Lompat ke isi

Peta transportasi umum: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28949069; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Peta transportasi umum''', '''peta transit''', atau '''peta integrasi''' adalah [[peta topologi]] dalam bentuk [[diagram]] skematis yang digunakan untuk menggambarkan rute dan stasiun dalam suatu sistem [[transportasi umum]]—bus, [[trem]], [[angkutan cepat]], [[kereta komuter]], [[Kapal feri|feri]], atau moda transportasi lain. Komponen-komponen utama dalam peta diberi warna tertentu untuk membedakan suatu rute dengan rute lainnya. Peta juga dapat disertai dengan ikon untuk mengindikasikan stasiun atau pemberhentian.
[[File:Diagram_Integrasi_Transportasi_Publik_Semarang.png|thumb|right|280px|Diagram Integrasi Transportasi Publik Semarang]]


Peta transportasi umum dapat ditemui di kendaraan umum, [[peron]], atau papan pengumuman. Fungsi utama peta ini adalah untuk membantu pengguna dalam memahami transportasi umum, termasuk menjelaskan stasiun mana yang dapat digunakan untuk [[Stasiun transit|berpindah moda]] menuju moda atau lin lain. Tidak seperti peta konvensional, peta transportasi umum sering kali tidak menjelaskan kondisi geografis secara akurat. Peta-peta ini menggunakan garis lurus dengan sudut tertentu dan jarak antar stasiun yang sama. Oleh karena itu, wilayah perkotaan dalam peta transportasi umum biasanya menjadi lebih besar dari seharusnya dan wilayah pinggiran kota menjadi lebih sempit.
'''Peta transportasi umum''', '''peta transit''', atau '''peta integrasi'''<ref>[https://jakartamrt.co.id/id/peta-integrasi Peta Integrasi MRT Jakarta]. ''jakartamrt.co.id''.</ref> adalah [[peta topologi]] dalam bentuk [[diagram]] skematis yang digunakan untuk menggambarkan rute dan stasiun dalam suatu sistem [[transportasi umum]]—bus, [[trem]], [[angkutan cepat]], [[kereta komuter]], [[Kapal feri|feri]], atau moda transportasi lain. Komponen-komponen utama dalam peta diberi warna tertentu untuk membedakan suatu rute dengan rute lainnya. Peta juga dapat disertai dengan ikon untuk mengindikasikan stasiun atau pemberhentian.
 
Peta transportasi umum dapat ditemui di kendaraan umum, [[peron]], atau papan pengumuman. Fungsi utama peta ini adalah untuk membantu pengguna dalam memahami transportasi umum, termasuk menjelaskan stasiun mana yang dapat digunakan untuk [[Stasiun transit|berpindah moda]] menuju moda atau lin lain. Tidak seperti peta konvensional, peta transportasi umum sering kali tidak menjelaskan kondisi geografis secara akurat. Peta-peta ini menggunakan garis lurus dengan sudut tertentu dan jarak antar stasiun yang sama.<ref>Zhan Guo. [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0965856411000590 Mind the map! The impact of transit maps on path choice in public transit]. ''Transportation Research Part A: Policy and Practice''. 2011-08-01. Vol. 45 (7). hlm. 625–639. doi:10.1016/j.tra.2011.04.001.</ref> Oleh karena itu, wilayah perkotaan dalam peta transportasi umum biasanya menjadi lebih besar dari seharusnya dan wilayah pinggiran kota menjadi lebih sempit.


