Lompat ke isi

Pantalassa: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29394068; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Pantalassa''', juga dikenal sebagai '''Samudra''' '''Pantalassik''' atau '''Pantalassan''' (dari [[bahasa Yunani]], [[πᾶν]] dan [[θάλασσα]] yang berarti semua lautan) adalah [[superlautan]] purba hipotetis yang mengelilingi [[Pangea|super Benua Pangaea]], dan merupakan nenek moyang dari [[Samudra Pasifik]], terbentuk sekitar 250 juta tahun yang lalu, dan ukurannya menyusut sejak pecahnya Pangaea, sejak 180 juta tahun yang lalu. [[Samudra Tethys|Tethys]] adalah bagian kecil dari samudra ini. Panthalassa terbentuk pada akhir [[Paleozoikum]] dan awal [[Mesozoikum]] sekitar 250 juta tahun yang lalu, yang menutupi hampir 70% permukaan bumi dan dianggap oleh beberapa ahli geologi telah menggabungkan semua samudra atau [[kerak samudra]] Bumi pada masa awal geologis masa lalu. Dasar lautnya telah sepenuhnya hilang karena [[Penunjaman|subduksi]] [[lempeng samudra]] terus menerus di sepanjang dasar [[kerak benua]]. Panthalassa juga disebut sebagai '''Paleo-Pasifik''' ("Pasifik Kuno") atau '''Proto-Pasifik''' karena [[Samudra Pasifik]] berawal dari super lautan ini sejak zaman Mesozoikum hingga saat ini.
[[File:Pangea_continents_and_oceans.svg|thumb|right|280px|Pangea continents and oceans]]
 
'''Pantalassa''', juga dikenal sebagai '''Samudra''' '''Pantalassik'''<ref>[https://fossil.fandom.com/wiki/Panthalassa Panthalassa]. ''Fossil Wiki''.</ref> atau '''Pantalassan''' (dari [[bahasa Yunani]], [[πᾶν]] dan [[θάλασσα]] yang berarti semua lautan) adalah [[superlautan]] purba hipotetis yang mengelilingi [[Pangea|super Benua Pangaea]], dan merupakan nenek moyang dari [[Samudra Pasifik]], terbentuk sekitar 250 juta tahun yang lalu, dan ukurannya menyusut sejak pecahnya Pangaea, sejak 180 juta tahun yang lalu.<ref>[https://www.liverpool.ac.uk/~vassilr/mina/greatoc.html What happened to Panthalassa, the large ocean?]. ''www.liverpool.ac.uk''.</ref><ref>[https://www.dictionary.com/browse/panthalassa Definition of Panthalassa Dictionary.com]. ''www.dictionary.com''.</ref><ref>Chris Park. [https://www.oxfordreference.com/view/10.1093/acref/9780198609957.001.0001/acref-9780198609957 A Dictionary of Environment and Conservation]. Oxford University Press. 2007. doi:10.1093/acref/9780198609957.001.0001. ISBN 978-0-19-860995-7.</ref> [[Samudra Tethys|Tethys]] adalah bagian kecil dari samudra ini.<ref>[http://dx.doi.org/10.1093/acref/9780198833338.001.0001 A Dictionary of Plant Sciences]. 2019. doi:10.1093/acref/9780198833338.001.0001.</ref> Panthalassa terbentuk pada akhir [[Paleozoikum]] dan awal [[Mesozoikum]] sekitar 250 juta tahun yang lalu, yang menutupi hampir 70% permukaan bumi dan dianggap oleh beberapa ahli geologi telah menggabungkan semua samudra atau [[kerak samudra]] Bumi pada masa awal geologis masa lalu.<ref>[https://encyclopedia2.thefreedictionary.com/Panthalassa Panthalassa]. ''The Free Dictionary''.</ref><ref>Mike. [https://blog.everythingdinosaur.co.uk/blog/_archives/2020/09/09/what-was-panthalassa.html What was Panthalassa?]. ''Everything Dinosaur Blog''.</ref> Dasar lautnya telah sepenuhnya hilang karena [[Penunjaman|subduksi]] [[lempeng samudra]] terus menerus di sepanjang dasar [[kerak benua]]. Panthalassa juga disebut sebagai '''Paleo-Pasifik''' ("Pasifik Kuno") atau '''Proto-Pasifik''' karena [[Samudra Pasifik]] berawal dari super lautan ini sejak zaman Mesozoikum hingga saat ini.<ref>B. I. Korelitz. [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/2008 Responses to drug therapy in ulcerative colitis. Evaluation by rectal biopsy and histopathological changes]. ''The American Journal of Gastroenterology''. 1975-11. Vol. 64 (5). hlm. 365–370.</ref>


