Titik embun: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29460766; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Cloud_forest_mount_kinabalu-withHygrom.jpg|thumb|right|280px|Cloud forest mount kinabalu-withHygrom]] | |||
'''Titik embun''' adalah [[suhu]] ketika [[udara]] harus didinginkan dengan [[uap air]] agar menjadi jenuh. Apabila didinginkan lebih lanjut, maka uap air di udara akan [[Kondensasi|mengembun]] sehingga terbentuk [[embun]]. Ketika udara mendingin ke titik embunnya melalui kontak dengan permukaan yang lebih dingin daripada udara, maka air akan mengembun di permukaan.<ref>[http://w1.weather.gov/glossary/index.php?word=dew+point Dew Point]. ''Glossary – NOAA's National Weather Service''. 25 June 2009.</ref><ref>John M. Wallace. [https://books.google.com/books?id=HZ2wNtDOU0oC&pg=PA83 Atmospheric Science: An Introductory Survey]. Academic Press. 24 March 2006. hlm. 83–. ISBN 978-0-08-049953-6.</ref> | |||
Ketika suhu di bawah titik beku air, maka titik embun disebut '''titik beku embun''', karena [[embun beku]] terbentuk melalui [[deposisi (fisika)|deposisi]] ketimbang [[kondensasi]] guna membentuk [[embun]]. Pengukuran titik embun berhubungan dengan [[kelembapan]]. Titik embun yang lebih tinggi berarti ada lebih banyak uap air di udara. | Ketika suhu di bawah titik beku air, maka titik embun disebut '''titik beku embun''', karena [[embun beku]] terbentuk melalui [[deposisi (fisika)|deposisi]] ketimbang [[kondensasi]] guna membentuk [[embun]].<ref>[http://w1.weather.gov/glossary/index.php?word=frost+point Frost Point]. ''Glossary – NOAA's National Weather Service''. 25 June 2009.</ref> Pengukuran titik embun berhubungan dengan [[kelembapan]]. Titik embun yang lebih tinggi berarti ada lebih banyak uap air di udara.<ref>John M. Wallace. [https://books.google.com/books?id=HZ2wNtDOU0oC&pg=PA83 Atmospheric Science: An Introductory Survey]. Academic Press. 24 March 2006. hlm. 83–. ISBN 978-0-08-049953-6.</ref> | ||
Dalam cairan, [[titik awan]] merupakan istilah yang setara. | Dalam cairan, [[titik awan]] merupakan istilah yang setara. | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Titik+embun&oldid=29460766 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29460766 (2026-07-15T07:13:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 13.58
Titik embun adalah suhu ketika udara harus didinginkan dengan uap air agar menjadi jenuh. Apabila didinginkan lebih lanjut, maka uap air di udara akan mengembun sehingga terbentuk embun. Ketika udara mendingin ke titik embunnya melalui kontak dengan permukaan yang lebih dingin daripada udara, maka air akan mengembun di permukaan.[1][2]
Ketika suhu di bawah titik beku air, maka titik embun disebut titik beku embun, karena embun beku terbentuk melalui deposisi ketimbang kondensasi guna membentuk embun.[3] Pengukuran titik embun berhubungan dengan kelembapan. Titik embun yang lebih tinggi berarti ada lebih banyak uap air di udara.[4]
Dalam cairan, titik awan merupakan istilah yang setara.
Referensi
- ↑ Dew Point. Glossary – NOAA's National Weather Service. 25 June 2009.
- ↑ John M. Wallace. Atmospheric Science: An Introductory Survey. Academic Press. 24 March 2006. hlm. 83–. ISBN 978-0-08-049953-6.
- ↑ Frost Point. Glossary – NOAA's National Weather Service. 25 June 2009.
- ↑ John M. Wallace. Atmospheric Science: An Introductory Survey. Academic Press. 24 March 2006. hlm. 83–. ISBN 978-0-08-049953-6.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29460766 (2026-07-15T07:13:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.