Lompat ke isi

Sindrom radiasi akut: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29583248; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Sindrom radiasi akut''', juga disebut '''keracunan radiasi''' atau '''penyakit radiasi''', adalah dampak-dampak kesehatan yang muncul dalam waktu 24 jam setelah terpapar [[radiasi]] dengan kadar yang tinggi. Radiasi mengakibatkan degradasi sel yang disebabkan oleh kerusakan [[DNA]] dan struktur-struktur molekuler penting lainnya di dalam [[sel]]. Kerusakan ini memengaruhi kemampuan sel untuk membelah diri. Gejala-gejala dapat muncul dalam waktu satu atau dua jam dan dapat berlangsung selama beberapa bulan. Istilah ini hanya mengacu kepada masalah medis akut dan tidak meliputi masalah medis dalam jangka panjang.
'''Sindrom radiasi akut''', juga disebut '''keracunan radiasi''' atau '''penyakit radiasi''', adalah dampak-dampak kesehatan yang muncul dalam waktu 24 jam setelah terpapar [[radiasi]] dengan kadar yang tinggi. Radiasi mengakibatkan degradasi sel yang disebabkan oleh kerusakan [[DNA]] dan struktur-struktur molekuler penting lainnya di dalam [[sel]]. Kerusakan ini memengaruhi kemampuan sel untuk membelah diri. Gejala-gejala dapat muncul dalam waktu satu atau dua jam dan dapat berlangsung selama beberapa bulan.<ref>[https://archive.org/details/sim_southern-medical-journal_2010-06_103_6/page/541 Acute radiation syndrome: assessment and management]. ''South. Med. J''. June 2010. Vol. 103 (6). hlm. 541–6. doi:10.1097/SMJ.0b013e3181ddd571.</ref><ref>Xiao M, Whitnall MH. ''Pharmacological countermeasures for the acute radiation syndrome''. ''Curr Mol Pharmacol''. January 2009. Vol. 2 (1). hlm. 122–33. doi:10.2174/1874467210902010122.</ref> Istilah ini hanya mengacu kepada masalah medis akut dan tidak meliputi masalah medis dalam jangka panjang.<ref>[http://www.bt.cdc.gov/radiation/ars.asp Acute Radiation Syndrome]. Centers for Disease Control and Prevention. 2005-05-20.</ref><ref>[http://www.umt.edu/research/Eh/pdf/AcuteRadiationSyndrome.pdf Acute Radiation Syndrome]. National Center for Environmental Health/Radiation Studies Branch. 2002-04-09.</ref><ref>[http://www.bt.cdc.gov/radiation/arsphysicianfactsheet.asp Acute Radiation Syndrome: A Fact Sheet for Physicians]. Centers for Disease Control and Prevention. 2005-03-18.</ref>


Kemunculan dan jenis gejala bergantung pada paparan radiasi. Paparan terhadap dosis yang relatif kecil mengakibatkan masalah-masalah dalam [[sistem pencernaan]] seperti rasa mual dan [[muntah]] serta masalah yang terkait dengan penurunan jumlah darah dan kecenderungan terjadinya infeksi dan [[Perdarahan|pendarahan]]. Dosis yang relatif besar dapat mengakibatkan masalah-masalah neurologis dan kematian. Sindrom radiasi akut biasanya ditangani dengan melakukan [[transfusi darah]], memberikan [[antibiotik]], atau dalam kasus yang ekstrem melakukan transfusi [[sumsum tulang]].
Kemunculan dan jenis gejala bergantung pada paparan radiasi. Paparan terhadap dosis yang relatif kecil mengakibatkan masalah-masalah dalam [[sistem pencernaan]] seperti rasa mual dan [[muntah]] serta masalah yang terkait dengan penurunan jumlah darah dan kecenderungan terjadinya infeksi dan [[Perdarahan|pendarahan]]. Dosis yang relatif besar dapat mengakibatkan masalah-masalah neurologis dan kematian. Sindrom radiasi akut biasanya ditangani dengan melakukan [[transfusi darah]], memberikan [[antibiotik]], atau dalam kasus yang ekstrem melakukan transfusi [[sumsum tulang]].


Gejala serupa dapat muncul beberapa bulan atau tahun setelah terpapar radiasi, dan gejala-gejala ini disebut [[sindrom radiasi kronik]]. Sindrom radiasi kronik terjadi saat kadar radiasi terlalu rendah untuk dapat mengakibatkan gejala-gejala akut. Paparan terhadap radiasi juga dapat menyebabkan penyakit lain, terutama [[kanker]]. Penyakit-penyakit ini kadang-kadang disebut penyakit radiasi, tetapi tidak termasuk dalam istilah sindrom radiasi akut.
Gejala serupa dapat muncul beberapa bulan atau tahun setelah terpapar radiasi, dan gejala-gejala ini disebut [[sindrom radiasi kronik]]. Sindrom radiasi kronik terjadi saat kadar radiasi terlalu rendah untuk dapat mengakibatkan gejala-gejala akut.<ref>''Description of the chronic radiation syndrome in humans irradiated in the former Soviet Union''. ''Radiat. Res''. May 1995. Vol. 142 (2). hlm. 242–3. doi:10.2307/3579035.</ref> Paparan terhadap radiasi juga dapat menyebabkan penyakit lain, terutama [[kanker]]. Penyakit-penyakit ini kadang-kadang disebut penyakit radiasi, tetapi tidak termasuk dalam istilah sindrom radiasi akut.
 
