Singularitas teknologi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 20771176; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Singularitas teknologi''', atau '''singularitas''', adalah suatu masa ketika [[kecerdasan buatan]] berkembang jauh sehingga [[kecerdasan super|melampaui kecerdasan manusia]] dan mengubah peradaban dan umat manusia. Karena kemampuan kecerdasan semacam itu sulit untuk dipahami manusia, singularitas teknologi sering dipandang sebagai peristiwa (mirip [[singularitas gravitasi]]) yang setelahnya masa depan umat manusia tak dapat diprediksi atau bahkan tak dapat diukur. | '''Singularitas teknologi''', atau '''singularitas''', adalah suatu masa ketika [[kecerdasan buatan]] berkembang jauh sehingga [[kecerdasan super|melampaui kecerdasan manusia]] dan mengubah peradaban dan umat manusia.<ref>[http://books.google.com/books?id=gVxGAAAAQBAJ&pg=PA1&lpg=PA1&dq=singularity+hypotheses+%22change+human+civilization%22 Singularity Hypotheses: A Scientific and Philosophical Assessment]. Springer. 2013. hlm. 1.</ref> Karena kemampuan kecerdasan semacam itu sulit untuk dipahami manusia, singularitas teknologi sering dipandang sebagai peristiwa (mirip [[singularitas gravitasi]]) yang setelahnya masa depan umat manusia tak dapat diprediksi atau bahkan tak dapat diukur. | ||
Istilah "singularitas" dalam konteks ini pertama kali digunakan oleh matematikawan [[John von Neumann]]. Pada tahun 1958, mengenai ringkasan percakapan dengan von Neumann, [[Stanislaw Ulam]] menjelaskan "percepatan kemajuan teknologi dan perubahan mode kehidupan manusia, yang seolah-olah mendekati singularitas dalam sejarah ras di luar manusia, tidak bisa dilanjutkan lagi". Istilah ini dipopulerkan oleh penulis fiksi ilmiah [[Vernon Vinge]] yang berpendapat bahwa [[kecerdasan buatan]], [[pemutakhiran manusia|pemutakhiran biologis manusia]], atau [[antarmuka otak-komputer]] bisa jadi penyebab potensial singularitas. Futuris [[Ray Kurzweil]] mengutip penggunaan istilah ini oleh von Neumann dalam kata pengantar karya klasik von Neumann, ''[[The Computer and the Brain]]''. | Istilah "singularitas" dalam konteks ini pertama kali digunakan oleh matematikawan [[John von Neumann]]. Pada tahun 1958, mengenai ringkasan percakapan dengan von Neumann, [[Stanislaw Ulam]] menjelaskan "percepatan kemajuan teknologi dan perubahan mode kehidupan manusia, yang seolah-olah mendekati singularitas dalam sejarah ras di luar manusia, tidak bisa dilanjutkan lagi".<ref>Stanislaw Ulam. [http://docs.google.com/file/d/0B-5-JeCa2Z7hbWcxTGsyU09HSTg/edit?pli=1 Tribute to John von Neumann]. Bulletin of the American Mathematical Society. May 1958. Vol. 64, #3, part 2. hlm. 5.</ref> Istilah ini dipopulerkan oleh penulis fiksi ilmiah [[Vernon Vinge]] yang berpendapat bahwa [[kecerdasan buatan]], [[pemutakhiran manusia|pemutakhiran biologis manusia]], atau [[antarmuka otak-komputer]] bisa jadi penyebab potensial singularitas.<ref>Vernor Vinge. [http://mindstalk.net/vinge/vinge-sing.html Vernor Vinge on the Singularity]. San Diego State University.</ref> Futuris [[Ray Kurzweil]] mengutip penggunaan istilah ini oleh von Neumann dalam kata pengantar karya klasik von Neumann, ''[[The Computer and the Brain]]''. | ||
Pendukung singularitas biasanya menyebut "ledakan kecerdasan", yaitu masa ketika kecerdasan super (''superintelligence'') merancang generasi pemikir yang semakin kuat dan dapat terjadi sangat cepat dan mungkin tidak akan berhenti sampai kemampuan kognitif generasi atau agen tersebut melampaui manusia manapun di Bumi. | Pendukung singularitas biasanya menyebut "ledakan kecerdasan",<ref>David Chalmers on Singularity, Intelligence Explosion. April 8th, 2010. Singularity Institute for Artificial Intelligence: http://singinst.org/blog/2010/04/08/david-chalmers-on-singularity-intelligence-explosion/</ref><ref>Editor's Blog Why an Intelligence Explosion is Probable By: Richard Loosemore and Ben Goertzel. March 7, 2011; hplusmagazine: http://hplusmagazine.com/2011/03/07/why-an-intelligence-explosion-is-probable/</ref> yaitu masa ketika kecerdasan super (''superintelligence'') merancang generasi pemikir yang semakin kuat dan dapat terjadi sangat cepat dan mungkin tidak akan berhenti sampai kemampuan kognitif generasi atau agen tersebut melampaui manusia manapun di Bumi. | ||
