Lompat ke isi

Isoterm: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24024195; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Isoterm''' adalah perubahan keadaan [[gas]] pada [[suhu]] yang tetap. Proses isotermal merupakan proses [[termodinamika]] yang prosesnya berjalan dan suhu gasnya tetap. Persamaan umum gasnya adalah P.V= n.R.T.
'''Isoterm''' adalah perubahan keadaan [[gas]] pada [[suhu]] yang tetap.<ref>[http://glosarium.org/arti/?k=isotermal ''Isotermal'']. glosarium.org.</ref> Proses isotermal merupakan proses [[termodinamika]] yang prosesnya berjalan dan suhu gasnya tetap.<ref>[http://www.fisikaasyik.com/home02/content/view/191/44/ Perbedaan adiabatis, isotermis, isobaris, isokhoris]. fisikaasyik.com.</ref> Persamaan umum gasnya adalah P.V= n.R.T.<ref>[http://www.fisikaasyik.com/home02/content/view/191/44/ Perbedaan adiabatis, isotermis, isobaris, isokhoris]. fisikaasyik.com.</ref>


Karena suhunya konstan, maka [[usaha]] yang dilakukan gas adalah:
Karena suhunya konstan, maka [[usaha]] yang dilakukan gas adalah:
W= P.dV = n.R.T.dV/V.
W= P.dV = n.R.T.dV/V.<ref>[http://www.fisikaasyik.com/home02/content/view/191/44/ Perbedaan adiabatis, isotermis, isobaris, isokhoris]. fisikaasyik.com.</ref>


Karena berlangsung dalam suhu yang kosntan, maka tidak terjadi perubahan [[energi]] dan berdasarkan [[hukum]] termodinamika, [[kalor]] yang diberikan sama dengan usaha yang diberikan (Q = W).
Karena berlangsung dalam suhu yang kosntan, maka tidak terjadi perubahan [[energi]] dan berdasarkan [[hukum]] termodinamika, [[kalor]] yang diberikan sama dengan usaha yang diberikan (Q = W).<ref>[http://www.slideshare.net/mfahmia1/isobarik-dan-isotermal ''Isoterm'']. slideshare.net.</ref>
Proses isoterm dapat dilihat dari gambar di samping. Usaha yang dilakukan [[sistem]] dan kalor dapat dinyatakan sebagai Q-W-n.R.T= ln V1/V2. V1 dan V2 adalah [[volume]] akhir dari gas awal. Persamaan keadaan isotomik adalah P1.V1 = P2.V2
Proses isoterm dapat dilihat dari gambar di samping.<ref>[http://www.slideshare.net/mfahmia1/isobarik-dan-isotermal ''Isoterm'']. slideshare.net.</ref> Usaha yang dilakukan [[sistem]] dan kalor dapat dinyatakan sebagai Q-W-n.R.T= ln V1/V2.<ref>[http://www.slideshare.net/mfahmia1/isobarik-dan-isotermal ''Isoterm'']. slideshare.net.</ref> V1 dan V2 adalah [[volume]] akhir dari gas awal.<ref>[http://www.slideshare.net/mfahmia1/isobarik-dan-isotermal ''Isoterm'']. slideshare.net.</ref> Persamaan keadaan isotomik adalah P1.V1 = P2.V2


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Isoterm&oldid=24024195 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24024195 (2023-08-16T09:28:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Isoterm&oldid=24024195 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24024195 (2023-08-16T09:28:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 04.00

Isoterm adalah perubahan keadaan gas pada suhu yang tetap.[1] Proses isotermal merupakan proses termodinamika yang prosesnya berjalan dan suhu gasnya tetap.[2] Persamaan umum gasnya adalah P.V= n.R.T.[3]

Karena suhunya konstan, maka usaha yang dilakukan gas adalah: W= P.dV = n.R.T.dV/V.[4]

Karena berlangsung dalam suhu yang kosntan, maka tidak terjadi perubahan energi dan berdasarkan hukum termodinamika, kalor yang diberikan sama dengan usaha yang diberikan (Q = W).[5] Proses isoterm dapat dilihat dari gambar di samping.[6] Usaha yang dilakukan sistem dan kalor dapat dinyatakan sebagai Q-W-n.R.T= ln V1/V2.[7] V1 dan V2 adalah volume akhir dari gas awal.[8] Persamaan keadaan isotomik adalah P1.V1 = P2.V2

Referensi

  1. Isotermal. glosarium.org.
  2. Perbedaan adiabatis, isotermis, isobaris, isokhoris. fisikaasyik.com.
  3. Perbedaan adiabatis, isotermis, isobaris, isokhoris. fisikaasyik.com.
  4. Perbedaan adiabatis, isotermis, isobaris, isokhoris. fisikaasyik.com.
  5. Isoterm. slideshare.net.
  6. Isoterm. slideshare.net.
  7. Isoterm. slideshare.net.
  8. Isoterm. slideshare.net.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24024195 (2023-08-16T09:28:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.