Termografi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28112049; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Termografi merupakan salah satu teknologi [[inframerah]] yang digunakan untuk mendeteksi distribusi termal ([[suhu]]) yang ada pada suatu objek. Teknologi '''termografi''' umumnya dipakai dalam dunia [[kesehatan]], [[Energi|pembangkitan energi]], [[industri]] sebagai salah satu metode [[tribologi]] dan perawatan mesin serta dalam [[klimatologi]] dan [[geofisika]]. Dalam perjalanannya, bidang ini mengalami perkembangan pesat terutama dalam dua dekade terakhir seiring dengan kemajuan besar dalam teknologi detektor inframerah, komponen elektronik dan [[ilmu komputer]]. | [[File:Horizontemp.jpg|thumb|right|280px|Gambar salah satu contoh aplikasi distribusi termal menggunakan termografi]] | ||
Termografi merupakan salah satu teknologi [[inframerah]] yang digunakan untuk mendeteksi distribusi termal ([[suhu]]) yang ada pada suatu objek.<ref>[http://smtp.lipi.go.id/berita627-Mengenal-Termografi.html P2 SMTP LIPI]. ''smtp.lipi.go.id''.</ref> Teknologi '''termografi''' umumnya dipakai dalam dunia [[kesehatan]], [[Energi|pembangkitan energi]], [[industri]] sebagai salah satu metode [[tribologi]] dan perawatan mesin serta dalam [[klimatologi]] dan [[geofisika]]. Dalam perjalanannya, bidang ini mengalami perkembangan pesat terutama dalam dua dekade terakhir seiring dengan kemajuan besar dalam teknologi detektor inframerah, komponen elektronik dan [[ilmu komputer]]. | |||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Perkembangan teknologi sistem pencitraan termal inframerah (IR) atau yang sering disebut dengan termografi sudah dimulai sejak awal abad 19, tepatnya ketika [[William Herschel]] menemukan sinar inframerah pada tahun 1800. Empat puluh tahun kemudian, [[John Frederick William Herschel|John Herschel]] menghasilkan citra [[inframerah]] yang merupakan bentuk termogram pertama sebelum Czerny (1929)<ref>M. Czerny. [https://doi.org/10.1007/BF01339378 Über Photographie im Ultraroten]. ''Zeitschrift für Physik''. 1929-01-01. Vol. 53 (1). hlm. 1–12. doi:10.1007/BF01339378.</ref> memberikan perbaikan dalam proses pembuatan citranya.<ref>[http://smtp.lipi.go.id/berita627-Mengenal-Termografi.html P2 SMTP LIPI]. ''smtp.lipi.go.id''.</ref> | |||
Perkembangan teknologi sistem pencitraan termal inframerah (IR) atau yang sering disebut dengan termografi sudah dimulai sejak awal abad 19, tepatnya ketika [[William Herschel]] menemukan sinar inframerah pada tahun 1800. Empat puluh tahun kemudian, [[John Frederick William Herschel|John Herschel]] menghasilkan citra [[inframerah]] yang merupakan bentuk termogram pertama sebelum Czerny (1929) memberikan perbaikan dalam proses pembuatan citranya. | |||
<br /> | <br /> | ||
== Cara Kerja == | == Cara Kerja == | ||
Perangkat yang bisa menghasilkan citra termal suatu objek disebut ''thermal imager'' atau kamera termal inframerah. Alat ini bekerja dengan cara merekam intensitas radiasi sinar inframerah yang terpancar dari suatu objek kemudian dikonversinya ke dalam citra yang bisa dilihat secara visual.<ref>[http://smtp.lipi.go.id/berita627-Mengenal-Termografi.html P2 SMTP LIPI]. ''smtp.lipi.go.id''.</ref> | |||
Kamera infra merah memiliki bagian detektor yang berfungsi menangkap [[Radiasi|gelombang radiasi]] panas melalui lensa optik.<ref>[http://libratama.com/tehnik-pengukuran-dan-analisa-hasil-termografi-kamera-inframerah/ Pengukuran dan Analisa Hasil Termografi Kamera Inframerah Libratama.com].</ref> Gelombang radiasi yang ditangkap akan diterjemahkan menjadi sebuah gambar termal yang mempunyai perbedaan warna sesuai tinggi rendahnya temperatur suatu benda. Dalam pengukuran panas ini terdapat beberapa faktor yang memengaruhi, seperti: | |||
Kamera infra merah memiliki bagian detektor yang berfungsi menangkap [[Radiasi|gelombang radiasi]] panas melalui lensa optik. Gelombang radiasi yang ditangkap akan diterjemahkan menjadi sebuah gambar termal yang mempunyai perbedaan warna sesuai tinggi rendahnya temperatur suatu benda. Dalam pengukuran panas ini terdapat beberapa faktor yang memengaruhi, seperti: | |||