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Pemetaan sistem transportasi umum pada awalnya umumnya akurat secara geografis, tetapi peta rute abstrak untuk masing-masing jalur (biasanya ditampilkan di dalam gerbong) dapat ditelusuri setidaknya sejak tahun 1908 ([[Jalur Distrik]] London), dan sudah pasti ada contoh dari kartografi kereta api Eropa dan Amerika sejak tahun 1890-an di mana fitur geografis telah dihilangkan dan rute jalur kereta dibuat lurus secara artifisial. Tetapi [[George Dow]] dari [[Kereta Api London dan Timur Laut|London and North Eastern Railway]] adalah orang pertama yang meluncurkan representasi diagramatik dari seluruh jaringan transportasi kereta (pada tahun 1929); karyanya dianggap oleh para sejarawan sebagai bagian dari inspirasi bagi [[Harry Beck]] ketika ia meluncurkan peta ikonik [[London Underground]] pada tahun 1933.
Pemetaan sistem transportasi umum pada awalnya umumnya akurat secara geografis, tetapi peta rute abstrak untuk masing-masing jalur (biasanya ditampilkan di dalam gerbong) dapat ditelusuri setidaknya sejak tahun 1908 ([[Jalur Distrik]] London), dan sudah pasti ada contoh dari kartografi kereta api Eropa dan Amerika sejak tahun 1890-an di mana fitur geografis telah dihilangkan dan rute jalur kereta dibuat lurus secara artifisial. Tetapi [[George Dow]] dari [[Kereta Api London dan Timur Laut|London and North Eastern Railway]] adalah orang pertama yang meluncurkan representasi diagramatik dari seluruh jaringan transportasi kereta (pada tahun 1929); karyanya dianggap oleh para sejarawan sebagai bagian dari inspirasi bagi [[Harry Beck]] ketika ia meluncurkan peta ikonik [[London Underground]] pada tahun 1933.


Setelah karya pionir tersebut, banyak otoritas transportasi di seluruh dunia meniru tampilan diagramatik untuk jaringan mereka sendiri, beberapa di antaranya tetap menerbitkan versi hibrida yang akurat secara geografis.
Setelah karya pionir tersebut, banyak otoritas transportasi di seluruh dunia meniru tampilan diagramatik untuk jaringan mereka sendiri, beberapa di antaranya tetap menerbitkan versi hibrida yang akurat secara geografis.


Peta awal [[Berlin U-Bahn]], [[Berlin S-Bahn]], [[Massachusetts Bay Transportation Authority|Boston T]], [[Metro Paris|Paris Métro]], dan [[Kereta Bawah Tanah Kota New York|New York City Subway]] juga menunjukkan beberapa elemen bentuk [[diagram]]atik.
Peta awal [[Berlin U-Bahn]], [[Berlin S-Bahn]], [[Massachusetts Bay Transportation Authority|Boston T]], [[Metro Paris|Paris Métro]], dan [[Kereta Bawah Tanah Kota New York|New York City Subway]] juga menunjukkan beberapa elemen bentuk [[diagram]]atik.<ref>[https://transitmap.net/berlin-1910-1936/#jp-carousel-5078 Transit Maps: Historical Maps: Berlin S- and U-Bahn Maps, 1910-1936]. ''Transit Maps''. 2012-04-25.</ref><ref>[https://www.flickr.com/photos/vanshnookenraggen/albums/72157594460286528/ Old Maps of Boston Transit]. ''Flickr''.</ref><ref>[https://transitmap.net/paris-metro-1913/ Transit Maps: Historical Map: Paris Métro, 1913]. ''Transit Maps''. 2012-09-14.</ref><ref>Jules Stewart. [https://geographical.co.uk/culture/untangling-new-york-subway Untangling the New York City subway]. ''Geographical''. 2023-07-05.</ref>


Edisi tahun 2007 dari peta [[Metro Madrid]], yang dirancang oleh Agensi RaRo, membawa ide diagram sederhana selangkah lebih maju dengan menjadi salah satu yang pertama diproduksi untuk jaringan besar yang menghilangkan garis diagonal sama sekali; peta tersebut terdiri hanya dari garis horizontal dan vertikal yang membentuk sudut siku-siku. Setelah banyak keluhan mengenai kekurangannya, perusahaan kembali menggunakan peta sebelumnya pada tahun 2013.
Edisi tahun 2007 dari peta [[Metro Madrid]], yang dirancang oleh Agensi RaRo, membawa ide diagram sederhana selangkah lebih maju dengan menjadi salah satu yang pertama diproduksi untuk jaringan besar yang menghilangkan garis diagonal sama sekali; peta tersebut terdiri hanya dari garis horizontal dan vertikal yang membentuk sudut siku-siku.<ref>[https://transitmap.net/madrid-metro/ Transit Maps: Official Map: Metro de Madrid, Spain, 2012]. ''Transit Maps''. 2012-03-27.</ref> Setelah banyak keluhan mengenai kekurangannya, perusahaan kembali menggunakan peta sebelumnya pada tahun 2013.<ref>Pilar Álvarez. [https://elpais.com/ccaa/2013/05/31/madrid/1370009373_652545.html Metro recupera el plano geográfico]. ''El País''. May 31, 2013.</ref>


