Plasma (fisika): Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28717458; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Plasma-lamp_2.jpg|thumb|right|280px|Plasma-lamp 2]] | |||
'''Plasma''' merupakan gas terionisasi yang terdiri dari elektron bebas dan ion positif. Plasma seringkali bercahaya dan menghantarkan listrik, ditemukan pada bintang, petir dan aurora. Plasma termasuk [[zat]] dan merupakan wujud keempat materi setelah padat, cair dan gas. Adanya pembawa muatan yang cukup banyak membuat plasma bersifat konduktor listrik sehingga bereaksi dengan kuat terhadap [[medan elektromagnet]]. Oleh karena itu, plasma memiliki sifat-sifat unik yang berbeda dengan [[padat]]an, [[cair]]an maupun [[gas]] dan dianggap merupakan [[wujud zat]] yang berbeda. Mirip dengan gas, plasma tidak memiliki bentuk atau volume yang tetap kecuali jika terdapat dalam wadah, tetapi berbeda dengan gas, plasma membentuk struktur seperti filamen, pancaran dan lapisan-lapisan jika dipengaruhi medan elektromagnetik. Plasma terbentuk atau terjadi dalam keadaan suhu sangat tinggi, dalam kondisi plasma susunan elektron pada atom terpisah dari ini dan menjadi [[ion]] bebas. Plasma yang umum ditemui antara lain adalah [[bintang]] dan [[lampu pendar]]. | '''Plasma''' merupakan gas terionisasi yang terdiri dari elektron bebas dan ion positif. Plasma seringkali bercahaya dan menghantarkan listrik, ditemukan pada bintang, petir dan aurora. Plasma termasuk [[zat]] dan merupakan wujud keempat materi setelah padat, cair dan gas. Adanya pembawa muatan yang cukup banyak membuat plasma bersifat konduktor listrik sehingga bereaksi dengan kuat terhadap [[medan elektromagnet]]. Oleh karena itu, plasma memiliki sifat-sifat unik yang berbeda dengan [[padat]]an, [[cair]]an maupun [[gas]] dan dianggap merupakan [[wujud zat]] yang berbeda. Mirip dengan gas, plasma tidak memiliki bentuk atau volume yang tetap kecuali jika terdapat dalam wadah, tetapi berbeda dengan gas, plasma membentuk struktur seperti filamen, pancaran dan lapisan-lapisan jika dipengaruhi medan elektromagnetik. Plasma terbentuk atau terjadi dalam keadaan suhu sangat tinggi, dalam kondisi plasma susunan elektron pada atom terpisah dari ini dan menjadi [[ion]] bebas. Plasma yang umum ditemui antara lain adalah [[bintang]] dan [[lampu pendar]]. | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Plasma pertama kali diidentifikasi pada sebuah [[tabung Crookes]], dan dideskripsikan oleh [[William Crookes|Sir William Crookes]] pada tahun 1879 (dia menyebutnya ''radiant matter''). Sifat-sifat dari materi ''[[sinar katode]]'' pada tabung Crookes kemudian diidentifikasi oleh fisikawan Inggris [[J. J. Thomson]] pada tahun 1897, dan disebut sebagai "plasma" oleh [[Irving Langmuir]] pada tahun 1928, mungkin karena benda ini mengingatkannya pada [[plasma darah]]. Langmuir menulis: | Plasma pertama kali diidentifikasi pada sebuah [[tabung Crookes]], dan dideskripsikan oleh [[William Crookes|Sir William Crookes]] pada tahun 1879 (dia menyebutnya ''radiant matter'').<ref>Crookes berceramah pada British Association for the Advancement of Science, di Sheffield, pada hari Jumat 22 Agustus 1879 [http://www.worldcatlibraries.org/wcpa/top3mset/5dcb9349d366f8ec.html] [http://www.tfcbooks.com/mall/more/315rm.htm]</ref> Sifat-sifat dari materi ''[[sinar katode]]'' pada tabung Crookes kemudian diidentifikasi oleh fisikawan Inggris [[J. J. Thomson]] pada tahun 1897,<ref>Diumumkan pada pidato sore ke Royal Institution pada hari Jumat, 30 April 1897, dan dipublikasikan pada [http://web.lemoyne.edu/~GIUNTA/thomson1897.html sumber]. ''Philosophical Magazine''. 1897. Vol. 44. hlm. 293.</ref> dan disebut sebagai "plasma" oleh [[Irving Langmuir]] pada tahun 1928,<ref>I. Langmuir. ''Oscillations in ionized gases''. ''Proc. Nat. Acad. Sci. U.S''. 1928. Vol. 14. hlm. 628. doi:10.1073/pnas.14.8.627.</ref> mungkin karena benda ini mengingatkannya pada [[plasma darah]]. Langmuir menulis:<ref>I. Langmuir. ''Oscillations in ionized gases''. ''Proc. Nat. Acad. Sci. U.S''. 1928. Vol. 14. hlm. 628. doi:10.1073/pnas.14.8.627.</ref> | ||
