002744 (2026-03-01T22:21:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.