Lompat ke isi

Kalkulus vektor: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28026068; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 7: Baris 7:


==Aljabar vektor==
==Aljabar vektor==
Operasi aljabar (non-diferensial) dalam kalkulus vektor disebut sebagai [[aljabar vektor]], didefinisikan untuk ruang vektor dan kemudian diterapkan secara global ke bidang vektor. Operasi aljabar dasar terdiri dari:
Operasi aljabar (non-diferensial) dalam kalkulus vektor disebut sebagai [[aljabar vektor]], didefinisikan untuk ruang vektor dan kemudian diterapkan secara global ke bidang vektor. Operasi aljabar dasar terdiri dari:


{| class="wikitable" style="text-align:center"
|+Notasi dalam kalkulus vektor
|-
!scope="col"|Operasi
!scope="col"|Notasi
!scope="col"|Deskripsi
|-
![[Penambahan vektor]]
|<math>\mathbf{v}_1 + \mathbf{v}_2</math>
|Penjumlahan dua vektor, menghasilkan vektor.
|-
!scope="row"|[[Perkalian skalar]]
|<math>a \mathbf{v}</math>
|Perkalian skalar dan vektor, menghasilkan vektor.
|-
!scope="row"|[[Produk titik]]
|<math>\mathbf{v}_1 \cdot \mathbf{v}_2</math>
|Perkalian dua vektor, menghasilkan skalar.
|-
!scope="row"|[[Produk silang]]
|<math>\mathbf{v}_1 \times \mathbf{v}_2</math>
|Perkalian dua vektor pada <math>\mathbb R^3</math>, menghasilkan vektor (pseudo).
|}


Yang juga biasa digunakan adalah keduanya [[produk tiga kali lipat]]:
Yang juga biasa digunakan adalah keduanya [[produk tiga kali lipat]]:
 
{| class="wikitable" style="text-align:center"
|+Hasil kali tiga kalkulus vektor
|-
!scope="col"|Operasi
!scope="col"|Notasi
!scope="col"|Deskripsi
|-
!scope="row"|[[Produk triple skalar]]
|<math>\mathbf{v}_1\cdot\left( \mathbf{v}_2\times\mathbf{v}_3 \right)</math>
|Produk titik dari perkalian silang dua vektor.
|-
!scope="row"|[[Produk triple vektor]]
|<math>\mathbf{v}_1\times\left( \mathbf{v}_2\times\mathbf{v}_3 \right)</math>
|Produk silang dari perkalian dua vektor.
|}


== Operator dan teorema ==
== Operator dan teorema ==
===Operator diferensial===
===Operator diferensial===
Kalkulus vektor mempelajari berbagai [[operator diferensial]] yang ditentukan pada bidang skalar atau vektor, yang biasanya dinyatakan dalam operator [[del]] (<math>\nabla</math>), juga dikenal sebagai "nabla". Tiga [[operator vektor]] dasar adalah:
Kalkulus vektor mempelajari berbagai [[operator diferensial]] yang ditentukan pada bidang skalar atau vektor, yang biasanya dinyatakan dalam operator [[del]] (<math>\nabla</math>), juga dikenal sebagai "nabla". Tiga [[operator vektor]] dasar adalah:
 
{| class="wikitable" style="text-align:center"
|+Operator diferensial dalam kalkulus vektor
|-
!scope="col"|Operasi
!scope="col"|Notasi
!scope="col"|Deskripsi
!scope="col"|[[Notasi untuk diferensiasi#Notasi dalam kalkulus vektor|Notasional<br/>analogi]]
!scope="col"|Domain
|-
!scope="row"|[[Gradien]]
|<math>\operatorname{grad}(f)=\nabla f</math>
|Mengukur laju dan arah perubahan dalam bidang skalar.
|[[Perkalian skalar]]
|Memetakan bidang skalar ke bidang vektor.
|-
!scope="row"|[[Perbedaan]]
|<math>\operatorname{div}(\mathbf{F})=\nabla\cdot\mathbf{F}</math>
|Mengukur skalar sumber atau sink pada titik tertentu dalam bidang vektor.
|[[Produk titik]]
|Memetakan bidang vektor ke bidang skalar.
|-
!scope="row"|[[Kurl (matematika)|Kurl]]
|<math>\operatorname{curl}(\mathbf{F})=\nabla\times\mathbf{F}</math>
|Mengukur kecenderungan untuk memutar di sekitar titik dalam bidang vektor di <math>\mathbb R^3</math>.
|[[Produk silang]]
|Maps vector fields to (pseudo)vector fields.
|-
!scope="row" colspan=5|<math>f</math> menunjukkan bidang skalar dan <math>F</math> menunjukkan bidang vektor
|}