Peta transportasi umum kini semakin banyak didigitalkan dan dapat ditampilkan dalam berbagai bentuk secara daring.
Peta transportasi umum kini semakin banyak didigitalkan dan dapat ditampilkan dalam berbagai bentuk secara daring.<ref>Transport for London Every Journey Matters. [https://tfl.gov.uk/maps/track/tube Tube]. ''Transport for London''.</ref>


== Elemen ==
== Elemen ==
Peta transportasi umum menggunakan [[simbol]] dan representasi [[Abstraksi|abstrak]] dari geografi lokasi untuk menggambarkan jalur, stasiun, dan titik perpindahan dalam sistem, sekaligus tetap berfungsi sebagai alat navigasi fisik di dalam kota.
Peta transportasi umum menggunakan [[simbol]] dan representasi [[Abstraksi|abstrak]] dari geografi lokasi untuk menggambarkan jalur, stasiun, dan titik perpindahan dalam sistem, sekaligus tetap berfungsi sebagai alat navigasi fisik di dalam kota.


Baris 26: Baris 26:


== Digunakan oleh sistem transportasi umum ==
== Digunakan oleh sistem transportasi umum ==
Banyak otoritas transportasi menerbitkan beberapa peta untuk sistem mereka; hal ini dapat dilakukan dengan memisahkan satu moda transportasi, misalnya hanya transportasi cepat atau hanya bus, ke dalam satu peta tersendiri, atau sebaliknya otoritas menerbitkan peta yang hanya mencakup area terbatas tetapi dengan detail yang lebih besar. Modifikasi lain adalah membuat peta yang akurat secara geografis untuk sistem tersebut, agar pengguna dapat memahami rutenya dengan lebih baik. Bahkan jika peta resmi yang akurat secara geografis tidak tersedia, peta tersebut sering kali dapat diperoleh dari sumber tidak resmi karena informasinya tersedia dari sumber lain.
Banyak otoritas transportasi menerbitkan beberapa peta untuk sistem mereka; hal ini dapat dilakukan dengan memisahkan satu moda transportasi, misalnya hanya transportasi cepat atau hanya bus, ke dalam satu peta tersendiri, atau sebaliknya otoritas menerbitkan peta yang hanya mencakup area terbatas tetapi dengan detail yang lebih besar. Modifikasi lain adalah membuat peta yang akurat secara geografis untuk sistem tersebut, agar pengguna dapat memahami rutenya dengan lebih baik. Bahkan jika peta resmi yang akurat secara geografis tidak tersedia, peta tersebut sering kali dapat diperoleh dari sumber tidak resmi karena informasinya tersedia dari sumber lain.


Baris 37: Baris 35:
Salah satu adaptasi peta kereta perkotaan yang paling terkenal adalah ''[[The Great Bear (litograf)|The Great Bear]]'', sebuah litograf karya Simon Patterson. Pertama kali ditampilkan pada tahun 1992 dan dinominasikan untuk [[Penghargaan Turner]], ''The Great Bear'' menggantikan nama stasiun pada peta London Underground dengan nama para penjelajah, santo, bintang film, filsuf, dan pelawak. Seniman lain seperti Scott Rosenbaum dan Ralph Gray juga mengambil gaya ikonis dari peta kereta perkotaan dan membuat karya seni baru mulai dari yang abstrak hingga Tata Surya. Mengikuti keberhasilan karya-karya tersebut, ide untuk mengadaptasi peta kereta perkotaan dan metro lainnya menyebar sehingga kini hampir setiap sistem kereta bawah tanah atau angkutan cepat utama dengan peta telah dimodifikasi dengan nama yang berbeda, sering kali berupa [[anagram]] dari nama stasiun asli.
Salah satu adaptasi peta kereta perkotaan yang paling terkenal adalah ''[[The Great Bear (litograf)|The Great Bear]]'', sebuah litograf karya Simon Patterson. Pertama kali ditampilkan pada tahun 1992 dan dinominasikan untuk [[Penghargaan Turner]], ''The Great Bear'' menggantikan nama stasiun pada peta London Underground dengan nama para penjelajah, santo, bintang film, filsuf, dan pelawak. Seniman lain seperti Scott Rosenbaum dan Ralph Gray juga mengambil gaya ikonis dari peta kereta perkotaan dan membuat karya seni baru mulai dari yang abstrak hingga Tata Surya. Mengikuti keberhasilan karya-karya tersebut, ide untuk mengadaptasi peta kereta perkotaan dan metro lainnya menyebar sehingga kini hampir setiap sistem kereta bawah tanah atau angkutan cepat utama dengan peta telah dimodifikasi dengan nama yang berbeda, sering kali berupa [[anagram]] dari nama stasiun asli.


