Lompat ke isi

Hamburan Rayleigh: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29439832; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Rayleigh_sunlight_scattering.svg|thumb|right|280px|grafik Hamburan Rayleigh]]
'''Hamburan Rayleigh''' () dinamai berdasarkan seorang fisikawan Inggris [[Lord Rayleigh|''Lord'' Rayleigh]] (John William Strutt), adalah [[teori]] hamburan elastis cahaya atau [[radiasi elektromagnetik]] lain oleh partikel-partikel penghambur yang memiliki [[panjang gelombang]] lebih kecil dibandingkan dengan cahaya/radiasi yang dihamburkannya. Apabila [[frekuensi]] cahaya berada di bawah/lebih kecil dari frekuensi resonansi partikel penghambur (dinamakan rezim [[dispersi]] normal), maka jumlah hamburan yang dihasilkan akan berbanding terbalik dengan pangkat empat panjang [[Cahaya|gelombang cahaya]] yang dihamburkan.
'''Hamburan Rayleigh''' () dinamai berdasarkan seorang fisikawan Inggris [[Lord Rayleigh|''Lord'' Rayleigh]] (John William Strutt), adalah [[teori]] hamburan elastis cahaya atau [[radiasi elektromagnetik]] lain oleh partikel-partikel penghambur yang memiliki [[panjang gelombang]] lebih kecil dibandingkan dengan cahaya/radiasi yang dihamburkannya. Apabila [[frekuensi]] cahaya berada di bawah/lebih kecil dari frekuensi resonansi partikel penghambur (dinamakan rezim [[dispersi]] normal), maka jumlah hamburan yang dihasilkan akan berbanding terbalik dengan pangkat empat panjang [[Cahaya|gelombang cahaya]] yang dihamburkan.


Perubahan [[Polaritas (fisika)|polaritas]] elektrik partikel-partikel di udara menyebabkan hamburan Rayleigh. [[Medan listrik]] yang [[Osilasi|berosilasi]] dalam gelombang cahaya berinteraksi dengan [[elektron]] dalam partikel dan menyebabkan muatan tersebut ikut berosilasi (bergerak bolak-balik) dengan frekuensi yang sama dengan medan listrik cahaya datang. Partikel-partikel inilah yang bisa diamati sebagai sinar hamburan, atau dengan kata lain partikel-partikel itu menjadi [[Dipol|dipol-dipol]] yang meradiasikan sinar hamburan. Partikel-partikel yang dapat menghamburkan tersebut bisa terdiri dari banyak [[atom]] dan [[molekul]]. Kebanyakan hamburan yang diamati terjadi ketika cahaya melewati medium berupa [[gas]], tetapi peristiwa hamburan Rayleigh juga bisa terjadi di medium [[padat]] dan [[Cairan|cair]].
Perubahan [[Polaritas (fisika)|polaritas]] elektrik partikel-partikel di udara menyebabkan hamburan Rayleigh. [[Medan listrik]] yang [[Osilasi|berosilasi]] dalam gelombang cahaya berinteraksi dengan [[elektron]] dalam partikel dan menyebabkan muatan tersebut ikut berosilasi (bergerak bolak-balik) dengan frekuensi yang sama dengan medan listrik cahaya datang. Partikel-partikel inilah yang bisa diamati sebagai sinar hamburan, atau dengan kata lain partikel-partikel itu menjadi [[Dipol|dipol-dipol]] yang meradiasikan sinar hamburan. Partikel-partikel yang dapat menghamburkan tersebut bisa terdiri dari banyak [[atom]] dan [[molekul]]. Kebanyakan hamburan yang diamati terjadi ketika cahaya melewati medium berupa [[gas]], tetapi peristiwa hamburan Rayleigh juga bisa terjadi di medium [[padat]] dan [[Cairan|cair]].