{| | |||
|<blockquote>Except near the electrodes, where there are ''sheaths'' containing very few electrons, the ionized gas contains ions and electrons in about equal numbers so that the resultant space charge is very small. We shall use the name ''plasma'' to describe this region containing balanced charges of ions and electrons.</blockquote> | |||
|<blockquote>Kecuali di dekat elektrode, dimana terdapat ''selongsong'' yang mengandung sangat sedikit elektron, gas yang terionisasi mengandung ion dan elektron dalam jumlah yang hampir sama sehingga resultan muatan ruang sangatlah kecil. Kami menggunakan nama ''plasma'' untuk mendeskripsikan daerah ini yang mengandung muatan ion dan elektron seimbang.</blockquote> | |||
|} | |||
== Plasma yang biasa ditemui == | == Plasma yang biasa ditemui == | ||
Plasma merupakan bentuk zat yang paling umum di semesta, baik dalam massa maupun volume.<ref>Kadang disebutkan bahwa lebih dari 99% materi di alam semesta adalah is plasma. D. A. Gurnett, A. Bhattacharjee. [http://books.google.com/?id=VcueZlunrbcC&pg=PA2 Introduction to Plasma Physics: With Space and Laboratory Applications]. Cambridge University Press. 2005. hlm. 2. ISBN 0521364833. - K Scherer, H Fichtner, B Heber. [http://books.google.com/?id=irHgIUtLi0gC&pg=PA138 Space Weather: The Physics Behind a Slogan]. Springer. 2005. hlm. 138. ISBN 3540229078.. Pada dasarnya, semua cahaya tampak di alam semesta datang dari bintang yang merupakan bola plasma dengan suhu yang sangat tinggi sehingga menghasilkan radiasi yang kuat pada panjang gelombang tampak. Sebagian besar materi ''biasa'' (baryonic) di alam semesta terdapat pada medium antargalaksi, yang juga berupa plasma, tetapi jauh lebih panas sehingga memancarkan radiasi terutama sebagai sinar-X. Persetujuan ilmiah yang sekarang diterima secara umum adalah bahwa sekitar 96% dari keseluruhan energi di alam semesta bukanlah berupa plasma ataupun bentuk lain dari materi biasa, tetapi berupa kombinasi dari materi gelap dingin dan energi gelap.</ref> Seluruh [[bintang]] terbuat dari plasma, dan bahkan ruang antar bintang juga berisi plasma, walaupun sangat renggang. | |||
Plasma | {| class="wikitable" | ||
|+ Bentuk umum dari plasma | |||
|- | |||
! Plasma buatan | |||
! style="width: 11em;" | Plasma [[Bumi|Kebumian]] | |||
! style="width: 18em;" | Plasma [[Astrofisika|Jagat Raya]] | |||
|- style="vertical-align: top;" | |||
| | |||
* Dalam [[layar plasma]], termasuk [[TV plasma]] | |||
* Dalam [[lampu pendar]]<ref>[http://ippex.pppl.gov/fusion/glossary.html IPPEX Glossary of Fusion Terms].</ref> | |||
* Gas buang [[roket]] dan [[pendorong ion]] | |||
* Daerah di depan [[perisai panas]] [[pesawat luar angkasa]] saat masuk [[atmosfer]] | |||
* Dalam generator [[ozon]] lucutan korona | |||
* Reaktor [[fusi nuklir]] | |||
* [[Busur listrik]] pada [[lampu busur]], las busur atau [[obor plasma]] | |||
* Bola plasma (kadang disebut lampu plasma) | |||
* Busur yang dihasilkan [[koil Tesla]] | |||
* Plasma pada pembuatan peranti semikonduktor | |||
* [[Laser]]-produced plasma (LPP), terbentuk ketika laser daya tinggi berinteraksi dengan material | |||
* [[Inductively Coupled Plasma]] (ICP), terbentuk pada [[gas]] [[argon]] untuk [[spektroskopi]] emisi optik atau [[spektroskopi massal]] | |||
* Magnetically Induced Plasma (MIP), terbentuk dengan menggunakan gelombang mikro sebagai gandengan resonan | |||
