Lompat ke isi

Kekentalan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29507492; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kekentalan''' atau '''viskositas''' merupakan pengukuran dari ketahanan [[fluida|zat alir]] (''fluid'') yang diubah baik dengan [[tekanan]] maupun [[tegangan]]. Pada masalah sehari-hari (dan hanya untuk zat alir), kekentalan adalah "ketebalan" atau "pergesekan internal". Oleh karena itu, [[air]] yang "tipis", memiliki kekentalan lebih rendah, sedangkan [[madu]] yang "tebal", memiliki kekentalan yang lebih tinggi. Sederhananya, semakin rendah kekentalan suatu zat alir, semakin besar juga pergerakan dari zat alir tersebut.
[[File:Viscosities.gif|thumb|right|280px|Viscositas]]
 
'''Kekentalan''' atau '''viskositas''' merupakan pengukuran dari ketahanan [[fluida|zat alir]] (''fluid'') yang diubah baik dengan [[tekanan]] maupun [[tegangan]]. Pada masalah sehari-hari (dan hanya untuk zat alir), kekentalan adalah "ketebalan" atau "pergesekan internal". Oleh karena itu, [[air]] yang "tipis", memiliki kekentalan lebih rendah, sedangkan [[madu]] yang "tebal", memiliki kekentalan yang lebih tinggi. Sederhananya, semakin rendah kekentalan suatu zat alir, semakin besar juga pergerakan dari zat alir tersebut.<ref>Symon, Keith. [https://archive.org/details/mechanics0003symo Mechanics]. Addison-Wesley. 1971. ISBN 0-201-07392-7.</ref>


Kekentalan menjelaskan ketahanan internal zat alir untuk mengalir dan mungkin dapat dipikirkan sebagai pengukuran dari [[pergeseran]] zat alir. Sebagai contoh, viskositas yang tinggi dari [[magma]] akan membentuk [[gunung berapi kerucut]] yang tinggi dan curam, karena tidak dapat mengalir terlalu jauh sebelum mendingin, sedangkan viskositas yang lebih rendah dari [[lava]] akan menciptakan volcano yang rendah dan lebar.
Kekentalan menjelaskan ketahanan internal zat alir untuk mengalir dan mungkin dapat dipikirkan sebagai pengukuran dari [[pergeseran]] zat alir. Sebagai contoh, viskositas yang tinggi dari [[magma]] akan membentuk [[gunung berapi kerucut]] yang tinggi dan curam, karena tidak dapat mengalir terlalu jauh sebelum mendingin, sedangkan viskositas yang lebih rendah dari [[lava]] akan menciptakan volcano yang rendah dan lebar.
Baris 7: Baris 9:


== Asal Kata ==
== Asal Kata ==
 
Kata "viskositas" berasal dari bahasa [[Latin]] "", berarti [[mistletoe]] putih. Lem kental yang bernama "birdlime" dibuat dari buah mistletoe dan digunakan pada ranting lemon untuk menangkap burung.<ref>[http://www.etymonline.com/index.php?term=viscous The Online Etymology Dictionary]. Etymonline.com.</ref>
Kata "viskositas" berasal dari bahasa [[Latin]] "", berarti [[mistletoe]] putih. Lem kental yang bernama "birdlime" dibuat dari buah mistletoe dan digunakan pada ranting lemon untuk menangkap burung.