Hamburan Rayleigh yang terjadi pada sinar [[matahari]] ketika melewati [[Atmosfer Bumi|atmosfer bumi]] menyebabkan warna biru di langit, termasuk juga corak kuning-merah di langit ketika posisi matahari di bawah cakrawala atau pada saat sebelum terbit dan setelah terbenam matahari. Cahaya matahari juga mengalami peristiwa hamburan Raman, yaitu teori hamburan inelastis cahaya yang selain menyebabkan perubahan arah [[Foton|partikel cahaya (foton)]] seperti hamburan Rayleigh, juga menyebabkan perpindahan energi (dalam bentuk rotasi) antara dua partikel yang bertumbuk.
Hamburan Rayleigh yang terjadi pada sinar [[matahari]] ketika melewati [[Atmosfer Bumi|atmosfer bumi]] menyebabkan warna biru di langit,<ref>[https://bumidatar.id/langit-bulan Hamburan Rayleigh: Penyebab Langit Berwarna Biru].</ref> termasuk juga corak kuning-merah di langit ketika posisi matahari di bawah cakrawala atau pada saat sebelum terbit dan setelah terbenam matahari. Cahaya matahari juga mengalami peristiwa hamburan Raman, yaitu teori hamburan inelastis cahaya yang selain menyebabkan perubahan arah [[Foton|partikel cahaya (foton)]] seperti hamburan Rayleigh, juga menyebabkan perpindahan energi (dalam bentuk rotasi) antara dua partikel yang bertumbuk.


Hamburan oleh partikel penghambur yang memiliki panjang gelombang lebih besar atau hampir sama dengan panjang gelombang cahaya bisa dianalisis menggunakan teori Mie, pendekatan [[dipol]] diskrit, dan teknik komputasi lainnya. Teori hamburan Rayleigh bisa digunakan terbatas pada partikel yang lebih kecil panjang gelombangnya dibandingkan cahaya yang dihamburkan dan umumnya memiliki [[indeks bias]] ≅ 1.
Hamburan oleh partikel penghambur yang memiliki panjang gelombang lebih besar atau hampir sama dengan panjang gelombang cahaya bisa dianalisis menggunakan teori Mie, pendekatan [[dipol]] diskrit, dan teknik komputasi lainnya. Teori hamburan Rayleigh bisa digunakan terbatas pada partikel yang lebih kecil panjang gelombangnya dibandingkan cahaya yang dihamburkan dan umumnya memiliki [[indeks bias]] ≅ 1.


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Penemu dari Hamburan Rayleigh sendiri adalah "William Strutt" tetapi ia lebih banyak disebut sebagai "Lord Rayleigh".<ref>[https://www.nobelprize.org/prizes/physics/1904/strutt/biographical/ Biographical of Lord Rayleigh].</ref> Pada tahun 1869, [[John Tyndall]] mengemukakan dalam karya tulisnya bahwa cahaya terang yang terhambur dari [[Nanopartikel|partikulat nanoskopik]] memiliki [[warna]] sedikit kebiruan ketika sedang mencoba memeriksa keberadaan kontaminan tersisa di udara yang dimurnikan saat digunakan dalam percobaan inframerahnya.<ref>John Tyndall. ''On the blue colour of the sky, the polarization of skylight, and on the polarization of light by cloudy matter generally''. ''Proceedings of the Royal Society of London''. 1869. Vol. 17. hlm. 223-233. doi:10.1098/rspl.1868.0033.</ref> Dia menduga bahwa peristiwa hamburan yang mirip juga terjadi hingga langit memiliki corak berwarna biru, meskipun dirinya tidak mampu menjelaskan mengapa warna biru yang terlihat serta pengaruh partikulat di atmosfer terhadap intensitas warna di langit.


