Lompat ke isi

Didier Queloz: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27970334; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Baris 1: Baris 1:
'''Didier Patrick Queloz''' (lahir 23 Februari 1966) adalah [[astronom]] asal Swiss yang menemukan beberapa [[eksoplanet]] di [[Cavendish Astrophysics Group|Grup Astrofisika]] [[Cavendish Laboratory]], Cambridge, dan [[Universitas Jenewa]]. Queloz, [[Michel Mayor]], dan [[Jim Peebles]] dianugerahi [[Penghargaan Nobel Fisika]] pada tahun 2019.
[[File:Didier_Queloz,_2012_(cropped).jpg|thumb|right|280px|Didier Queloz, 2012 (cropped)]]


Pada tahun 1995, Queloz menjalani pendidikan S3 di [[Universitas Jenewa]]. Ia dan [[Michel Mayor]], dosen pembimbingnya, menemukan eksoplanet pertama yang mengitari [[bintang]] [[urutan utama]]. Atas penemuan ini, mereka dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika 2019.
'''Didier Patrick Queloz''' (lahir 23 Februari 1966) adalah [[astronom]] asal Swiss yang menemukan beberapa [[eksoplanet]] di [[Cavendish Astrophysics Group|Grup Astrofisika]] [[Cavendish Laboratory]], Cambridge, dan [[Universitas Jenewa]]. Queloz, [[Michel Mayor]], dan [[Jim Peebles]] dianugerahi [[Penghargaan Nobel Fisika]] pada tahun 2019.<ref>[https://www.nobelprize.org/prizes/physics/2019/summary/ The Nobel Prize in Physics 2019]. Nobel Media AB.</ref>


Queloz menganalisis [[51 Pegasi]] menggunakan pengukuran kecepatan radial ([[spektroskopi Doppler]]) dan [[spektrograph ELODIE]] di [[Observatorium Haute-Provence]]. Ia terkejut karena menemukan planet dengan masa orbit 4,2 hari. Ia awalnya melakukan analisis ini untuk melatih keterampilannya. Planet [[51 Pegasi b]] ini bertentangan dengan teori pembentukan planet yang disepakati saat itu.
Pada tahun 1995, Queloz menjalani pendidikan S3 di [[Universitas Jenewa]]. Ia dan [[Michel Mayor]], dosen pembimbingnya, menemukan eksoplanet pertama yang mengitari [[bintang]] [[urutan utama]].<ref>Dennis Overbye. [https://www.nytimes.com/2014/05/13/science/finder-of-new-worlds.html Finder of New Worlds]. ''The New York Times''. 12 May 2013.</ref> Atas penemuan ini, mereka dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika 2019.


Ia menerima [[BBVA Foundation Frontiers of Knowledge Awards|BBVA Foundation Frontiers of Knowledge Award]] of Basic Sciences (bersama [[Michel Mayor]]) pada tahun 2011 karena mengembangkan instrumen astronomi dan teknik pengujian baru yang berbuah penemuan planet pertama di luar tata surya. Pada tahun 2017, ia menerima [[Wolf Prize in Physics]].
Queloz menganalisis [[51 Pegasi]] menggunakan pengukuran kecepatan radial ([[spektroskopi Doppler]]) dan [[spektrograph ELODIE]] di [[Observatorium Haute-Provence]]. Ia terkejut karena menemukan planet dengan masa orbit 4,2 hari. Ia awalnya melakukan analisis ini untuk melatih keterampilannya.<ref>Mayor, Michael. [https://archive.org/details/sim_nature-uk_1995-11-23_378_6555/page/354 A Jupiter-mass companion to a solar-type star]. ''Nature''. 1995. Vol. 378 (6555). hlm. 355–359. doi:10.1038/378355a0.</ref> Planet [[51 Pegasi b]] ini bertentangan dengan teori pembentukan planet yang disepakati saat itu.
 
== Referensi ==


Ia menerima [[BBVA Foundation Frontiers of Knowledge Awards|BBVA Foundation Frontiers of Knowledge Award]] of Basic Sciences (bersama [[Michel Mayor]]) pada tahun 2011 karena mengembangkan instrumen astronomi dan teknik pengujian baru yang berbuah penemuan planet pertama di luar tata surya. Pada tahun 2017, ia menerima [[Wolf Prize in Physics]].<ref>[http://www.jpost.com/Israel-News/Culture/Wolf-Prize-to-be-awarded-to-eight-laureates-from-US-UK-and-Switzerland-477364 Jerusalempost Wolf Prizes 2017]</ref>


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://adsabs.harvard.edu/cgi-bin/nph-abs_connect?return_req=no_params&author=Queloz,%20Didier&db_key=%00A%00S%00T%00 "SAO/NASA Astrophysics Data System (ADS)"], query for Didier Queloz. Includes 200 abstracts with Queloz listed as an author or co-author a/o February 23, 2017.
* [http://adsabs.harvard.edu/cgi-bin/nph-abs_connect?return_req=no_params&author=Queloz,%20Didier&db_key=%00A%00S%00T%00 "SAO/NASA Astrophysics Data System (ADS)"], query for Didier Queloz. Includes 200 abstracts with Queloz listed as an author or co-author a/o February 23, 2017.


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Didier+Queloz&oldid=27970334 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27970334 (2025-10-15T10:24:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Didier+Queloz&oldid=27970334 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27970334 (2025-10-15T10:24:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi per 26 Agustus 2026 18.09

Berkas:Didier Queloz, 2012 (cropped).jpg
Didier Queloz, 2012 (cropped)

Didier Patrick Queloz (lahir 23 Februari 1966) adalah astronom asal Swiss yang menemukan beberapa eksoplanet di Grup Astrofisika Cavendish Laboratory, Cambridge, dan Universitas Jenewa. Queloz, Michel Mayor, dan Jim Peebles dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika pada tahun 2019.[1]

Pada tahun 1995, Queloz menjalani pendidikan S3 di Universitas Jenewa. Ia dan Michel Mayor, dosen pembimbingnya, menemukan eksoplanet pertama yang mengitari bintang urutan utama.[2] Atas penemuan ini, mereka dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika 2019.

Queloz menganalisis 51 Pegasi menggunakan pengukuran kecepatan radial (spektroskopi Doppler) dan spektrograph ELODIE di Observatorium Haute-Provence. Ia terkejut karena menemukan planet dengan masa orbit 4,2 hari. Ia awalnya melakukan analisis ini untuk melatih keterampilannya.[3] Planet 51 Pegasi b ini bertentangan dengan teori pembentukan planet yang disepakati saat itu.

Ia menerima BBVA Foundation Frontiers of Knowledge Award of Basic Sciences (bersama Michel Mayor) pada tahun 2011 karena mengembangkan instrumen astronomi dan teknik pengujian baru yang berbuah penemuan planet pertama di luar tata surya. Pada tahun 2017, ia menerima Wolf Prize in Physics.[4]

Pranala luar

Referensi

  1. The Nobel Prize in Physics 2019. Nobel Media AB.
  2. Dennis Overbye. Finder of New Worlds. The New York Times. 12 May 2013.
  3. Mayor, Michael. A Jupiter-mass companion to a solar-type star. Nature. 1995. Vol. 378 (6555). hlm. 355–359. doi:10.1038/378355a0.
  4. Jerusalempost Wolf Prizes 2017

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27970334 (2025-10-15T10:24:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.