Pengukuran resistivitas tanah: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 19465755; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Pengukuran resistivitas tanah''' adalah [[pengukuran]] nilai [[resistivitas listrik]] yang dimiliki oleh [[tanah]]. Resistivitas tanah ini adalah daya hambat tanah terhadap arus listrik. Semakin tinggi Resistivitasnya semakin sulit mengalami korosi. Kegunaan pengukuran ini adalah untuk mengetahui [[Bahan|material]] penyusun lapisan [[litosfer]]. Pengukuran ini didasarkan pada adanya berbagai jenis [[Bahan|material]] di dalam litosfer dengan nilai [[hambatan listrik]] yang berbeda-beda. Hasil pengukuran resistivitas tanah umumnya berkisar antara 10 sampai 10000 [[Ohm|Ω]][[Meter|m]]. Pengukuran resistivitas tanah merupakan salah satu kegiatan dasar dalam ilmu [[Eksplorasi|ekplorasi]] [[geofisika]]. Kegagalan [[Pengeboran data|pengeboran]] dalam [[pertambangan]] dapat dilakukan dengan mengukur kandungan barang tambang sebelum memulai melakukan penggalian tambang. Pengukuran resistivitas tanah dapat menghemat [[biaya operasional]] penggalian ulang akibat kegagalan tambang. Pengukuran resistivitas tanah dimulai dengan memasukkan [[arus listrik]] yang sangat besar ke dalam tanah sehingga [[tegangan listrik]] dapat terukur. Jenis arus listrik yang digunakan adalah [[arus searah]]. Nilai tegangan listrik berbanding lurus dengan resistivitas tanah. Ada dua metode yang umum digunakan untuk mengukur resistivitas tanah tanah [[konfigurasi Wenner]] dan [[konfigurasi Schlumberger]]. | '''Pengukuran resistivitas tanah''' adalah [[pengukuran]] nilai [[resistivitas listrik]] yang dimiliki oleh [[tanah]]. Resistivitas tanah ini adalah daya hambat tanah terhadap arus listrik. Semakin tinggi Resistivitasnya semakin sulit mengalami korosi. Kegunaan pengukuran ini adalah untuk mengetahui [[Bahan|material]] penyusun lapisan [[litosfer]]. Pengukuran ini didasarkan pada adanya berbagai jenis [[Bahan|material]] di dalam litosfer dengan nilai [[hambatan listrik]] yang berbeda-beda. Hasil pengukuran resistivitas tanah umumnya berkisar antara 10 sampai 10000 [[Ohm|Ω]][[Meter|m]]. Pengukuran resistivitas tanah merupakan salah satu kegiatan dasar dalam ilmu [[Eksplorasi|ekplorasi]] [[geofisika]]. Kegagalan [[Pengeboran data|pengeboran]] dalam [[pertambangan]] dapat dilakukan dengan mengukur kandungan barang tambang sebelum memulai melakukan penggalian tambang. Pengukuran resistivitas tanah dapat menghemat [[biaya operasional]] penggalian ulang akibat kegagalan tambang. Pengukuran resistivitas tanah dimulai dengan memasukkan [[arus listrik]] yang sangat besar ke dalam tanah sehingga [[tegangan listrik]] dapat terukur. Jenis arus listrik yang digunakan adalah [[arus searah]]. Nilai tegangan listrik berbanding lurus dengan resistivitas tanah. Ada dua metode yang umum digunakan untuk mengukur resistivitas tanah tanah [[konfigurasi Wenner]] dan [[konfigurasi Schlumberger]].<ref>Mikrajuddin Abdulah. [https://firmanlaurensius.files.wordpress.com/2017/05/fisika-dasar-ii-mikrajuddin-abdullah-mei-2017.pdf Fisika Dasar II]. Institut Teknologi Bandung. 2017. hlm. 266-267.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengukuran+resistivitas+tanah&oldid=19465755 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 19465755 (2021-11-26T00:43:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengukuran+resistivitas+tanah&oldid=19465755 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 19465755 (2021-11-26T00:43:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 04.09
Pengukuran resistivitas tanah adalah pengukuran nilai resistivitas listrik yang dimiliki oleh tanah. Resistivitas tanah ini adalah daya hambat tanah terhadap arus listrik. Semakin tinggi Resistivitasnya semakin sulit mengalami korosi. Kegunaan pengukuran ini adalah untuk mengetahui material penyusun lapisan litosfer. Pengukuran ini didasarkan pada adanya berbagai jenis material di dalam litosfer dengan nilai hambatan listrik yang berbeda-beda. Hasil pengukuran resistivitas tanah umumnya berkisar antara 10 sampai 10000 Ωm. Pengukuran resistivitas tanah merupakan salah satu kegiatan dasar dalam ilmu ekplorasi geofisika. Kegagalan pengeboran dalam pertambangan dapat dilakukan dengan mengukur kandungan barang tambang sebelum memulai melakukan penggalian tambang. Pengukuran resistivitas tanah dapat menghemat biaya operasional penggalian ulang akibat kegagalan tambang. Pengukuran resistivitas tanah dimulai dengan memasukkan arus listrik yang sangat besar ke dalam tanah sehingga tegangan listrik dapat terukur. Jenis arus listrik yang digunakan adalah arus searah. Nilai tegangan listrik berbanding lurus dengan resistivitas tanah. Ada dua metode yang umum digunakan untuk mengukur resistivitas tanah tanah konfigurasi Wenner dan konfigurasi Schlumberger.[1]
Referensi
- ↑ Mikrajuddin Abdulah. Fisika Dasar II. Institut Teknologi Bandung. 2017. hlm. 266-267.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 19465755 (2021-11-26T00:43:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.