Kurzweil memprediksikan singularitas akan terjadi sekitar tahun 2045, sedangkan Vinge memperkirakan ini terjadi sebelum 2030. Pada [[Singularity Summit]] tahun 2012, Stuart Armstrong melakukan studi prediksi kecerdasan umum buatan (''artificial generalized intelligence'') oleh para pakar dan menemukan berbagai macam tahun perkiraan yang rata-rata bertengger di angka 2040. Prediksinya sendiri adalah terdapat 80% kemungkinan bahwa singularitas akan terjadi antara 2017 dan 2112. | Kurzweil memprediksikan singularitas akan terjadi sekitar tahun 2045,<ref>Ray Kurzweil, The Singularity is Near, pp. 135–136. Penguin Group, 2005.</ref> sedangkan Vinge memperkirakan ini terjadi sebelum 2030.<ref>Vinge, Vernor. [http://www-rohan.sdsu.edu/faculty/vinge/misc/singularity.html "The Coming Technological Singularity: How to Survive in the Post-Human Era"], originally in ''Vision-21: Interdisciplinary Science and Engineering in the Era of Cyberspace'', G. A. Landis, ed., NASA Publication CP-10129, pp. 11–22, 1993</ref> Pada [[Singularity Summit]] tahun 2012, Stuart Armstrong melakukan studi prediksi kecerdasan umum buatan (''artificial generalized intelligence'') oleh para pakar dan menemukan berbagai macam tahun perkiraan yang rata-rata bertengger di angka 2040. Prediksinya sendiri adalah terdapat 80% kemungkinan bahwa singularitas akan terjadi antara 2017 dan 2112.<ref>Armstrong, Stuart. [http://fora.tv/2012/10/14/Stuart_Armstrong_How_Were_Predicting_AI "How We're Predicting AI"] , from the 2012 Singularity Conference</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 17: | Baris 17: | ||
* [[Revolusi teknologi]] | * [[Revolusi teknologi]] | ||
* [[Teori kebaruan]] | * [[Teori kebaruan]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.singularity.com/researchlinks.html#1 Singularity-related research links, from Ray Kurzweil, author of ''The Singularity is Near''] | * [http://www.singularity.com/researchlinks.html#1 Singularity-related research links, from Ray Kurzweil, author of ''The Singularity is Near''] | ||
| Baris 73: | Baris 36: | ||
=== Pranala lain === | === Pranala lain === | ||
* [http://www.jerrypournelle.com/reports/jerryp/singularity.html Report on ''The Stanford Singularity Summit''] | * [http://www.jerrypournelle.com/reports/jerryp/singularity.html Report on ''The Stanford Singularity Summit''] | ||
* [http://www.spectrum.ieee.org/static/singularity An IEEE report on the Singularity.] | * [http://www.spectrum.ieee.org/static/singularity An IEEE report on the Singularity.] | ||
* [http://www.house.gov/jec/publications/110/nanotechnology_03-22-07.pdf March 2007 Congressional Report on the Singularity][http://www.thenewatlantis.com/docLib/20120213_TheFutureisComingSoonerThanYouThink.pdf Alternate Link] | * [http://www.house.gov/jec/publications/110/nanotechnology_03-22-07.pdf March 2007 Congressional Report on the Singularity][http://www.thenewatlantis.com/docLib/20120213_TheFutureisComingSoonerThanYouThink.pdf Alternate Link] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Singularitas+teknologi&oldid=20771176 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 20771176 (2022-03-01T18:39:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Singularitas+teknologi&oldid=20771176 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 20771176 (2022-03-01T18:39:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 04.18
Singularitas teknologi, atau singularitas, adalah suatu masa ketika kecerdasan buatan berkembang jauh sehingga melampaui kecerdasan manusia dan mengubah peradaban dan umat manusia.[1] Karena kemampuan kecerdasan semacam itu sulit untuk dipahami manusia, singularitas teknologi sering dipandang sebagai peristiwa (mirip singularitas gravitasi) yang setelahnya masa depan umat manusia tak dapat diprediksi atau bahkan tak dapat diukur.