Beberapa peta, termasuk yang digunakan untuk sistem angkutan cepat di [[Kereta Bawah Tanah Kota New York|New York City]], [[Washington Metro|Washington D.C.]], [[MBTA subway|Boston]], [[Metro Montreal|Montreal]], [[Regional Transportation District|Denver]], dan [[London Underground|London]], telah dibuat ulang untuk mencantumkan nama pub lokal.
Beberapa peta, termasuk yang digunakan untuk sistem angkutan cepat di [[Kereta Bawah Tanah Kota New York|New York City]], [[Washington Metro|Washington D.C.]], [[MBTA subway|Boston]], [[Metro Montreal|Montreal]], [[Regional Transportation District|Denver]], dan [[London Underground|London]], telah dibuat ulang untuk mencantumkan nama pub lokal.<ref>[http://www.unquestionabletaste.com/pubway.html Pubway Maps]. ''Unquestionable Taste''.</ref><ref>[https://londonist.com/london/transport/tube-map-pint-pub-stations Tube Map Shows The Cheapest Pint Near Every Tube Station]. ''Londonist''. July 17, 2019.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Peta sepeda]]
* [[Peta sepeda]]
* [[Peta isokron]]
* [[Peta isokron]]
Baris 49: Baris 46:


== Galeri ==
== Galeri ==
== Referensi ==
== Bacaan lanjutan ==
== Bacaan lanjutan ==
*''Mr Beck's Underground Map'', [[Ken Garland]], Capital Transport, London, 1994.
*''Mr Beck's Underground Map'', [[Ken Garland]], Capital Transport, London, 1994.
*''No Need To Ask'', David Leboff and Tim Demuth, Capital Transport, London, 1999.
*''No Need To Ask'', David Leboff and Tim Demuth, Capital Transport, London, 1999.
*''Metro Maps of the World'', [[Mark Ovenden]], Capital Transport, London, 2003.
*''Metro Maps of the World'', [[Mark Ovenden]], Capital Transport, London, 2003.
*''Das Berliner U- und S-Bahnnetz'', Alfred B. Gottwaldt, TransPress, Stuttgart, 2004.
*''Das Berliner U- und S-Bahnnetz'', Alfred B. Gottwaldt, TransPress, Stuttgart, 2004.
*''Telling the passenger where to get off'', Andrew Dow, Capital Transport, London, 2005.
*''Telling the passenger where to get off'', Andrew Dow, Capital Transport, London, 2005.  
*''Underground Maps After Beck'', Maxwell J. Roberts, Capital Transport, London, 2005.
*''Underground Maps After Beck'', Maxwell J. Roberts, Capital Transport, London, 2005.  
*''Transit Maps of the world'', Mark Ovenden, [[Penguin books]], New York, 2007.
*''Transit Maps of the world'', Mark Ovenden, [[Penguin books]], New York, 2007.


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peta+transportasi+umum&oldid=28949069 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28949069 (2026-02-11T00:44:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peta+transportasi+umum&oldid=28949069 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28949069 (2026-02-11T00:44:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 04.19

Diagram Integrasi Transportasi Publik Semarang

Peta transportasi umum, peta transit, atau peta integrasi[1] adalah peta topologi dalam bentuk diagram skematis yang digunakan untuk menggambarkan rute dan stasiun dalam suatu sistem transportasi umum—bus, trem, angkutan cepat, kereta komuter, feri, atau moda transportasi lain. Komponen-komponen utama dalam peta diberi warna tertentu untuk membedakan suatu rute dengan rute lainnya. Peta juga dapat disertai dengan ikon untuk mengindikasikan stasiun atau pemberhentian.