Penemu dari Hamburan Rayleigh sendiri adalah "William Strutt" tetapi ia lebih banyak disebut sebagai "Lord Rayleigh". Pada tahun 1869, [[John Tyndall]] mengemukakan dalam karya tulisnya bahwa cahaya terang yang terhambur dari [[Nanopartikel|partikulat nanoskopik]] memiliki [[warna]] sedikit kebiruan ketika sedang mencoba memeriksa keberadaan kontaminan tersisa di udara yang dimurnikan saat digunakan dalam percobaan inframerahnya. Dia menduga bahwa peristiwa hamburan yang mirip juga terjadi hingga langit memiliki corak berwarna biru, meskipun dirinya tidak mampu menjelaskan mengapa warna biru yang terlihat serta pengaruh partikulat di atmosfer terhadap intensitas warna di langit.
Kemudian tahun 1871, Lord Rayleigh memublikasikan dua makalah tentang warna dan polarisasi cahaya langit untuk melakukan kuantifikasi [[efek Tyndall]] di tetesan air yang dipengaruhi oleh volume tetesan kecil yang dikaji dan indeks bias.<ref>Hon. J.W. Strutt. ''On the light from the sky, its polarization and colour''. ''The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science''. 1871. Vol. 41 (271). hlm. 107–120. doi:10.1080/14786447108640452.</ref><ref>Hon. J.W. Strutt. ''On the light from the sky, its polarization and colour''. ''The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science''. 1871. Vol. 41 (273). hlm. 274–279. doi:10.1080/14786447108640479.</ref><ref>Hon. J.W. Strutt. ''On the scattering of light by small particles''. ''The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science''. 1871. Vol. 41 (275). hlm. 447–454. doi:10.1080/14786447108640507.</ref> Pada tahun 1881 setelah [[James Clerk Maxwell]] menjelaskan sifat [[elektromagnetisme]] gelombang cahaya, Rayleigh menghubungkan persamaan miliknya dengan sifat elektromagnetisme tersebut.<ref>Lord Rayleigh. [https://zenodo.org/record/1431155 On the electromagnetic theory of light]. ''The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science''. 1881. Vol. 12 (73). hlm. 81–101. doi:10.1080/14786448108627074.</ref> Setelah itu pada tahun 1899, Rayleigh menunjukkan bahwa volume partikulat dan indeks bias jika dijelaskan dalam skala molekuler bisa dijelaskan dengan sifat polarisasi molekul yang berakar dari karya tulis elektromagnetisme Maxwell.<ref>Lord Rayleigh. [https://zenodo.org/record/1431249 On the transmission of light through an atmosphere containing small particles in suspension, and on the origin of the blue of the sky]. ''The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science''. 1899. Vol. 47 (287). hlm. 375–384. doi:10.1080/14786449908621276.</ref>
 
Kemudian tahun 1871, Lord Rayleigh memublikasikan dua makalah tentang warna dan polarisasi cahaya langit untuk melakukan kuantifikasi [[efek Tyndall]] di tetesan air yang dipengaruhi oleh volume tetesan kecil yang dikaji dan indeks bias. Pada tahun 1881 setelah [[James Clerk Maxwell]] menjelaskan sifat [[elektromagnetisme]] gelombang cahaya, Rayleigh menghubungkan persamaan miliknya dengan sifat elektromagnetisme tersebut. Setelah itu pada tahun 1899, Rayleigh menunjukkan bahwa volume partikulat dan indeks bias jika dijelaskan dalam skala molekuler bisa dijelaskan dengan sifat polarisasi molekul yang berakar dari karya tulis elektromagnetisme Maxwell.


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hamburan+Rayleigh&oldid=29439832 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29439832 (2026-07-10T12:20:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hamburan+Rayleigh&oldid=29439832 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29439832 (2026-07-10T12:20:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 03.56

grafik Hamburan Rayleigh

Hamburan Rayleigh () dinamai berdasarkan seorang fisikawan Inggris Lord Rayleigh (John William Strutt), adalah teori hamburan elastis cahaya atau radiasi elektromagnetik lain oleh partikel-partikel penghambur yang memiliki panjang gelombang lebih kecil dibandingkan dengan cahaya/radiasi yang dihamburkannya. Apabila frekuensi cahaya berada di bawah/lebih kecil dari frekuensi resonansi partikel penghambur (dinamakan rezim dispersi normal), maka jumlah hamburan yang dihasilkan akan berbanding terbalik dengan pangkat empat panjang gelombang cahaya yang dihamburkan.

Perubahan polaritas elektrik partikel-partikel di udara menyebabkan hamburan Rayleigh. Medan listrik yang berosilasi dalam gelombang cahaya berinteraksi dengan elektron dalam partikel dan menyebabkan muatan tersebut ikut berosilasi (bergerak bolak-balik) dengan frekuensi yang sama dengan medan listrik cahaya datang. Partikel-partikel inilah yang bisa diamati sebagai sinar hamburan, atau dengan kata lain partikel-partikel itu menjadi dipol-dipol yang meradiasikan sinar hamburan. Partikel-partikel yang dapat menghamburkan tersebut bisa terdiri dari banyak atom dan molekul. Kebanyakan hamburan yang diamati terjadi ketika cahaya melewati medium berupa gas, tetapi peristiwa hamburan Rayleigh juga bisa terjadi di medium padat dan cair.