Istilah "singularitas" dalam konteks ini pertama kali digunakan oleh matematikawan John von Neumann. Pada tahun 1958, mengenai ringkasan percakapan dengan von Neumann, Stanislaw Ulam menjelaskan "percepatan kemajuan teknologi dan perubahan mode kehidupan manusia, yang seolah-olah mendekati singularitas dalam sejarah ras di luar manusia, tidak bisa dilanjutkan lagi".[2] Istilah ini dipopulerkan oleh penulis fiksi ilmiah Vernon Vinge yang berpendapat bahwa kecerdasan buatan, pemutakhiran biologis manusia, atau antarmuka otak-komputer bisa jadi penyebab potensial singularitas.[3] Futuris Ray Kurzweil mengutip penggunaan istilah ini oleh von Neumann dalam kata pengantar karya klasik von Neumann, The Computer and the Brain.
Pendukung singularitas biasanya menyebut "ledakan kecerdasan",[4][5] yaitu masa ketika kecerdasan super (superintelligence) merancang generasi pemikir yang semakin kuat dan dapat terjadi sangat cepat dan mungkin tidak akan berhenti sampai kemampuan kognitif generasi atau agen tersebut melampaui manusia manapun di Bumi.
Kurzweil memprediksikan singularitas akan terjadi sekitar tahun 2045,[6] sedangkan Vinge memperkirakan ini terjadi sebelum 2030.[7] Pada Singularity Summit tahun 2012, Stuart Armstrong melakukan studi prediksi kecerdasan umum buatan (artificial generalized intelligence) oleh para pakar dan menemukan berbagai macam tahun perkiraan yang rata-rata bertengger di angka 2040. Prediksinya sendiri adalah terdapat 80% kemungkinan bahwa singularitas akan terjadi antara 2017 dan 2112.[8]
Lihat pula
- Strong AI, kecerdasan buatan hipotetis yang menyamai atau melebihi kecerdasan manusia
- Eskatologi
- Eksokorteks
- Omega Point
- Singularitarianisme
- Hipotesis transensi
- Determinisme teknologi
- Revolusi teknologi
- Teori kebaruan
Pranala luar
Esai dan artikel
- Singularities and Nightmares: Extremes of Optimism and Pessimism About the Human Future by David Brin
- A Critical Discussion of Vinge’s Singularity Concept by Robin Hanson
- Is a singularity just around the corner by Robin Hanson
- Brief History of Intellectual Discussion of Accelerating Change by John Smart
- One Half of a Manifesto by Jaron Lanier – a critique of "cybernetic totalism"
- One Half of an Argument – Ray Kurzweil's response to Lanier
- A discussion of Kurzweil, Turkel and Lanier by Roger Berkowitz
- The Singularity Is Always Near by Kevin Kelly
- The Maes-Garreau Point by Kevin Kelly
- "The Singularity – A Philosophical Analysis" by David Chalmers
- 2045: The Year Man Becomes Immortal , By Lev Grossman, time.com, Feb. 10, 2011.
Pranala lain
- Report on The Stanford Singularity Summit
- An IEEE report on the Singularity.
- March 2007 Congressional Report on the SingularityAlternate Link
Referensi
- ↑ Singularity Hypotheses: A Scientific and Philosophical Assessment. Springer. 2013. hlm. 1.
- ↑ Stanislaw Ulam. Tribute to John von Neumann. Bulletin of the American Mathematical Society. May 1958. Vol. 64, #3, part 2. hlm. 5.
- ↑ Vernor Vinge. Vernor Vinge on the Singularity. San Diego State University.
- ↑ David Chalmers on Singularity, Intelligence Explosion. April 8th, 2010. Singularity Institute for Artificial Intelligence: http://singinst.org/blog/2010/04/08/david-chalmers-on-singularity-intelligence-explosion/
- ↑ Editor's Blog Why an Intelligence Explosion is Probable By: Richard Loosemore and Ben Goertzel. March 7, 2011; hplusmagazine: http://hplusmagazine.com/2011/03/07/why-an-intelligence-explosion-is-probable/
- ↑ Ray Kurzweil, The Singularity is Near, pp. 135–136. Penguin Group, 2005.
- ↑ Vinge, Vernor. "The Coming Technological Singularity: How to Survive in the Post-Human Era", originally in Vision-21: Interdisciplinary Science and Engineering in the Era of Cyberspace, G. A. Landis, ed., NASA Publication CP-10129, pp. 11–22, 1993
- ↑ Armstrong, Stuart. "How We're Predicting AI" , from the 2012 Singularity Conference
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 20771176 (2022-03-01T18:39:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.