Ultrapenyaringan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26130895; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Ultrafiltrasi''' adalah proses [[pemisahan]] menggunakan [[membran]] yang bersifat [[selektif]] dan dibantu dengan [[tekanan]]. Membran yang digunakan memiliki ukuran [[pori-pori]] yang berkisar dari 1 hingga 100 nm dan biasanya digunakan untuk memproses [[makromolekul]] seperti [[protein]]. | [[File:Ultrafiltration_Grundmühle.jpg|thumb|right|280px|Ultrafiltration Grundmühle]] | ||
'''Ultrafiltrasi''' adalah proses [[pemisahan]] menggunakan [[membran]] yang bersifat [[selektif]] dan dibantu dengan [[tekanan]].<ref>Wang LK, Chen JP, Hung YT, Shammas NK. 2011. ''Membrane and Desalination Technologies''. Humana: New York.</ref> Membran yang digunakan memiliki ukuran [[pori-pori]] yang berkisar dari 1 hingga 100 nm dan biasanya digunakan untuk memproses [[makromolekul]] seperti [[protein]].<ref>Wang LK, Chen JP, Hung YT, Shammas NK. 2011. ''Membrane and Desalination Technologies''. Humana: New York.</ref> | |||
== Prinsip == | == Prinsip == | ||
Ultrafiltrasi adalah [[proses pemisahan]] yang memisahkan molekul berdasarkan ukuran molekul terlarut. Sebuah membran dapat dibuat untuk mengikat molekul berukuran kecil dan membuat molekul berukuran besar melewatinya, hal ini disebut [[selektivitas terbalik]] (''[[reverse selectivity]]''). | Ultrafiltrasi adalah [[proses pemisahan]] yang memisahkan molekul berdasarkan ukuran molekul terlarut.<ref>Pabby AK, Rizvi SSH, Sastre AM. 2009. ''Handbook of Membrane Separations: Chemical, Pharmaceutical, Food, and Biotechnological Applications''. Boca Raton: Taylor & Francis.</ref> Sebuah membran dapat dibuat untuk mengikat molekul berukuran kecil dan membuat molekul berukuran besar melewatinya, hal ini disebut [[selektivitas terbalik]] (''[[reverse selectivity]]'').<ref>Pabby AK, Rizvi SSH, Sastre AM. 2009. ''Handbook of Membrane Separations: Chemical, Pharmaceutical, Food, and Biotechnological Applications''. Boca Raton: Taylor & Francis.</ref> | ||
== Aplikasi == | == Aplikasi == | ||
Ultrafiltrasi memiliki fungsi aplikasi yang luas dan beragam, berkisar dari pemrosesan makromolekul biologis hingga pengolahan [[air limbah]]. Dari sudut pandang operasional, ultrafiltrasi dimanfaatkan untuk membuat suatu senyawa terkonsentrasi (mengurangi jumlah zat pelarut), menghilangkan garam (''[[desalting]]'') yang biasanya digunakan untuk menghilangkan partikel dengan [[Massa molekul relatif|berat molekul]] rendah dari larutan protein, [[klarifikasi]] atau mencerahkan dan memurnikan suatu senyawa, dan yang terakhir adalah [[fraksinasi]] atau pemisahan bagian-bagian tertentu dari suatu senyawa. | Ultrafiltrasi memiliki fungsi aplikasi yang luas dan beragam, berkisar dari pemrosesan makromolekul biologis hingga pengolahan [[air limbah]].<ref>Pabby AK, Rizvi SSH, Sastre AM. 2009. ''Handbook of Membrane Separations: Chemical, Pharmaceutical, Food, and Biotechnological Applications''. Boca Raton: Taylor & Francis.</ref> Dari sudut pandang operasional, ultrafiltrasi dimanfaatkan untuk membuat suatu senyawa terkonsentrasi (mengurangi jumlah zat pelarut), menghilangkan garam (''[[desalting]]'') yang biasanya digunakan untuk menghilangkan partikel dengan [[Massa molekul relatif|berat molekul]] rendah dari larutan protein, [[klarifikasi]] atau mencerahkan dan memurnikan suatu senyawa, dan yang terakhir adalah [[fraksinasi]] atau pemisahan bagian-bagian tertentu dari suatu senyawa.<ref>Pabby AK, Rizvi SSH, Sastre AM. 2009. ''Handbook of Membrane Separations: Chemical, Pharmaceutical, Food, and Biotechnological Applications''. Boca Raton: Taylor & Francis.</ref> | ||
