Konsekuensi yang tidak diinginkan: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28033983; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Dalam [[ilmu sosial]], '''konsekuensi yang tidak diinginkan''' atau '''dampak yang tidak diharapkan''' adalah hasil dari tindakan yang tak diinginkan atau diperkirakan. Istilah tersebut dipopulerkan pada abad kedua puluh oleh pakar [[sosiologi]] Amerika Serikat [[Robert K. Merton]]. | Dalam [[ilmu sosial]], '''konsekuensi yang tidak diinginkan''' atau '''dampak yang tidak diharapkan''' adalah hasil dari tindakan yang tak diinginkan atau diperkirakan. Istilah tersebut dipopulerkan pada abad kedua puluh oleh pakar [[sosiologi]] Amerika Serikat [[Robert K. Merton]].<ref>[https://www.nytimes.com/2003/02/24/nyregion/robert-k-merton-versatile-sociologist-and-father-of-the-focus-group-dies-at-92.html Robert K. Merton, Versatile Sociologist and Father of the Focus Group, Dies at 92], Michael T. Kaufman, ''The New York Times''</ref> | ||
== Catatan == | == Catatan == | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsekuensi+yang+tidak+diinginkan&oldid=28033983 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28033983 (2025-10-16T20:43:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsekuensi+yang+tidak+diinginkan&oldid=28033983 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28033983 (2025-10-16T20:43:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 23.11
Dalam ilmu sosial, konsekuensi yang tidak diinginkan atau dampak yang tidak diharapkan adalah hasil dari tindakan yang tak diinginkan atau diperkirakan. Istilah tersebut dipopulerkan pada abad kedua puluh oleh pakar sosiologi Amerika Serikat Robert K. Merton.[1]
Catatan
Referensi
- ↑ Robert K. Merton, Versatile Sociologist and Father of the Focus Group, Dies at 92, Michael T. Kaufman, The New York Times
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28033983 (2025-10-16T20:43:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.