== Bahan dan kebiasaannya ==
== Bahan dan kebiasaannya ==
=== Ikhtisar ===
=== Ikhtisar ===
Secara Umum, pada setiap aliran, lapisan-lapisan berpindah pada kecepatan yang berbeda-beda dan viskositas fluida meningkat dari tekanan geser antara lapisan yang secara pasti melawan setiap gaya yang diberikan.
Secara Umum, pada setiap aliran, lapisan-lapisan berpindah pada kecepatan yang berbeda-beda dan viskositas fluida meningkat dari tekanan geser antara lapisan yang secara pasti melawan setiap gaya yang diberikan.
Hubungan antara tekanan geser dan gradiasi kecepatan dapat diperoleh dengan mempertimbangkan dua lempeng secara dekat dipisahkan dengan jarak ''y'', dan dipisahkan oleh unsur [[homogen]]. Asumsikan bahwa lempeng sangat besar dengan luas penampang ''A'', dan efek samping dapat diabaikan, dan lempeng yang lebih rendah tetap, anggap gaya ''F'' dapat diterapkan pada lempeng atas. Jika gaya ini menyebabkan unsur antara lempeng mengalami aliran geser dengan gradien kecepatan ''u/y'', unsur disebut fluida.
Hubungan antara tekanan geser dan gradiasi kecepatan dapat diperoleh dengan mempertimbangkan dua lempeng secara dekat dipisahkan dengan jarak ''y'', dan dipisahkan oleh unsur [[homogen]]. Asumsikan bahwa lempeng sangat besar dengan luas penampang ''A'', dan efek samping dapat diabaikan, dan lempeng yang lebih rendah tetap, anggap gaya ''F'' dapat diterapkan pada lempeng atas. Jika gaya ini menyebabkan unsur antara lempeng mengalami aliran geser dengan gradien kecepatan ''u/y'', unsur disebut fluida.
Baris 21: Baris 20:


== Pengukuran viskositas ==
== Pengukuran viskositas ==
Viskositas dapat diukur dengan berbagai tipe dari [[Viscometer|viskometer]] dan [[rheometer]]. Rheometer digunakan untuk fluida yang tidak dapat ditentukan dengan nilai viskositas tunggal dan oleh karena itu memerlukan lebih banyak parameter untuk ditetapkan dan diukur. Kontrol suhu yang dekat dari fluida sangat penting untuk memperoleh pengukuran yang akurat, terutama pada bahan seperti pelumas, yang viskositasnya dapat berlipat ganda dengan perubahan hanya 5&nbsp;°C.
Viskositas dapat diukur dengan berbagai tipe dari [[Viscometer|viskometer]] dan [[rheometer]]. Rheometer digunakan untuk fluida yang tidak dapat ditentukan dengan nilai viskositas tunggal dan oleh karena itu memerlukan lebih banyak parameter untuk ditetapkan dan diukur. Kontrol suhu yang dekat dari fluida sangat penting untuk memperoleh pengukuran yang akurat, terutama pada bahan seperti pelumas, yang viskositasnya dapat berlipat ganda dengan perubahan hanya 5&nbsp;°C.<ref>Hannan, Henry (2007). ''Technician's Formulation Handbook for Industrial and Household Cleaning Products.'' Waukesha, Wisconsin: Kyrall LLC. hal 7. ISBN 978-0-6151-5601-9</ref>


Salah satu instrumen yang paling umum untuk mengukur viskositas kinematik adalah viskometer kapiler kaca.
Salah satu instrumen yang paling umum untuk mengukur viskositas kinematik adalah viskometer kapiler kaca.
Baris 35: Baris 34:
Viskositas semu adalah perhitungan yang diperoleh dari pengujian yang dilakukan pada [[fluida pengeboran]] yang digunakan dalam pengembangan sumur minyak atau gas. Perhitungan dan pengujian ini membantu insinyur mengembangkan dan memelihara properti fluida pengeboran sesuai spesifikasi yang diperlukan.
Viskositas semu adalah perhitungan yang diperoleh dari pengujian yang dilakukan pada [[fluida pengeboran]] yang digunakan dalam pengembangan sumur minyak atau gas. Perhitungan dan pengujian ini membantu insinyur mengembangkan dan memelihara properti fluida pengeboran sesuai spesifikasi yang diperlukan.