== Pembentukan ==
== Pembentukan ==
Panthalassa mulai terbentuk 700 juta tahun lalu, 50 juta tahun setelah [[Rodinia]] pecah sekitar 750 juta tahun. Luas Panthalassa pada awal perpecahan Rodinia sangatlah kecil. Ia berada di sela-sela daratan sisa Rodinia. Sebagian besar lautan saat itu bagian dari Mirovia. Selama [[Neoproterozoikum]], [[Samudra Pan-Afrika]] meluas dan menggantikan Mirovia sebagai [[Superlautan]] pada masa itu hingga perpecahan [[Pannotia]]. Samudra Pan-Afrika menjadi Samudra yang dominan selama keberadaan Pannotia.
Panthalassa mulai terbentuk 700 juta tahun lalu, 50 juta tahun setelah [[Rodinia]] pecah sekitar 750 juta tahun. Luas Panthalassa pada awal perpecahan Rodinia sangatlah kecil. Ia berada di sela-sela daratan sisa Rodinia. Sebagian besar lautan saat itu bagian dari Mirovia. Selama [[Neoproterozoikum]], [[Samudra Pan-Afrika]] meluas dan menggantikan Mirovia sebagai [[Superlautan]] pada masa itu hingga perpecahan [[Pannotia]]. Samudra Pan-Afrika menjadi Samudra yang dominan selama keberadaan Pannotia.