== Catatan kaki ==
 


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.bt.cdc.gov/radiation/arsphysicianfactsheet.asp The Center for Disease Control's fact sheet on Acute Radiation Syndrome]
* [http://www.bt.cdc.gov/radiation/arsphysicianfactsheet.asp The Center for Disease Control's fact sheet on Acute Radiation Syndrome]  
* [http://www.johnstonsarchive.net/nuclear/radevents/radaccidents.html List of radiation accidents and other events causing radiation casualties]
* [http://www.johnstonsarchive.net/nuclear/radevents/radaccidents.html List of radiation accidents and other events causing radiation casualties]
* [http://www-pub.iaea.org/MTCD/publications/PDF/Pub1106_scr.pdf The criticality accident in Sarov], [[International Atomic Energy Agency]], 2001 — well documented account of the biological effects of a criticality accident
* [http://www-pub.iaea.org/MTCD/publications/PDF/Pub1106_scr.pdf The criticality accident in Sarov], [[International Atomic Energy Agency]], 2001 — well documented account of the biological effects of a criticality accident
* [http://www.usuhs.mil/afrri Armed Forces Radiobiology Research Institute]
* [http://www.usuhs.mil/afrri Armed Forces Radiobiology Research Institute]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sindrom+radiasi+akut&oldid=29583248 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29583248 (2026-08-15T14:08:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sindrom+radiasi+akut&oldid=29583248 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29583248 (2026-08-15T14:08:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.04

Sindrom radiasi akut, juga disebut keracunan radiasi atau penyakit radiasi, adalah dampak-dampak kesehatan yang muncul dalam waktu 24 jam setelah terpapar radiasi dengan kadar yang tinggi. Radiasi mengakibatkan degradasi sel yang disebabkan oleh kerusakan DNA dan struktur-struktur molekuler penting lainnya di dalam sel. Kerusakan ini memengaruhi kemampuan sel untuk membelah diri. Gejala-gejala dapat muncul dalam waktu satu atau dua jam dan dapat berlangsung selama beberapa bulan.[1][2] Istilah ini hanya mengacu kepada masalah medis akut dan tidak meliputi masalah medis dalam jangka panjang.[3][4][5]

Kemunculan dan jenis gejala bergantung pada paparan radiasi. Paparan terhadap dosis yang relatif kecil mengakibatkan masalah-masalah dalam sistem pencernaan seperti rasa mual dan muntah serta masalah yang terkait dengan penurunan jumlah darah dan kecenderungan terjadinya infeksi dan pendarahan. Dosis yang relatif besar dapat mengakibatkan masalah-masalah neurologis dan kematian. Sindrom radiasi akut biasanya ditangani dengan melakukan transfusi darah, memberikan antibiotik, atau dalam kasus yang ekstrem melakukan transfusi sumsum tulang.

Gejala serupa dapat muncul beberapa bulan atau tahun setelah terpapar radiasi, dan gejala-gejala ini disebut sindrom radiasi kronik. Sindrom radiasi kronik terjadi saat kadar radiasi terlalu rendah untuk dapat mengakibatkan gejala-gejala akut.[6] Paparan terhadap radiasi juga dapat menyebabkan penyakit lain, terutama kanker. Penyakit-penyakit ini kadang-kadang disebut penyakit radiasi, tetapi tidak termasuk dalam istilah sindrom radiasi akut.

Pranala luar

Referensi

  1. Acute radiation syndrome: assessment and management. South. Med. J. June 2010. Vol. 103 (6). hlm. 541–6. doi:10.1097/SMJ.0b013e3181ddd571.
  2. Xiao M, Whitnall MH. Pharmacological countermeasures for the acute radiation syndrome. Curr Mol Pharmacol. January 2009. Vol. 2 (1). hlm. 122–33. doi:10.2174/1874467210902010122.
  3. Acute Radiation Syndrome. Centers for Disease Control and Prevention. 2005-05-20.
  4. Acute Radiation Syndrome. National Center for Environmental Health/Radiation Studies Branch. 2002-04-09.
  5. Acute Radiation Syndrome: A Fact Sheet for Physicians. Centers for Disease Control and Prevention. 2005-03-18.
  6. Description of the chronic radiation syndrome in humans irradiated in the former Soviet Union. Radiat. Res. May 1995. Vol. 142 (2). hlm. 242–3. doi:10.2307/3579035.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29583248 (2026-08-15T14:08:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.