Hukum gravitasi universal Newton: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27843426; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:NewtonsLawOfUniversalGravitation.svg|thumb|right|280px|Hukum Newton tentang gaya tarik menarik gravitasi umum]] | |||
'''Hukum tarik-menarik gravitasi Newton''' dalam bidang [[fisika]] berarti [[gaya]] tarik untuk saling mendekat satu sama lain. Dalam bidang fisika tiap benda dengan [[massa]] m<sub>1</sub> selalu mempunyai gaya tarik menarik dengan benda lain (dengan massa m<sub>2</sub> ). Misalnya partikel satu dengan partikel lain selalu akan saling tarik-menarik. Contoh yang dikemukakan oleh Sir [[Isaac Newton]] dalam bidang [[mekanika klasik]] bahwa benda apapun di atas atmosfer akan ditarik oleh bumi, yang kemudian banyak dikenal sebagai fenomena benda jatuh. | '''Hukum tarik-menarik gravitasi Newton''' dalam bidang [[fisika]] berarti [[gaya]] tarik untuk saling mendekat satu sama lain. Dalam bidang fisika tiap benda dengan [[massa]] m<sub>1</sub> selalu mempunyai gaya tarik menarik dengan benda lain (dengan massa m<sub>2</sub> ). Misalnya partikel satu dengan partikel lain selalu akan saling tarik-menarik. Contoh yang dikemukakan oleh Sir [[Isaac Newton]] dalam bidang [[mekanika klasik]] bahwa benda apapun di atas atmosfer akan ditarik oleh bumi, yang kemudian banyak dikenal sebagai fenomena benda jatuh. | ||
'''Gaya tarik menarik gravitasi''' ini dinyatakan oleh [[Isaac Newton]] melalui tulisannya di journal [[Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica]] pada tanggal 5 Juli 1687 dalam bentuk rumus sebagai berikut: | '''Gaya tarik menarik gravitasi''' ini dinyatakan oleh [[Isaac Newton]] melalui tulisannya di journal [[Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica]] pada tanggal 5 Juli 1687 dalam bentuk rumus sebagai berikut:<ref>Redaksi HR Online. [https://www.harapanrakyat.com/2019/09/rumus-hukum-gravitasi-newton/ Rumus Hukum Gravitasi Newton dalam Ilmu Fisika]. ''Harapan Rakyat Online''. 2019-09-09.</ref> | ||
:<math>F = G \frac{m_1 m_2}{r^2}</math>, | :<math>F = G \frac{m_1 m_2}{r^2}</math>, | ||
| Baris 17: | Baris 19: | ||
* [[Hukum gerak Newton]] | * [[Hukum gerak Newton]] | ||
* [[Gaya]] | * [[Gaya]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 25: | Baris 24: | ||
* [http://www.pythia.com.ar/?id=gravlaw Perhitungan hukum gravitasi Newton] | * [http://www.pythia.com.ar/?id=gravlaw Perhitungan hukum gravitasi Newton] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hukum+gravitasi+universal+Newton&oldid=27843426 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27843426 (2025-09-18T09:37:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 03.59
Hukum tarik-menarik gravitasi Newton dalam bidang fisika berarti gaya tarik untuk saling mendekat satu sama lain. Dalam bidang fisika tiap benda dengan massa m1 selalu mempunyai gaya tarik menarik dengan benda lain (dengan massa m2 ). Misalnya partikel satu dengan partikel lain selalu akan saling tarik-menarik. Contoh yang dikemukakan oleh Sir Isaac Newton dalam bidang mekanika klasik bahwa benda apapun di atas atmosfer akan ditarik oleh bumi, yang kemudian banyak dikenal sebagai fenomena benda jatuh.
Gaya tarik menarik gravitasi ini dinyatakan oleh Isaac Newton melalui tulisannya di journal Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica pada tanggal 5 Juli 1687 dalam bentuk rumus sebagai berikut:[1]
- ,
di mana:
- F adalah besarnya gaya gravitasi antara dua massa tersebut,
- G adalah konstanta gravitasi,
- m1 adalah massa dari benda pertama
- m2 adalah massa dari benda kedua, dan
- r adalah jarak antara dua massa tersebut.
Teori ini kemudian dikembangkan lebih jauh lagi bahwa setiap benda angkasa akan saling tarik-menarik, dan ini bisa dijelaskan mengapa bumi harus berputar mengelilingi matahari untuk mengimbangi gaya tarik-menarik gravitasi bumi-matahari. Dengan menggunakan fenomena tarik menarik gravitasi ini juga, meteor yang mendekat ke bumi dalam perjalanannya di ruang angkasa akan tertarik jatuh ke bumi.
Lihat pula
Pranala luar
Referensi
- ↑ Redaksi HR Online. Rumus Hukum Gravitasi Newton dalam Ilmu Fisika. Harapan Rakyat Online. 2019-09-09.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27843426 (2025-09-18T09:37:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.