Lompat ke isi

Dioptri: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24997003; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Dioptri''' adalah satuan pengukuran kemampuan optikal dari sebuah [[lensa]], [[cermin]] cekung atau cermin cembung. Dioptri dirumuskan sebagai [[resiprokal]] [[jarak fokus]] yang diukur dalam satuan [[meter]] (yakni 1/meter). Sebagai contoh, lensa 3 dioptri memiliki panjang [[sinar]] paralel terhadap fokus  meter. Istilah ini diusulkan oleh Ferdinand Monoyer dari [[Prancis]] tahun 1872.
'''Dioptri''' adalah satuan pengukuran kemampuan optikal dari sebuah [[lensa]], [[cermin]] cekung atau cermin cembung. Dioptri dirumuskan sebagai [[resiprokal]] [[jarak fokus]] yang diukur dalam satuan [[meter]] (yakni 1/meter). Sebagai contoh, lensa 3 dioptri memiliki panjang [[sinar]] paralel terhadap fokus  meter. Istilah ini diusulkan oleh Ferdinand Monoyer dari [[Prancis]] tahun 1872.<ref>F. Monoyer. ''Sur l'introduction du système métrique dans le numérotage des verres de lunettes et sur le choix d'une unité de réfraction''. ''Annales d'Oculistiques''. 1872. Vol. 68. hlm. 101. The term had been coined by Johannes Kepler and was used for the title of his book ''Dioptrice'', in which he laid out some fundamental concepts on geometric optics.</ref><ref>[http://www.professeurs-medecine-nancy.fr/Monoyer_C.htm Monoyer, Ferdinand]. ''La médecine à Nancy depuis 1872''.</ref><ref>August Colenbrander. [http://www.ski.org/Colenbrander/Images/Measuring_Vis_Duane01.pdf Measuring Vision and Vision Loss]. Smith-Kettlewell Institute.</ref>


Salah satu keuntungan mengukur kekuatan lensa menggunakan kekuatan optik dibanding jarak fokusnya adalah, saat lensa yang tipis diletakkan berdekatan, kekuatannya akan meningkat. Artinya jika ada lensa 2 dioptri diletakkan bersebelahan dengan lensa 0,5 dioptri, akan menghasilkan kekuatan optik yang sama dengan lensa 2,5 dioptri.
Salah satu keuntungan mengukur kekuatan lensa menggunakan kekuatan optik dibanding jarak fokusnya adalah, saat lensa yang tipis diletakkan berdekatan, kekuatannya akan meningkat. Artinya jika ada lensa 2 dioptri diletakkan bersebelahan dengan lensa 0,5 dioptri, akan menghasilkan kekuatan optik yang sama dengan lensa 2,5 dioptri.


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 
*
*
 
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dioptri&oldid=24997003 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24997003 (2023-12-12T06:42:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dioptri&oldid=24997003 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24997003 (2023-12-12T06:42:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.25

Dioptri adalah satuan pengukuran kemampuan optikal dari sebuah lensa, cermin cekung atau cermin cembung. Dioptri dirumuskan sebagai resiprokal jarak fokus yang diukur dalam satuan meter (yakni 1/meter). Sebagai contoh, lensa 3 dioptri memiliki panjang sinar paralel terhadap fokus meter. Istilah ini diusulkan oleh Ferdinand Monoyer dari Prancis tahun 1872.[1][2][3]

Salah satu keuntungan mengukur kekuatan lensa menggunakan kekuatan optik dibanding jarak fokusnya adalah, saat lensa yang tipis diletakkan berdekatan, kekuatannya akan meningkat. Artinya jika ada lensa 2 dioptri diletakkan bersebelahan dengan lensa 0,5 dioptri, akan menghasilkan kekuatan optik yang sama dengan lensa 2,5 dioptri.

Referensi

  1. F. Monoyer. Sur l'introduction du système métrique dans le numérotage des verres de lunettes et sur le choix d'une unité de réfraction. Annales d'Oculistiques. 1872. Vol. 68. hlm. 101. The term had been coined by Johannes Kepler and was used for the title of his book Dioptrice, in which he laid out some fundamental concepts on geometric optics.
  2. Monoyer, Ferdinand. La médecine à Nancy depuis 1872.
  3. August Colenbrander. Measuring Vision and Vision Loss. Smith-Kettlewell Institute.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24997003 (2023-12-12T06:42:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.