Lompat ke isi

Barion eksotik: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27984459; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Barion eksotik''' adalah jenis [[hadron]] (keadaan terikat [[quark]] dan [[gluon]]) dengan putaran setengah bilangan bulat, tetapi memiliki kandungan quark yang berbeda dari tiga quark (''qqq'') yang ada dalam [[barion]] konvensional. Contohnya adalah pentaquark, yang terdiri dari empat quark dan satu antiquark (''qqqqq̅'').
'''Barion eksotik''' adalah jenis [[hadron]] (keadaan terikat [[quark]] dan [[gluon]]) dengan putaran setengah bilangan bulat, tetapi memiliki kandungan quark yang berbeda dari tiga quark (''qqq'') yang ada dalam [[barion]] konvensional. Contohnya adalah pentaquark, yang terdiri dari empat quark dan satu antiquark (''qqqqq̅'').


Sejauh ini, satu-satunya baryon eksotis yang diamati adalah pentaquark  dan , ditemukan pada tahun 2015 oleh kolaborasi LHCb.
Sejauh ini, satu-satunya baryon eksotis yang diamati adalah pentaquark  dan , ditemukan pada tahun 2015 oleh kolaborasi LHCb.<ref>R. Aaij et al. (LHCb collaboration). ''Observation of J/ψp resonances consistent with pentaquark states in Λ→J/ψK − p decays''. ''Physical Review Letters''. 2015. Vol. 115 (7). hlm. 072001. doi:10.1103/PhysRevLett.115.072001.</ref>


Beberapa jenis baryon eksotis yang membutuhkan fisika di luar Model Standar telah diduga untuk menjelaskan anomali eksperimental tertentu. Tidak ada bukti eksperimental independen untuk partikel-partikel ini. Salah satu contohnya adalah R-baryon supersimetris, yang merupakan keadaan terikat dari 3 quark dan sebuah gluino.
Beberapa jenis baryon eksotis yang membutuhkan fisika di luar Model Standar telah diduga untuk menjelaskan anomali eksperimental tertentu. Tidak ada bukti eksperimental independen untuk partikel-partikel ini. Salah satu contohnya adalah R-baryon supersimetris,<ref>G.R. Farrar. ''Detecting Gluino-Containing Hadrons''. ''Physical Review Letters''. 1996. Vol. 76 (22). hlm. 4111–4114. doi:10.1103/PhysRevLett.76.4111.</ref> yang merupakan keadaan terikat dari 3 quark dan sebuah gluino.


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Barion+eksotik&oldid=27984459 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27984459 (2025-10-15T20:28:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Barion+eksotik&oldid=27984459 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27984459 (2025-10-15T20:28:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 13.59

Barion eksotik adalah jenis hadron (keadaan terikat quark dan gluon) dengan putaran setengah bilangan bulat, tetapi memiliki kandungan quark yang berbeda dari tiga quark (qqq) yang ada dalam barion konvensional. Contohnya adalah pentaquark, yang terdiri dari empat quark dan satu antiquark (qqqqq̅).

Sejauh ini, satu-satunya baryon eksotis yang diamati adalah pentaquark dan , ditemukan pada tahun 2015 oleh kolaborasi LHCb.[1]

Beberapa jenis baryon eksotis yang membutuhkan fisika di luar Model Standar telah diduga untuk menjelaskan anomali eksperimental tertentu. Tidak ada bukti eksperimental independen untuk partikel-partikel ini. Salah satu contohnya adalah R-baryon supersimetris,[2] yang merupakan keadaan terikat dari 3 quark dan sebuah gluino.

Referensi

  1. R. Aaij et al. (LHCb collaboration). Observation of J/ψp resonances consistent with pentaquark states in Λ→J/ψK − p decays. Physical Review Letters. 2015. Vol. 115 (7). hlm. 072001. doi:10.1103/PhysRevLett.115.072001.
  2. G.R. Farrar. Detecting Gluino-Containing Hadrons. Physical Review Letters. 1996. Vol. 76 (22). hlm. 4111–4114. doi:10.1103/PhysRevLett.76.4111.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27984459 (2025-10-15T20:28:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.