Nanoviskositas (viskositas yang dirasakan oleh jubah nano) dapat diukur dengan FCS (''Flourescence correlation spectroscopy'').
Nanoviskositas (viskositas yang dirasakan oleh jubah nano) dapat diukur dengan FCS (''Flourescence correlation spectroscopy'').<ref>Karina Kwapiszewska, dkk (Juli 2020). ''[https://pubs.acs.org/doi/10.1021/acs.jpclett.0c01748 Nanoscale Viscosity of Cytoplasm Is Conserved in Human Cell Lines]'' "Each FCS experiment was preceded with careful calibration (see SI 1).(14,34) Diffusion coefficients were derived for each type of probe (see SI 3 for details), and results were averaged for each of the cell lines considered in this study. Diffusion coefficients obtained in the cytoplasm (''D'') were compared to diffusion coefficients measured in water (''D'' 0 ) for the same probes and temperature. Following the Stokes–Sutherland–Einstein relation, relative viscosity was calculated as follows: η eff /η 0 = ''D'' 0 /''D''. η eff /η 0 experienced by the probe was plotted against ''r'' p for each of the cell lines (Figure 1, panel IV)."</ref>


== Satuan unit ==
== Satuan unit ==
Satuan SI untuk viskositas dinamis adalah [[newton]]-detik per meter persegi (N · s / m2), juga sering dinyatakan dalam bentuk ekuivalen [[Pascal detik|pascal-detik]] (Pa · s) dan [[kilogram]] per meter per detik (kg · m − 1 · s − 1). Satuan [[Sistem satuan CGS|CGS]] adalah [[poise]] (P, atau g · cm − 1 · s − 1 = 0.1 Pa · s), dinamai menurut [[Jean Léonard Marie Poiseuille]]. Hal ini umumnya dinyatakan, terutama dalam standar [[American Standard Testing and Material|ASTM]], sebagai ''centipoise'' (cP), karena centipoise sama dengan SI milipascal detik (mPa · s).
Satuan SI untuk viskositas dinamis adalah [[newton]]-detik per meter persegi (N · s / m2), juga sering dinyatakan dalam bentuk ekuivalen [[Pascal detik|pascal-detik]] (Pa · s) dan [[kilogram]] per meter per detik (kg · m − 1 · s − 1). Satuan [[Sistem satuan CGS|CGS]] adalah [[poise]] (P, atau g · cm − 1 · s − 1 = 0.1 Pa · s),<ref>McNaught, A.D.; Wilkinson, A. (1997). "poise". IUPAC. Compendium of Chemical Terminology (the "Gold Book"). s. doi:[http://goldbook.iupac.org/ 10.1351/goldbook]. ISBN 0-9678550-9-8.</ref> dinamai menurut [[Jean Léonard Marie Poiseuille]]. Hal ini umumnya dinyatakan, terutama dalam standar [[American Standard Testing and Material|ASTM]], sebagai ''centipoise'' (cP), karena centipoise sama dengan SI milipascal detik (mPa · s).
 
Satuan SI untuk viskositas kinematik adalah meter persegi per detik (m2 / s), sedangkan satuan CGS untuk viskositas kinematik adalah '''stoke''' (St, atau cm2 · s − 1 = 0,0001 m2 · s − 1), dinamai menurut [[Sir George Gabriel Stokes]]. [24] Dalam penggunaan A.S., stoke terkadang digunakan sebagai bentuk tunggal. [[Submultiple]] centistoke (cSt) sering digunakan sebagai gantinya, 1 cSt = 1 mm2 · s − 1 = 10−6 m2 · s − 1.
 
== Referensi ==


Satuan SI untuk viskositas kinematik adalah meter persegi per detik (m2 / s), sedangkan satuan CGS untuk viskositas kinematik adalah '''stoke''' (St, atau cm2 · s − 1 = 0,0001 m2 · s − 1), dinamai menurut [[Sir George Gabriel Stokes]]. [24] Dalam penggunaan A.S., stoke terkadang digunakan sebagai bentuk tunggal. [[Submultiple]] centistoke (cSt) sering digunakan sebagai gantinya, 1 cSt = 1 mm2 · s − 1 = 10−6 m2 · s − 1.<ref>Gyllenbok, Jan (2018). "Encyclogpedia of Historical Metrology, Weights, and Measures". ''Encyclopedia of Historical Metrology, Wights, and Measures''. Volume 1. Birkhäuser. hal 213. ISBN 9783319575988.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 56: Baris 52:


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.gurumuda.com/viskositas Viskositas]
* [http://www.gurumuda.com/viskositas Viskositas]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kekentalan&oldid=29507492 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29507492 (2026-07-30T15:29:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kekentalan&oldid=29507492 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29507492 (2026-07-30T15:29:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 04.03

Viscositas

Kekentalan atau viskositas merupakan pengukuran dari ketahanan zat alir (fluid) yang diubah baik dengan tekanan maupun tegangan. Pada masalah sehari-hari (dan hanya untuk zat alir), kekentalan adalah "ketebalan" atau "pergesekan internal". Oleh karena itu, air yang "tipis", memiliki kekentalan lebih rendah, sedangkan madu yang "tebal", memiliki kekentalan yang lebih tinggi. Sederhananya, semakin rendah kekentalan suatu zat alir, semakin besar juga pergerakan dari zat alir tersebut.[1]

Kekentalan menjelaskan ketahanan internal zat alir untuk mengalir dan mungkin dapat dipikirkan sebagai pengukuran dari pergeseran zat alir. Sebagai contoh, viskositas yang tinggi dari magma akan membentuk gunung berapi kerucut yang tinggi dan curam, karena tidak dapat mengalir terlalu jauh sebelum mendingin, sedangkan viskositas yang lebih rendah dari lava akan menciptakan volcano yang rendah dan lebar. Seluruh zat alir (kecuali superfluida) memiliki ketahanan dari tekanan dan oleh karena itu disebut kental, tetapi zat alir yang tidak memiliki ketahanan tekanan dan tegangan disebut zat alir ideal.

Kajian dari bahan yang mengalir disebut Rheologi, yang termasuk kekentalan dan konsep yang berkaitan.

Asal Kata

Kata "viskositas" berasal dari bahasa Latin "", berarti mistletoe putih. Lem kental yang bernama "birdlime" dibuat dari buah mistletoe dan digunakan pada ranting lemon untuk menangkap burung.[2]

Bahan dan kebiasaannya

Ikhtisar

Secara Umum, pada setiap aliran, lapisan-lapisan berpindah pada kecepatan yang berbeda-beda dan viskositas fluida meningkat dari tekanan geser antara lapisan yang secara pasti melawan setiap gaya yang diberikan. Hubungan antara tekanan geser dan gradiasi kecepatan dapat diperoleh dengan mempertimbangkan dua lempeng secara dekat dipisahkan dengan jarak y, dan dipisahkan oleh unsur homogen. Asumsikan bahwa lempeng sangat besar dengan luas penampang A, dan efek samping dapat diabaikan, dan lempeng yang lebih rendah tetap, anggap gaya F dapat diterapkan pada lempeng atas. Jika gaya ini menyebabkan unsur antara lempeng mengalami aliran geser dengan gradien kecepatan u/y, unsur disebut fluida.

Teori Newton

Ketika sebuah tekanan shear diterapkan kepada sebuah benda padat, badan itu akan berubah bentuk sampai mengakibatkan gaya yang berlawanan untuk mengimbangkan, sebuah ekuilibrium. Namun, ketika sebuah tekanan shear diterapkan kepada sebuah fluid, seperti angin bertiup di atas permukaan samudra, fluid mengalir, dan berlanjut mengalir ketika tekanan diterapkan. Ketika tekanan dihilangkan, umumnya aliran berkurang karena perubahan internal energi.

Pengukuran viskositas

Viskositas dapat diukur dengan berbagai tipe dari viskometer dan rheometer. Rheometer digunakan untuk fluida yang tidak dapat ditentukan dengan nilai viskositas tunggal dan oleh karena itu memerlukan lebih banyak parameter untuk ditetapkan dan diukur. Kontrol suhu yang dekat dari fluida sangat penting untuk memperoleh pengukuran yang akurat, terutama pada bahan seperti pelumas, yang viskositasnya dapat berlipat ganda dengan perubahan hanya 5 °C.[3]

Salah satu instrumen yang paling umum untuk mengukur viskositas kinematik adalah viskometer kapiler kaca.

