Masa penyatuan agung: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28396299; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Dalam kosmologi fisik, '''masa penyatuan agung''' merupakan periode yang kurang dipahami dalam evolusi [[Kronologi alam semesta#Alam semesta awal dan pembentukan struktur|alam semesta awal]] setelah [[masa Planck]] dan sebelum [[Inflasi (kosmologi)|inflasi]] [[Inflasi (kosmologi)|kosmik]]. Periode ini berlangsung antara sekitar 10<sup>−43</sup> detik setelah [[Ledakan Besar]] dan 10<sup>−35</sup> detik, ketika suhu [[alam semesta]] sebanding dengan suhu karakteristik [[Teori Penyatuan Agung|teori penyatuan agung]]. Namun, teori-teori ini belum berhasil menghasilkan kesesuaian kuantitatif dengan hasil observasi [[astrofisika]] modern. | [[File:WMAP_2012.png|thumb|right|280px|WMAP 2012]] | ||
Dalam kosmologi fisik, '''masa penyatuan agung''' merupakan periode yang kurang dipahami dalam evolusi [[Kronologi alam semesta#Alam semesta awal dan pembentukan struktur|alam semesta awal]] setelah [[masa Planck]] dan sebelum [[Inflasi (kosmologi)|inflasi]] [[Inflasi (kosmologi)|kosmik]]. Periode ini berlangsung antara sekitar 10<sup>−43</sup> detik setelah [[Ledakan Besar]] dan 10<sup>−35</sup> detik, ketika suhu [[alam semesta]] sebanding dengan suhu karakteristik [[Teori Penyatuan Agung|teori penyatuan agung]]. Namun, teori-teori ini belum berhasil menghasilkan kesesuaian kuantitatif dengan hasil observasi [[astrofisika]] modern.<ref>Joseph Silk. [https://www.google.com/books/edition/On_the_Shores_of_the_Unknown/JowbGgYiSDYC?hl=en&gbpv=1&dq=%22Grand+unification+epoch%22+-wikipedia&pg=PA89&printsec=frontcover On the Shores of the Unknown: A Short History of the Universe]. Cambridge University Press. 2005-01-03. ISBN 978-0-521-83627-2.</ref><ref>Jim Baggott. [https://www.google.com/books/edition/Origins/f19gDwAAQBAJ?hl=en&gbpv=1&dq=%22Grand+unification+epoch%22+-wikipedia&pg=PA31&printsec=frontcover Origins: The Scientific Story of Creation]. Oxford University Press. 2018-06-07. ISBN 978-0-19-256196-1.</ref> | |||
Jika energi penyatuan agung dianggap 10<sup>15</sup> [[Elektronvolt|GeV]], ini setara dengan suhu di atas 10<sup>27</sup> [[Kelvin|K]]. Selama periode ini, tiga dari empat [[Interaksi dasar|interaksi fundamental]], yaitu [[elektromagnetisme]], [[Gaya nuklir kuat|gaya kuat]], dan [[Gaya nuklir lemah|gaya lemah]], disatukan sebagai [[gaya elektronuklir]]. [[Gravitasi]] telah terpisah dari gaya elektronuklir pada akhir masa Planck. Selama periode penyatuan agung, karakteristik fisik seperti [[massa]], [[Muatan listrik|muatan]], [[Rasa (fisika partikel)|rasa]], dan [[muatan warna]] tidak lagi berarti. | Jika energi penyatuan agung dianggap 10<sup>15</sup> [[Elektronvolt|GeV]], ini setara dengan suhu di atas 10<sup>27</sup> [[Kelvin|K]]. Selama periode ini, tiga dari empat [[Interaksi dasar|interaksi fundamental]], yaitu [[elektromagnetisme]], [[Gaya nuklir kuat|gaya kuat]], dan [[Gaya nuklir lemah|gaya lemah]], disatukan sebagai [[gaya elektronuklir]]. [[Gravitasi]] telah terpisah dari gaya elektronuklir pada akhir masa Planck. Selama periode penyatuan agung, karakteristik fisik seperti [[massa]], [[Muatan listrik|muatan]], [[Rasa (fisika partikel)|rasa]], dan [[muatan warna]] tidak lagi berarti. | ||
| Baris 10: | Baris 12: | ||
* [[Nasib akhir alam semesta]] | * [[Nasib akhir alam semesta]] | ||
==Referensi== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Masa+penyatuan+agung&oldid=28396299 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28396299 (2025-11-10T06:47:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.11

Dalam kosmologi fisik, masa penyatuan agung merupakan periode yang kurang dipahami dalam evolusi alam semesta awal setelah masa Planck dan sebelum inflasi kosmik. Periode ini berlangsung antara sekitar 10−43 detik setelah Ledakan Besar dan 10−35 detik, ketika suhu alam semesta sebanding dengan suhu karakteristik teori penyatuan agung. Namun, teori-teori ini belum berhasil menghasilkan kesesuaian kuantitatif dengan hasil observasi astrofisika modern.[1][2]
Jika energi penyatuan agung dianggap 1015 GeV, ini setara dengan suhu di atas 1027 K. Selama periode ini, tiga dari empat interaksi fundamental, yaitu elektromagnetisme, gaya kuat, dan gaya lemah, disatukan sebagai gaya elektronuklir. Gravitasi telah terpisah dari gaya elektronuklir pada akhir masa Planck. Selama periode penyatuan agung, karakteristik fisik seperti massa, muatan, rasa, dan muatan warna tidak lagi berarti.
Masa penyatuan agung berakhir sekitar 10−36 detik setelah Big Bang. Pada titik ini, beberapa peristiwa penting terjadi. Gaya kuat terpisah dari gaya fundamental lainnya. Ada kemungkinan bahwa sebagian dari proses peluruhan ini melanggar hukum kekekalan bilangan barion dan menghasilkan sedikit kelebihan materi dibandingkan antimateri (lihat bariogenesis). Transisi fase ini juga diperkirakan telah memicu proses inflasi kosmik yang mendominasi perkembangan alam semesta selama masa inflasi berikutnya.
Lihat pula
Referensi
- ↑ Joseph Silk. On the Shores of the Unknown: A Short History of the Universe. Cambridge University Press. 2005-01-03. ISBN 978-0-521-83627-2.
- ↑ Jim Baggott. Origins: The Scientific Story of Creation. Oxford University Press. 2018-06-07. ISBN 978-0-19-256196-1.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28396299 (2025-11-10T06:47:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.