Saat perpecahan Pannotia sekitar 550 juta tahun yang lalu, terdapat 3 Samudra utama dunia, yakni [[Samudra Pan - Afrika|Samudra Pan-Afrika]], [[Mirovia]], dan Panthalassa. Saat perpecahan Pannotia berlangsung, Samudra Panthalassa mulai meluas hingga mengecilnya Pan-Afrika dengan sisa - sisa Mirovia. Panthalassa meluas hingga manjadi sebuah [[Superlautan]]. Panthalassa menjadi [[Samudra]] utama hingga pembentukan Superbenua [[Pangea]] bersama dengan [[Samudra Paleo-Tethys]] dan [[Samudra Tethys|Neo-Tethys]]. Selama [[Trias]] akhir, platform [[karbonat]] meluas di benua dan [[busur kepulauan]] dan merupakan evolusi penting terumbu karang. Reorganisasi batas lempeng akibatnya menghasilkan pembentukan sistem tiga punggung yang stabil darimana Lempeng Pasifik yang baru lahir mengembang, yang saat itu dikelilingi oleh Lempeng Izanagi, Farallon, dan Phoenix. [[Lempeng Pasifik|Lempeng samudra Pasifik]] pada awal masa Jurassik awal di dalam samudra Panthalassa yang luas yang mengelilingi [[superbenua]] Pangaea, dan berisi [[litosfer]] tertua yang secara langsung dapat membatasi sejarak geodinamik Bumi mengelilingi Pangea. [[Subduksi]] telah menghabiskan sebagian besar lempeng palaeo ([[Lempeng Farallon|Farallon]], [[Lempeng Izanagi|Izanagi]], [[Lempeng Phoenix|Phoenix]], dan [[Lempeng Pasifik|Pasifik]]) samudra yang pernah menempati Mesozoikum Paleo-Pasifik yang luas, atau Panthalassa, sehingga rekonstruksi lempeng klasik berdasarkan [[Anomali medan magnet|anomali magnetik]] hanya dapat digunakan untuk membatasi sejarah sejak periode [[Cretaceous]], dan evolusi tektonik lempeng [[Trias]]-[[Jura (periode)|Jura]]. Platform karbonat runtuh pada awal Jura dan bertambahnya batas [[Asia Timur]] pada masa Cretacreous pada Akhir Jura.
Saat perpecahan Pannotia sekitar 550 juta tahun yang lalu, terdapat 3 Samudra utama dunia, yakni [[Samudra Pan - Afrika|Samudra Pan-Afrika]], [[Mirovia]], dan Panthalassa. Saat perpecahan Pannotia berlangsung, Samudra Panthalassa mulai meluas hingga mengecilnya Pan-Afrika dengan sisa - sisa Mirovia. Panthalassa meluas hingga manjadi sebuah [[Superlautan]]. Panthalassa menjadi [[Samudra]] utama hingga pembentukan Superbenua [[Pangea]] bersama dengan [[Samudra Paleo-Tethys]] dan [[Samudra Tethys|Neo-Tethys]]. Selama [[Trias]] akhir, platform [[karbonat]] meluas di benua dan [[busur kepulauan]] dan merupakan evolusi penting terumbu karang.<ref>C. Peybernes. [http://dx.doi.org/10.1007/s10347-016-0475-7 Mid-oceanic shallow-water carbonates of the Panthalassa domain: new microfacies data from the Sambosan Accretionary Complex, Shikoku Island, Japan]. ''Facies''. 2016-08-05. Vol. 62 (4). doi:10.1007/s10347-016-0475-7.</ref><ref>Rowan C. Martindale. [http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0012825214002244 Paleogeographic trends in Late Triassic reef ecology from northeastern Panthalassa]. ''Earth-Science Reviews''. 2015-03-01. Vol. 142. hlm. 18–37. doi:10.1016/j.earscirev.2014.12.004.</ref> Reorganisasi batas lempeng akibatnya menghasilkan pembentukan sistem tiga punggung yang stabil darimana Lempeng Pasifik yang baru lahir mengembang, yang saat itu dikelilingi oleh Lempeng Izanagi, Farallon, dan Phoenix.<ref>Chris Park. [https://www.oxfordreference.com/view/10.1093/acref/9780198609957.001.0001/acref-9780198609957 A Dictionary of Environment and Conservation]. Oxford University Press. 2007. doi:10.1093/acref/9780198609957.001.0001. ISBN 978-0-19-860995-7.</ref> [[Lempeng Pasifik|Lempeng samudra Pasifik]] pada awal masa Jurassik awal di dalam samudra Panthalassa yang luas yang mengelilingi [[superbenua]] Pangaea, dan berisi [[litosfer]] tertua yang secara langsung dapat membatasi sejarak geodinamik Bumi mengelilingi Pangea.<ref>Rowan C. Martindale. [http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0012825214002244 Paleogeographic trends in Late Triassic reef ecology from northeastern Panthalassa]. ''Earth-Science Reviews''. 2015-03-01. Vol. 142. hlm. 18–37. doi:10.1016/j.earscirev.2014.12.004.