Yang juga umum digunakan adalah dua operator Laplace:
Yang juga umum digunakan adalah dua operator Laplace:


{| class="wikitable" style="text-align:center"
|+Operator Laplace dalam kalkulus vektor
|-
!scope="col"|Operasi
!scope="col"|Notasi
!scope="col"|Deskripsi
!scope="col"|Domain / Rentang
|-
!scope="row"|[[Operator Laplace|Laplacian]]
|<math>\Delta f=\nabla^2 f=\nabla\cdot \nabla f</math>
|Mengukur selisih antara nilai bidang skalar dengan rata-ratanya pada bola yang sangat kecil.
|Peta antar bidang skalar.
|-
!scope="row"|[[Vektor Laplacian]]
|<math>\nabla^2\mathbf{F}=\nabla(\nabla\cdot\mathbf{F})-\nabla \times (\nabla \times \mathbf{F})</math>
|Mengukur selisih antara nilai bidang vektor dengan rata-ratanya pada bola yang sangat kecil.
|Peta antar bidang vektor.
|-
!scope="row" colspan=4|<math>f</math> menunjukkan bidang skalar dan <math>F</math> menunjukkan bidang vektor
|}


Kuantitas yang disebut [[matriks dan determinan Jacobian|matriks Jacobian]] berguna untuk mempelajari fungsi ketika domain dan rentang fungsi tersebut multivariabel, seperti [[perubahan variabel]] selama integrasi.
Kuantitas yang disebut [[matriks dan determinan Jacobian|matriks Jacobian]] berguna untuk mempelajari fungsi ketika domain dan rentang fungsi tersebut multivariabel, seperti [[perubahan variabel]] selama integrasi.
Baris 29: Baris 111:
Tiga operator vektor dasar memiliki teorema yang sesuai yang menggeneralisasi [[teorema dasar kalkulus]] ke dimensi yang lebih tinggi:
Tiga operator vektor dasar memiliki teorema yang sesuai yang menggeneralisasi [[teorema dasar kalkulus]] ke dimensi yang lebih tinggi:


{| class="wikitable" style="text-align:center"
|+Teorema integral kalkulus vektor
|-
!scope="col"| Teorema
!scope="col"| Pernyataan
!scope="col"| Deskripsi
|-
!scope="row"| [[Teorema gradien]]
| <math> \int_{L \subset \mathbb R^n}\!\!\! \nabla\varphi\cdot d\mathbf{r} \ =\ \varphi\left(\mathbf{q}\right)-\varphi\left(\mathbf{p}\right)\ \  \text{ for }\ \ L = L[p\to q]  </math>
| [[Garis integral]] dari gradien bidang skalar di atas [[kurva]] ''L'' sama dengan perubahan bidang skalar antara titik-titik akhir ''p'' dan ''q'' dari kurva.
|-
!scope="row"| [[Teorema divergensi]]
| <math> \underbrace{ \int \!\cdots\! \int_{V \subset \mathbb R^n} }_{n} (\nabla \cdot \mathbf{F}) \, dV
\  = \ \underbrace{ \oint \!\!\cdots\! \oint_{\!\!\!\!\partial V} }_{n-1} \mathbf{F} \cdot d \mathbf{S} </math>
| Integral dari divergensi bidang vektor di atas sebuah -dimensi padat ''V''  sama dengan [[fluks]] dari bidang vektor melalui -dimensi permukaan batas tertutup dari padatan.
|-
!scope="row"| [[Teorema Kelvin-Stokes|Teorema Curl (Kelvin–Stokes)]]
| <math> \iint_{\Sigma\,\subset\mathbb R^3} (\nabla \times \mathbf{F}) \cdot d\mathbf{\Sigma} \ =\ \oint_{\!\!\!\!\partial\Sigma} \mathbf{F} \cdot d \mathbf{r} </math>
| Integral dari lengkungan bidang vektor di atas [[Permukaan (topologi)|permukaan]] Σ dalam <math>\mathbb R^3</math> sama dengan sirkulasi bidang vektor di sekitar kurva tertutup yang membatasi permukaan.
|-
!scope="row" colspan=5|<math>\varphi</math> denotes a scalar field and <math>F</math> denotes a vector field
|}


