Lompat ke isi

Keacakan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29528886; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Pada penggunaan umum, '''keacakan''' adalah tidak adanya [[pola]] atau  secara tampak maupun sungguhan pada suatu informasi. Sebuah deretan peristiwa, [[simbol]] atau langkah yang acak biasanya tidak memiliki aturan atau tidak mengikuti sebuah kombinasi atau pola yang dapat dipahami. Peristiwa acak individu, secara definisi, tidak dapat diprediksi. Namun bila [[sebaran probabilitas|sebaran peluang]]nya diketahui, maka keseringan dari hasil pada peristiwa yang berulang dapat diprediksi. Sebagai contoh, saat melempar dua [[dadu]], hasil dari tiap lemparan tidak dapat diprediksi, tetapi sejumlah 7 cenderung keluar dua kali lipat lebih sering daripada 4. Pada pandangan ini, keacakan bukanlah keserampangan (''haphazardness''); hal ini adalah ukuran sebuah ketidakpastian dari sebuah hasil. Keacakan berlaku untuk konsep mengenai kesempatan, [[peluang]], dan [[entropi informasi]].
Pada penggunaan umum, '''keacakan''' adalah tidak adanya [[pola]] atau  secara tampak maupun sungguhan pada suatu informasi.<ref>Kamus Bahasa Inggris Oxford mengartikan sebagai "Having no definite aim or purpose; not sent or guided in a particular direction; made, done, occurring, etc., without method or conscious choice; haphazard."</ref><ref>[https://www.dictionary.com/browse/randomness Definition of randomness Dictionary.com]. ''www.dictionary.com''.</ref> Sebuah deretan peristiwa, [[simbol]] atau langkah yang acak biasanya tidak memiliki aturan atau tidak mengikuti sebuah kombinasi atau pola yang dapat dipahami. Peristiwa acak individu, secara definisi, tidak dapat diprediksi. Namun bila [[sebaran probabilitas|sebaran peluang]]nya diketahui, maka keseringan dari hasil pada peristiwa yang berulang dapat diprediksi.<ref>Strictly speaking, the frequency of an outcome will converge almost surely to a predictable value as the number of trials becomes arbitrarily large. Non-convergence or convergence to a different value is possible, but has probability zero.</ref> Sebagai contoh, saat melempar dua [[dadu]], hasil dari tiap lemparan tidak dapat diprediksi, tetapi sejumlah 7 cenderung keluar dua kali lipat lebih sering daripada 4. Pada pandangan ini, keacakan bukanlah keserampangan (''haphazardness''); hal ini adalah ukuran sebuah ketidakpastian dari sebuah hasil. Keacakan berlaku untuk konsep mengenai kesempatan, [[peluang]], dan [[entropi informasi]].


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Keacakan&oldid=29528886 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29528886 (2026-08-05T10:55:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Keacakan&oldid=29528886 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29528886 (2026-08-05T10:55:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 18.03

Pada penggunaan umum, keacakan adalah tidak adanya pola atau secara tampak maupun sungguhan pada suatu informasi.[1][2] Sebuah deretan peristiwa, simbol atau langkah yang acak biasanya tidak memiliki aturan atau tidak mengikuti sebuah kombinasi atau pola yang dapat dipahami. Peristiwa acak individu, secara definisi, tidak dapat diprediksi. Namun bila sebaran peluangnya diketahui, maka keseringan dari hasil pada peristiwa yang berulang dapat diprediksi.[3] Sebagai contoh, saat melempar dua dadu, hasil dari tiap lemparan tidak dapat diprediksi, tetapi sejumlah 7 cenderung keluar dua kali lipat lebih sering daripada 4. Pada pandangan ini, keacakan bukanlah keserampangan (haphazardness); hal ini adalah ukuran sebuah ketidakpastian dari sebuah hasil. Keacakan berlaku untuk konsep mengenai kesempatan, peluang, dan entropi informasi.

Referensi

  1. Kamus Bahasa Inggris Oxford mengartikan sebagai "Having no definite aim or purpose; not sent or guided in a particular direction; made, done, occurring, etc., without method or conscious choice; haphazard."
  2. Definition of randomness Dictionary.com. www.dictionary.com.
  3. Strictly speaking, the frequency of an outcome will converge almost surely to a predictable value as the number of trials becomes arbitrarily large. Non-convergence or convergence to a different value is possible, but has probability zero.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29528886 (2026-08-05T10:55:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.