# Jarak objek dari kamera | # Jarak objek dari kamera | ||
| Baris 16: | Baris 16: | ||
# Rasio energi atau [[emisivitas]] objek | # Rasio energi atau [[emisivitas]] objek | ||
Berdasarkan prinsip radiasi inframerah ini pula kamera inframerah bisa digunakan untuk mengukur suhu permukaan objek secara nonkontak. | Berdasarkan prinsip radiasi inframerah ini pula kamera inframerah bisa digunakan untuk mengukur suhu permukaan objek secara nonkontak.<ref>[http://smtp.lipi.go.id/berita627-Mengenal-Termografi.html P2 SMTP LIPI]. ''smtp.lipi.go.id''.</ref> | ||
<br /> | <br /> | ||
| Baris 23: | Baris 23: | ||
=== Elektronika dan Elektrik === | === Elektronika dan Elektrik === | ||
Pada inspeksi instalasi listrik, termografi digunakan untuk mendeteksi ''overheating'' yang terjadi baik pada bagian koneksi maupun komponen-komponen lainnya sehingga bisa mengantisipasi potensi bahaya yang mungkin ada. | Pada inspeksi instalasi listrik, termografi digunakan untuk mendeteksi ''overheating'' yang terjadi baik pada bagian koneksi maupun komponen-komponen lainnya sehingga bisa mengantisipasi potensi bahaya yang mungkin ada.<ref>[http://smtp.lipi.go.id/berita627-Mengenal-Termografi.html P2 SMTP LIPI]. ''smtp.lipi.go.id''.</ref> | ||
=== Peralatan Mekanik === | === Peralatan Mekanik === | ||
Di bidang mekanik, pencitraan termal dari motor, [[pompa]], kipas, [[Bantalan|''bearing'']], [[kompresor]], elemen pemanas, humidifier dan lain-lain dapat digunakan untuk menganalisis kerusakan dan penurunan efisiensi yang terjadi terutama dalam ketahanan terhadap gesekan dan kehilangan energi (''energy loss''). | Di bidang mekanik, pencitraan termal dari motor, [[pompa]], kipas, [[Bantalan|''bearing'']], [[kompresor]], elemen pemanas, humidifier dan lain-lain dapat digunakan untuk menganalisis kerusakan dan penurunan efisiensi yang terjadi terutama dalam ketahanan terhadap gesekan dan kehilangan energi (''energy loss'').<ref>[http://smtp.lipi.go.id/berita627-Mengenal-Termografi.html P2 SMTP LIPI]. ''smtp.lipi.go.id''.</ref> | ||
=== Kedokteran === | === Kedokteran === | ||
Selain itu, termografi juga sudah digunakan secara meluas di bidang biologi dan kedokteran. Umumnya, termografi digunakan dokter dalam mendiagnosis jenis penyakit yang diidap seorang pasien atau untuk mendeteksi adanya [[virus]] berbahaya atau benih [[kanker]] yang ada di dalam tubuh subjek (pasien). | Selain itu, termografi juga sudah digunakan secara meluas di bidang biologi dan kedokteran.<ref>[http://smtp.lipi.go.id/berita627-Mengenal-Termografi.html P2 SMTP LIPI]. ''smtp.lipi.go.id''.</ref> Umumnya, termografi digunakan dokter dalam mendiagnosis jenis penyakit yang diidap seorang pasien atau untuk mendeteksi adanya [[virus]] berbahaya atau benih [[kanker]] yang ada di dalam tubuh subjek (pasien).<ref>[https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/mamografi-dan-termografi-kanker-payudara/ Mamografi dan Termografi: Definisi, Kelebihan, dan Risiko]. ''Hello Sehat''. 2018-01-08.</ref> | ||
=== Energi === | === Energi === | ||
| Baris 42: | Baris 41: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Termografi&oldid=28112049 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28112049 (2025-10-19T01:20:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.04
Termografi merupakan salah satu teknologi inframerah yang digunakan untuk mendeteksi distribusi termal (suhu) yang ada pada suatu objek.[1] Teknologi termografi umumnya dipakai dalam dunia kesehatan, pembangkitan energi, industri sebagai salah satu metode tribologi dan perawatan mesin serta dalam klimatologi dan geofisika. Dalam perjalanannya, bidang ini mengalami perkembangan pesat terutama dalam dua dekade terakhir seiring dengan kemajuan besar dalam teknologi detektor inframerah, komponen elektronik dan ilmu komputer.
