Lompat ke isi

Kebebasan aljabar: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28029077; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 12: Baris 12:
== Kebebasan aljabar dari suatu konstanta yang diketahui ==
== Kebebasan aljabar dari suatu konstanta yang diketahui ==
Meskipun kedua-dua <math>\pi</math> dan [[E (konstanta matematika)|''e'']] diketahui sebagai transenden,
Meskipun kedua-dua <math>\pi</math> dan [[E (konstanta matematika)|''e'']] diketahui sebagai transenden,
tidaklah diketahui apakah himpunan kedua-dua mereka ini bebas linear pada <math>\mathbb{Q}</math>. Faktanya, bahkan tidak diketahui jika <math>\pi+e</math> tak-rasional.
tidaklah diketahui apakah himpunan kedua-dua mereka ini bebas linear pada <math>\mathbb{Q}</math>.<ref>Patrick Morandi. [https://books.google.com/books?id=jQ7c8Xqpqk0C Field and Galois Theory]. Springer. 1996. hlm. 174. ISBN 978-0-387-94753-2.</ref> Faktanya, bahkan tidak diketahui jika <math>\pi+e</math> tak-rasional.<ref>Ben Green. ''The Princeton Companion to Mathematics''. Princeton University Press. 2008. hlm. 222.</ref>
[[Yuri Valentinovich Nesterenko|Nesterenko]] membuktikan pada tahun 1996 bahwa:
[[Yuri Valentinovich Nesterenko|Nesterenko]] membuktikan pada tahun 1996 bahwa:
* bilangan-bilangan π, ''e''<sup>π</sup>, dan [[fungsi gamma|Γ]](1/4) dikatakan bebas aljabar pada '''Q'''.
* bilangan-bilangan π, ''e''<sup>π</sup>, dan [[fungsi gamma|Γ]](1/4) dikatakan bebas aljabar pada '''Q'''.<ref>Yu. I. Manin. ''Introduction to Modern Number Theory''. 2007. Vol. 49. hlm. 61. ISBN 978-3-540-20364-3.</ref>
* bilangan-bilangan π, ''e''<sup>π√3</sup>, dan Γ(1/3) dikatakan bebas aljabar pada '''Q'''.
* bilangan-bilangan π, ''e''<sup>π√3</sup>, dan Γ(1/3) dikatakan bebas aljabar pada '''Q'''.
* untuk semua [[bilangan bulat]] positif ''n'', bilangan-bilangan π, ''e''<sup>π√n</sup> dikatakan bebas aljabar pada '''Q'''.
* untuk semua [[bilangan bulat]] positif ''n'', bilangan-bilangan π, ''e''<sup>π√n</sup> dikatakan bebas aljabar pada '''Q'''.<ref>Nesterenko, Yuri V. ''Modular Functions and Transcendence Problems''. ''Comptes Rendus de l'Académie des Sciences. Série I. Mathématique''. 1996. Vol. 322 (10). hlm. 909–914.</ref>


== Teorema Lindemann–Weierstrass ==
== Teorema Lindemann–Weierstrass ==
Baris 24: Baris 24:
Diberikan suatu [[perluasan medan]] ''L''/''K yang tidak aljabar'', [[lemma Zorn]] dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa akan selalu ada himpunan-bagian bebas aljabar yang maksimal dari ''L'' pada ''K''. Lebih jauhnya, semua himpunan-bagian bebas aljabar yang maksimal akan memiliki [[kardinalitas]] yang sama, dikenal sebagai [[derajat ketransendenan]] suatu perluasan.
Diberikan suatu [[perluasan medan]] ''L''/''K yang tidak aljabar'', [[lemma Zorn]] dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa akan selalu ada himpunan-bagian bebas aljabar yang maksimal dari ''L'' pada ''K''. Lebih jauhnya, semua himpunan-bagian bebas aljabar yang maksimal akan memiliki [[kardinalitas]] yang sama, dikenal sebagai [[derajat ketransendenan]] suatu perluasan.