== Keuntungan == | == Keuntungan == | ||
Ultrafiltrasi bila dibandingkan dengan metode lainnya memiliki keuntungan yaitu jumlah produk yang dihasilkan cukup tinggi, pemasangan alat yang relatif mudah, dan kemudahan untuk membersihkan dan merawat alat ultrafiltrasi. | Ultrafiltrasi bila dibandingkan dengan metode lainnya memiliki keuntungan yaitu jumlah produk yang dihasilkan cukup tinggi, pemasangan alat yang relatif mudah, dan kemudahan untuk membersihkan dan merawat alat ultrafiltrasi.<ref>Pabby AK, Rizvi SSH, Sastre AM. 2009. ''Handbook of Membrane Separations: Chemical, Pharmaceutical, Food, and Biotechnological Applications''. Boca Raton: Taylor & Francis.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ultrapenyaringan&oldid=26130895 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26130895 (2024-08-05T02:22:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 03.59

Ultrafiltrasi adalah proses pemisahan menggunakan membran yang bersifat selektif dan dibantu dengan tekanan.[1] Membran yang digunakan memiliki ukuran pori-pori yang berkisar dari 1 hingga 100 nm dan biasanya digunakan untuk memproses makromolekul seperti protein.[2]
Prinsip
Ultrafiltrasi adalah proses pemisahan yang memisahkan molekul berdasarkan ukuran molekul terlarut.[3] Sebuah membran dapat dibuat untuk mengikat molekul berukuran kecil dan membuat molekul berukuran besar melewatinya, hal ini disebut selektivitas terbalik (reverse selectivity).[4]
Aplikasi
Ultrafiltrasi memiliki fungsi aplikasi yang luas dan beragam, berkisar dari pemrosesan makromolekul biologis hingga pengolahan air limbah.[5] Dari sudut pandang operasional, ultrafiltrasi dimanfaatkan untuk membuat suatu senyawa terkonsentrasi (mengurangi jumlah zat pelarut), menghilangkan garam (desalting) yang biasanya digunakan untuk menghilangkan partikel dengan berat molekul rendah dari larutan protein, klarifikasi atau mencerahkan dan memurnikan suatu senyawa, dan yang terakhir adalah fraksinasi atau pemisahan bagian-bagian tertentu dari suatu senyawa.[6]
Keuntungan
Ultrafiltrasi bila dibandingkan dengan metode lainnya memiliki keuntungan yaitu jumlah produk yang dihasilkan cukup tinggi, pemasangan alat yang relatif mudah, dan kemudahan untuk membersihkan dan merawat alat ultrafiltrasi.[7]
Referensi
- ↑ Wang LK, Chen JP, Hung YT, Shammas NK. 2011. Membrane and Desalination Technologies. Humana: New York.
- ↑ Wang LK, Chen JP, Hung YT, Shammas NK. 2011. Membrane and Desalination Technologies. Humana: New York.
- ↑ Pabby AK, Rizvi SSH, Sastre AM. 2009. Handbook of Membrane Separations: Chemical, Pharmaceutical, Food, and Biotechnological Applications. Boca Raton: Taylor & Francis.
- ↑ Pabby AK, Rizvi SSH, Sastre AM. 2009. Handbook of Membrane Separations: Chemical, Pharmaceutical, Food, and Biotechnological Applications. Boca Raton: Taylor & Francis.
- ↑ Pabby AK, Rizvi SSH, Sastre AM. 2009. Handbook of Membrane Separations: Chemical, Pharmaceutical, Food, and Biotechnological Applications. Boca Raton: Taylor & Francis.
- ↑ Pabby AK, Rizvi SSH, Sastre AM. 2009. Handbook of Membrane Separations: Chemical, Pharmaceutical, Food, and Biotechnological Applications. Boca Raton: Taylor & Francis.
- ↑ Pabby AK, Rizvi SSH, Sastre AM. 2009. Handbook of Membrane Separations: Chemical, Pharmaceutical, Food, and Biotechnological Applications. Boca Raton: Taylor & Francis.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26130895 (2024-08-05T02:22:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.