Peta transportasi umum dapat ditemui di kendaraan umum, peron, atau papan pengumuman. Fungsi utama peta ini adalah untuk membantu pengguna dalam memahami transportasi umum, termasuk menjelaskan stasiun mana yang dapat digunakan untuk berpindah moda menuju moda atau lin lain. Tidak seperti peta konvensional, peta transportasi umum sering kali tidak menjelaskan kondisi geografis secara akurat. Peta-peta ini menggunakan garis lurus dengan sudut tertentu dan jarak antar stasiun yang sama.[2] Oleh karena itu, wilayah perkotaan dalam peta transportasi umum biasanya menjadi lebih besar dari seharusnya dan wilayah pinggiran kota menjadi lebih sempit.

Sejarah

Pemetaan sistem transportasi umum pada awalnya umumnya akurat secara geografis, tetapi peta rute abstrak untuk masing-masing jalur (biasanya ditampilkan di dalam gerbong) dapat ditelusuri setidaknya sejak tahun 1908 (Jalur Distrik London), dan sudah pasti ada contoh dari kartografi kereta api Eropa dan Amerika sejak tahun 1890-an di mana fitur geografis telah dihilangkan dan rute jalur kereta dibuat lurus secara artifisial. Tetapi George Dow dari London and North Eastern Railway adalah orang pertama yang meluncurkan representasi diagramatik dari seluruh jaringan transportasi kereta (pada tahun 1929); karyanya dianggap oleh para sejarawan sebagai bagian dari inspirasi bagi Harry Beck ketika ia meluncurkan peta ikonik London Underground pada tahun 1933.

Setelah karya pionir tersebut, banyak otoritas transportasi di seluruh dunia meniru tampilan diagramatik untuk jaringan mereka sendiri, beberapa di antaranya tetap menerbitkan versi hibrida yang akurat secara geografis.

Peta awal Berlin U-Bahn, Berlin S-Bahn, Boston T, Paris Métro, dan New York City Subway juga menunjukkan beberapa elemen bentuk diagramatik.[3][4][5][6]

Edisi tahun 2007 dari peta Metro Madrid, yang dirancang oleh Agensi RaRo, membawa ide diagram sederhana selangkah lebih maju dengan menjadi salah satu yang pertama diproduksi untuk jaringan besar yang menghilangkan garis diagonal sama sekali; peta tersebut terdiri hanya dari garis horizontal dan vertikal yang membentuk sudut siku-siku.[7] Setelah banyak keluhan mengenai kekurangannya, perusahaan kembali menggunakan peta sebelumnya pada tahun 2013.[8]

Peta transportasi umum kini semakin banyak didigitalkan dan dapat ditampilkan dalam berbagai bentuk secara daring.[9]

Elemen

Peta transportasi umum menggunakan simbol dan representasi abstrak dari geografi lokasi untuk menggambarkan jalur, stasiun, dan titik perpindahan dalam sistem, sekaligus tetap berfungsi sebagai alat navigasi fisik di dalam kota.

Stasiun ditandai dengan simbol yang memutus kontinuitas jalur, disertai dengan nama stasiun, sehingga dapat dirujuk pada peta lain atau rencana perjalanan. Bantuan lebih lanjut dapat diberikan melalui penyertaan objek wisata penting dan lokasi lain seperti pusat kota; lokasi tersebut dapat diidentifikasi melalui simbol atau tulisan.

Pengkodean warna memungkinkan peta menunjukkan setiap rute dengan cara yang mudah, memungkinkan pengguna mengidentifikasi dengan cepat ke mana setiap rute tertentu menuju; jika rute tersebut tidak mengarah ke tujuan yang diinginkan, warna dan simbol memungkinkan pengguna menemukan titik perpindahan yang memungkinkan antarjalur.

Simbol seperti pesawat dapat digunakan untuk menggambarkan bandara, dan simbol kereta dapat digunakan untuk mengidentifikasi stasiun yang memungkinkan perpindahan ke moda lain, seperti layanan kereta komuter atau antarkota.

Digunakan oleh sistem transportasi umum

Banyak otoritas transportasi menerbitkan beberapa peta untuk sistem mereka; hal ini dapat dilakukan dengan memisahkan satu moda transportasi, misalnya hanya transportasi cepat atau hanya bus, ke dalam satu peta tersendiri, atau sebaliknya otoritas menerbitkan peta yang hanya mencakup area terbatas tetapi dengan detail yang lebih besar. Modifikasi lain adalah membuat peta yang akurat secara geografis untuk sistem tersebut, agar pengguna dapat memahami rutenya dengan lebih baik. Bahkan jika peta resmi yang akurat secara geografis tidak tersedia, peta tersebut sering kali dapat diperoleh dari sumber tidak resmi karena informasinya tersedia dari sumber lain.

