Lompat ke isi

2090-an: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28738575; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Di dekade ini, beberapa bahasa akan benar-benar tidak digunakan lagi, karena pengaruh internet dan [[globalisasi]]. Dari sekitar 7000 bahasa yang digunakan sekarang, hanya ada sekitar setengah dari jumlah itu yang masih dipakai dekade ini.
Di dekade ini, beberapa bahasa akan benar-benar tidak digunakan lagi, karena pengaruh internet dan [[globalisasi]]. Dari sekitar 7000 bahasa yang digunakan sekarang, hanya ada sekitar setengah dari jumlah itu yang masih dipakai dekade ini.<ref>[https://www.futuretimeline.net/21stcentury/2090-2099.htm 2090-2099 Future Timeline Timeline Technology Singularity 2020 2050 2100 2150 2200 21st century 22nd century 23rd century Humanity Predictions Events]. ''www.futuretimeline.net''.</ref>


== Peristiwa ==
== Peristiwa ==
Berikut ini adalah beberapa peristiwa yang kemungkinan akan terjadi pada dekade 2090-an.
Berikut ini adalah beberapa peristiwa yang kemungkinan akan terjadi pada dekade 2090-an.<ref>[https://www.youtube.com/watch?v=IZE-yF_PelE What will happen before 2250? - YouTube]. ''www.youtube.com''.</ref>


=== Teknologi ===
=== Teknologi ===
Para ilmuwan memprediksi, pada setidaknya dekade ini, penerapan lapisan fotosinetik, menurut Christoper Mason, akan dapat digunakan secara komersial. Ini memungkinkan penggunanya mendapatkan energi dari terpapar sinar matahari. Teknologi ini didasari oleh peristiwa "[[kleptolasty]]", seperti yang terjadi pada ''Elysia chlorotica'' (spesies siput hijau), yang di mana saat siput ini memakan alga, klorofilnya akan diserap oleh siput ini, menjadikannya mampu mendapat energi dari sinar matahari.
Para ilmuwan memprediksi, pada setidaknya dekade ini, penerapan lapisan fotosinetik, menurut Christoper Mason, akan dapat digunakan secara komersial. Ini memungkinkan penggunanya mendapatkan energi dari terpapar sinar matahari.<ref>[https://www.penguinrandomhouse.com/books/659460/the-next-500-years-by-christopher-e-mason/ The Next 500 Years by Christopher E. Mason: 9780262360067 PenguinRandomHouse.com: Books]. ''PenguinRandomhouse.com''.</ref> Teknologi ini didasari oleh peristiwa "[[kleptolasty]]", seperti yang terjadi pada ''Elysia chlorotica'' (spesies siput hijau), yang di mana saat siput ini memakan alga, klorofilnya akan diserap oleh siput ini, menjadikannya mampu mendapat energi dari sinar matahari.
Selain itu, setidaknya, pada akhir abad ini, hampir seluruh kota besar di seluruh dunia sudah memiliki jalur kereta cepat. Kereta maglev ini mampu melaju hingga 6.400 kilometer per jam.
Selain itu, setidaknya, pada akhir abad ini, hampir seluruh kota besar di seluruh dunia sudah memiliki jalur kereta cepat.<ref>[https://newatlas.com/acabion-streamliner-future-tube-transport-system/17735/ Around the world in 0.083 days: Acabion's vision for future transport]. ''New Atlas''. 2011-02-01.</ref> Kereta maglev ini mampu melaju hingga 6.400 kilometer per jam.<ref>Peter Murray. [https://singularityhub.com/2012/04/26/from-d-c-to-beijing-in-2-hours-evacuated-tube-transport-could-revolutionize-how-we-travel/ From D.C. To Beijing In 2 Hours - Evacuated Tube Transport Could Revolutionize How We Travel]. ''Singularity Hub''. 2012-04-26.</ref>


Para ilmuwan juga menyarankan untuk membangun kota besar di Antarktika. Pemanasan global menyebabkan iklim dan suhu di Antarktika dapat dibandingkan dengan suhu di Alaska. Bahkan, di beberapa wilayah, es sudah hilang sepenuhnya
Para ilmuwan juga menyarankan untuk membangun kota besar di Antarktika. Pemanasan global menyebabkan iklim dan suhu di Antarktika dapat dibandingkan dengan suhu di Alaska. Bahkan, di beberapa wilayah, es sudah hilang sepenuhnya<ref>#author.fullName}. [https://www.newscientist.com/article/mg20126971-700-how-to-survive-the-coming-century/?ignored=irrelevant How to survive the coming century]. ''New Scientist''.</ref>


