Lompat ke isi

Energi titik nol: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29496202; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Energi titik nol''' ([[bahasa Inggris]]: ''zero-point energy''), juga dikenal sebagai energi titik nol vakum kuantum, Energi titik nol adalah energi terendah yang mungkin dimiliki sistem [[mekanika kuantum]]; Energi titik nol adalah energi dari keadaan dasarnya. Semua sistem mekanika kuantum mengalami fluktuasi bahkan dalam keadaan dasarnya dan memiliki energi titik nol yang terkait, efek dari sifat seperti [[Gelombang|gelombannya]]. [[:ms:Prinsip ketidaktentuan|Prinsip ketidakpastian]] mensyaratkan bahwa setiap sistem fisik memiliki energi titik nol yang lebih dari minimum kapasitas klasiknya dengan baik. Hal ini menyebabkan gerakan bahkan pada suhu [[nol mutlak]].Misalnya, [[helium cair]] tidak membeku dalam kondisi atmosfer normal pada suhu berapapun karena energi titik nolnya.
'''Energi titik nol''' ([[bahasa Inggris]]: ''zero-point energy''), juga dikenal sebagai energi titik nol vakum kuantum, Energi titik nol adalah energi terendah yang mungkin dimiliki sistem [[mekanika kuantum]]; Energi titik nol adalah energi dari keadaan dasarnya. Semua sistem mekanika kuantum mengalami fluktuasi bahkan dalam keadaan dasarnya dan memiliki energi titik nol yang terkait, efek dari sifat seperti [[Gelombang|gelombannya]]. [[:ms:Prinsip ketidaktentuan|Prinsip ketidakpastian]] mensyaratkan bahwa setiap sistem fisik memiliki energi titik nol yang lebih dari minimum kapasitas klasiknya dengan baik. Hal ini menyebabkan gerakan bahkan pada suhu [[nol mutlak]].Misalnya, [[helium cair]] tidak membeku dalam kondisi atmosfer normal pada suhu berapapun karena energi titik nolnya.


Konsep energi titik nol telah dikembangkan di Jerman oleh [[Albert Einstein]] dan [[Otto Stern]] pada tahun 1913,sebagai istilah koreksi yang ditambahkan ke rumus berbasis nol (''zero-grounded'') oleh [[Max Planck]] pada tahun 1900. Istilah ''energi titik nol'' [[Pinjam terjemah|berasal]] dari bahasa Jerman ''Nullpunktsenergie''. Bentuk lain dari istilah Jerman ini adalah ''Nullpunktenergie'' (tanpa "s").
Konsep energi titik nol telah dikembangkan di Jerman oleh [[Albert Einstein]] dan [[Otto Stern]] pada tahun 1913,sebagai istilah koreksi yang ditambahkan ke rumus berbasis nol (''zero-grounded'') oleh [[Max Planck]] pada tahun 1900.<ref>H. Kragh. ''Quantum Generations: A History of Physics in the Twentieth Century''. Princeton University Press. 2002. ISBN 978-0-691-09552-3.</ref><ref>A. Einstein. [http://einsteinpapers.press.princeton.edu/vol4-doc/ The Collected Papers of Albert Einstein Vol. 4 The Swiss Years: Writings, 1912–1914]. Princeton University Press. 1995. ISBN 978-0-691-03705-9.</ref> Istilah ''energi titik nol'' [[Pinjam terjemah|berasal]] dari bahasa Jerman ''Nullpunktsenergie''.<ref>H. Kragh. ''Quantum Generations: A History of Physics in the Twentieth Century''. Princeton University Press. 2002. ISBN 978-0-691-09552-3.</ref><ref>A. Einstein. [http://einsteinpapers.press.princeton.edu/vol4-doc/ The Collected Papers of Albert Einstein Vol. 4 The Swiss Years: Writings, 1912–1914]. Princeton University Press. 1995. ISBN 978-0-691-03705-9.</ref> Bentuk lain dari istilah Jerman ini adalah ''Nullpunktenergie'' (tanpa "s").


