Teorema Apollonius: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29518751; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Apollonius'_theorem.svg|thumb|right|280px|Apollonius' theorem]] | |||
Dalam [[geometri]], '''teorema Apollonius''' adalah suatu [[teorema]] yang mengaitkan panjang [[Garis berat (geometri)|garis berat]] pada [[segitiga]] dengan panjang sisi-sisinya. Teorema ini menyatakan bahwa "jumlah kuadrat dari dua sisi segitiga sama dengan dua kali dari kuadrat setengah sisi ketiga, digabung dengan dua kali dari kuadrat garis berat yang membagi sisi ketiga". Secara lebih formal, untuk suatu segitiga <math>ABC</math>, jika <math>AD</math> merupakan sebuah garis berat, maka<math display="block">|AB|^2 + |AC|^2 = 2(|AD|^2+|BD|^2)</math> | Dalam [[geometri]], '''teorema Apollonius''' adalah suatu [[teorema]] yang mengaitkan panjang [[Garis berat (geometri)|garis berat]] pada [[segitiga]] dengan panjang sisi-sisinya. Teorema ini menyatakan bahwa "jumlah kuadrat dari dua sisi segitiga sama dengan dua kali dari kuadrat setengah sisi ketiga, digabung dengan dua kali dari kuadrat garis berat yang membagi sisi ketiga". Secara lebih formal, untuk suatu segitiga <math>ABC</math>, jika <math>AD</math> merupakan sebuah garis berat, maka<math display="block">|AB|^2 + |AC|^2 = 2(|AD|^2+|BD|^2)</math> | ||
| Baris 6: | Baris 8: | ||
== Bukti == | == Bukti == | ||
Teorema Apollonius dapat dibuktikan sebagai sebuah kasus khusus dari [[teorema Stewart]], atau dapat dibuktikan menggunakan vektor (lihat [[hukum jajaran genjang]]). Berikut ini adalah bukti dengan menggunakan hukum kosinus.<ref>Charles Godfrey. [https://archive.org/details/bub_gb_LGsLAAAAYAAJ Modern Geometry]. University Press. 1908. hlm. [https://archive.org/details/bub_gb_LGsLAAAAYAAJ/page/n36 20].</ref> | |||
Teorema Apollonius dapat dibuktikan sebagai sebuah kasus khusus dari [[teorema Stewart]], atau dapat dibuktikan menggunakan vektor (lihat [[hukum jajaran genjang]]). Berikut ini adalah bukti dengan menggunakan hukum kosinus. | |||
Misalkan segitiga memiliki sisi <math>a,b,c</math>, dengan sebuah [[Garis berat (geometri)|garis berat]] <math>d</math> digambar ke sisi <math>a</math>. Misalkan <math>m</math> menjadi panjang dari segmen <math>a</math> yang dibentuk oleh garis berat, jadi besar <math>m</math> adalah setengah dari <math>a</math>. Misalkan pula sudut dibentuk di antara <math>a</math> dan <math>d</math> adalah <math>\theta</math> dan <math>\theta'</math>, dengan <math>\theta</math> menghadap ke sisi <math>b</math> dan <math>\theta'</math> menghadap ke sisi <math>c</math>. Sudut <math>\theta'</math> adalah sudut penggenap dari <math>\theta</math>, (yakni, <math>\theta+\theta' = 180^\circ</math>) sehingga <math>\cos \theta' = -\cos \theta</math>. Hukum kosinus untuk <math>\theta</math> dan <math>\theta'</math> menyatakan bahwa | Misalkan segitiga memiliki sisi <math>a,b,c</math>, dengan sebuah [[Garis berat (geometri)|garis berat]] <math>d</math> digambar ke sisi <math>a</math>. Misalkan <math>m</math> menjadi panjang dari segmen <math>a</math> yang dibentuk oleh garis berat, jadi besar <math>m</math> adalah setengah dari <math>a</math>. Misalkan pula sudut dibentuk di antara <math>a</math> dan <math>d</math> adalah <math>\theta</math> dan <math>\theta'</math>, dengan <math>\theta</math> menghadap ke sisi <math>b</math> dan <math>\theta'</math> menghadap ke sisi <math>c</math>. Sudut <math>\theta'</math> adalah sudut penggenap dari <math>\theta</math>, (yakni, <math>\theta+\theta' = 180^\circ</math>) sehingga <math>\cos \theta' = -\cos \theta</math>. Hukum kosinus untuk <math>\theta</math> dan <math>\theta'</math> menyatakan bahwa | ||
| Baris 25: | Baris 25: | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Teorema Stewart]] | * [[Teorema Stewart]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* | |||
* | |||
* David B. Surowski: [https://www.math.ksu.edu/~dbski/writings/further.pdf ''Advanced High-School Mathematics'']. hlm. 27 | * David B. Surowski: [https://www.math.ksu.edu/~dbski/writings/further.pdf ''Advanced High-School Mathematics'']. hlm. 27 | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teorema+Apollonius&oldid=29518751 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29518751 (2026-08-03T09:19:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 17.59
Dalam geometri, teorema Apollonius adalah suatu teorema yang mengaitkan panjang garis berat pada segitiga dengan panjang sisi-sisinya. Teorema ini menyatakan bahwa "jumlah kuadrat dari dua sisi segitiga sama dengan dua kali dari kuadrat setengah sisi ketiga, digabung dengan dua kali dari kuadrat garis berat yang membagi sisi ketiga". Secara lebih formal, untuk suatu segitiga , jika merupakan sebuah garis berat, maka
Teorema ini adalah sebuah kasus khusus dari teorema Stewart. Untuk segitiga sama kaki dengan , garis berat akan tegak lurus dengan , sehingga teorema tereduksi menjadi teorema Pythagoras untuk segitiga (atau segitiga ). Dari fakta bahwa diagonal-diagonal jajar genjang membagi satu sama lain, teorema Apollonius setara dengan hukum jajar genjang.
Teorema ini dinamai dari nama seorang matematikawan Yunani, Apollonius dari Perga.
Bukti
Teorema Apollonius dapat dibuktikan sebagai sebuah kasus khusus dari teorema Stewart, atau dapat dibuktikan menggunakan vektor (lihat hukum jajaran genjang). Berikut ini adalah bukti dengan menggunakan hukum kosinus.[1]
Misalkan segitiga memiliki sisi , dengan sebuah garis berat digambar ke sisi . Misalkan menjadi panjang dari segmen yang dibentuk oleh garis berat, jadi besar adalah setengah dari . Misalkan pula sudut dibentuk di antara dan adalah dan , dengan menghadap ke sisi dan menghadap ke sisi . Sudut adalah sudut penggenap dari , (yakni, ) sehingga . Hukum kosinus untuk dan menyatakan bahwa
Menggabungkan persamaan yang ke pertama dan yang ketiga akan menghasilkan
yakni teorema Apollonius itu sendiri.
Lihat pula
Pranala luar
- David B. Surowski: Advanced High-School Mathematics. hlm. 27
Referensi
- ↑ Charles Godfrey. Modern Geometry. University Press. 1908. hlm. 20.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29518751 (2026-08-03T09:19:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.