Untuk setiap himpunan ''S'' dari unsur-unsur ''L'', semua himpunan-bagian bebas aljabar dari ''S'' memenuhi aksioma-aksioma yang mendefinisi himpunan-himpunan [[matroid]] yang bebas. Di dalam matroid ini, rentang (''rank'') suatu himpunan unsur-unsur adalah derajat ketransendenannya, dan lempeng (''flat'') yang dibangkitkan oleh suatu himpunan ''T'' dari unsur-unsur adalah irisan ''L'' dengan medan ''K''[''T'']. Suatu matroid yang dapat dibangkitkan dengan cara ini dikatakan '''matroid aljabar'''. Tidak ada karakterisasi bagus yang telah diketahui untuk matroid aljabar, tetapi matroid-matroid tertentu diketahui sebagai bukan aljabar; yang terkecil adalah [[matroid Vámos]].
Untuk setiap himpunan ''S'' dari unsur-unsur ''L'', semua himpunan-bagian bebas aljabar dari ''S'' memenuhi aksioma-aksioma yang mendefinisi himpunan-himpunan [[matroid]] yang bebas. Di dalam matroid ini, rentang (''rank'') suatu himpunan unsur-unsur adalah derajat ketransendenannya, dan lempeng (''flat'') yang dibangkitkan oleh suatu himpunan ''T'' dari unsur-unsur adalah irisan ''L'' dengan medan ''K''[''T'']. Suatu matroid yang dapat dibangkitkan dengan cara ini dikatakan '''matroid aljabar'''. Tidak ada karakterisasi bagus yang telah diketahui untuk matroid aljabar, tetapi matroid-matroid tertentu diketahui sebagai bukan aljabar; yang terkecil adalah [[matroid Vámos]].<ref>A. W. Ingleton. ''Non-algebraic matroids exist''. ''Bulletin of the London Mathematical Society''. 1975. Vol. 7. hlm. 144–146. doi:10.1112/blms/7.2.144..</ref>
 
Ada banyak matroid berhingga yang dapat [[representasi matroid|direpresentasi]] oleh [[matriks (matematika)|matriks]] pada medan ''K'', di mana unsur-unsur matroid yang berkorespondensi dengan kolom-kolom matriks, dan sehimpunan unsur-unsur dikatakan saling bebas jika himpunan kolom-kolom yang berkorespondensi dikatakan [[bebas linear]]. Setiap matroid dengan representasi linear sedemikian dapat juga direpresentasi sebagai suatu matroid aljabar, dengan memilih suatu ''indeterminate'' untuk tiap-tiap baris matriks, dan dengan menggunakan koefisien-koefisien matriks di dalam tiap-tiap kolom untuk menandai tiap-tiap unsur matroid suatu [[kombinasi linear]] dari transenden-transenden ini. Kebalikannya adalah salah: tidak semua matroid aljabar memiliki representasi linear.
 
== Referensi ==


Ada banyak matroid berhingga yang dapat [[representasi matroid|direpresentasi]] oleh [[matriks (matematika)|matriks]] pada medan ''K'', di mana unsur-unsur matroid yang berkorespondensi dengan kolom-kolom matriks, dan sehimpunan unsur-unsur dikatakan saling bebas jika himpunan kolom-kolom yang berkorespondensi dikatakan [[bebas linear]]. Setiap matroid dengan representasi linear sedemikian dapat juga direpresentasi sebagai suatu matroid aljabar, dengan memilih suatu ''indeterminate'' untuk tiap-tiap baris matriks, dan dengan menggunakan koefisien-koefisien matriks di dalam tiap-tiap kolom untuk menandai tiap-tiap unsur matroid suatu [[kombinasi linear]] dari transenden-transenden ini. Kebalikannya adalah salah: tidak semua matroid aljabar memiliki representasi linear.<ref>K. D. Joshi. [https://books.google.com/books?id=lxIgGGJXacoC&pg=PA909&lpg=PA909 Applied Discrete Structures]. New Age International. 1997. hlm. 909. ISBN 9788122408263..</ref>


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kebebasan+aljabar&oldid=28029077 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28029077 (2025-10-16T17:54:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kebebasan+aljabar&oldid=28029077 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28029077 (2025-10-16T17:54:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 23.06

Di dalam aljabar abstrak, suatu himpunan bagian S dari suatu medan L dikatakan bebas aljabar pada suatu medan bagian K jika unsur-unsur S tidak memenuhi sembarang persamaan polinom tak-trivial yang berkoefisien di lingkup K.

Secara khusus, suatu himpunan berunsur satu {α} dikatakan bebas aljabar pada K jika dan hanya jika α transenden pada K. Secara umum, suatu unsur dari suatu himpunan bebas aljabar S pada K dikatakan transenden (berdasarkan syarat perlu) pada K, dan pada semua perluasan medan pada K yang dibangkitkan oleh unsur-unsur S lainnya.

Contoh

Dua bilangan real π dan 2π+1 masing-masing dikatakan sebagai bilangan transenden: mereka bukan akar dari sembarang polinom tak-trivial yang koefisien-koefisiennya merupakan bilangan rasional. Dengan demikian, tiap-tiap dua singleton (himpunan unsur) {π} dan {2π+1} dikatakan bebas aljabar pada medan bilangan rasional .