| | |||
* [[Petir]] | |||
* [[Ionosfer]] | |||
* [[Aurora]] | |||
* Sebagian besar [[api]] | |||
| | |||
* [[Matahari]] dan [[bintang]] lainnya(plasma dipanaskan [[fusi nuklir]]) | |||
* [[Angin surya]] | |||
* [[Medium antarplanet]] | |||
* [[Medium antarbintang]] | |||
* [[Ruang antargalaksi]] | |||
* [[Tabung fluks]] [[Io]]-[[Yupiter]] | |||
* [[Piring akresi]] | |||
* [[Nebula]] antarbintang | |||
|} | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.freebookcentre.net/Physics/Plasma-Physics-Books.html Free plasma physics books and notes] | * [http://www.freebookcentre.net/Physics/Plasma-Physics-Books.html Free plasma physics books and notes] | ||
* [http://fusedweb.pppl.gov/CPEP/Chart_Pages/5.Plasma4StateMatter.html Plasmas: the Fourth State of Matter] | * [http://fusedweb.pppl.gov/CPEP/Chart_Pages/5.Plasma4StateMatter.html Plasmas: the Fourth State of Matter] | ||
* [http://www.plasmas.org/ Plasma Science and Technology] | * [http://www.plasmas.org/ Plasma Science and Technology] | ||
* [http://plasma-gate.weizmann.ac.il/directories/plasma-on-the-internet/ Plasma on the Internet] - a list of plasma related links. | * [http://plasma-gate.weizmann.ac.il/directories/plasma-on-the-internet/ Plasma on the Internet] - a list of plasma related links. | ||
* Introduction to Plasma Physics: [http://farside.ph.utexas.edu/teaching/plasma/lectures/lectures.html Graduate course given by Richard Fitzpatrick] |[http://silas.psfc.mit.edu/introplasma/index.html M.I.T. Introduction by I.H.Hutchinson] | * Introduction to Plasma Physics: [http://farside.ph.utexas.edu/teaching/plasma/lectures/lectures.html Graduate course given by Richard Fitzpatrick] |[http://silas.psfc.mit.edu/introplasma/index.html M.I.T. Introduction by I.H.Hutchinson] | ||
* [http://starfire.ne.uiuc.edu/ Plasma Material Interaction] | * [http://starfire.ne.uiuc.edu/ Plasma Material Interaction] | ||
* [http://c3po.barnesos.net/homepage/lpl/grapeplasma/ How to make a glowing ball of plasma in your microwave with a grape] |[http://stewdio.org/plasma/ More (Video)] | * [http://c3po.barnesos.net/homepage/lpl/grapeplasma/ How to make a glowing ball of plasma in your microwave with a grape] |[http://stewdio.org/plasma/ More (Video)] | ||
* [http://video.google.com/videoplay?docid=6732382807079775486&hl=en How to make plasma in your microwave with only one match (video)] | * [http://video.google.com/videoplay?docid=6732382807079775486&hl=en How to make plasma in your microwave with only one match (video)] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Plasma+%28fisika%29&oldid=28717458 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28717458 (2025-12-19T09:27:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.05

Plasma merupakan gas terionisasi yang terdiri dari elektron bebas dan ion positif. Plasma seringkali bercahaya dan menghantarkan listrik, ditemukan pada bintang, petir dan aurora. Plasma termasuk zat dan merupakan wujud keempat materi setelah padat, cair dan gas. Adanya pembawa muatan yang cukup banyak membuat plasma bersifat konduktor listrik sehingga bereaksi dengan kuat terhadap medan elektromagnet. Oleh karena itu, plasma memiliki sifat-sifat unik yang berbeda dengan padatan, cairan maupun gas dan dianggap merupakan wujud zat yang berbeda. Mirip dengan gas, plasma tidak memiliki bentuk atau volume yang tetap kecuali jika terdapat dalam wadah, tetapi berbeda dengan gas, plasma membentuk struktur seperti filamen, pancaran dan lapisan-lapisan jika dipengaruhi medan elektromagnetik. Plasma terbentuk atau terjadi dalam keadaan suhu sangat tinggi, dalam kondisi plasma susunan elektron pada atom terpisah dari ini dan menjadi ion bebas. Plasma yang umum ditemui antara lain adalah bintang dan lampu pendar.