</ref> [[Subduksi]] telah menghabiskan sebagian besar lempeng palaeo ([[Lempeng Farallon|Farallon]], [[Lempeng Izanagi|Izanagi]], [[Lempeng Phoenix|Phoenix]], dan [[Lempeng Pasifik|Pasifik]]) samudra yang pernah menempati Mesozoikum Paleo-Pasifik yang luas, atau Panthalassa,<ref>[https://www.researchgate.net/publication/253361414_Resolving_the_early_Mesozoic_Panthalassa_Ocean_architecture_with_lower_mantle_slabs (PDF) Resolving the early Mesozoic Panthalassa Ocean architecture with lower mantle slabs]. ''ResearchGate''.</ref> sehingga rekonstruksi lempeng klasik berdasarkan [[Anomali medan magnet|anomali magnetik]] hanya dapat digunakan untuk membatasi sejarah sejak periode [[Cretaceous]], dan evolusi tektonik lempeng [[Trias]]-[[Jura (periode)|Jura]].<ref>D. G. van der Meer. [http://dx.doi.org/10.1038/ngeo1401 Intra-Panthalassa Ocean subduction zones revealed by fossil arcs and mantle structure]. ''Nature Geoscience''. 2012-02-26. Vol. 5 (3). hlm. 215–219. doi:10.1038/ngeo1401.</ref> Platform karbonat runtuh pada awal Jura dan bertambahnya batas [[Asia Timur]] pada masa Cretacreous pada Akhir Jura.<ref>Camille Peybernes. [http://dx.doi.org/10.1016/j.gloplacha.2020.103250 Birth and death of seamounts in the Panthalassa Ocean: Late Triassic to Early Jurassic sedimentary record at Mount Sambosan, Shikoku, Southwest Japan]. ''Global and Planetary Change''. 2020-09. Vol. 192. hlm. 103250. doi:10.1016/j.gloplacha.2020.103250.</ref>
== Sisa-sisa ==
== Sisa-sisa ==
Sekitar 200 juta tahun yang lalu, Pangea mulai terpecah dan Laurasia dan Gondwana mula berpisah. Pantalassa berakhir menjadi wilayah Pasifik dan Atlantik karena proses geologi dari retakan yang menyebabkan pembentukan Cekungan Samudra Atlantik, blok benua yang terpisah membentuk Samudra Hindia, Arktik, termasuk Atlantik. Lautan Pantalassa pada ukuran terbesarnya menutupi lebih dari dari seluruh 70% permukaan bumi. Sebagian besar lempeng samudra dari Pantalassa sejak saat itu telah disubduksi di bawah [[Lempeng Amerika Utara]] dan Eurasia, Lempeng Pasifik saat ini telah terbentuk sejak pecahnya Pangea. Dalam perkiraan, [[Samudra Pasifik]] hanya mengambil 40% - 50% bagian dari Panthalassa. Saat ini sisa-sisa dari Pantalassa adalah Samudra Pasifik, [[Arktika|Arktik]], [[Samudra Selatan|Selatan]], dan [[Atlantik]]. [[Samudra Hindia]] merupakan sisa-sisa dari [[Samudra Paleo-Tethys]] dan [[Samudra Tethys|Neo-Tethys]]. Pantalassa menjadi salah satu Superlautan terluas di bumi.
Sekitar 200 juta tahun yang lalu, Pangea mulai terpecah dan Laurasia dan Gondwana mula berpisah.<ref>D. G. van der Meer. [http://dx.doi.org/10.1038/ngeo1401 Intra-Panthalassa Ocean subduction zones revealed by fossil arcs and mantle structure]. ''Nature Geoscience''. 2012-02-26. Vol. 5 (3). hlm. 215–219. doi:10.1038/ngeo1401.</ref> Pantalassa berakhir menjadi wilayah Pasifik dan Atlantik karena proses geologi dari retakan yang menyebabkan pembentukan Cekungan Samudra Atlantik,<ref>Mike. [https://blog.everythingdinosaur.co.uk/blog/_archives/2020/09/09/what-was-panthalassa.html What was Panthalassa?]. ''Everything Dinosaur Blog''.</ref> blok benua yang terpisah membentuk Samudra Hindia, Arktik, termasuk Atlantik.<ref>Robert Ornduff. [http://dx.doi.org/10.2307/1222703 After the Greening: The Browning of Australia]. ''Taxon''. 1995-02. Vol. 44 (1). hlm. 120. doi:10.2307/1222703.</ref> Lautan Pantalassa pada ukuran terbesarnya menutupi lebih dari dari seluruh 70% permukaan bumi. Sebagian besar lempeng samudra dari Pantalassa sejak saat itu telah disubduksi di bawah [[Lempeng Amerika Utara]] dan Eurasia, Lempeng Pasifik saat ini telah terbentuk sejak pecahnya Pangea.<ref>Robert Ornduff. [http://dx.doi.org/10.2307/1222703 After the Greening: The Browning of Australia]. ''Taxon''. 1995-02. Vol. 44 (1). hlm. 120. doi:10.2307/1222703.</ref> Dalam perkiraan, [[Samudra Pasifik]] hanya mengambil 40% - 50% bagian dari Panthalassa. Saat ini sisa-sisa dari Pantalassa adalah Samudra Pasifik, [[Arktika|Arktik]], [[Samudra Selatan|Selatan]], dan [[Atlantik]]. [[Samudra Hindia]] merupakan sisa-sisa dari [[Samudra Paleo-Tethys]] dan [[Samudra Tethys|Neo-Tethys]]. Pantalassa menjadi salah satu Superlautan terluas di bumi.
 
