Lompat ke isi

Ununenium: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28379135; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Electron_shell_119_Ununennium.svg|thumb|right|280px|Electron shell 119 Ununennium]]
'''Ununenium atau Eka-Fransium''' ( atau ) adalah [[unsur kimia]] dalam [[sistem periodik unsur]] yang memiliki lambang '''Uue''' dan [[nomor atom]] 119 dan memiliki berat 319. Ununennium digolongkan sebagai [[logam alkali]]. Unsur ini adalah unsur pertama yang melawati unsur [[oganeson]].
'''Ununenium atau Eka-Fransium''' ( atau ) adalah [[unsur kimia]] dalam [[sistem periodik unsur]] yang memiliki lambang '''Uue''' dan [[nomor atom]] 119 dan memiliki berat 319. Ununennium digolongkan sebagai [[logam alkali]]. Unsur ini adalah unsur pertama yang melawati unsur [[oganeson]].


Baris 9: Baris 11:


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Di [[Jepang]], beberapa kelompok ilmuwan memulai penilita untuk elemen ke 119, "Tak pernah dilihat dan tak pernah dibuat selama sejarah alam semesta." Kata [[Hideto Enyo]], pemimpin proyek tersebut. Dia melakukan penelitianya di Laboratorium Nishina di Pusat Penelitian Niken dekat [[Tokyo]]. Disitu peneliti menembakan sorotan [[vanadium]] terhadap [[lensa kurium]], sebuah elemen yang lebih berat yang tak terbentuk alami di kehidupan terestial. Teorinya simpel: [[Inti|nukleus]] vanadium memiliki 23 [[proton]] sementara [[kurium]] memiliki 96. Bila digabungkan, ini akan membentuk elemen superberat dengan 119 proton. Namun ini tak terlalu mudah. Ini akan mebuat, dalam beberapa detik, membuat unsur yang berat, seperti [[Emas|aurum]] (79), timbal (82), atau uranium (92). Eksperimen Tain, yang disebut BRIKEN, mencoba untuk mencontoh keterikatan stelar ini di laboratorium di Jepang. Bagaimanapun penangkapan neutron ini akan berhenti sekitar elemen [[Darmstadtium|110]]. Sebagaimana Tain menunjuk, mengutip prediksi teoretis saat ini. Bila ini benar, elemen 119 takkan pernah ada.
Di [[Jepang]], beberapa kelompok ilmuwan memulai penilita untuk elemen ke 119, "Tak pernah dilihat dan tak pernah dibuat selama sejarah alam semesta." Kata [[Hideto Enyo]], pemimpin proyek tersebut. Dia melakukan penelitianya di Laboratorium Nishina di Pusat Penelitian Niken dekat [[Tokyo]]. Disitu peneliti menembakan sorotan [[vanadium]] terhadap [[lensa kurium]], sebuah elemen yang lebih berat yang tak terbentuk alami di kehidupan terestial. Teorinya simpel: [[Inti|nukleus]] vanadium memiliki 23 [[proton]] sementara [[kurium]] memiliki 96. Bila digabungkan, ini akan membentuk elemen superberat dengan 119 proton. Namun ini tak terlalu mudah. Ini akan mebuat, dalam beberapa detik, membuat unsur yang berat, seperti [[Emas|aurum]] (79), timbal (82), atau uranium (92). Eksperimen Tain, yang disebut BRIKEN, mencoba untuk mencontoh keterikatan stelar ini di laboratorium di Jepang. Bagaimanapun penangkapan neutron ini akan berhenti sekitar elemen [[Darmstadtium|110]]. Sebagaimana Tain menunjuk, mengutip prediksi teoretis saat ini. Bila ini benar, elemen 119 takkan pernah ada.<ref>[https://steemit.com/science/@albazeus/the-ununennium-or-the-new-element-119-of-the-periodic-table sumber]. ''steemit.com''.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Unsur transuranium|Unsur trans-uranium]]
* [[Unsur transuranium|Unsur trans-uranium]]


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ununenium&oldid=28379135 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28379135 (2025-11-08T01:27:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ununenium&oldid=28379135 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28379135 (2025-11-08T01:27:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.12

Electron shell 119 Ununennium

Ununenium atau Eka-Fransium ( atau ) adalah unsur kimia dalam sistem periodik unsur yang memiliki lambang Uue dan nomor atom 119 dan memiliki berat 319. Ununennium digolongkan sebagai logam alkali. Unsur ini adalah unsur pertama yang melawati unsur oganeson.

Penamaan

Nama Ununenium berasal dari Bahasa Latin "Un" yang berarti 100, "Un" yang berarti 10 (dalam kasus lain berarti 1), dan "Nen" berarti 9. Yang bila dijumlahkan:

100+10+9=119

yang bermaksud menandakan ununenium memiliki nomor urut 119.

Sejarah

Di Jepang, beberapa kelompok ilmuwan memulai penilita untuk elemen ke 119, "Tak pernah dilihat dan tak pernah dibuat selama sejarah alam semesta." Kata Hideto Enyo, pemimpin proyek tersebut. Dia melakukan penelitianya di Laboratorium Nishina di Pusat Penelitian Niken dekat Tokyo. Disitu peneliti menembakan sorotan vanadium terhadap lensa kurium, sebuah elemen yang lebih berat yang tak terbentuk alami di kehidupan terestial. Teorinya simpel: nukleus vanadium memiliki 23 proton sementara kurium memiliki 96. Bila digabungkan, ini akan membentuk elemen superberat dengan 119 proton. Namun ini tak terlalu mudah. Ini akan mebuat, dalam beberapa detik, membuat unsur yang berat, seperti aurum (79), timbal (82), atau uranium (92). Eksperimen Tain, yang disebut BRIKEN, mencoba untuk mencontoh keterikatan stelar ini di laboratorium di Jepang. Bagaimanapun penangkapan neutron ini akan berhenti sekitar elemen 110. Sebagaimana Tain menunjuk, mengutip prediksi teoretis saat ini. Bila ini benar, elemen 119 takkan pernah ada.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. sumber. steemit.com.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28379135 (2025-11-08T01:27:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.