Tenaga vakum adalah tenaga titik sifat bagi semua medan di angkasa, yang di dalam Model Standard melibatkan [[medan elektromagnetik]], bidang pengukur lainnya, [[bidang fermion]] dan [[bidang Higgs]]. Ini adalah energi ruang hampa, yang dalam [[teori medan kuantum]] didefinisikan bukan sebagai ruang kosong, tetapi sebagai [[keadaan dasar]] medan. Dalam kosmologi, tenaga vakum mungkin adalah salah satu penjelasan bagi [[Konstanta kosmologis|pemalar kosmologi]]. Istilah yang berkaitan ialah ''medan titik sifar'', iaitu keadaan tenaga terendah suatu medan.
Tenaga vakum adalah tenaga titik sifat bagi semua medan di angkasa, yang di dalam Model Standard melibatkan [[medan elektromagnetik]], bidang pengukur lainnya, [[bidang fermion]] dan [[bidang Higgs]]. Ini adalah energi ruang hampa, yang dalam [[teori medan kuantum]] didefinisikan bukan sebagai ruang kosong, tetapi sebagai [[keadaan dasar]] medan. Dalam kosmologi, tenaga vakum mungkin adalah salah satu penjelasan bagi [[Konstanta kosmologis|pemalar kosmologi]].<ref>S. E. Rugh. ''The Quantum Vacuum and the Cosmological Constant Problem''. ''Studies in History and Philosophy of Modern Physics, vol''. 2002. Vol. 33 (4). hlm. 663–705. doi:10.1016/S1355-2198(02)00033-3.</ref> Istilah yang berkaitan ialah ''medan titik sifar'', iaitu keadaan tenaga terendah suatu medan.<ref>J. Gribbin. [https://archive.org/details/qisforquantumenc0000grib Q is for Quantum: An Encyclopedia of Particle Physics]. Touchstone Books. 1998. ISBN 0-684-86315-4.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Energi+titik+nol&oldid=29496202 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29496202 (2026-07-26T16:30:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Energi+titik+nol&oldid=29496202 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29496202 (2026-07-26T16:30:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 17.59

Energi titik nol (bahasa Inggris: zero-point energy), juga dikenal sebagai energi titik nol vakum kuantum, Energi titik nol adalah energi terendah yang mungkin dimiliki sistem mekanika kuantum; Energi titik nol adalah energi dari keadaan dasarnya. Semua sistem mekanika kuantum mengalami fluktuasi bahkan dalam keadaan dasarnya dan memiliki energi titik nol yang terkait, efek dari sifat seperti gelombannya. Prinsip ketidakpastian mensyaratkan bahwa setiap sistem fisik memiliki energi titik nol yang lebih dari minimum kapasitas klasiknya dengan baik. Hal ini menyebabkan gerakan bahkan pada suhu nol mutlak.Misalnya, helium cair tidak membeku dalam kondisi atmosfer normal pada suhu berapapun karena energi titik nolnya.

Konsep energi titik nol telah dikembangkan di Jerman oleh Albert Einstein dan Otto Stern pada tahun 1913,sebagai istilah koreksi yang ditambahkan ke rumus berbasis nol (zero-grounded) oleh Max Planck pada tahun 1900.[1][2] Istilah energi titik nol berasal dari bahasa Jerman Nullpunktsenergie.[3][4] Bentuk lain dari istilah Jerman ini adalah Nullpunktenergie (tanpa "s").

Tenaga vakum adalah tenaga titik sifat bagi semua medan di angkasa, yang di dalam Model Standard melibatkan medan elektromagnetik, bidang pengukur lainnya, bidang fermion dan bidang Higgs. Ini adalah energi ruang hampa, yang dalam teori medan kuantum didefinisikan bukan sebagai ruang kosong, tetapi sebagai keadaan dasar medan. Dalam kosmologi, tenaga vakum mungkin adalah salah satu penjelasan bagi pemalar kosmologi.[5] Istilah yang berkaitan ialah medan titik sifar, iaitu keadaan tenaga terendah suatu medan.[6]

Referensi

  1. H. Kragh. Quantum Generations: A History of Physics in the Twentieth Century. Princeton University Press. 2002. ISBN 978-0-691-09552-3.
  2. A. Einstein. The Collected Papers of Albert Einstein Vol. 4 The Swiss Years: Writings, 1912–1914. Princeton University Press. 1995. ISBN 978-0-691-03705-9.
  3. H. Kragh. Quantum Generations: A History of Physics in the Twentieth Century. Princeton University Press. 2002. ISBN 978-0-691-09552-3.
  4. A. Einstein. The Collected Papers of Albert Einstein Vol. 4 The Swiss Years: Writings, 1912–1914. Princeton University Press. 1995. ISBN 978-0-691-03705-9.
  5. S. E. Rugh. The Quantum Vacuum and the Cosmological Constant Problem. Studies in History and Philosophy of Modern Physics, vol. 2002. Vol. 33 (4). hlm. 663–705. doi:10.1016/S1355-2198(02)00033-3.
  6. J. Gribbin. Q is for Quantum: An Encyclopedia of Particle Physics. Touchstone Books. 1998. ISBN 0-684-86315-4.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29496202 (2026-07-26T16:30:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.