Lompat ke isi

Waktu biru: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28498782; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Baris 1: Baris 1:
'''Waktu biru''' (dari [[bahasa Prancis]] </link> ;    ) adalah periode [[Fajar senja|temaram]] (di [[pagi]] atau [[Petang (waktu)|sore hari]], di sekitar [[Fajar senja|tepi laut]] ) saat [[Matahari]] berada pada [[Sistem koordinat horizontal|kedalaman]] yang signifikan di bawah [[Ufuk|cakrawala]]. Selama waktu ini, [[sinar matahari]] yang tersisa sebagian besar [[Urna, corak, dan kelir|berwarna]] biru. Bayangan ini berbeda dengan warna langit pada hari yang cerah, yang disebabkan oleh [[hamburan Rayleigh]].
[[File:Sé_Catedral_de_Bragança_-_Portugal_(3663183339).jpg|thumb|right|280px|Waktu biru di Katedral Tua Nama Suci Yesus, Bragança di Portugal]]


Waktu biru terjadi ketika Matahari berada cukup jauh di bawah cakrawala sehingga panjang gelombang biru sinar matahari mendominasi akibat penyerapan Chappuis akibat [[ozon]]. Karena istilahnya [[Bahasa percakapan|bahasa sehari-hari]], ia tidak memiliki definisi resmi seperti [[fajar]], [[senja]], atau tiga tahap temaram. Sebaliknya, waktu biru mengacu pada keadaan pencahayaan alami yang biasanya terjadi di sekitar tahap bahari periode temaram (saat fajar atau senja).
'''Waktu biru''' (dari [[bahasa Prancis]] </link> ; <ref>Roland Verfaillie. [https://books.google.com/books?id=P56JAwAAQBAJ&pg=PA5 L'heure Bleue]. Purple Onion Press. 2011. hlm. 5. ISBN 9780978708559.</ref>  ) adalah periode [[Fajar senja|temaram]] (di [[pagi]] atau [[Petang (waktu)|sore hari]], di sekitar [[Fajar senja|tepi laut]] ) saat [[Matahari]] berada pada [[Sistem koordinat horizontal|kedalaman]] yang signifikan di bawah [[Ufuk|cakrawala]]. Selama waktu ini, [[sinar matahari]] yang tersisa sebagian besar [[Urna, corak, dan kelir|berwarna]] biru. Bayangan ini berbeda dengan warna langit pada hari yang cerah, yang disebabkan oleh [[hamburan Rayleigh]].
 
Waktu biru terjadi ketika Matahari berada cukup jauh di bawah cakrawala sehingga panjang gelombang biru sinar matahari mendominasi akibat penyerapan Chappuis akibat [[ozon]]. <ref>Götz Hoeppe. [https://books.google.com/books?id=-7inyeQbBjQC&pg=PA238 Why the Sky Is Blue: Discovering the Color of Life]. Princeton University Press. 2007. hlm. 249–53. ISBN 978-0-691-12453-7.</ref> Karena istilahnya [[Bahasa percakapan|bahasa sehari-hari]], ia tidak memiliki definisi resmi seperti [[fajar]], [[senja]], atau tiga tahap temaram. Sebaliknya, waktu biru mengacu pada keadaan pencahayaan alami yang biasanya terjadi di sekitar tahap bahari periode temaram (saat fajar atau senja).<ref>[https://www.timeanddate.com/astronomy/blue-hour.html The Blue Hour]. timeanddate.com.</ref>


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Waktu+biru&oldid=28498782 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28498782 (2025-11-15T04:35:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Waktu+biru&oldid=28498782 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28498782 (2025-11-15T04:35:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi per 26 Agustus 2026 14.12

Waktu biru di Katedral Tua Nama Suci Yesus, Bragança di Portugal

Waktu biru (dari bahasa Prancis </link> ; [1] ) adalah periode temaram (di pagi atau sore hari, di sekitar tepi laut ) saat Matahari berada pada kedalaman yang signifikan di bawah cakrawala. Selama waktu ini, sinar matahari yang tersisa sebagian besar berwarna biru. Bayangan ini berbeda dengan warna langit pada hari yang cerah, yang disebabkan oleh hamburan Rayleigh.

Waktu biru terjadi ketika Matahari berada cukup jauh di bawah cakrawala sehingga panjang gelombang biru sinar matahari mendominasi akibat penyerapan Chappuis akibat ozon. [2] Karena istilahnya bahasa sehari-hari, ia tidak memiliki definisi resmi seperti fajar, senja, atau tiga tahap temaram. Sebaliknya, waktu biru mengacu pada keadaan pencahayaan alami yang biasanya terjadi di sekitar tahap bahari periode temaram (saat fajar atau senja).[3]

Lihat juga

Referensi

  1. Roland Verfaillie. L'heure Bleue. Purple Onion Press. 2011. hlm. 5. ISBN 9780978708559.
  2. Götz Hoeppe. Why the Sky Is Blue: Discovering the Color of Life. Princeton University Press. 2007. hlm. 249–53. ISBN 978-0-691-12453-7.
  3. The Blue Hour. timeanddate.com.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28498782 (2025-11-15T04:35:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.