Lompat ke isi

Efek kulit: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28002383; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Efek kulit''' adalah [[fenomena]] penyaluran [[arus listrik]] yang tidak merata ke semua bagian dari [[penghantar listrik]]. Kondisi efek kulit hanya terjadi pada [[frekuensi tinggi]]. [[Arus listrik]] hanya menyebar di sekitar permukaan penghantar. Efek kulit secara menyeluruh terjadi pada penghantar listrik berbentuk [[Tabung (geometri)|tabung]]. Penyebab terjadinya efek kulit adalah [[induktansi diri]]. Di permukaan penghantar bekerja [[medan magnet]] yang berubah-ubah yang menyebabkan timbulnya [[medan Iistrik]] pusaran. Arah pusaran hanya akan berada di sekitar permukaan penghantar listrik. Induktansi diri yang menyebabkan efek kulit juga akan menyebabkan perbedaan fase antara [[tegangan listrik]] dan [[arus listrik]]. Fenomena efek kulit memberikan [[informasi]] bahwa pada frekuensi tinggi, penghantar listrik [[arus bolak-balik]] mempunyai [[hambatan listrik]] yang lebih besar dibandingkan [[arus searah]]. Efek kulit menghasilkan penggunaan penghantar listrik berbentuk [[Pipa (saluran)|pipa]] dan berdinding tipis pada pengaliran arus listrik dengan frekuensi tinggi.
[[File:Skineffect_reason.svg|thumb|right|280px|Penyebab efek kulit. Arus listrik I yang mengalir melalui konduktor menginduksi medan magnet H. Jika arus listrik meningkat, seperti pada gambar ini, peningkatan H yang dihasilkan menginduksi arus eddy yang bersirkulasi di IW. Sebagian arus listrik IW membatalkan aliran arus listrik di tengah dan memperkuatnya di dekat kulit]]
 
'''Efek kulit''' adalah [[fenomena]] penyaluran [[arus listrik]] yang tidak merata ke semua bagian dari [[penghantar listrik]]. Kondisi efek kulit hanya terjadi pada [[frekuensi tinggi]]. [[Arus listrik]] hanya menyebar di sekitar permukaan penghantar. Efek kulit secara menyeluruh terjadi pada penghantar listrik berbentuk [[Tabung (geometri)|tabung]]. Penyebab terjadinya efek kulit adalah [[induktansi diri]]. Di permukaan penghantar bekerja [[medan magnet]] yang berubah-ubah yang menyebabkan timbulnya [[medan Iistrik]] pusaran. Arah pusaran hanya akan berada di sekitar permukaan penghantar listrik. Induktansi diri yang menyebabkan efek kulit juga akan menyebabkan perbedaan fase antara [[tegangan listrik]] dan [[arus listrik]]. Fenomena efek kulit memberikan [[informasi]] bahwa pada frekuensi tinggi, penghantar listrik [[arus bolak-balik]] mempunyai [[hambatan listrik]] yang lebih besar dibandingkan [[arus searah]]. Efek kulit menghasilkan penggunaan penghantar listrik berbentuk [[Pipa (saluran)|pipa]] dan berdinding tipis pada pengaliran arus listrik dengan frekuensi tinggi.<ref>Gertshen, C., Kneser, H.O., dan Vogel, H. [https://core.ac.uk/download/pdf/227146408.pdf Fisika: Listrik, Magnet, dan Optik]. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1996. hlm. 196-197. ISBN 979-459-693-0.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Efek+kulit&oldid=28002383 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28002383 (2025-10-16T05:27:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Efek+kulit&oldid=28002383 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28002383 (2025-10-16T05:27:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.12

Penyebab efek kulit. Arus listrik I yang mengalir melalui konduktor menginduksi medan magnet H. Jika arus listrik meningkat, seperti pada gambar ini, peningkatan H yang dihasilkan menginduksi arus eddy yang bersirkulasi di IW. Sebagian arus listrik IW membatalkan aliran arus listrik di tengah dan memperkuatnya di dekat kulit

Efek kulit adalah fenomena penyaluran arus listrik yang tidak merata ke semua bagian dari penghantar listrik. Kondisi efek kulit hanya terjadi pada frekuensi tinggi. Arus listrik hanya menyebar di sekitar permukaan penghantar. Efek kulit secara menyeluruh terjadi pada penghantar listrik berbentuk tabung. Penyebab terjadinya efek kulit adalah induktansi diri. Di permukaan penghantar bekerja medan magnet yang berubah-ubah yang menyebabkan timbulnya medan Iistrik pusaran. Arah pusaran hanya akan berada di sekitar permukaan penghantar listrik. Induktansi diri yang menyebabkan efek kulit juga akan menyebabkan perbedaan fase antara tegangan listrik dan arus listrik. Fenomena efek kulit memberikan informasi bahwa pada frekuensi tinggi, penghantar listrik arus bolak-balik mempunyai hambatan listrik yang lebih besar dibandingkan arus searah. Efek kulit menghasilkan penggunaan penghantar listrik berbentuk pipa dan berdinding tipis pada pengaliran arus listrik dengan frekuensi tinggi.[1]

Referensi

  1. Gertshen, C., Kneser, H.O., dan Vogel, H. Fisika: Listrik, Magnet, dan Optik. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1996. hlm. 196-197. ISBN 979-459-693-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28002383 (2025-10-16T05:27:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.