Organon: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26324644; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Aristotele,_organon,_XIII_secolo_(bml,_pluteo_11_sin_1)_01.jpg|thumb|right|280px|Aristotele, organon, XIII secolo (bml, pluteo 11 sin 1) 01]] | |||
'''Organon''' () adalah kumpulan risalah [[Aristoteles]] tentang [[logika]] dan [[dialektik]]a, yang judulnya diberikan oleh para pengikut Aristoteles yang disebut kaum [[Mazhab Peripatos|Peripatetik]]; bahkan menurut M. Barthélemy St. Hilaire penamaan tersebut belum dikenal hingga abad ke-15.<ref>Aristotle. [https://books.google.co.id/books?id=06_9c5fWBNMC The Organon, Or Logical Treatises, of Aristotle. With the Introduction of Porphyry. Literally Translated, with Notes, Syllogistic Examples, Analysis and Introduction. By Octavius Freire Owen]. H.G. Bohn. 1853.</ref> Aristoteles menuliskan risalah logika dalam tulisan yang terpisah-pisah, dan baru dikumpulkan dalam satu jilid di sekitar masa Andronikus dari Rhodes di sekitar tahun 60 SM,<ref>Aristotle. [https://books.google.co.id/books?id=06_9c5fWBNMC The Organon, Or Logical Treatises, of Aristotle. With the Introduction of Porphyry. Literally Translated, with Notes, Syllogistic Examples, Analysis and Introduction. By Octavius Freire Owen]. H.G. Bohn. 1853.</ref> dan salah satu salinan yang cukup lengkap dikerjakan oleh Aldus Manutius dengan judul "''Eis organon Aristotelous: Anônymon''" (1495)<ref>Aldo;Forteguerri Aristotle;Manuzio. [https://library.si.edu/digital-library/book/eisorganonarist00aris Eis Organon Aristotelous. ; Anōnymon v. 1]. ''library.si.edu''. 1495.</ref> dan "''Aristotelous Organon: Aristotelis Stagiritae Peripateticorum''" (1597).<ref>[https://books.google.com/books?id=lxPPDpfBJ4UC&newbks=0&hl=en Aristotelous Organon. Aristotelis Stagiritae Peripateticorum principis Organum, hoc est, libri omnes ad logicam pertinentes, Graecè & Latinè. Iul. Pucius recensuit, atque ex libris cùm manuscriptis tum editis emendauit: è Graeca in Latinam linguam conuertit: ... & tabulis synopticis illustrauit. Additi sunt indices tres, ..: 1]. 1597.</ref> | |||
Terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ahli apa saja risalah Aristoteles yang masuk ke dalam Organon. Kalangan peneliti Barat umumnya menyebutkan enam risalah, yakni ''Kategori'', ''Interpretasi'', ''Analisa Dasar'', ''Analisa Lanjutan'', ''Topik'', dan ''Sanggahan''; adapun ilmuwan muslim di Abad Pertengahan seperti [[Al-Farabi]], menyebutkan terdapat delapan risalah, yakni ''Kategori'', ''Interpretasi'', ''Analisa Dasar'', ''Analisa Lanjutan'', ''Dialektika'', ''Sanggahan'', ''Retorika'', dan ''Poetika''.<ref>Muhammad b Muhammad al- Farabi. [https://books.google.com/books?id=YO77ygEACAAJ&newbks=0&hl=en Ihsa' al-`ulum]. Matba`at al-Sa`ada. 1931.</ref><ref>al-Farabi. [https://books.google.com/books?id=nXuQYgEACAAJ&newbks=0&hl=en Al-Mantiq 'inda Al-Farabi]. al-Mashriq. 1986.</ref> | |||
Pada Abad Pencerahan, [[Francis Bacon]] menggunakan istilah ini untuk karyanya yang berjudul ''Novum Organum'' (dapat diartikan sebagai "metode baru sains") yang berisi tentang [[metode]] atau instrumen [[empiris]] yang baru (''novel'') dalam sains untuk menggantikan instrumen lama dari Aristoteles. | Secara harfiah, ''organon'' artinya adalah alat atau perkakas untuk membuat atau mengerjakan sesuatu;<ref>Lorens Bagus. ''Kamus Filsafat''. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.</ref> secara makna, sesuai isi Organon, logika adalah suatu alat yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan [[filosofis]] atau untuk mengerjakan [[filsafat]] dan tidak dianggap sebagai suatu tujuan pada dirinya sendiri.<ref>Lorens Bagus. ''Kamus Filsafat''. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.</ref> | ||
Pada Abad Pencerahan, [[Francis Bacon]] menggunakan istilah ini untuk karyanya yang berjudul ''Novum Organum'' (dapat diartikan sebagai "metode baru sains") yang berisi tentang [[metode]] atau instrumen [[empiris]] yang baru (''novel'') dalam sains untuk menggantikan instrumen lama dari Aristoteles.<ref>Lorens Bagus. ''Kamus Filsafat''. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.</ref> | |||