Dengan penggunaan harga berbasis zona yang tersebar luas untuk perhitungan tarif, sistem yang mencakup lebih dari satu zona membutuhkan cara untuk memberi tahu pengguna di zona mana suatu stasiun berada. Cara umum termasuk memvariasikan nada warna latar belakang, atau dengan mengaplikasikan garis tipis di sepanjang batas zona.

Status ikonik

Ada semakin banyak buku, situs web, dan karya seni mengenai desain dan penggunaan peta kereta perkotaan dan metro. Kini, terdapat ratusan contoh diagram bergaya peta kereta perkotaan atau metro yang digunakan untuk merepresentasikan berbagai hal, mulai dari jaringan transportasi lain seperti bus dan layanan kereta nasional hingga sistem pembuangan limbah dan pub di Derbyshire.

Salah satu adaptasi peta kereta perkotaan yang paling terkenal adalah The Great Bear, sebuah litograf karya Simon Patterson. Pertama kali ditampilkan pada tahun 1992 dan dinominasikan untuk Penghargaan Turner, The Great Bear menggantikan nama stasiun pada peta London Underground dengan nama para penjelajah, santo, bintang film, filsuf, dan pelawak. Seniman lain seperti Scott Rosenbaum dan Ralph Gray juga mengambil gaya ikonis dari peta kereta perkotaan dan membuat karya seni baru mulai dari yang abstrak hingga Tata Surya. Mengikuti keberhasilan karya-karya tersebut, ide untuk mengadaptasi peta kereta perkotaan dan metro lainnya menyebar sehingga kini hampir setiap sistem kereta bawah tanah atau angkutan cepat utama dengan peta telah dimodifikasi dengan nama yang berbeda, sering kali berupa anagram dari nama stasiun asli.

Beberapa peta, termasuk yang digunakan untuk sistem angkutan cepat di New York City, Washington D.C., Boston, Montreal, Denver, dan London, telah dibuat ulang untuk mencantumkan nama pub lokal.[10][11]

Lihat pula

Galeri

Bacaan lanjutan

  • Mr Beck's Underground Map, Ken Garland, Capital Transport, London, 1994.
  • No Need To Ask, David Leboff and Tim Demuth, Capital Transport, London, 1999.
  • Metro Maps of the World, Mark Ovenden, Capital Transport, London, 2003.
  • Das Berliner U- und S-Bahnnetz, Alfred B. Gottwaldt, TransPress, Stuttgart, 2004.
  • Telling the passenger where to get off, Andrew Dow, Capital Transport, London, 2005.
  • Underground Maps After Beck, Maxwell J. Roberts, Capital Transport, London, 2005.
  • Transit Maps of the world, Mark Ovenden, Penguin books, New York, 2007.

Referensi

  1. Peta Integrasi MRT Jakarta. jakartamrt.co.id.
  2. Zhan Guo. Mind the map! The impact of transit maps on path choice in public transit. Transportation Research Part A: Policy and Practice. 2011-08-01. Vol. 45 (7). hlm. 625–639. doi:10.1016/j.tra.2011.04.001.
  3. Transit Maps: Historical Maps: Berlin S- and U-Bahn Maps, 1910-1936. Transit Maps. 2012-04-25.
  4. Old Maps of Boston Transit. Flickr.
  5. Transit Maps: Historical Map: Paris Métro, 1913. Transit Maps. 2012-09-14.
  6. Jules Stewart. Untangling the New York City subway. Geographical. 2023-07-05.
  7. Transit Maps: Official Map: Metro de Madrid, Spain, 2012. Transit Maps. 2012-03-27.
  8. Pilar Álvarez. Metro recupera el plano geográfico. El País. May 31, 2013.
  9. Transport for London Every Journey Matters. Tube. Transport for London.
  10. Pubway Maps. Unquestionable Taste.
  11. Tube Map Shows The Cheapest Pint Near Every Tube Station. Londonist. July 17, 2019.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28949069 (2026-02-11T00:44:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.