Meskipun demikian, himpunan {π,2π+1} tidaklah bebas aljabar pada bilangan rasional, karena polinom tak-trivial

P(x,y)=2x2y+1

bernilai nol manakala x=π dan y=2π+1.

Kebebasan aljabar dari suatu konstanta yang diketahui

Meskipun kedua-dua π dan e diketahui sebagai transenden, tidaklah diketahui apakah himpunan kedua-dua mereka ini bebas linear pada .[1] Faktanya, bahkan tidak diketahui jika π+e tak-rasional.[2] Nesterenko membuktikan pada tahun 1996 bahwa:

  • bilangan-bilangan π, eπ, dan Γ(1/4) dikatakan bebas aljabar pada Q.[3]
  • bilangan-bilangan π, eπ√3, dan Γ(1/3) dikatakan bebas aljabar pada Q.
  • untuk semua bilangan bulat positif n, bilangan-bilangan π, eπ√n dikatakan bebas aljabar pada Q.[4]

Teorema Lindemann–Weierstrass

Teorema Lindemann–Weierstrass sering kali dapat digunakan untuk membuktikan bahwa beberapa himpunan dikatakan bebas aljabar pada Q. Teorema ini menyatakan bahwa ketika α1,...,αn merupakan bilangan aljabar yang bebas linear pada Q, maka eα1,...,eαn dikatakan bebas aljabar pada Q.

Matroid aljabar

Diberikan suatu perluasan medan L/K yang tidak aljabar, lemma Zorn dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa akan selalu ada himpunan-bagian bebas aljabar yang maksimal dari L pada K. Lebih jauhnya, semua himpunan-bagian bebas aljabar yang maksimal akan memiliki kardinalitas yang sama, dikenal sebagai derajat ketransendenan suatu perluasan.

Untuk setiap himpunan S dari unsur-unsur L, semua himpunan-bagian bebas aljabar dari S memenuhi aksioma-aksioma yang mendefinisi himpunan-himpunan matroid yang bebas. Di dalam matroid ini, rentang (rank) suatu himpunan unsur-unsur adalah derajat ketransendenannya, dan lempeng (flat) yang dibangkitkan oleh suatu himpunan T dari unsur-unsur adalah irisan L dengan medan K[T]. Suatu matroid yang dapat dibangkitkan dengan cara ini dikatakan matroid aljabar. Tidak ada karakterisasi bagus yang telah diketahui untuk matroid aljabar, tetapi matroid-matroid tertentu diketahui sebagai bukan aljabar; yang terkecil adalah matroid Vámos.[5]

Ada banyak matroid berhingga yang dapat direpresentasi oleh matriks pada medan K, di mana unsur-unsur matroid yang berkorespondensi dengan kolom-kolom matriks, dan sehimpunan unsur-unsur dikatakan saling bebas jika himpunan kolom-kolom yang berkorespondensi dikatakan bebas linear. Setiap matroid dengan representasi linear sedemikian dapat juga direpresentasi sebagai suatu matroid aljabar, dengan memilih suatu indeterminate untuk tiap-tiap baris matriks, dan dengan menggunakan koefisien-koefisien matriks di dalam tiap-tiap kolom untuk menandai tiap-tiap unsur matroid suatu kombinasi linear dari transenden-transenden ini. Kebalikannya adalah salah: tidak semua matroid aljabar memiliki representasi linear.[6]

Pranala luar

Referensi

  1. Patrick Morandi. Field and Galois Theory. Springer. 1996. hlm. 174. ISBN 978-0-387-94753-2.
  2. Ben Green. The Princeton Companion to Mathematics. Princeton University Press. 2008. hlm. 222.
  3. Yu. I. Manin. Introduction to Modern Number Theory. 2007. Vol. 49. hlm. 61. ISBN 978-3-540-20364-3.
  4. Nesterenko, Yuri V. Modular Functions and Transcendence Problems. Comptes Rendus de l'Académie des Sciences. Série I. Mathématique. 1996. Vol. 322 (10). hlm. 909–914.
  5. A. W. Ingleton. Non-algebraic matroids exist. Bulletin of the London Mathematical Society. 1975. Vol. 7. hlm. 144–146. doi:10.1112/blms/7.2.144..
  6. K. D. Joshi. Applied Discrete Structures. New Age International. 1997. hlm. 909. ISBN 9788122408263..

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28029077 (2025-10-16T17:54:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.