Dalam dua dimensi, teorema divergensi dan keriting tereduksi menjadi teorema Green:
Dalam dua dimensi, teorema divergensi dan keriting tereduksi menjadi teorema Green:


{| class="wikitable" style="text-align:center"
|+Teorema Green untuk kalkulus vektor
|-
! scope="col"| Teorema
! scope="col"| Pernyataan
! scope="col"| Deskripsi
|-
!scope="row"| [[Teorema Green]]
| <math> \iint_{A\,\subset\mathbb R^2} \left  (\frac{\partial M}{\partial x} - \frac{\partial L}{\partial y}\right)\, dA \ =\ \oint_{\!\!\!\!\partial A} \left ( L\, dx + M\, dy \right ) </math> || Integral dari divergensi (atau lengkungan) bidang vektor di beberapa wilayah ''A''  <math>\mathbb R^2</math> sama dengan fluks (atau sirkulasi) bidang vektor di atas kurva tertutup yang membatasi daerah tersebut.
|-
!scope="row" colspan=5|Untuk divergensi, <math>F=(M,-L)</math>. Untuk ikal, <math>F=(L,M,0)</math>. L dan M adalah fungsi dari (x, y).
|}


== Nabla ==
== Nabla ==
Baris 43: Baris 159:


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Analisis kurva nilai vektor]]
* [[Analisis kurva nilai vektor]]
* [[Fungsi bernilai nyata]]
* [[Fungsi bernilai nyata]]
Baris 60: Baris 175:
* [[Koordinat Lengkungan]]
* [[Koordinat Lengkungan]]
* [[Tensor]]
* [[Tensor]]


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kalkulus+vektor&oldid=28026068 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28026068 (2025-10-16T16:28:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kalkulus+vektor&oldid=28026068 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28026068 (2025-10-16T16:28:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 23.11

Kalkulus Vektor (Bahasa Inggris: Vector Calculus) (atau sering disebut Analisis Vektor) dalam matematika adalah salah satu cabang ilmu yang mempelajari analisis riil dari vektor dalam dua atau lebih dimensi. Cabang ilmu ini sangat berguna bagi para insinyur dan fisikawan dalam menyelesaikan masalah karena mengandung teknik-teknik dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan vektor.

Salah satu fokus dari kalkulus vektor adalah permasalahan bidang skalar, di mana terdapat suatu nilai dalam setiap titik dalam ruang. Contoh dari bidang skalar adalah temperatur udara di dalam suatu kamar. Kalkulus vektor juga fokus pada bidang vektor, di mana terdapat suatu vektor dalam setiap titik dalam ruang.

Ruang Lingkup

Kalkulus vektor melingkupi operasi vektor, diferensial vektor, integral vektor, dan teorema-teorema yang berhubungan dengan operasi nabla.

Aljabar vektor

Operasi aljabar (non-diferensial) dalam kalkulus vektor disebut sebagai aljabar vektor, didefinisikan untuk ruang vektor dan kemudian diterapkan secara global ke bidang vektor. Operasi aljabar dasar terdiri dari:

Notasi dalam kalkulus vektor
Operasi Notasi Deskripsi
Penambahan vektor 𝐯1+𝐯2 Penjumlahan dua vektor, menghasilkan vektor.
Perkalian skalar a𝐯 Perkalian skalar dan vektor, menghasilkan vektor.
Produk titik 𝐯1𝐯2 Perkalian dua vektor, menghasilkan skalar.
Produk silang 𝐯1×𝐯2 Perkalian dua vektor pada 3, menghasilkan vektor (pseudo).