Hamburan Rayleigh yang terjadi pada sinar matahari ketika melewati atmosfer bumi menyebabkan warna biru di langit,[1] termasuk juga corak kuning-merah di langit ketika posisi matahari di bawah cakrawala atau pada saat sebelum terbit dan setelah terbenam matahari. Cahaya matahari juga mengalami peristiwa hamburan Raman, yaitu teori hamburan inelastis cahaya yang selain menyebabkan perubahan arah partikel cahaya (foton) seperti hamburan Rayleigh, juga menyebabkan perpindahan energi (dalam bentuk rotasi) antara dua partikel yang bertumbuk.

Hamburan oleh partikel penghambur yang memiliki panjang gelombang lebih besar atau hampir sama dengan panjang gelombang cahaya bisa dianalisis menggunakan teori Mie, pendekatan dipol diskrit, dan teknik komputasi lainnya. Teori hamburan Rayleigh bisa digunakan terbatas pada partikel yang lebih kecil panjang gelombangnya dibandingkan cahaya yang dihamburkan dan umumnya memiliki indeks bias ≅ 1.

Sejarah

Penemu dari Hamburan Rayleigh sendiri adalah "William Strutt" tetapi ia lebih banyak disebut sebagai "Lord Rayleigh".[2] Pada tahun 1869, John Tyndall mengemukakan dalam karya tulisnya bahwa cahaya terang yang terhambur dari partikulat nanoskopik memiliki warna sedikit kebiruan ketika sedang mencoba memeriksa keberadaan kontaminan tersisa di udara yang dimurnikan saat digunakan dalam percobaan inframerahnya.[3] Dia menduga bahwa peristiwa hamburan yang mirip juga terjadi hingga langit memiliki corak berwarna biru, meskipun dirinya tidak mampu menjelaskan mengapa warna biru yang terlihat serta pengaruh partikulat di atmosfer terhadap intensitas warna di langit.

Kemudian tahun 1871, Lord Rayleigh memublikasikan dua makalah tentang warna dan polarisasi cahaya langit untuk melakukan kuantifikasi efek Tyndall di tetesan air yang dipengaruhi oleh volume tetesan kecil yang dikaji dan indeks bias.[4][5][6] Pada tahun 1881 setelah James Clerk Maxwell menjelaskan sifat elektromagnetisme gelombang cahaya, Rayleigh menghubungkan persamaan miliknya dengan sifat elektromagnetisme tersebut.[7] Setelah itu pada tahun 1899, Rayleigh menunjukkan bahwa volume partikulat dan indeks bias jika dijelaskan dalam skala molekuler bisa dijelaskan dengan sifat polarisasi molekul yang berakar dari karya tulis elektromagnetisme Maxwell.[8]

Referensi

  1. Hamburan Rayleigh: Penyebab Langit Berwarna Biru.
  2. Biographical of Lord Rayleigh.
  3. John Tyndall. On the blue colour of the sky, the polarization of skylight, and on the polarization of light by cloudy matter generally. Proceedings of the Royal Society of London. 1869. Vol. 17. hlm. 223-233. doi:10.1098/rspl.1868.0033.
  4. Hon. J.W. Strutt. On the light from the sky, its polarization and colour. The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science. 1871. Vol. 41 (271). hlm. 107–120. doi:10.1080/14786447108640452.
  5. Hon. J.W. Strutt. On the light from the sky, its polarization and colour. The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science. 1871. Vol. 41 (273). hlm. 274–279. doi:10.1080/14786447108640479.
  6. Hon. J.W. Strutt. On the scattering of light by small particles. The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science. 1871. Vol. 41 (275). hlm. 447–454. doi:10.1080/14786447108640507.
  7. Lord Rayleigh. On the electromagnetic theory of light. The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science. 1881. Vol. 12 (73). hlm. 81–101. doi:10.1080/14786448108627074.
  8. Lord Rayleigh. On the transmission of light through an atmosphere containing small particles in suspension, and on the origin of the blue of the sky. The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science. 1899. Vol. 47 (287). hlm. 375–384. doi:10.1080/14786449908621276.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29439832 (2026-07-10T12:20:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.