Lompat ke isi

Muka (geometri): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22858235; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[geometri padat]], '''muka''' adalah permukaan datar ([[bidang (geometri)|bidang]]) yang membentuk bagian dari batas benda padat; benda padat tiga dimensi yang dibatasi secara eksklusif oleh muka adalah [[polihedron]].
Dalam [[geometri padat]], '''muka''' adalah permukaan datar ([[bidang (geometri)|bidang]]) yang membentuk bagian dari batas benda padat;<ref>''Merriam-Webster's Collegiate Dictionary''. Merriam-Webster. 2004.</ref> benda padat tiga dimensi yang dibatasi secara eksklusif oleh muka adalah [[polihedron]].


Dalam perawatan yang lebih teknis dari geometri polihedra dan politop berdimensi lebih tinggi, istilah ini juga digunakan untuk mengartikan elemen dari setiap dimensi dari politop yang lebih umum (dalam sejumlah dimensi).
Dalam perawatan yang lebih teknis dari geometri polihedra dan politop berdimensi lebih tinggi, istilah ini juga digunakan untuk mengartikan elemen dari setiap dimensi dari politop yang lebih umum (dalam sejumlah dimensi).<ref>Jiří Matoušek. [https://books.google.com/books?id=0N5RVe5lKQUC&pg=PA86 Lectures in Discrete Geometry]. Springer. 2002. Vol. 212..</ref>


Permukaan [[politop cembung]] memiliki [[karakteristik Euler]]
Permukaan [[politop cembung]] memiliki [[karakteristik Euler]]
Baris 8: Baris 8:


di mana ''V'' adalah jumlah simpul, E adalah jumlah tepi, dan F adalah jumlah muka. Persamaan ini dikenal sebagai rumus polihedron Euler. Dengan demikian jumlah wajah 2 lebih dari jumlah tepi melebihi jumlah buhul. Sebagai contoh, sebuah kubus memiliki 12 tepi dan 8 buhul, dan karenanya 6 muka.
di mana ''V'' adalah jumlah simpul, E adalah jumlah tepi, dan F adalah jumlah muka. Persamaan ini dikenal sebagai rumus polihedron Euler. Dengan demikian jumlah wajah 2 lebih dari jumlah tepi melebihi jumlah buhul. Sebagai contoh, sebuah kubus memiliki 12 tepi dan 8 buhul, dan karenanya 6 muka.
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*  
*
*  
*
*


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muka+%28geometri%29&oldid=22858235 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22858235 (2023-02-04T17:54:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muka+%28geometri%29&oldid=22858235 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22858235 (2023-02-04T17:54:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 09.01

Dalam geometri padat, muka adalah permukaan datar (bidang) yang membentuk bagian dari batas benda padat;[1] benda padat tiga dimensi yang dibatasi secara eksklusif oleh muka adalah polihedron.

Dalam perawatan yang lebih teknis dari geometri polihedra dan politop berdimensi lebih tinggi, istilah ini juga digunakan untuk mengartikan elemen dari setiap dimensi dari politop yang lebih umum (dalam sejumlah dimensi).[2]

Permukaan politop cembung memiliki karakteristik Euler

VE+F=2,

di mana V adalah jumlah simpul, E adalah jumlah tepi, dan F adalah jumlah muka. Persamaan ini dikenal sebagai rumus polihedron Euler. Dengan demikian jumlah wajah 2 lebih dari jumlah tepi melebihi jumlah buhul. Sebagai contoh, sebuah kubus memiliki 12 tepi dan 8 buhul, dan karenanya 6 muka.

Pranala luar

Referensi

  1. Merriam-Webster's Collegiate Dictionary. Merriam-Webster. 2004.
  2. Jiří Matoušek. Lectures in Discrete Geometry. Springer. 2002. Vol. 212..

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22858235 (2023-02-04T17:54:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.