Lompat ke isi

Peluang (matematika): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29273989; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:6sided_dice.jpg|thumb|right|280px|6sided dice]]
'''Peluang''', '''kebolehjadian''', atau '''probabilitas''' () adalah cara untuk mengungkapkan pengetahuan atau kepercayaan bahwa suatu kejadian akan berlaku atau telah terjadi. Konsep ini telah [[rumus|dirumuskan]] dengan lebih ketat dalam [[matematika]], dan kemudian digunakan secara lebih luas dalam tidak hanya dalam matematika atau [[statistika]], tetapi juga [[keuangan]], [[sains]] dan [[filsafat]]
'''Peluang''', '''kebolehjadian''', atau '''probabilitas''' () adalah cara untuk mengungkapkan pengetahuan atau kepercayaan bahwa suatu kejadian akan berlaku atau telah terjadi. Konsep ini telah [[rumus|dirumuskan]] dengan lebih ketat dalam [[matematika]], dan kemudian digunakan secara lebih luas dalam tidak hanya dalam matematika atau [[statistika]], tetapi juga [[keuangan]], [[sains]] dan [[filsafat]]


== Konsep Peluang ==
== Konsep Peluang ==
 
Probabilitas suatu kejadian adalah angka yang menunjukkan kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Nilainya di antara 0 dan 1. Kejadian yang mempunyai nilai probabilitas 1 adalah kejadian yang pasti terjadi atau sesuatu yang telah terjadi.<ref>. A First Course in Probability - Sheldon Ross 1976</ref> Misalnya [[matahari]] yang masih terbit di timur sampai sekarang. Sedangkan suatu kejadian yang mempunyai nilai probabilitas 0 adalah kejadian yang mustahil atau tidak mungkin terjadi. Misalnya sepasang kambing melahirkan seekor sapi.
Probabilitas suatu kejadian adalah angka yang menunjukkan kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Nilainya di antara 0 dan 1. Kejadian yang mempunyai nilai probabilitas 1 adalah kejadian yang pasti terjadi atau sesuatu yang telah terjadi. Misalnya [[matahari]] yang masih terbit di timur sampai sekarang. Sedangkan suatu kejadian yang mempunyai nilai probabilitas 0 adalah kejadian yang mustahil atau tidak mungkin terjadi. Misalnya sepasang kambing melahirkan seekor sapi.


Probabilitas/peluang suatu kejadian ''A'' terjadi dilambangkan dengan notasi P(''A''), p(''A''), atau Pr(''A'').
Probabilitas/peluang suatu kejadian ''A'' terjadi dilambangkan dengan notasi P(''A''), p(''A''), atau Pr(''A'').


== Peluang Komplemen ==
== Peluang Komplemen ==
Misalkan A adalah suatu kejadian pada semesta, sehingga P (A) adalah peluang dari kejadian A, maka komplemen A adalah kejadian selain dari kejadian A yang ada di semesta atau Ac dapat disebut juga kejadian komplemen (pelengkap) A.
Misalkan A adalah suatu kejadian pada semesta, sehingga P (A) adalah peluang dari kejadian A, maka komplemen A adalah kejadian selain dari kejadian A yang ada di semesta atau Ac dapat disebut juga kejadian komplemen (pelengkap) A.<ref>Ratih Dwi Supriyati. [https://repositori.kemdikbud.go.id/20980/ E-modul matematika kelas XII: peluang kejadian majemuk]. ''repositori.kemdikbud.go.id''. 2019.</ref>


Probabilitas/Peluang [bukan A] atau ''komplemen A'' besarnya adalah 1-P(''A''). Sebagai contoh, peluang untuk tidak munculnya mata dadu enam bila sebuah dadu bersisi enam digulirkan adalah <math>1-\frac{1}{6} = \frac{5}{6}</math>
Probabilitas/Peluang [bukan A] atau ''komplemen A'' besarnya adalah 1-P(''A''). Sebagai contoh, peluang untuk tidak munculnya mata dadu enam bila sebuah dadu bersisi enam digulirkan adalah <math>1-\frac{1}{6} = \frac{5}{6}</math>


== Kejadian saling bebas ==
== Kejadian saling bebas ==
Kejadian saling bebas antara kejadian A dan B akan terjadi jika kejadian A tidak memengaruhi kejadian B dan sebaliknya.
Kejadian saling bebas antara kejadian A dan B akan terjadi jika kejadian A tidak memengaruhi kejadian B dan sebaliknya. <ref>Ratih Dwi Supriyati. [https://repositori.kemdikbud.go.id/20980/ E-modul matematika kelas XII: peluang kejadian majemuk]. ''repositori.kemdikbud.go.id''. 2019.</ref>


Dua kejadian <math> A </math> dan <math> B </math> dikatakan '''saling bebas''' apabila
Dua kejadian <math> A </math> dan <math> B </math> dikatakan '''saling bebas''' apabila
Baris 83: Baris 83:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peluang+%28matematika%29&oldid=29273989 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29273989 (2026-05-26T06:51:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peluang+%28matematika%29&oldid=29273989 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29273989 (2026-05-26T06:51:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 04.03

6sided dice

Peluang, kebolehjadian, atau probabilitas () adalah cara untuk mengungkapkan pengetahuan atau kepercayaan bahwa suatu kejadian akan berlaku atau telah terjadi. Konsep ini telah dirumuskan dengan lebih ketat dalam matematika, dan kemudian digunakan secara lebih luas dalam tidak hanya dalam matematika atau statistika, tetapi juga keuangan, sains dan filsafat

Konsep Peluang

Probabilitas suatu kejadian adalah angka yang menunjukkan kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Nilainya di antara 0 dan 1. Kejadian yang mempunyai nilai probabilitas 1 adalah kejadian yang pasti terjadi atau sesuatu yang telah terjadi.[1] Misalnya matahari yang masih terbit di timur sampai sekarang. Sedangkan suatu kejadian yang mempunyai nilai probabilitas 0 adalah kejadian yang mustahil atau tidak mungkin terjadi. Misalnya sepasang kambing melahirkan seekor sapi.

