Konstanta dielektrik: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28034064; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 11: | Baris 11: | ||
:<math>\varepsilon_r = 1 + \chi_e.</math> | :<math>\varepsilon_r = 1 + \chi_e.</math> | ||
== Konstanta dielektrik dalam ilmu kimia == | == Konstanta dielektrik dalam ilmu kimia == | ||
Dalam ilmu [[kimia]], konstanta dielektrik dapat dijadikan pengukur relatif dari [[kepolaran]] suatu pelarut. Misalnya air yang merupakan pelarut polar memiliki konstanta dielektrik 80,10 pada 20 °C sedangkan n-[[heksana]] (sangat non-polar]] memiliki nilai 1,89 pada 20 °C. | Dalam ilmu [[kimia]], konstanta dielektrik dapat dijadikan pengukur relatif dari [[kepolaran]] suatu pelarut. Misalnya air yang merupakan pelarut polar memiliki konstanta dielektrik 80,10 pada 20 °C sedangkan n-[[heksana]] (sangat non-polar]] memiliki nilai 1,89 pada 20 °C.<ref>D.R. Lide, Ed. CRC Handbook of Chemistry and Physics, 85th Ed. CRC Press. Boca Raton. 2004. halaman 8-141</ref> | ||
== Nilai konstanta dielektrik beberapa bahan == | == Nilai konstanta dielektrik beberapa bahan == | ||
Tabel berikut ini berisi daftar konstanta dielektrik beberapa bahan pada [[suhu kamar]]. | Tabel berikut ini berisi daftar konstanta dielektrik beberapa bahan pada [[suhu kamar]]. | ||
{| cellpadding=7 | |||
| | |||
{| class="wikitable" align=center | |||
! Bahan | |||
! Konstanta dielektrik | |||
|- | |||
| [[Vakum]] | |||
| 1 (sesuai definisi) | |||
|- | |||
| [[Udara]] | |||
| 1,00054 | |||
|- | |||
| [[Polietilena]] | |||
| 2,25 | |||
|- | |||
| [[Kertas]] | |||
| 3,5 | |||
|- | |||
| [[Teflon|PTFE (Teflon(TM))]] | |||
| 2,1 | |||
|- | |||
| [[Polistirena]] | |||
| 2,4-2,7 | |||
|- | |||
| Kaca ''[[pyrex]]'' | |||
| 4,7 | |||
|- | |||
| [[Karet]] | |||
| 7 | |||
|- | |||
| [[Silikon]] | |||
| 11,68 | |||
|- | |||
| [[Metanol]] | |||
| 30 | |||
|- | |||
| [[Beton]] | |||
| 4,5 | |||
|- | |||
| [[Air]] (20 °C) | |||
| 80,10 | |||
|- | |||
| [[Barium titanat]] | |||
| 1200 | |||
|} | |||
|} | |||
== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konstanta+dielektrik&oldid=28034064 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28034064 (2025-10-16T20:46:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konstanta+dielektrik&oldid=28034064 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28034064 (2025-10-16T20:46:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 18.01
Konstanta dielektrik atau permitivitas listrik relatif, adalah sebuah konstanta dalam ilmu fisika. Konstanta ini melambangkan rapatnya fluks elektrostatik dalam suatu bahan bila diberi potensial listrik. Konstanta dielektrik merupakan perbandingan energi listrik yang tersimpan pada bahan tersebut jika diberi sebuah potensial, relatif terhadap vakum (ruang hampa).
Konstanta dielektrik dilambangkan dengan huruf Yunani εr atau kadang-kadang , K, atau Dk. Secara matematis konstanta dielektrik suatu bahan didefinisikan sebagai
di mana εs merupakan permitivitas statis dari bahan tersebut, dan ε0 adalah permitivitas vakum/. Permitivitas vakum diturunkan dari persamaan Maxwell dengan menghubungkan intensitas medan listrik E dengan kerapatan fluks listrik D. Di vakum (ruang hampa), permitivitas ε sama dengan ε0, jadi konstanta dielektriknya adalah 1.
Permitivitas relatif dari sebuah medium berhubungan dengan susceptibility (kerentanan) listriknya, melalui persamaan
Konstanta dielektrik dalam ilmu kimia
Dalam ilmu kimia, konstanta dielektrik dapat dijadikan pengukur relatif dari kepolaran suatu pelarut. Misalnya air yang merupakan pelarut polar memiliki konstanta dielektrik 80,10 pada 20 °C sedangkan n-heksana (sangat non-polar]] memiliki nilai 1,89 pada 20 °C.[1]
Nilai konstanta dielektrik beberapa bahan
Tabel berikut ini berisi daftar konstanta dielektrik beberapa bahan pada suhu kamar.
|
Referensi
- ↑ D.R. Lide, Ed. CRC Handbook of Chemistry and Physics, 85th Ed. CRC Press. Boca Raton. 2004. halaman 8-141
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28034064 (2025-10-16T20:46:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.