Sejarah
Perkembangan teknologi sistem pencitraan termal inframerah (IR) atau yang sering disebut dengan termografi sudah dimulai sejak awal abad 19, tepatnya ketika William Herschel menemukan sinar inframerah pada tahun 1800. Empat puluh tahun kemudian, John Herschel menghasilkan citra inframerah yang merupakan bentuk termogram pertama sebelum Czerny (1929)[2] memberikan perbaikan dalam proses pembuatan citranya.[3]
Cara Kerja
Perangkat yang bisa menghasilkan citra termal suatu objek disebut thermal imager atau kamera termal inframerah. Alat ini bekerja dengan cara merekam intensitas radiasi sinar inframerah yang terpancar dari suatu objek kemudian dikonversinya ke dalam citra yang bisa dilihat secara visual.[4]
Kamera infra merah memiliki bagian detektor yang berfungsi menangkap gelombang radiasi panas melalui lensa optik.[5] Gelombang radiasi yang ditangkap akan diterjemahkan menjadi sebuah gambar termal yang mempunyai perbedaan warna sesuai tinggi rendahnya temperatur suatu benda. Dalam pengukuran panas ini terdapat beberapa faktor yang memengaruhi, seperti:
- Jarak objek dari kamera
- Temperatur dan kelembaban udara
- Rasio energi atau emisivitas objek
Berdasarkan prinsip radiasi inframerah ini pula kamera inframerah bisa digunakan untuk mengukur suhu permukaan objek secara nonkontak.[6]
Aplikasi
Termografi saat ini telah diterapkan dalam berbagai bidang yang berbeda.
Elektronika dan Elektrik
Pada inspeksi instalasi listrik, termografi digunakan untuk mendeteksi overheating yang terjadi baik pada bagian koneksi maupun komponen-komponen lainnya sehingga bisa mengantisipasi potensi bahaya yang mungkin ada.[7]
Peralatan Mekanik
Di bidang mekanik, pencitraan termal dari motor, pompa, kipas, bearing, kompresor, elemen pemanas, humidifier dan lain-lain dapat digunakan untuk menganalisis kerusakan dan penurunan efisiensi yang terjadi terutama dalam ketahanan terhadap gesekan dan kehilangan energi (energy loss).[8]
Kedokteran
Selain itu, termografi juga sudah digunakan secara meluas di bidang biologi dan kedokteran.[9] Umumnya, termografi digunakan dokter dalam mendiagnosis jenis penyakit yang diidap seorang pasien atau untuk mendeteksi adanya virus berbahaya atau benih kanker yang ada di dalam tubuh subjek (pasien).[10]
Energi
Termografi juga dipakai dalam audit energi suatu bangunan dan juga distribusi panas di dalam pembangkit listrik. Tujuan utama adalah menentukan distribusi panas yang berhubungan langsung dengan efisiensi termodinamika dari suatu sistem termal terkait.
Militer
Selain itu, termografi juga dipakai sebagai alat bantu pengintaian di dunia militer terutama dalam penginderaan jarak jauh.
Keselamatan Kerja
Termografi juga berfungsi sebagai alat bantu pendeteksi sumber panas dan api bagi para petugas pemadam kebakaran.
Referensi
- ↑ P2 SMTP LIPI. smtp.lipi.go.id.
- ↑ M. Czerny. Über Photographie im Ultraroten. Zeitschrift für Physik. 1929-01-01. Vol. 53 (1). hlm. 1–12. doi:10.1007/BF01339378.
- ↑ P2 SMTP LIPI. smtp.lipi.go.id.
- ↑ P2 SMTP LIPI. smtp.lipi.go.id.
- ↑ Pengukuran dan Analisa Hasil Termografi Kamera Inframerah Libratama.com.
- ↑ P2 SMTP LIPI. smtp.lipi.go.id.
- ↑ P2 SMTP LIPI. smtp.lipi.go.id.
- ↑ P2 SMTP LIPI. smtp.lipi.go.id.
- ↑ P2 SMTP LIPI. smtp.lipi.go.id.
- ↑ Mamografi dan Termografi: Definisi, Kelebihan, dan Risiko. Hello Sehat. 2018-01-08.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28112049 (2025-10-19T01:20:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.