Probabilitas/peluang suatu kejadian A terjadi dilambangkan dengan notasi P(A), p(A), atau Pr(A).

Peluang Komplemen

Misalkan A adalah suatu kejadian pada semesta, sehingga P (A) adalah peluang dari kejadian A, maka komplemen A adalah kejadian selain dari kejadian A yang ada di semesta atau Ac dapat disebut juga kejadian komplemen (pelengkap) A.[2]

Probabilitas/Peluang [bukan A] atau komplemen A besarnya adalah 1-P(A). Sebagai contoh, peluang untuk tidak munculnya mata dadu enam bila sebuah dadu bersisi enam digulirkan adalah 116=56

Kejadian saling bebas

Kejadian saling bebas antara kejadian A dan B akan terjadi jika kejadian A tidak memengaruhi kejadian B dan sebaliknya. [3]

Dua kejadian A dan B dikatakan saling bebas apabila

P(AB)=P(A)P(B).

atau

P(AB)=P(A)P(B)P(A)=P(AB)P(B)=P(AB).

setaranya

P(AB)=P(A)P(B)P(B)=P(AB)P(A)=P(BA).

Kejadian majemuk dan bersyarat

Kejadian majemuk

Gabungan dua kejadian
P(AB)=P(A)+P(B)P(AB)
Kejadian saling lepas
P(AB)=P(A)+P(B)
Kejadian saling bebas
P(AB)=P(A)P(B)

Kejadian bersyarat

P(AB)=P(AB)P(B) di mana P(B) ≠ 0
P(BA)=P(AB)P(A) di mana P(A) ≠ 0

Frekuensi harapan

Rumus frekuensi harapan sebagai berikut:

F(A)=n(A)P(A).
Contoh
  1. Dalam sebuah kotak terdapat 5 bola merah, 4 bola biru dan 3 bola hitam. Tiga bola diambil sekaligus dari dalam kotak secara acak. Berapakah peluang bahwa bola yang terambil adalah 2 bola merah dan 1 bola hitam?
Gagal mengurai (kesalahan sintaks): {\displaystyle P = {\frac{C^5_2 \, C^3_1}{C^{12}_3}} = {\frac \, {\frac{3!}{1! \, 2!}}}}} = {\frac{3}{22}}}
  1. Seorang pedagang telur memiliki 20 butir telur yang diletakkan di dalam peti. Karena kurang berhati-hati, 2 butir telur pecah. Jika 2 butir telur diambil secara acak. Berapa peluang terambilnya salah satu telur yang pecah?
Gagal mengurai (kesalahan sintaks): {\displaystyle P = {\frac{C^2_1 \, C^{18}_1}{C^{20}_2}} = {\frac \, {\frac{18!}{1! \, 17!}}}}} = {\frac{18}{95}} }
  1. Dalam sebuah keranjang terdapat 7 bola merah, 5 bola biru dan 8 bola hitam. Jika diambil 3 bola secara acak dengan syarat bola yang diambil dikembalikan lagi ke dalam keranjang, berapa peluang bahwa bola yang terambil secara berturut-turut berwarna merah, hitam dan biru?
P=720820520=7200
  1. Dalam sebuah kotak terdapat 5 bola merah, 6 bola hijau dan 4 bola kuning. Jika diambil 3 bola secara acak tanpa pengembalian, berapakah peluang bola yang terambil secara berturut-turut adalah merah, hijau, kuning?
P=515614413=491
  1. Dua buah dadu dilempar undi bersama satu kali. Berapakah peluang muncul jumlah kedua mata dadu 4 atau 7?
P(4)=362=336
P(7)=662=636
P(47)=P(4)+P(7)=336+636=14
  1. Satu set kartu dimainkan satu kali. Berapakah peluang muncul kartu bergambar?
P(Gambar)=1252=313
  1. Dua koin dilempar satu kali. Berapakah peluang muncul koin bergambar?
P(Gambar)=122=14
  1. Ada sekelompok terdiri dari 3 anak. Berapakah peluang muncul lebih dari satu anak laki-laki?
P(2L1P)=323=38
P(3L)=123=18
P(>1L)=P(2L1P)+P(3L)=38+18=12

Lihat pula

Referensi

  1. . A First Course in Probability - Sheldon Ross 1976
  2. Ratih Dwi Supriyati. E-modul matematika kelas XII: peluang kejadian majemuk. repositori.kemdikbud.go.id. 2019.
  3. Ratih Dwi Supriyati. E-modul matematika kelas XII: peluang kejadian majemuk. repositori.kemdikbud.go.id. 2019.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29273989 (2026-05-26T06:51:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.