Dalam industri pelapis, viskositas dapat diukur dengan mangkuk di mana waktu efflux diukur. Ada beberapa jenis cangkir - seperti cangkir Zahn dan cangkir viskositas Ford - dengan penggunaan masing-masing jenis yang bervariasi terutama sesuai dengan industrinya. Waktu efflux juga dapat diubah menjadi viskositas kinematik (centistoke, cSt) melalui persamaan konversi.

Juga digunakan dalam pelapis, viskometer Stormer menggunakan rotasi berbasis beban untuk menentukan viskositas. Viskositas dilaporkan dalam satuan Krebs (KU), yang unik untuk viskometer Stormer.

Viskositas ekstensional dapat diukur dengan berbagai rheometer yang menerapkan tegangan ekstensional.

Volume viskositas dapat diukur dengan rheometer akustik.

Viskositas semu adalah perhitungan yang diperoleh dari pengujian yang dilakukan pada fluida pengeboran yang digunakan dalam pengembangan sumur minyak atau gas. Perhitungan dan pengujian ini membantu insinyur mengembangkan dan memelihara properti fluida pengeboran sesuai spesifikasi yang diperlukan.

Nanoviskositas (viskositas yang dirasakan oleh jubah nano) dapat diukur dengan FCS (Flourescence correlation spectroscopy).[4]

Satuan unit

Satuan SI untuk viskositas dinamis adalah newton-detik per meter persegi (N · s / m2), juga sering dinyatakan dalam bentuk ekuivalen pascal-detik (Pa · s) dan kilogram per meter per detik (kg · m − 1 · s − 1). Satuan CGS adalah poise (P, atau g · cm − 1 · s − 1 = 0.1 Pa · s),[5] dinamai menurut Jean Léonard Marie Poiseuille. Hal ini umumnya dinyatakan, terutama dalam standar ASTM, sebagai centipoise (cP), karena centipoise sama dengan SI milipascal detik (mPa · s).

Satuan SI untuk viskositas kinematik adalah meter persegi per detik (m2 / s), sedangkan satuan CGS untuk viskositas kinematik adalah stoke (St, atau cm2 · s − 1 = 0,0001 m2 · s − 1), dinamai menurut Sir George Gabriel Stokes. [24] Dalam penggunaan A.S., stoke terkadang digunakan sebagai bentuk tunggal. Submultiple centistoke (cSt) sering digunakan sebagai gantinya, 1 cSt = 1 mm2 · s − 1 = 10−6 m2 · s − 1.[6]

Lihat pula

Bibliografi

Pranala luar

Referensi

  1. Symon, Keith. Mechanics. Addison-Wesley. 1971. ISBN 0-201-07392-7.
  2. The Online Etymology Dictionary. Etymonline.com.
  3. Hannan, Henry (2007). Technician's Formulation Handbook for Industrial and Household Cleaning Products. Waukesha, Wisconsin: Kyrall LLC. hal 7. ISBN 978-0-6151-5601-9
  4. Karina Kwapiszewska, dkk (Juli 2020). Nanoscale Viscosity of Cytoplasm Is Conserved in Human Cell Lines "Each FCS experiment was preceded with careful calibration (see SI 1).(14,34) Diffusion coefficients were derived for each type of probe (see SI 3 for details), and results were averaged for each of the cell lines considered in this study. Diffusion coefficients obtained in the cytoplasm (D) were compared to diffusion coefficients measured in water (D 0 ) for the same probes and temperature. Following the Stokes–Sutherland–Einstein relation, relative viscosity was calculated as follows: η eff /η 0 = D 0 /D. η eff /η 0 experienced by the probe was plotted against r p for each of the cell lines (Figure 1, panel IV)."
  5. McNaught, A.D.; Wilkinson, A. (1997). "poise". IUPAC. Compendium of Chemical Terminology (the "Gold Book"). s. doi:10.1351/goldbook. ISBN 0-9678550-9-8.
  6. Gyllenbok, Jan (2018). "Encyclogpedia of Historical Metrology, Weights, and Measures". Encyclopedia of Historical Metrology, Wights, and Measures. Volume 1. Birkhäuser. hal 213. ISBN 9783319575988.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29507492 (2026-07-30T15:29:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.