Lompat ke isi

Statistika inferensial: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28593645; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Statistika inferensial''' mencakup semua metode yang berhubungan dengan analisis sebagian data atau juga sering disebut dengan [[sampel]] untuk kemudian sampai pada peramalan atau penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan data induknya ([[populasi (statistika)|populasi]]).
[[File:Normal_Distribution_PDF.svg|thumb|right|280px|Sebaran Normal yang sering dipakai dalam uji hipotesis di statistika inferensial]]


Menurut Bartolucci & Scrucca, statistika inferensial adalah statistik yang berkaitan dengan memberikan beberapa kesimpulan tentang parameter yang menggambarkan distribusi variabel yang diminati dalam populasi tertentu berdasarkan sampel acak.
'''Statistika inferensial''' mencakup semua metode yang berhubungan dengan analisis sebagian data atau juga sering disebut dengan [[sampel]]<ref>Dergibson Siagian & Sugiarto. ''Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, halaman 4-6". 2002. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-655-924-2''</ref> untuk kemudian sampai pada peramalan atau penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan data induknya ([[populasi (statistika)|populasi]]).<ref>Dergibson Siagian & Sugiarto. ''Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, halaman 4-6". 2002. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-655-924-2''</ref><ref>Ronald E.Walpole. ''Pengantar Statistika, halaman 2-5". 1993. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-403-313-8''</ref>


Dalam statistika inferensial diadakan pendugaan parameter, membuat [[hipotesis]], serta melakukan pengujian hipotesis tersebut sehingga sampai pada kesimpulan yang berlaku umum. Metode ini disebut juga statistika induktif, karena kesimpulan yang ditarik didasarkan pada informasi dari sebagian data saja. Pengambilan kesimpulan dari statistika inferensial yang hanya didasarkan pada sebagian data saja yang menyebabkan sifat tak pasti, memungkinkan terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan, sehingga pengetahuan mengenai [[teori peluang]] mutlak diperlukan dalam melakukan metode-metode statistika inferensial.
Menurut Bartolucci & Scrucca, statistika inferensial adalah statistik yang berkaitan dengan memberikan beberapa kesimpulan tentang parameter yang menggambarkan distribusi variabel yang diminati dalam populasi tertentu berdasarkan sampel acak.<ref>Arif Mukti Ramadhan. [https://ebizmark.id/artikel/statistika-inferensial-pengertian-fungsi-jenis-dan-contoh/ Statistika Inferensial : Pengertian, Fungsi , Jenis , dan Contoh]. ''Ebizmark Blog''. 2023-02-20.</ref>


Dalam statistika inferensial diadakan pendugaan parameter, membuat [[hipotesis]], serta melakukan pengujian hipotesis tersebut sehingga sampai pada kesimpulan yang berlaku umum.<ref>Dergibson Siagian & Sugiarto. ''Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, halaman 4-6". 2002. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-655-924-2''</ref> Metode ini disebut juga statistika induktif, karena kesimpulan yang ditarik didasarkan pada informasi dari sebagian data saja.<ref>Dergibson Siagian & Sugiarto. ''Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, halaman 4-6". 2002. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-655-924-2''</ref> Pengambilan kesimpulan dari statistika inferensial yang hanya didasarkan pada sebagian data saja yang menyebabkan sifat tak pasti,<ref>Ronald E.Walpole. ''Pengantar Statistika, halaman 2-5". 1993. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-403-313-8''</ref> memungkinkan terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan,<ref>Dergibson Siagian & Sugiarto. ''Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, halaman 4-6". 2002. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-655-924-2''</ref> sehingga pengetahuan mengenai [[teori peluang]] mutlak diperlukan dalam melakukan metode-metode statistika inferensial.


== Rujukan ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


[[de:Mathematische Statistik]]
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Statistika+inferensial&oldid=28593645 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28593645 (2025-11-21T20:41:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
 
 
 
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Statistika+inferensial&oldid=28593645 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28593645 (2025-11-21T20:41:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 08.57

Sebaran Normal yang sering dipakai dalam uji hipotesis di statistika inferensial

Statistika inferensial mencakup semua metode yang berhubungan dengan analisis sebagian data atau juga sering disebut dengan sampel[1] untuk kemudian sampai pada peramalan atau penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan data induknya (populasi).[2][3]

Menurut Bartolucci & Scrucca, statistika inferensial adalah statistik yang berkaitan dengan memberikan beberapa kesimpulan tentang parameter yang menggambarkan distribusi variabel yang diminati dalam populasi tertentu berdasarkan sampel acak.[4]

Dalam statistika inferensial diadakan pendugaan parameter, membuat hipotesis, serta melakukan pengujian hipotesis tersebut sehingga sampai pada kesimpulan yang berlaku umum.[5] Metode ini disebut juga statistika induktif, karena kesimpulan yang ditarik didasarkan pada informasi dari sebagian data saja.[6] Pengambilan kesimpulan dari statistika inferensial yang hanya didasarkan pada sebagian data saja yang menyebabkan sifat tak pasti,[7] memungkinkan terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan,[8] sehingga pengetahuan mengenai teori peluang mutlak diperlukan dalam melakukan metode-metode statistika inferensial.

Referensi

  1. Dergibson Siagian & Sugiarto. Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, halaman 4-6". 2002. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-655-924-2
  2. Dergibson Siagian & Sugiarto. Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, halaman 4-6". 2002. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-655-924-2
  3. Ronald E.Walpole. Pengantar Statistika, halaman 2-5". 1993. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-403-313-8
  4. Arif Mukti Ramadhan. Statistika Inferensial : Pengertian, Fungsi , Jenis , dan Contoh. Ebizmark Blog. 2023-02-20.
  5. Dergibson Siagian & Sugiarto. Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, halaman 4-6". 2002. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-655-924-2
  6. Dergibson Siagian & Sugiarto. Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, halaman 4-6". 2002. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-655-924-2
  7. Ronald E.Walpole. Pengantar Statistika, halaman 2-5". 1993. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-403-313-8
  8. Dergibson Siagian & Sugiarto. Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi, halaman 4-6". 2002. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 979-655-924-2

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28593645 (2025-11-21T20:41:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.