=== Manusia ===
=== Manusia ===
Karena dampak dari [[globalisasi]], setengah dari 7000 bahasa yang digunakan di seluruh dunia akan di tinggalkan. Seiring dunia menjadi lebih kecil dan terhubung, banyak aspek bahasa tradisional mulai ditinggalkan. Kondisi sosial juga membuat para orang tua mengajarkan anak mereka ''[[lingua franca]]'', bukan dialek daerah.
Karena dampak dari [[globalisasi]], setengah dari 7000 bahasa yang digunakan di seluruh dunia akan di tinggalkan. Seiring dunia menjadi lebih kecil dan terhubung, banyak aspek bahasa tradisional mulai ditinggalkan. Kondisi sosial juga membuat para orang tua mengajarkan anak mereka ''[[lingua franca]]'', bukan dialek daerah.<ref>[https://www.independent.co.uk/news/science/dying-languages-to-be-preserved-in-talking-dictionaries-7079788.html Dying languages to be preserved in talking dictionaries]. ''The Independent''. 2012-02-17.</ref>


Sementara itu, mikro-evolusi menyebabkan seluruh bayi yang lahir pada dekade ini memiliki [[Pembuluh nadi|arteri]] tambahan di tengah-tengah lengan mereka.
Sementara itu, mikro-evolusi menyebabkan seluruh bayi yang lahir pada dekade ini memiliki [[Pembuluh nadi|arteri]] tambahan di tengah-tengah lengan mereka.


=== Alam ===
=== Alam ===
Meski upaya pencegahan pemanasan global sudah banyak dilakukan, para ilmuwan memprediksi bahwa sebenarnya sudah terlambat untuk menyelamatkan daerah dataran rendah dan kota-kota pesisir. Pada 2090, ketinggian air laut diperkirakan akan naik setinggi 2 meter, menenggelamkan banyak kota. [[Maldives]] menjadi negara dengan dampak paling signifikan, karena negara ini memiliki ketinggian tanah rata-rata yaitu 3 meter.
Meski upaya pencegahan pemanasan global sudah banyak dilakukan, para ilmuwan memprediksi bahwa sebenarnya sudah terlambat untuk menyelamatkan daerah dataran rendah dan kota-kota pesisir. Pada 2090, ketinggian air laut diperkirakan akan naik setinggi 2 meter, menenggelamkan banyak kota.<ref>[https://www.youtube.com/watch?v=kffsux-ifKk Climate Change and Sea Level Rise].</ref> [[Maldives]] menjadi negara dengan dampak paling signifikan, karena negara ini memiliki ketinggian tanah rata-rata yaitu 3 meter.<ref>[http://news.bbc.co.uk/2/hi/south_asia/8311838.stm Maldives cabinet makes a splash]. 2009-10-17.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=2090-an&oldid=28738575 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28738575 (2025-12-25T14:36:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=2090-an&oldid=28738575 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28738575 (2025-12-25T14:36:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 14.03

Di dekade ini, beberapa bahasa akan benar-benar tidak digunakan lagi, karena pengaruh internet dan globalisasi. Dari sekitar 7000 bahasa yang digunakan sekarang, hanya ada sekitar setengah dari jumlah itu yang masih dipakai dekade ini.[1]

Peristiwa

Berikut ini adalah beberapa peristiwa yang kemungkinan akan terjadi pada dekade 2090-an.[2]

Teknologi

Para ilmuwan memprediksi, pada setidaknya dekade ini, penerapan lapisan fotosinetik, menurut Christoper Mason, akan dapat digunakan secara komersial. Ini memungkinkan penggunanya mendapatkan energi dari terpapar sinar matahari.[3] Teknologi ini didasari oleh peristiwa "kleptolasty", seperti yang terjadi pada Elysia chlorotica (spesies siput hijau), yang di mana saat siput ini memakan alga, klorofilnya akan diserap oleh siput ini, menjadikannya mampu mendapat energi dari sinar matahari. Selain itu, setidaknya, pada akhir abad ini, hampir seluruh kota besar di seluruh dunia sudah memiliki jalur kereta cepat.[4] Kereta maglev ini mampu melaju hingga 6.400 kilometer per jam.[5]

Para ilmuwan juga menyarankan untuk membangun kota besar di Antarktika. Pemanasan global menyebabkan iklim dan suhu di Antarktika dapat dibandingkan dengan suhu di Alaska. Bahkan, di beberapa wilayah, es sudah hilang sepenuhnya[6]

Manusia

Karena dampak dari globalisasi, setengah dari 7000 bahasa yang digunakan di seluruh dunia akan di tinggalkan. Seiring dunia menjadi lebih kecil dan terhubung, banyak aspek bahasa tradisional mulai ditinggalkan. Kondisi sosial juga membuat para orang tua mengajarkan anak mereka lingua franca, bukan dialek daerah.[7]

Sementara itu, mikro-evolusi menyebabkan seluruh bayi yang lahir pada dekade ini memiliki arteri tambahan di tengah-tengah lengan mereka.

Alam

Meski upaya pencegahan pemanasan global sudah banyak dilakukan, para ilmuwan memprediksi bahwa sebenarnya sudah terlambat untuk menyelamatkan daerah dataran rendah dan kota-kota pesisir. Pada 2090, ketinggian air laut diperkirakan akan naik setinggi 2 meter, menenggelamkan banyak kota.[8] Maldives menjadi negara dengan dampak paling signifikan, karena negara ini memiliki ketinggian tanah rata-rata yaitu 3 meter.[9]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28738575 (2025-12-25T14:36:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.