Selain itu, para peneliti juga menemukan [[busur vulkanik]] sisa subduksi lempeng, yang sebelumnya terletak di utara hingga selatan kira-kira di tengah Samudra Pantalassa.
 
== Referensi ==


Selain itu, para peneliti juga menemukan [[busur vulkanik]] sisa subduksi lempeng, yang sebelumnya terletak di utara hingga selatan kira-kira di tengah Samudra Pantalassa.<ref>D. G. van der Meer. [https://www.nature.com/articles/ngeo1401 Intra-Panthalassa Ocean subduction zones revealed by fossil arcs and mantle structure]. ''Nature Geoscience''. 2012-03. Vol. 5 (3). hlm. 215–219. doi:10.1038/ngeo1401.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 26: Baris 24:
* [[Paleomagnetisme]]
* [[Paleomagnetisme]]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pantalassa&oldid=29394068 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29394068 (2026-06-27T19:03:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pantalassa&oldid=29394068 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29394068 (2026-06-27T19:03:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.00

Pangea continents and oceans

Pantalassa, juga dikenal sebagai Samudra Pantalassik[1] atau Pantalassan (dari bahasa Yunani, πᾶν dan θάλασσα yang berarti semua lautan) adalah superlautan purba hipotetis yang mengelilingi super Benua Pangaea, dan merupakan nenek moyang dari Samudra Pasifik, terbentuk sekitar 250 juta tahun yang lalu, dan ukurannya menyusut sejak pecahnya Pangaea, sejak 180 juta tahun yang lalu.[2][3][4] Tethys adalah bagian kecil dari samudra ini.[5] Panthalassa terbentuk pada akhir Paleozoikum dan awal Mesozoikum sekitar 250 juta tahun yang lalu, yang menutupi hampir 70% permukaan bumi dan dianggap oleh beberapa ahli geologi telah menggabungkan semua samudra atau kerak samudra Bumi pada masa awal geologis masa lalu.[6][7] Dasar lautnya telah sepenuhnya hilang karena subduksi lempeng samudra terus menerus di sepanjang dasar kerak benua. Panthalassa juga disebut sebagai Paleo-Pasifik ("Pasifik Kuno") atau Proto-Pasifik karena Samudra Pasifik berawal dari super lautan ini sejak zaman Mesozoikum hingga saat ini.[8]

Pembentukan

Panthalassa mulai terbentuk 700 juta tahun lalu, 50 juta tahun setelah Rodinia pecah sekitar 750 juta tahun. Luas Panthalassa pada awal perpecahan Rodinia sangatlah kecil. Ia berada di sela-sela daratan sisa Rodinia. Sebagian besar lautan saat itu bagian dari Mirovia. Selama Neoproterozoikum, Samudra Pan-Afrika meluas dan menggantikan Mirovia sebagai Superlautan pada masa itu hingga perpecahan Pannotia. Samudra Pan-Afrika menjadi Samudra yang dominan selama keberadaan Pannotia.

Saat perpecahan Pannotia sekitar 550 juta tahun yang lalu, terdapat 3 Samudra utama dunia, yakni Samudra Pan-Afrika, Mirovia, dan Panthalassa. Saat perpecahan Pannotia berlangsung, Samudra Panthalassa mulai meluas hingga mengecilnya Pan-Afrika dengan sisa - sisa Mirovia. Panthalassa meluas hingga manjadi sebuah Superlautan. Panthalassa menjadi Samudra utama hingga pembentukan Superbenua Pangea bersama dengan Samudra Paleo-Tethys dan Neo-Tethys. Selama Trias akhir, platform karbonat meluas di benua dan busur kepulauan dan merupakan evolusi penting terumbu karang.[9][10] Reorganisasi batas lempeng akibatnya menghasilkan pembentukan sistem tiga punggung yang stabil darimana Lempeng Pasifik yang baru lahir mengembang, yang saat itu dikelilingi oleh Lempeng Izanagi, Farallon, dan Phoenix.[11] Lempeng samudra Pasifik pada awal masa Jurassik awal di dalam samudra Panthalassa yang luas yang mengelilingi superbenua Pangaea, dan berisi litosfer tertua yang secara langsung dapat membatasi sejarak geodinamik Bumi mengelilingi Pangea.[12] Subduksi telah menghabiskan sebagian besar lempeng palaeo (Farallon, Izanagi, Phoenix, dan Pasifik) samudra yang pernah menempati Mesozoikum Paleo-Pasifik yang luas, atau Panthalassa,[13] sehingga rekonstruksi lempeng klasik berdasarkan anomali magnetik hanya dapat digunakan untuk membatasi sejarah sejak periode Cretaceous, dan evolusi tektonik lempeng Trias-Jura.[14] Platform karbonat runtuh pada awal Jura dan bertambahnya batas Asia Timur pada masa Cretacreous pada Akhir Jura.[15]

Sisa-sisa

Sekitar 200 juta tahun yang lalu, Pangea mulai terpecah dan Laurasia dan Gondwana mula berpisah.[16] Pantalassa berakhir menjadi wilayah Pasifik dan Atlantik karena proses geologi dari retakan yang menyebabkan pembentukan Cekungan Samudra Atlantik,[17] blok benua yang terpisah membentuk Samudra Hindia, Arktik, termasuk Atlantik.[18] Lautan Pantalassa pada ukuran terbesarnya menutupi lebih dari dari seluruh 70% permukaan bumi. Sebagian besar lempeng samudra dari Pantalassa sejak saat itu telah disubduksi di bawah Lempeng Amerika Utara dan Eurasia, Lempeng Pasifik saat ini telah terbentuk sejak pecahnya Pangea.[19] Dalam perkiraan, Samudra Pasifik hanya mengambil 40% - 50% bagian dari Panthalassa. Saat ini sisa-sisa dari Pantalassa adalah Samudra Pasifik, Arktik, Selatan, dan Atlantik. Samudra Hindia merupakan sisa-sisa dari Samudra Paleo-Tethys dan Neo-Tethys. Pantalassa menjadi salah satu Superlautan terluas di bumi.