Sejarah
Plasma pertama kali diidentifikasi pada sebuah tabung Crookes, dan dideskripsikan oleh Sir William Crookes pada tahun 1879 (dia menyebutnya radiant matter).[1] Sifat-sifat dari materi sinar katode pada tabung Crookes kemudian diidentifikasi oleh fisikawan Inggris J. J. Thomson pada tahun 1897,[2] dan disebut sebagai "plasma" oleh Irving Langmuir pada tahun 1928,[3] mungkin karena benda ini mengingatkannya pada plasma darah. Langmuir menulis:[4]
|
|
Plasma yang biasa ditemui
Plasma merupakan bentuk zat yang paling umum di semesta, baik dalam massa maupun volume.[5] Seluruh bintang terbuat dari plasma, dan bahkan ruang antar bintang juga berisi plasma, walaupun sangat renggang.
| Plasma buatan | Plasma Kebumian | Plasma Jagat Raya |
|---|---|---|
|
|
Lihat pula
Pranala luar
- Free plasma physics books and notes
- Plasmas: the Fourth State of Matter
- Plasma Science and Technology
- Plasma on the Internet - a list of plasma related links.
- Introduction to Plasma Physics: Graduate course given by Richard Fitzpatrick |M.I.T. Introduction by I.H.Hutchinson
- Plasma Material Interaction
- How to make a glowing ball of plasma in your microwave with a grape |More (Video)
- How to make plasma in your microwave with only one match (video)
Referensi
- ↑ Crookes berceramah pada British Association for the Advancement of Science, di Sheffield, pada hari Jumat 22 Agustus 1879 [1] [2]
- ↑ Diumumkan pada pidato sore ke Royal Institution pada hari Jumat, 30 April 1897, dan dipublikasikan pada sumber. Philosophical Magazine. 1897. Vol. 44. hlm. 293.
- ↑ I. Langmuir. Oscillations in ionized gases. Proc. Nat. Acad. Sci. U.S. 1928. Vol. 14. hlm. 628. doi:10.1073/pnas.14.8.627.
- ↑ I. Langmuir. Oscillations in ionized gases. Proc. Nat. Acad. Sci. U.S. 1928. Vol. 14. hlm. 628. doi:10.1073/pnas.14.8.627.
- ↑ Kadang disebutkan bahwa lebih dari 99% materi di alam semesta adalah is plasma. D. A. Gurnett, A. Bhattacharjee. Introduction to Plasma Physics: With Space and Laboratory Applications. Cambridge University Press. 2005. hlm. 2. ISBN 0521364833. - K Scherer, H Fichtner, B Heber. Space Weather: The Physics Behind a Slogan. Springer. 2005. hlm. 138. ISBN 3540229078.. Pada dasarnya, semua cahaya tampak di alam semesta datang dari bintang yang merupakan bola plasma dengan suhu yang sangat tinggi sehingga menghasilkan radiasi yang kuat pada panjang gelombang tampak. Sebagian besar materi biasa (baryonic) di alam semesta terdapat pada medium antargalaksi, yang juga berupa plasma, tetapi jauh lebih panas sehingga memancarkan radiasi terutama sebagai sinar-X. Persetujuan ilmiah yang sekarang diterima secara umum adalah bahwa sekitar 96% dari keseluruhan energi di alam semesta bukanlah berupa plasma ataupun bentuk lain dari materi biasa, tetapi berupa kombinasi dari materi gelap dingin dan energi gelap.
- ↑ IPPEX Glossary of Fusion Terms.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28717458 (2025-12-19T09:27:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.