Lompat ke isi

Formulasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28654480; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Formulasi''' adalah istilah yang digunakan dalam berbagai pengertian dalam berbagai aplikasi, baik material maupun abstrak atau [[wikt:formal|formal]]. Memurut suatu rumus, arti mendasarnya adalah menyusun komponen-komponen dalam hubungan atau struktur yang tepat. Secara etimologis, "formula" ([[rumus]]) adalah bentuk [[diminutif]] dari kata Latin ''forma'' yang berarti "bentuk". Dalam pengertian itu, formulasi dibuat sesuai dengan [[standar teknis]] untuk produk tersebut.
'''Formulasi''' adalah istilah yang digunakan dalam berbagai pengertian dalam berbagai aplikasi, baik material maupun abstrak atau [[wikt:formal|formal]]. Memurut suatu rumus, arti mendasarnya adalah menyusun komponen-komponen dalam hubungan atau struktur yang tepat. Secara etimologis, "formula" ([[rumus]]) adalah bentuk [[diminutif]] dari kata Latin ''forma'' yang berarti "bentuk". Dalam pengertian itu, formulasi dibuat sesuai dengan [[standar teknis]] untuk produk tersebut.<ref>[https://etymology.en-academic.com/16013/formulation formulation]. ''Academic Dictionaries and Encyclopedias''.</ref>
==Aplikasi abstrak==
==Aplikasi abstrak==
Disiplin ilmu yang memungkinkan penggunaan kata formulasi dalam pengertian abstrak meliputi logika, [[matematika]], [[linguistik]], teori [[hukum]], dan [[ilmu komputer]]. Untuk perinciannya, lihat artikel terkait.
Disiplin ilmu yang memungkinkan penggunaan kata formulasi dalam pengertian abstrak meliputi logika, [[matematika]], [[linguistik]], teori [[hukum]], dan [[ilmu komputer]]. Untuk perinciannya, lihat artikel terkait.
Baris 15: Baris 15:
Komponen (juga disebut bahan), bila dicampur menurut suatu formula, akan menghasilkan suatu formulasi.
Komponen (juga disebut bahan), bila dicampur menurut suatu formula, akan menghasilkan suatu formulasi.


Beberapa komponen memberikan sifat-sifat tertentu pada formulasi saat digunakan. Misalnya, komponen-komponen tertentu (polimer) digunakan dalam formulasi cat untuk mencapai sifat deformasi atau perataan. Beberapa komponen dari suatu formulasi mungkin hanya aktif dalam aplikasi tertentu.
Beberapa komponen memberikan sifat-sifat tertentu pada formulasi saat digunakan. Misalnya, komponen-komponen tertentu (polimer) digunakan dalam formulasi cat untuk mencapai sifat deformasi atau perataan.<ref>[http://www.specialchem4coatings.com/index.aspx?lr=wiki Paints, Coatings and Inks Formulation] Daily updated library of Articles and Editorials; Additives, Resins & Pigments Database; Technical Solutions to innovate with Paints, Coatings, and Inks</ref> Beberapa komponen dari suatu formulasi mungkin hanya aktif dalam aplikasi tertentu.


Suatu formulasi dapat dibuat untuk salah satu tujuan berikut:
Suatu formulasi dapat dibuat untuk salah satu tujuan berikut:
Baris 23: Baris 23:
*untuk meningkatkan sifat penanganan dan sering kali keamanan bagi pengguna
*untuk meningkatkan sifat penanganan dan sering kali keamanan bagi pengguna


==Referensi==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Formulasi&oldid=28654480 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28654480 (2025-12-03T00:43:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Formulasi&oldid=28654480 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28654480 (2025-12-03T00:43:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.14

Formulasi adalah istilah yang digunakan dalam berbagai pengertian dalam berbagai aplikasi, baik material maupun abstrak atau formal. Memurut suatu rumus, arti mendasarnya adalah menyusun komponen-komponen dalam hubungan atau struktur yang tepat. Secara etimologis, "formula" (rumus) adalah bentuk diminutif dari kata Latin forma yang berarti "bentuk". Dalam pengertian itu, formulasi dibuat sesuai dengan standar teknis untuk produk tersebut.[1]

Aplikasi abstrak

Disiplin ilmu yang memungkinkan penggunaan kata formulasi dalam pengertian abstrak meliputi logika, matematika, linguistik, teori hukum, dan ilmu komputer. Untuk perinciannya, lihat artikel terkait.

Aplikasi material

Dalam pengertian yang lebih material, konsep formulasi muncul dalam ilmu fisik seperti fisika, kimia, dan biologi. Konsep ini juga ada di mana-mana dalam teknologi industri, perekayasaan, kedokteran, dan farmasi.

Dalam farmasi

Dalam farmasi, formulasi adalah campuran atau struktur seperti kapsul, tablet, atau emulsi, yang disiapkan menurut prosedur tertentu (disebut "formula"). Formulasi merupakan aspek yang sangat penting dalam pembuatan obat-obatan, karena sangat penting untuk memastikan bahwa bagian aktif obat dikirimkan ke bagian tubuh yang benar, dalam konsentrasi yang tepat, dan pada kecepatan yang tepat (tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat). Contoh yang baik adalah sistem pengiriman obat yang memanfaatkan supersaturasi. Mereka juga harus memiliki rasa yang dapat diterima (dalam kasus pil, tablet, atau sirop), bertahan cukup lama dalam penyimpanan agar tetap aman dan efektif saat digunakan, dan cukup stabil baik secara fisik maupun kimia untuk diangkut dari tempat pembuatannya ke konsumen akhirnya. Formulasi yang dirancang secara kompeten untuk aplikasi tertentu lebih aman, lebih efektif, dan lebih ekonomis daripada komponen mana pun yang digunakan secara tunggal.

Contoh lain formulasi produk

Formulasi diproduksi secara komersial untuk obat-obatan, kosmetik, pelapisan, bahan pewarna, logam paduan, bahan pembersih, makanan, pelumas, bahan bakar, pupuk, pestisida, dan banyak lainnya.

Komponen

Komponen (juga disebut bahan), bila dicampur menurut suatu formula, akan menghasilkan suatu formulasi.

Beberapa komponen memberikan sifat-sifat tertentu pada formulasi saat digunakan. Misalnya, komponen-komponen tertentu (polimer) digunakan dalam formulasi cat untuk mencapai sifat deformasi atau perataan.[2] Beberapa komponen dari suatu formulasi mungkin hanya aktif dalam aplikasi tertentu.

Suatu formulasi dapat dibuat untuk salah satu tujuan berikut:

  • untuk mencapai efek yang tidak dapat diperoleh dari komponen-komponennya bila komponen-komponen ini digunakan sendiri-sendiri
  • untuk mencapai tingkat efektivitas yang lebih tinggi
  • untuk meningkatkan sifat penanganan dan sering kali keamanan bagi pengguna

Referensi

  1. formulation. Academic Dictionaries and Encyclopedias.
  2. Paints, Coatings and Inks Formulation Daily updated library of Articles and Editorials; Additives, Resins & Pigments Database; Technical Solutions to innovate with Paints, Coatings, and Inks

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28654480 (2025-12-03T00:43:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.