Lompat ke isi

Fotografi selang-waktu: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27842430; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 7: Baris 7:


== Peralihan siang ke malam ==
== Peralihan siang ke malam ==
Peralihan siang ke malam merupakan salah satu adegan yang paling menantang dalam fotografi selang-waktu dan metode yang digunakan untuk menangani transisi tersebut umumnya disebut sebagai teknik "Holy Grail". Di daerah terpencil yang tidak terpengaruh oleh [[polusi cahaya]], langit malam sekitar sepuluh juta kali lebih gelap daripada langit pada hari cerah, yang setara dengan 23 [[Nilai pajanan|nilai paparan]]. Di era analog, teknik pencampuran telah digunakan untuk menangani perbedaan ini: Satu gambar diambil pada siang hari dan gambar lainnya diambil pada malam hari dari sudut kamera yang sama persis.
Peralihan siang ke malam merupakan salah satu adegan yang paling menantang dalam fotografi selang-waktu dan metode yang digunakan untuk menangani transisi tersebut umumnya disebut sebagai teknik "Holy Grail".<ref>''Der heilige Gral der Zeitraffer Kinematografie. Möglichkeiten zur Erstellung von Tag zu Nacht Zeitraffern mit DSLR Kameras.'' Michael Arras (2014)</ref> Di daerah terpencil yang tidak terpengaruh oleh [[polusi cahaya]], langit malam sekitar sepuluh juta kali lebih gelap daripada langit pada hari cerah, yang setara dengan 23 [[Nilai pajanan|nilai paparan]]. Di era analog, teknik pencampuran telah digunakan untuk menangani perbedaan ini: Satu gambar diambil pada siang hari dan gambar lainnya diambil pada malam hari dari sudut kamera yang sama persis.


== Catatan ==
== Catatan ==
* Perpustakaan Fotografer ICP. ''Roman Vishniac''. Penerbit Grossman, New York. Tahun 1974
* Perpustakaan Fotografer ICP. ''Roman Vishniac''. Penerbit Grossman, New York. Tahun 1974
* ''Roman Vishniac''. Biografi Terkini (1967)
* ''Roman Vishniac''. Biografi Terkini (1967)
*
*  
*
*  
* ''Menjelajahi Spektrum'' John Ott. (1973, 2008) Versi film DVD tersedia sejak 2008.
* ''Menjelajahi Spektrum'' John Ott. (1973, 2008) Versi film DVD tersedia sejak 2008.
* Industri EBSCO. (2013) Dari kuda poni hingga ProjectCam: Sejarah fotografi selang waktu. Diambil dari https://www.wingscapes.com/blog/from-peonies-to-the-projectcam-the-history-of-time-lapse-photography/  </link>
* Industri EBSCO. (2013) Dari kuda poni hingga ProjectCam: Sejarah fotografi selang waktu. Diambil dari https://www.wingscapes.com/blog/from-peonies-to-the-projectcam-the-history-of-time-lapse-photography/  </link>


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fotografi+selang-waktu&oldid=27842430 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27842430 (2025-09-18T09:21:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fotografi+selang-waktu&oldid=27842430 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27842430 (2025-09-18T09:21:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.14

Fotografi selang-waktu (bahasa Inggris: time-lapse photography) merupakan teknik di mana kekerapan pengambilan bingkai film ( tingkat bingkai ) jauh lebih rendah daripada kekerapan yang digunakan untuk melihat rangkaian tersebut. Bila diputar pada kecepatan normal, waktu tampak bergerak lebih cepat dan karenanya berlalu. Misalnya, gambar suatu pemandangan dapat ditangkap pada 1 bingkai per detik, lalu diputar ulang pada 30 bingkai per detik; hasilnya adalah peningkatan kecepatan yang nyata sebanyak 30 kali lipat. Dengan cara yang sama, film juga dapat diputar pada kecepatan yang jauh lebih rendah dibanding kecepatan saat ia diambil, sehingga memperlambat tindakan yang seharusnya cepat, seperti pada gerak lambat atau fotografi kecepatan tinggi.

Proses yang biasanya tampak halus dan lambat bagi mata manusia, seperti pergerakan matahari dan bintang di langit atau pertumbuhan tanaman, menjadi sangat jelas. Selang-waktu adalah versi ekstrem dari teknik sinematografi undercranking. Animasi gerak henti adalah teknik yang sebanding; subjek yang tidak benar-benar bergerak, seperti boneka, dapat berulang kali digerakkan secara manual dalam jarak yang kecil dan difoto. Kemudian, foto-foto tersebut dapat diputar ulang sebagai film dengan kecepatan yang memperlihatkan subjek tampak bergerak.

Selang-waktu rentang dinamis tinggi (HDR)

Selang-waktu dapat dikombinasikan dengan teknik seperti pencitraan rentang dinamis tinggi. Salah satu metode untuk mencapai HDR melibatkan pelekapan untuk setiap bingkai. Tiga foto diambil pada nilai pencahayaan terpisah (menangkap tiga foto secara berurutan) untuk menghasilkan sekelompok gambar untuk setiap bingkai yang mewakili sorotan, nada tengah, dan bayangan. Kelompok dalam tanda kurung digabungkan ke dalam bingkai individual. Bingkai-bingkai tersebut kemudian diurutkan menjadi video.

Peralihan siang ke malam

Peralihan siang ke malam merupakan salah satu adegan yang paling menantang dalam fotografi selang-waktu dan metode yang digunakan untuk menangani transisi tersebut umumnya disebut sebagai teknik "Holy Grail".[1] Di daerah terpencil yang tidak terpengaruh oleh polusi cahaya, langit malam sekitar sepuluh juta kali lebih gelap daripada langit pada hari cerah, yang setara dengan 23 nilai paparan. Di era analog, teknik pencampuran telah digunakan untuk menangani perbedaan ini: Satu gambar diambil pada siang hari dan gambar lainnya diambil pada malam hari dari sudut kamera yang sama persis.

Catatan

Referensi

  1. Der heilige Gral der Zeitraffer Kinematografie. Möglichkeiten zur Erstellung von Tag zu Nacht Zeitraffern mit DSLR Kameras. Michael Arras (2014)

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27842430 (2025-09-18T09:21:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.