Selain itu, para peneliti juga menemukan busur vulkanik sisa subduksi lempeng, yang sebelumnya terletak di utara hingga selatan kira-kira di tengah Samudra Pantalassa.[20]

Lihat pula

Halaman terkait

Referensi

  1. Panthalassa. Fossil Wiki.
  2. What happened to Panthalassa, the large ocean?. www.liverpool.ac.uk.
  3. Definition of Panthalassa Dictionary.com. www.dictionary.com.
  4. Chris Park. A Dictionary of Environment and Conservation. Oxford University Press. 2007. doi:10.1093/acref/9780198609957.001.0001. ISBN 978-0-19-860995-7.
  5. A Dictionary of Plant Sciences. 2019. doi:10.1093/acref/9780198833338.001.0001.
  6. Panthalassa. The Free Dictionary.
  7. Mike. What was Panthalassa?. Everything Dinosaur Blog.
  8. B. I. Korelitz. Responses to drug therapy in ulcerative colitis. Evaluation by rectal biopsy and histopathological changes. The American Journal of Gastroenterology. 1975-11. Vol. 64 (5). hlm. 365–370.
  9. C. Peybernes. Mid-oceanic shallow-water carbonates of the Panthalassa domain: new microfacies data from the Sambosan Accretionary Complex, Shikoku Island, Japan. Facies. 2016-08-05. Vol. 62 (4). doi:10.1007/s10347-016-0475-7.
  10. Rowan C. Martindale. Paleogeographic trends in Late Triassic reef ecology from northeastern Panthalassa. Earth-Science Reviews. 2015-03-01. Vol. 142. hlm. 18–37. doi:10.1016/j.earscirev.2014.12.004.
  11. Chris Park. A Dictionary of Environment and Conservation. Oxford University Press. 2007. doi:10.1093/acref/9780198609957.001.0001. ISBN 978-0-19-860995-7.
  12. Rowan C. Martindale. Paleogeographic trends in Late Triassic reef ecology from northeastern Panthalassa. Earth-Science Reviews. 2015-03-01. Vol. 142. hlm. 18–37. doi:10.1016/j.earscirev.2014.12.004.
  13. (PDF) Resolving the early Mesozoic Panthalassa Ocean architecture with lower mantle slabs. ResearchGate.
  14. D. G. van der Meer. Intra-Panthalassa Ocean subduction zones revealed by fossil arcs and mantle structure. Nature Geoscience. 2012-02-26. Vol. 5 (3). hlm. 215–219. doi:10.1038/ngeo1401.
  15. Camille Peybernes. Birth and death of seamounts in the Panthalassa Ocean: Late Triassic to Early Jurassic sedimentary record at Mount Sambosan, Shikoku, Southwest Japan. Global and Planetary Change. 2020-09. Vol. 192. hlm. 103250. doi:10.1016/j.gloplacha.2020.103250.
  16. D. G. van der Meer. Intra-Panthalassa Ocean subduction zones revealed by fossil arcs and mantle structure. Nature Geoscience. 2012-02-26. Vol. 5 (3). hlm. 215–219. doi:10.1038/ngeo1401.
  17. Mike. What was Panthalassa?. Everything Dinosaur Blog.
  18. Robert Ornduff. After the Greening: The Browning of Australia. Taxon. 1995-02. Vol. 44 (1). hlm. 120. doi:10.2307/1222703.
  19. Robert Ornduff. After the Greening: The Browning of Australia. Taxon. 1995-02. Vol. 44 (1). hlm. 120. doi:10.2307/1222703.
  20. D. G. van der Meer. Intra-Panthalassa Ocean subduction zones revealed by fossil arcs and mantle structure. Nature Geoscience. 2012-03. Vol. 5 (3). hlm. 215–219. doi:10.1038/ngeo1401.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29394068 (2026-06-27T19:03:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.