Yang juga biasa digunakan adalah keduanya produk tiga kali lipat:

Hasil kali tiga kalkulus vektor
Operasi Notasi Deskripsi
Produk triple skalar 𝐯1(𝐯2×𝐯3) Produk titik dari perkalian silang dua vektor.
Produk triple vektor 𝐯1×(𝐯2×𝐯3) Produk silang dari perkalian dua vektor.

Operator dan teorema

Operator diferensial

Kalkulus vektor mempelajari berbagai operator diferensial yang ditentukan pada bidang skalar atau vektor, yang biasanya dinyatakan dalam operator del (), juga dikenal sebagai "nabla". Tiga operator vektor dasar adalah:

Operator diferensial dalam kalkulus vektor
Operasi Notasi Deskripsi Notasional
analogi
Domain
Gradien grad(f)=f Mengukur laju dan arah perubahan dalam bidang skalar. Perkalian skalar Memetakan bidang skalar ke bidang vektor.
Perbedaan div(𝐅)=𝐅 Mengukur skalar sumber atau sink pada titik tertentu dalam bidang vektor. Produk titik Memetakan bidang vektor ke bidang skalar.
Kurl curl(𝐅)=×𝐅 Mengukur kecenderungan untuk memutar di sekitar titik dalam bidang vektor di 3. Produk silang Maps vector fields to (pseudo)vector fields.
f menunjukkan bidang skalar dan F menunjukkan bidang vektor

Yang juga umum digunakan adalah dua operator Laplace:

Operator Laplace dalam kalkulus vektor
Operasi Notasi Deskripsi Domain / Rentang
Laplacian Δf=2f=f Mengukur selisih antara nilai bidang skalar dengan rata-ratanya pada bola yang sangat kecil. Peta antar bidang skalar.
Vektor Laplacian 2𝐅=(𝐅)×(×𝐅) Mengukur selisih antara nilai bidang vektor dengan rata-ratanya pada bola yang sangat kecil. Peta antar bidang vektor.
f menunjukkan bidang skalar dan F menunjukkan bidang vektor

Kuantitas yang disebut matriks Jacobian berguna untuk mempelajari fungsi ketika domain dan rentang fungsi tersebut multivariabel, seperti perubahan variabel selama integrasi.

Teorema integral

Tiga operator vektor dasar memiliki teorema yang sesuai yang menggeneralisasi teorema dasar kalkulus ke dimensi yang lebih tinggi:

Teorema integral kalkulus vektor
Teorema Pernyataan Deskripsi
Teorema gradien Lnφd𝐫 = φ(𝐪)φ(𝐩)   for   L=L[pq] Garis integral dari gradien bidang skalar di atas kurva L sama dengan perubahan bidang skalar antara titik-titik akhir p dan q dari kurva.
Teorema divergensi Vnn(𝐅)dV = Vn1𝐅d𝐒 Integral dari divergensi bidang vektor di atas sebuah -dimensi padat V sama dengan fluks dari bidang vektor melalui -dimensi permukaan batas tertutup dari padatan.
Teorema Curl (Kelvin–Stokes) Σ3(×𝐅)d𝜮 = Σ𝐅d𝐫 Integral dari lengkungan bidang vektor di atas permukaan Σ dalam 3 sama dengan sirkulasi bidang vektor di sekitar kurva tertutup yang membatasi permukaan.
φ denotes a scalar field and F denotes a vector field

Dalam dua dimensi, teorema divergensi dan keriting tereduksi menjadi teorema Green:

Teorema Green untuk kalkulus vektor
Teorema Pernyataan Deskripsi
Teorema Green A2(MxLy)dA = A(Ldx+Mdy) Integral dari divergensi (atau lengkungan) bidang vektor di beberapa wilayah A 2 sama dengan fluks (atau sirkulasi) bidang vektor di atas kurva tertutup yang membatasi daerah tersebut.
Untuk divergensi, F=(M,L). Untuk ikal, F=(L,M,0). L dan M adalah fungsi dari (x, y).

Nabla

Nabla (atau del) adalah salah satu operator yang digunakan dalam kalkulus vektor. Dinotasikan secara matematika sebagai .

Terdapat empat operasi penting dalam kalkulus vektor berhubungan dengan operator ini, yaitu:

Lihat pula

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28026068 (2025-10-16T16:28:32Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.