Lompat ke isi

Nanoinformatika: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28294449; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Nanoinformatika''' adalah bidang penerapan ilmu [[informatika]] terhadap [[nanoteknologi]]. Kajian [[antardisiplin]] ini melibatkan pengembangan metode dan perangkat-perangkat lunak untuk memahami [[material nano|material-material nano]], sifat-sifatnya, dan interaksinya dengan entitas-entitas biologi, serta untuk menggunakan pengetahuan tersebut dengan lebih efisien. Bidang ini berbeda dengan [[informatika kimia]] karena material nano biasanya memiliki partikel-partikel yang tidak tersusun secara seragam sehingga distribusi sifat-sifat fisikanya harus dispesifikasikan. Infrastruktur nanoinformatika juga meliputi [[ontologi (ilmu informasi)|ontologi]] untuk material nano, [[format berkas|format-format berkas]], serta repositori data.
'''Nanoinformatika''' adalah bidang penerapan ilmu [[informatika]] terhadap [[nanoteknologi]]. Kajian [[antardisiplin]] ini melibatkan pengembangan metode dan perangkat-perangkat lunak untuk memahami [[material nano|material-material nano]], sifat-sifatnya, dan interaksinya dengan entitas-entitas biologi, serta untuk menggunakan pengetahuan tersebut dengan lebih efisien. Bidang ini berbeda dengan [[informatika kimia]] karena material nano biasanya memiliki partikel-partikel yang tidak tersusun secara seragam sehingga distribusi sifat-sifat fisikanya harus dispesifikasikan.<ref>Martin Hassellöv. ''Nanoparticle analysis and characterization methodologies in environmental risk assessment of engineered nanoparticles''. ''Ecotoxicology''. 2008-07-01. Vol. 17 (5). hlm. 344–361. doi:10.1007/s10646-008-0225-x.</ref><ref>Kevin W. Powers. ''Characterization of the size, shape, and state of dispersion of nanoparticles for toxicological studies''. ''Nanotoxicology''. 2007-01-01. Vol. 1 (1). hlm. 42–51. doi:10.1080/17435390701314902.</ref> Infrastruktur nanoinformatika juga meliputi [[ontologi (ilmu informasi)|ontologi]] untuk material nano, [[format berkas|format-format berkas]], serta repositori data.


Nanoinformatika dapat diterapkan untuk memajukan alir kerja di bidang penelitian dasar, [[manufaktur]], dan [[kesehatan lingkungan]] dengan menggunakan metode-metode yang didasari data dan berkecepatan tinggi untuk menganalisis sekumpulan hasil percobaan. Nanoinformatika juga dapat diterapkan dalam [[ilmu pengobatan nano]], di antaranya dalam analisis [[hubungan struktur-aktivitas]] dari obat-obatan berbahan partikel nano, mirip dengan penerapan [[bioinformatika]] untuk obat-obatan.
Nanoinformatika dapat diterapkan untuk memajukan alir kerja di bidang penelitian dasar, [[manufaktur]], dan [[kesehatan lingkungan]] dengan menggunakan metode-metode yang didasari data dan berkecepatan tinggi untuk menganalisis sekumpulan hasil percobaan. Nanoinformatika juga dapat diterapkan dalam [[ilmu pengobatan nano]], di antaranya dalam analisis [[hubungan struktur-aktivitas]] dari obat-obatan berbahan partikel nano, mirip dengan penerapan [[bioinformatika]] untuk obat-obatan.


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nanoinformatika&oldid=28294449 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28294449 (2025-11-02T06:55:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nanoinformatika&oldid=28294449 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28294449 (2025-11-02T06:55:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 04.13

Nanoinformatika adalah bidang penerapan ilmu informatika terhadap nanoteknologi. Kajian antardisiplin ini melibatkan pengembangan metode dan perangkat-perangkat lunak untuk memahami material-material nano, sifat-sifatnya, dan interaksinya dengan entitas-entitas biologi, serta untuk menggunakan pengetahuan tersebut dengan lebih efisien. Bidang ini berbeda dengan informatika kimia karena material nano biasanya memiliki partikel-partikel yang tidak tersusun secara seragam sehingga distribusi sifat-sifat fisikanya harus dispesifikasikan.[1][2] Infrastruktur nanoinformatika juga meliputi ontologi untuk material nano, format-format berkas, serta repositori data.

Nanoinformatika dapat diterapkan untuk memajukan alir kerja di bidang penelitian dasar, manufaktur, dan kesehatan lingkungan dengan menggunakan metode-metode yang didasari data dan berkecepatan tinggi untuk menganalisis sekumpulan hasil percobaan. Nanoinformatika juga dapat diterapkan dalam ilmu pengobatan nano, di antaranya dalam analisis hubungan struktur-aktivitas dari obat-obatan berbahan partikel nano, mirip dengan penerapan bioinformatika untuk obat-obatan.

Referensi

  1. Martin Hassellöv. Nanoparticle analysis and characterization methodologies in environmental risk assessment of engineered nanoparticles. Ecotoxicology. 2008-07-01. Vol. 17 (5). hlm. 344–361. doi:10.1007/s10646-008-0225-x.
  2. Kevin W. Powers. Characterization of the size, shape, and state of dispersion of nanoparticles for toxicological studies. Nanotoxicology. 2007-01-01. Vol. 1 (1). hlm. 42–51. doi:10.1080/17435390701314902.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28294449 (2025-11-02T06:55:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.