== Pandangan Beberapa Filsuf == | == Pandangan Beberapa Filsuf == | ||
Istilah ''organon'' memungkinkan risalah logika Aristoteles dikenal secara luas. Menurut M. Barthélemy St. Hilaire penamaan tersebut belum dikenal hingga abad ke-15. Aristoteles menuliskan risalah logika dalam tulisan yang terpisah-pisah, dan baru dikumpulkan dalam satu jilid di sekitar masa Andronikus dari Rhodes di sekitar tahun 60 SM. | Istilah ''organon'' memungkinkan risalah logika Aristoteles dikenal secara luas.<ref>Lorens Bagus. ''Kamus Filsafat''. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.</ref> Menurut M. Barthélemy St. Hilaire penamaan tersebut belum dikenal hingga abad ke-15.<ref>Aristotle. [https://books.google.co.id/books?id=06_9c5fWBNMC The Organon, Or Logical Treatises, of Aristotle. With the Introduction of Porphyry. Literally Translated, with Notes, Syllogistic Examples, Analysis and Introduction. By Octavius Freire Owen]. H.G. Bohn. 1853.</ref> Aristoteles menuliskan risalah logika dalam tulisan yang terpisah-pisah, dan baru dikumpulkan dalam satu jilid di sekitar masa Andronikus dari Rhodes di sekitar tahun 60 SM.<ref>Aristotle. [https://books.google.co.id/books?id=06_9c5fWBNMC The Organon, Or Logical Treatises, of Aristotle. With the Introduction of Porphyry. Literally Translated, with Notes, Syllogistic Examples, Analysis and Introduction. By Octavius Freire Owen]. H.G. Bohn. 1853.</ref> | ||
Francis Bacon mengikuti penamaan ini dan mengambil istilah "Organon" saat menuangkan tulisannya tentang logika induktif versus logika [[tradisional]] dadalam buku ''New Orgaon'' atau ''Novum Organum''. Filsuf lain melanjutkan revisi terhadap ''organon'' yang telah dimulai oleh Francis Bacon misalnya [[Whewell]] dengan ''Novum Organum Renovatum''. Namun, sebagaimana dikatakan [[Immanuel Kant]] dalam ''Philosophy: A Short History'' (1787), bahwa "ilmu logika, yang sudah sedemikian maju sejak awal, menunjukkan fakta bahwa sejak Aristoteles ilmu logika tidak maju satu langkah pun dan tampaknya telah mencapai tujuan ultimanya." | Francis Bacon mengikuti penamaan ini dan mengambil istilah "Organon" saat menuangkan tulisannya tentang logika induktif versus logika [[tradisional]] dadalam buku ''New Orgaon'' atau ''Novum Organum''.<ref>Lorens Bagus. ''Kamus Filsafat''. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.</ref> Filsuf lain melanjutkan revisi terhadap ''organon'' yang telah dimulai oleh Francis Bacon misalnya [[Whewell]] dengan ''Novum Organum Renovatum''.<ref>Lorens Bagus. ''Kamus Filsafat''. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.</ref> Namun, sebagaimana dikatakan [[Immanuel Kant]] dalam ''Philosophy: A Short History'' (1787), bahwa "ilmu logika, yang sudah sedemikian maju sejak awal, menunjukkan fakta bahwa sejak Aristoteles ilmu logika tidak maju satu langkah pun dan tampaknya telah mencapai tujuan ultimanya."<ref>Anthony Kenny. ''Immanuel Kant: a very brief history''. Society for Promoting Christian Knowledge. 2019. ISBN 978-0-281-07654-3.</ref> | ||
== Lihat Pula == | == Lihat Pula == | ||
* [[Aristoteles]] | * [[Aristoteles]] | ||
* [[Karya Aristoteles]] | * [[Karya Aristoteles]] | ||
== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Organon&oldid=26324644 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26324644 (2024-09-20T01:58:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 04.05

Organon () adalah kumpulan risalah Aristoteles tentang logika dan dialektika, yang judulnya diberikan oleh para pengikut Aristoteles yang disebut kaum Peripatetik; bahkan menurut M. Barthélemy St. Hilaire penamaan tersebut belum dikenal hingga abad ke-15.[1] Aristoteles menuliskan risalah logika dalam tulisan yang terpisah-pisah, dan baru dikumpulkan dalam satu jilid di sekitar masa Andronikus dari Rhodes di sekitar tahun 60 SM,[2] dan salah satu salinan yang cukup lengkap dikerjakan oleh Aldus Manutius dengan judul "Eis organon Aristotelous: Anônymon" (1495)[3] dan "Aristotelous Organon: Aristotelis Stagiritae Peripateticorum" (1597).[4]
Terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ahli apa saja risalah Aristoteles yang masuk ke dalam Organon. Kalangan peneliti Barat umumnya menyebutkan enam risalah, yakni Kategori, Interpretasi, Analisa Dasar, Analisa Lanjutan, Topik, dan Sanggahan; adapun ilmuwan muslim di Abad Pertengahan seperti Al-Farabi, menyebutkan terdapat delapan risalah, yakni Kategori, Interpretasi, Analisa Dasar, Analisa Lanjutan, Dialektika, Sanggahan, Retorika, dan Poetika.[5][6]
Secara harfiah, organon artinya adalah alat atau perkakas untuk membuat atau mengerjakan sesuatu;[7] secara makna, sesuai isi Organon, logika adalah suatu alat yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan filosofis atau untuk mengerjakan filsafat dan tidak dianggap sebagai suatu tujuan pada dirinya sendiri.[8]
Pada Abad Pencerahan, Francis Bacon menggunakan istilah ini untuk karyanya yang berjudul Novum Organum (dapat diartikan sebagai "metode baru sains") yang berisi tentang metode atau instrumen empiris yang baru (novel) dalam sains untuk menggantikan instrumen lama dari Aristoteles.[9]
Pandangan Beberapa Filsuf
Istilah organon memungkinkan risalah logika Aristoteles dikenal secara luas.[10] Menurut M. Barthélemy St. Hilaire penamaan tersebut belum dikenal hingga abad ke-15.[11] Aristoteles menuliskan risalah logika dalam tulisan yang terpisah-pisah, dan baru dikumpulkan dalam satu jilid di sekitar masa Andronikus dari Rhodes di sekitar tahun 60 SM.[12]
Francis Bacon mengikuti penamaan ini dan mengambil istilah "Organon" saat menuangkan tulisannya tentang logika induktif versus logika tradisional dadalam buku New Orgaon atau Novum Organum.[13] Filsuf lain melanjutkan revisi terhadap organon yang telah dimulai oleh Francis Bacon misalnya Whewell dengan Novum Organum Renovatum.[14] Namun, sebagaimana dikatakan Immanuel Kant dalam Philosophy: A Short History (1787), bahwa "ilmu logika, yang sudah sedemikian maju sejak awal, menunjukkan fakta bahwa sejak Aristoteles ilmu logika tidak maju satu langkah pun dan tampaknya telah mencapai tujuan ultimanya."[15]
Lihat Pula
Referensi
- ↑ Aristotle. The Organon, Or Logical Treatises, of Aristotle. With the Introduction of Porphyry. Literally Translated, with Notes, Syllogistic Examples, Analysis and Introduction. By Octavius Freire Owen. H.G. Bohn. 1853.
- ↑ Aristotle. The Organon, Or Logical Treatises, of Aristotle. With the Introduction of Porphyry. Literally Translated, with Notes, Syllogistic Examples, Analysis and Introduction. By Octavius Freire Owen. H.G. Bohn. 1853.
- ↑ Aldo;Forteguerri Aristotle;Manuzio. Eis Organon Aristotelous. ; Anōnymon v. 1. library.si.edu. 1495.
- ↑ Aristotelous Organon. Aristotelis Stagiritae Peripateticorum principis Organum, hoc est, libri omnes ad logicam pertinentes, Graecè & Latinè. Iul. Pucius recensuit, atque ex libris cùm manuscriptis tum editis emendauit: è Graeca in Latinam linguam conuertit: ... & tabulis synopticis illustrauit. Additi sunt indices tres, ..: 1. 1597.
- ↑ Muhammad b Muhammad al- Farabi. Ihsa' al-`ulum. Matba`at al-Sa`ada. 1931.
- ↑ al-Farabi. Al-Mantiq 'inda Al-Farabi. al-Mashriq. 1986.
- ↑ Lorens Bagus. Kamus Filsafat. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.
- ↑ Lorens Bagus. Kamus Filsafat. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.
- ↑ Lorens Bagus. Kamus Filsafat. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.
- ↑ Lorens Bagus. Kamus Filsafat. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.
- ↑ Aristotle. The Organon, Or Logical Treatises, of Aristotle. With the Introduction of Porphyry. Literally Translated, with Notes, Syllogistic Examples, Analysis and Introduction. By Octavius Freire Owen. H.G. Bohn. 1853.
- ↑ Aristotle. The Organon, Or Logical Treatises, of Aristotle. With the Introduction of Porphyry. Literally Translated, with Notes, Syllogistic Examples, Analysis and Introduction. By Octavius Freire Owen. H.G. Bohn. 1853.
- ↑ Lorens Bagus. Kamus Filsafat. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.
- ↑ Lorens Bagus. Kamus Filsafat. Gramedia. 1996. hlm. 761-762.
- ↑ Anthony Kenny. Immanuel Kant: a very brief history. Society for Promoting Christian Knowledge. 2019. ISBN 978-0-281-07654-3.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26324644 (2024-09-20T01:58:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.